Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN PARENTING EDUCATION UNTUK PEMBIASAAN KARAKTER BAIK PADA ANAK USIA DINI Klara Kristin Urbon; Rima
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 2 No. 1 (2024): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v2i1.499

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, hasil data yang di ambil melalui observasi wawancara dan dokumentasi, penelitian ini dilaksanakan pada orang tua anak usia 4-5 tahun di Di Paud Kb Nazaret Raja Ampat. Dengan jumlah 4 orang tua anak dengan latar belakang orang tua yang merupakan tokoh agama, orang tua yang berpendidikan tinggi, dan orang tua pedagang. Hasil Penelitian dapat diambil kesimpulan: (1). Penerapan Parenting Education Untuk Pembiasaan Karakter Baik Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di Paud Kb Nazaret Raja Ampat, karakter baik tersebut tidak sebagaian besar mampu tertanam sejak usia dini, tetapi ada juga sebahagian dari orang tua yang mampu menanamkan karakter baik tersebut, (2). Cara yang dilakaukan agar penerapan karakter baik yang di berikan orang tua kepada anak yaitu (a) membiasakan anak meneladani sikap orang tuanya dalam melakukan kegiatan tanggung jawab (b) memberikan hadiah atau hukuman (c) menegur anak dengan suara yang lemah lembut.
TANGGUNG JAWAB ILMUAN MUSLIM DALAM MEMBANGUN PERADABAN YANG ADIL DAN BERETIKA BERLANDASKAN AL QUR’AN DAN SUNNAH Rima; Inggiatari Nikmatul Fadilla; Naurah Salsabilah; Rahmawati; Intan Khoirunnisa Firda Fradhita; Annisa Triana Aulia; Taufiq Kurniawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mpf4zr40

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat telah membawa kemajuan material yang besar, tetapi juga menyebabkan berbagai masalah moral, spiritual, dan sosial. Hal ini terjadi karena ilmu pengetahuan terlepas dari nilai-nilai etika, sehingga pengetahuan sering dijadikan alat untuk mengejar kekuasaan, keuntungan ekonomi, dan dominasi, bukan untuk kesejahteraan manusia. Islam memberikan pandangan tentang ilmu yang menyatukan akal dan wahyu, serta menganggap ilmu sebagai amanah dari Tuhan. Dalam pandangan Islam, manusia dipercayakan menjadi khalifah di bumi, sehingga setiap pekerjaan dalam bidang ilmu harus dilakukan dengan tanggung jawab moral agar tercipta keadilan, keseimbangan alam, dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa secara dalam tugas, tujuan, peluang, dan tantangan ilmuwan Muslim dalam membangun peradaban yang bermoral berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. Penelitian ini juga menekankan pentingnya nilai spiritual dalam penelitian ilmiah dan perlunya memastikan bahwa inovasi diarahkan sesuai dengan prinsip tauhid dan tidak merugikan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekularisasi pendidikan, dominasi paradigma ilmu Barat, rendahnya nilai etika dalam ilmu, serta minimnya bantuan dari institusi menjadi hambatan terbesar. Namun, ada banyak peluang yang muncul karena berkembangnya lembaga pendidikan Islam, gerakan integrasi ilmu, dan pemikiran para cendekiawan Muslim masa kini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ilmuwan Muslim memiliki peran penting dalam mengembalikan tradisi ilmu yang beretika dan membangun peradaban yang adil, berkelanjutan, serta fokus pada kemaslahatan manusia.
Pembuatan Buku Saku untuk Mewujudkan Wisata Beretika di Kawasan Adat Gunung Hauk Kabupaten Balangan Bahari, Siti Hanifah; Hidayah, Sri; Nailah; Rima; Lestiani, Devi; Jamil, Achmad; Nurmasjida, Giska; Inayah, Alya Noor; Inayati, Rahmah; Haris, Ahmad Abdul; Ramelan, Ampri Wahlul; Hairin, Muhammad; Tindaon, Entry Welny
Hayak Bamara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/hb.v3i2.695

Abstract

The village of Ajung in Balangan Regency has great potential for nature and cultural tourism, especially on Mount Hauk, which is revered by the Dayak Pitap community. However, this potential has not been optimally managed due to frequent cultural clashes between tourists and the local community. The main problem is the lack of comprehensive written information about customs and restrictions, resulting in many tourists unintentionally violating sacred norms. This has the potential to damage the environment and cultural values that have been preserved for generations. The proposed solution is to compile a Mount Hauk Tourist Pocket Book as an official guide for tourists. This community service activity was carried out for 40 days, from July 21 to August 29, 2025, in Ajung Village. The implementation method used a participatory approach through live-in, participatory observation, in-depth interviews, and Focus Group Discussions (FGD) to ensure the active involvement of the community in each stage. The result of this activity was the creation of the Gunung Hauk Tourism Pocket Book in print and digital form, which contains an area profile, tourism rules, customary prohibitions, and practical climbing information. This output contributes to increasing tourist understanding, strengthening sustainable tourism management, and minimizing the potential for cultural conflict. Overall, this community service successfully created an ethical tourism guide model based on local wisdom that can serve as an example for the management of similar destinations.
BENTUK UNGKAPAN SEKSIS DALAM NOVEL “AKU LUPA BAHWA AKU PEREMPUAN” KARYA ISHAN ABDUL QUDDUS: BENTUK UNGKAPAN SEKSIS DALAM NOVEL “AKU LUPA BAHWA AKU PEREMPUAN” KARYA ISHAN ABDUL QUDDUS Marici; Rima; Abdul Hafid
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i1.4984

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang direpresentasikan melalui bahasa seksis dalam novel Aku Lupa Bahwa Aku Perempuan karya Ihsan Abdul Quddus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa teks novel, khususnya kalimat dan dialog yang merepresentasikan relasi gender. Analisis data dilakukan menggunakan analisis wacana kritis perspektif Sara Mills yang menitikberatkan pada posisi subjek–objek serta relasi kuasa antara laki-laki dan perempuan dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan adanya praktik bahasa seksis yang memunculkan tiga bentuk utama ketidakadilan gender, yaitu diskriminasi terhadap perempuan, dominasi laki-laki atas perempuan, dan stereotipe negatif terhadap perempuan. Tokoh Suad digambarkan sebagai representasi perempuan yang berjuang melawan budaya patriarki melalui kemandirian, pendidikan, dan peran publik, meskipun tetap menghadapi tekanan sosial, stigma, serta konstruksi gender yang membatasi ruang geraknya. Novel ini merefleksikan realitas sosial masyarakat patriarkal Mesir yang relevan dengan konteks perempuan di masyarakat lain, termasuk Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran terhadap kajian sastra feminis serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender dalam kehidupan sosial dan keluarga.
KEKERASAN VERBAL PADA NOVEL SAMAN KARYA AYU UTAMI KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Momot, Ester Yuliana; Abdulrahman Hatsama; Rima
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i1.5523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kekerasan verbal yang terdapat dalam novel Saman karya Ayu Utami menggunakan kajian sosiologi sastra.Jenis dan metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode deskripti fanalisis.Sumber penelitian ini berasal dari novel Saman karya Ayu Utami dengan objek penelitian yang difokuskan pada kekerasan verbal.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca, memahami, dan menandai novel yang bersangkutan dengan kekerasan verbal.Mengiventarisasikan data yaitu mencatat data yang berkaitan dengan kekerasan verbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan verbal dalam novel Saman karya Ayu Utami ditemukan tigabentuk, yaitu (1) kekerasan verbal langsung, yang terdiridari: (a) membentak, (b) mengancam, (c) menuduh, (d) meremehkan, (e) menghardik, (f) menantang, (g) mengungkit-ungkit, (h) memperkosa, (i) memarahi, (j) mengata-ngatai, (k) menyiksa, (l) menculik. (2) kekerasan verbal represif, yang terdiridari: (a) menginstruksikan, (b) memprovokasi.(3)kekerasanverbalalienatif, yang terdiridari: (a) mengucilkan, (b) menjauhkan. Kekerasan verbal langsung, artinya yang mengenai korban secaralangsung.Sedangkan, kekerasan represif, yang dimaknai sebagai kekerasan yang menekan korbannya sampai titik terendah emosionalnya.Sementara ada pula kekerasan verbal alineatif, yang berarti kekerasan melalui tindak tutur yang bertujuan bermaksud mengucilkan atau mendeskreditkan lawan bicara sehingga tak terlibat dalam pembicaraan.Semua bentuk kekerasan verbal ini ditemukan dalam novel Saman