Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Program Kemitraan Kemasan Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Di Makale Tana Toraja Stefani M. Palimbong; Isak Pasulu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v1i2.2911

Abstract

The Packaging Partnership Program is an initiative that aims to increase the competitiveness of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) through improving the quality of product packaging. Attractive and functional packaging is the key to attracting consumer interest and increasing market share. This program is carried out through a series of activities, including education, training, design assistance, introduction of environmentally friendly packaging materials, testing, evaluation, implementation and product promotion. Through this program, MSMEs can increase their competitiveness in the market, increase sales, increase environmental awareness, and gain new knowledge and skills in designing product packaging. Collaboration between government, non-profit institutions and the private sector is the key to success in supporting MSMEs and encouraging inclusive economic growth.
Pengaruh Biaya Promosi Dan Distribusi Terhadap Perubahan Volume Penjualan Kopi Usaha Raka Mandiri Desiliana; Isak Pasulu; Ade Lisa Matasik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3181

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya promosi dan biaya distribusi terhadap perubahan volume penjualan pada Usaha Kopi Raka Mandiri di Tana Toraja. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya strategi pemasaran dan distribusi dalam meningkatkan penjualan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan usaha selama periode Januari 2023 hingga Desember 2024. Variabel yang dianalisis meliputi biaya promosi, biaya distribusi, dan volume penjualan. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dan uji t untuk menguji pengaruh parsial masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya distribusi berpengaruh signifikan terhadap perubahan volume penjualan dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 (p < 0,05), sedangkan biaya promosi tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,340 (p > 0,05). Secara simultan, pengeluaran biaya promosi dan distribusi memberikan kontribusi terhadap peningkatan volume penjualan, namun distribusi menjadi faktor dominan yang mempengaruhi keberhasilan penjualan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi biaya distribusi lebih efektif dalam meningkatkan volume penjualan dibandingkan dengan biaya promosi. Oleh karena itu, Usaha Kopi Raka Mandiri disarankan untuk memprioritaskan strategi distribusi yang efisien serta mengevaluasi ulang metode promosi agar lebih tepat sasaran
Pengaruh Ketepatan Waktu Pengiriman Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada J&T Ekspress Kecamatan Rantepao Kabupaten Toraja Utara Melda Ria Saba’ Padatuan; Isak Pasulu; Ade Lisa Matasik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketepatan waktu pengiriman dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada JNT Express di Kecamatan Rantepao Kabupaten Toraja Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Sampel penelitian ini adalah 94 pelanggan JNT Express yang dipilih secara kebetulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan waktu pengiriman dan kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara parsial, ketepatan waktu pengiriman dan kualitas pelayanan juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa JNT Express perlu meningkatkan ketepatan waktu pengiriman dan kualitas pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.
Pengemasan Kluwek pada Kelurahan Tondok Iring Kabupaten Tana Toraja Sulawesi Selatan Adriana Madya Marampa; Elisabeth Pali; Isak Pasulu; Dina Ramba
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.569 KB) | DOI: 10.59024/jnb.v1i1.54

Abstract

Kluwek merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh petani di Kelurahan Lion Tondok Iring Kecamatan Makale Utara. Kendala yang dihadapi oleh mitra yaitu pada proses pengemasan, produk masih belum dikemas dengan baik, sehingga produk yang dihasilkan tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama dan berakibat pada penurunan kualitas produk. Padahal desain kemasan merupakan salah satu faktor penentu konsumen dalam membeli produk dan berkaitan dengan daya simpan produk. Oleh sebab itu, tujuan tim pengabdi dalam kegiatan ini adalah memberikan solusi atas kendala yang dialami mitra dengan membuat desain kemasan yang menarik, yang diharapkan dapat meningkatkan daya beli konsumen yang berdampak pada peningkatan nilai tambah produk dan profitabilitas usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode instruksional dan dialog,  tahap kedua dilakukan pengemasan produk dengan desain kemasan yang menarik, Tahap ketiga dilakukan evaluasi hasil kegiatan . Hasil dari kegiatan pengabdian adalah terwujudnya desain kemasan untuk mitra harapannya omzet penjualan mitra semakin meningkat.
Analisis Keputusan Wisatawan Berkunjung Ke Objek Wisata Tilanga Arah Pratiwi Topang; Isak Pasulu; Abedneigo. C. Rambulangi
Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2023): Desember : Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/semnas.v2i2.229

Abstract

The problem of this research is how tourists decide to visit the Tilanga' tourist attraction. The types of data used are primary and secondary data with data collection techniques through observation and interviews with managers and visitors so that the data collected is truly accurate according to the researcher's needs. This research uses qualitative methods, data obtained from interviews and observations. The results of this research show that the respondents' decision to visit the Tilanga' tourist attraction was because the attraction of this object was able to make visitors come to the Tilanga' tourist attraction, such as the clear water, the atmosphere at one with nature, and even the Masapi that was there was able to attract tourists to visit.
Analisis Promosi Pariwisata Pada Dinas Pariwisata Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Ke Toraja Utara Ika Kendek; Isak Pasulu; Abedneigo.C. Rambulangi
Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2023): Desember : Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/semnas.v2i2.230

Abstract

This research aims to find out what promotions are used by the North Toraja Tourism Office to increase tourist visits. This research uses a qualitative approach as a research procedure which produces descriptive data in the form of written words and not numbers. The results of this research are achievements for tourism development in North Toraja, promotion includes: a) Advertising, by placing tourism advertisement containing notifications about tourism regarding the natural beauty and culture of North Toraja. b) Sales Promotion, carried out through exhibitions or events. c) Public Relations, carried out in collaboration with organizations or agencies and companies operating in the tourism sector such as ASITA, HPI and PHRI institutions. d) Direct Marketing, carried out through online channels.
When Markets Are Social Institutions: Moral Economy and Symbolic Capital in the Buffalo Trade at Bolu Market, Toraja ? Pasulu, Isak; Pali , Elisabet
Vifada Management and Social Sciences Vol. 3 No. 2 (2025): July - December
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70184/ee545j85

Abstract

Traditional animal markets function not only as arenas for economic exchange but also as social spaces shaped by cultural values, social networks, and local power structures. This study aims to analyze the processes of purchasing decision-making and buffalo price determination at the Bolu Animal Market in North Toraja, Indonesia, from the perspective of economic sociology. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through participant observation, in-depth interviews with traders, buyers, and customary leaders, as well as supporting documentation. The data were analyzed thematically using the theoretical framework of social embeddedness (Granovetter), moral economy (Polanyi), and social and symbolic capital (Bourdieu). The findings reveal that purchasing decisions and price formation in the buffalo market are not solely determined by price considerations or economic rationality. Instead, these processes are strongly influenced by the symbolic value of buffalo, family honor, and social legitimacy embedded within the Torajan cultural system. Decision-making emerges through the interaction between the physical characteristics of buffalo such as body condition, gender, and culturally recognized markings—and the social structures of the market actors, including social status and relational networks. This study demonstrates that traditional market practices in Toraja are deeply embedded in socio-cultural structures, highlighting the relevance of economic sociology in understanding the dynamics of traditional livestock markets.