Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Intranatal Kala I Fase Aktif Indikasi Nyeri Melahirkan Dengan Intervensi Teknik Massage Effleurage Di Ruang Srikandi RS Kemenkes Dr. Sitanala Tangerang Tahun 2024 Dea Ananda; Nuryani; Nurlia Hanum
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.759

Abstract

Intranatal adalah proses persalinan yang di mulai dengan adanya kontraksi uterus yang menyebabkan terjadinya dilatasi progresif dari serviks, kelahiran bayi, kelahiran plasenta, dan proses tersebut merupakan proses alamiah. Intranatal Care merupakan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang aman yang dilakukan oleh tenaga kesehatan kompeten. Massage dilakukan dengan tindakan penekanan oleh tangan pada jaringan lunak, biasanya otot, tendon atau ligamentum, tanpa menyebabkan gerakan atau perubahan posisi sendi untuk meredakan nyeri, menghasilkan relaksasi, dan memperbaiki sirkulasi. Metode non farmakologis juga dapat meningkatkan kepuasan selama persalinan, karena ibu dapat mengontrol perasaannya dan kekuatannya. Teknik tersebut dapat meningkatkan kenyamanan ibu saat bersalin dan mempunyai pengaruh pada koping yang efektif terhadap pengalaman persalinan. Hasil evaluasi dari diagnosa keperawatan nyeri melahirkan berhubungan dengan dilatasi serviks yang didapatkan hasil, pasien kooperatif selama pemberian implementasi selama 3 hari, sehingga pasien dapat merasakan manfaat dari teknik massage effleurage dan pasien mengatakan nyaman saat diberikan teknik massage effleurage. Pasien berpartisipasi dalam mengontrol nyeri, beradaptasi terhadap nyeri yang dialami dengan skala nyeri 4 menjadi skala nyeri 2.
Studi Kuantitatif tentang Determinan Kesadaran Masyarakat dalam Membuang Sampah Sembarangan Dea Ananda; Kurnisar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah sembarangan di Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian survey. Populasi penelitian ini berjumlah 5.302 Kepala Keluarga (KK), sampel penelitian menggunakan teknik Non Probability Sampling jenis Sampling Purposive dengan jumlah total sampel adalah 120 Kepala Keluarga (KK). Teknik pengumpulan data penelitian melalui dokumentasi, angket dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah sembarangan di Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Kota Palembang berdasarkan karakteristik responden tingkat umur, pendidikan dan jenis kelamin di antaranya yaitu faktor predisposisi memperoleh persentase rata-rata sebesar 65.53%. Berdasarkan data tersebut dapat di lihat bahwa faktor predisposisi mendapatkan persentase terendah maka di lakukan observasi untuk mengetahuinya bahwa hasil observasi menunjukkan terlihat perilaku membuang sampah sembarangan dan wilayah terlihat kumuh.
Festival Ambalawi Fashion Street Carnival sebagai Media Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Jaenab; Nurul Huda; Taufik Kurrahman; Rahmat Maulidin; Imam Mahyudin; Dea Ananda
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xjhk8q55

Abstract

The Ambalawi Fashion Street Carnival Festival was held through a collaboration between Nipa KKN students and the Ambalawi Sub-district Head as a strategic platform to promote local culture while driving the community's creative economy. The event, which took place on Tuesday, August 12, 2025, at 2:00 PM in Ambalawi, featured traditional clothing, typical Bima woven motifs, and a bazaar of processed products from Nipa KKN students. By utilizing the momentum of the 80th Indonesian Independence Day celebration, this festival presented a cultural parade in the first modern carnival concept in Ambalawi, which was enthusiastically welcomed by the Ambalawi sub-district government and its staff, students, and the community. In addition to strengthening cultural identity, this event empowered local MSMEs such as weavers, accessory craftsmen, and culinary actors. The collaboration between students, local government, and cultural communities reflects synergy towards sustainable development based on education, culture, and the creative economy.