Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Kesehatan dengan Video terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan HIV/AIDS pada Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Alvina Bahuwa; Zuriati Muhamad; Inne Ariane Gobel
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v4i3.6815

Abstract

Background: The incidence of HIV/AIDS among adolescents continues to rise due to a lack of accurate medical knowledge and a high prevalence of sociological misinformation or myths. In the Working Area of Limboto Public Health Center, the limited availability of adaptive and scheduled health promotion media has hindered optimal outcomes for adolescent health programs. Objective: To analyze the effect of video-based health education on the level of knowledge regarding HIV/AIDS prevention among adolescents in the Working Area of Limboto Public Health Center. Methods: This quantitative study utilized a quasi-experimental design with a pre-test post-test control group approach. A sample of 50 respondents was selected through cluster random sampling and divided equally into an intervention group (video media) and a control group (leaflet media). Results: Prior to the intervention, the majority of respondents demonstrated poor knowledge. Following the intervention, the video group showed a sharp increase in good knowledge, reaching 76% (19 respondents) with an average score increase of 5.76 points. Conversely, the leaflet group remained predominantly in the moderate category at 52% (13 respondents), with a mean score increase of only 0.80 points. Parametric statistical testing using the paired t-test confirmed a significant effect of video-based health education on adolescent knowledge levels ($p = 0.000 < 0.05$). Conclusion: Health education delivered through audio-visual video media is proven to be significantly effective in improving HIV/AIDS prevention knowledge among adolescents. Recommendation: Limboto Public Health Center should integrate educational video media into routine health counseling agendas to dispel misinformation among adolescents, particularly across formal and non-formal educational institutions.
Hubungan Stunting Dengan Keterlambatan Perkembangan Motorik Kasar Dan Halus Pada Baduta Usia 1-2 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo Anita Kurnia Putri; Zuriati Muhamad; Lenny N. Ali
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1591

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang ditandai tinggi badan menurut umur(TB/U) &lt;-2 SD, sedangkan perkembangan motorik merupakan peningkatan kemampuan gerak yang meliputimotorik kasar (otot besar) dan motorik halus (otot kecil). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubunganstunting dengan keterlambatan perkembangan motorik kasar dan halus pada baduta usia 1-2 tahun di wilayahkerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desaincross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 93 baduta yang dipilih menggunakan simple random sampling.Status stunting diukur berdasarkan indeks TB/U, sedangkan perkembangan motorik dinilai menggunakanDevelopmental Screening Test II (Denver II). Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitianmenunjukkan ada hubungan yang signifikan antara stunting dengan perkembangan motorik kasar (p=0.001) danmotorik halus (p=0.001). Baduta yang mengalami stunting memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalamiketerlambatan perkembangan motorik dibandingkan baduta yang tidak stunting. Disimpulkan bahwa stuntingberhubungan signifikan dengan keterlambatan perkembangan motorik kasar dan halus pada baduta usia 1-2tahun di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo.
PENGARUH PEMBERIAN JUS LABU SIAM TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA LANSIA DI DESA MONGOLATO KABUPATEN GORONTALO Zuriati muhamad; Rona Febriona; Andi Nur Aina Sudirman; Nur Jahriyatun Jannah Antungo
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2025): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar belakang: Dengan banyaknya berbagai macam makanan yang membuat gaya hidup tidak terkontrol dan tidak sehat bisa menjadikan berbagai penyakit yang beredar dan berkembang sangat luas dan cepat, salah satunya kolesterol. Kolesterol adalah lemak berbentuk seperti lilin berwarna keputihan yang diproduksi dalam jumlah besar oleh hati. Penatalaksanaan kolesterol salah satunya dilakukan dengan pengobatan nonfarmakologis, penanganan secara non farmakologis diminati masyarakat karena pengobatan ini tidak menimbulkan efek samping yang berat dibandingkan obat yang berbahan kimia seperti Labu siam. Dalam peneltian labu siam dapat dibuat jus untuk dimanfaatkan menurunkan kadar kolesterol karena labu siam ini memiliki kandungan berbagai zat yang mampu menurunkan kadar kolesterol salah satunya terdapat kandungan Flavonoid yang dapat meningkatkan aktivitas lipoprotein lipase yang dapat berpengaruh terhadap kadar trigliserida serum dan dapat menurunkan kolesterol. Tujuan untuk Untuk menganalisa pengaruh pemberian jus labu siam terhadap penurunan kadar kolesterol pada lansia di Desa Mongolato Kabupaten Gorontalo.   Metode: Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan desain penelitian menggunakan metode penelitian one group pre test-post test design.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh yang timbul sebagai akibat dari adanya perlakuan. Populasi dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi dan terdiri dari 20 responden.Instrumen yang digunakan adalah Glukometer untuk mengukur variabel dependennya (Kadar Kolesterol), lembar observasi digunakan untuk mencatat hasil dari pengukuran variabel dependen (Kadar Kolesterol), formulir foodreacall untuk mencatat makanan yang dikonsumsi dan sop cara membuat jus labu siam.   Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada pengaruh jus labu siam terhadap penurunan kadar kolesterol pada pasien kolesterol didapatkan P 0.000 <0.05.   Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian jus labu siam terhadap penurunan kadar kolesterol 
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TILANGO KECAMATAN TILANGO Harismayanti; Ani Retni; Zuriati Muhamad; Nurmila Abas
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 11 No. 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar belakang:  Anemia adalah kondisi yang ditandai dengan penurunan hemoglobin kurang dari 11 g/dl. Presentasi anemia di Gorontalo yang menjadikan penyebab dua dari lima kematian ibu hamil di Gorontalo.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kejadian anemia Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang rutin melakukan pemeriksaan ANC di wilayah kerja Puskesmas Tilango, yakni 146 ibu hamil.  Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 37 responden Alat pengumpulan data berupa kuisioner dan data dianalisis menggunakan uji Chi Square Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan dalam kategori kurang sebanyak 20 (54, 1%) dan sebagian besar sikap ibu hamil dalam kategori kurang sebanyak 22 (59, 5%). Berdasarkan analisa menggunakan uji Chi Square diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian anemia (p value 0,014) dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap ibu hamil dengan kejadian anemia (p value 0,000) Kesimpulan:  Berdasarkan analisa menggunakan uji Chi Square diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian anemia (p value 0,014) dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap ibu hamil dengan kejadian anemia (p value 0,000).