Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Publiciana

EVALUASI PERMASALAHAN SOSIAL TENAGA KERJA INDONESIA (TKI) DI DAERAH ASAL KABUPATEN TULUNGAGUNG CAHYONO, ANANG SUGENG
Jurnal PUBLICIANA Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal PUBLICIANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.012 KB)

Abstract

Masalah pengangguran merupakan masalah utama di Indonesia yang sulit dipecahkan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam mengurangi angka pengangguran yang semakin hari semakin bertambah. Tingginya angka pengangguran di Indonesia, menjadikan pemerintah menetapkan pasar kerja luar negeri sebagai alternatif strategis dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui Program Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.Perlu disadari oleh semua masyarakat khususnya keluarga maupun Tenaga Kerja Indonesia (TKI) itu sendiri bahwa jenis pilihan penyambung keberlangsungan hidup keluarganya memiliki resiko yang tinggi. Sering kali permasalahan sosial menjadi hal yang bisa sewaktu – waktu mengancam Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan keluarganya. Tidak hanya terjadi kasus di daerah tujuan akan tetapi implikasi permasalahan sosial seringkali muncul didaerah asalnya. Didukung oleh Musni Umar (2011) bahwa TKI PLRT perempuan yang sudah berkeluarga, menimbulkan permasalahan dalam keluarga ketika meninggalkan rumah tangga dalam waktu lama, seperti anak-anak tidak terurus dan terhenti pendidikannya, dan suami menikah lagi.Sementara itu, perempuan mengalami kesepian di tempat bekerja, sehingga sering terjadi kasus perselingkuhan dengan TKI laki-laki atau dengan majikan atau anak majikan.Memperhatikan permasalahan calon TKI maupun TKI saat berada di luar negeri (pada keluarga di daerah asal), maka diperlukan strategi khusus dalam mengatasi permasalahan sosial yang dialami TKI dan Keluarganya di daerah asal. Keterlibatan pihak lain yang lebih memiliki kewenangan seperti peran pemerintah daerah seharusnya mampu berkoordinasi dengan pihak terkait seperti TKI dan keluarganya serta penyalur tenaga kerja luar negeri sehingga permasalahan sosial tersebut tidak berimbas negatif kepada pahlawan devisa.Berbagai kebijakan berupa program dan kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, memberikan layanan informasi, memberikan layanan sosial, dan memberikan perlindungan sosial kepada mereka dan keluarga yang berada di daerah asal. Untuk ini perlu dirancang strategi program dan kegiatan yang antisipatif terhadap permasalahan TKI tersebut.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT DI INDONESIA Cahyono, Anang Sugeng
Jurnal PUBLICIANA Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Tulungagung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.146 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi membawa sebuah perubahan dalam masyarakat. Lahirnya media sosial menjadikan pola perilaku masyarakat mengalami pergeseran baik budaya, etikan dan norma yang ada. Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar dengan berbagai kultur suku, ras dan agama yang beraneka ragam memiliki banyak sekali potensi perubahan sosial. Dari berbagai kalangan dan usia hampir semua masyarakat Indonesia memiliki dan menggunakan media sosial sebagai salah satu sarana guna memperoleh dan menyampaikan informasi ke publik. Oleh sebab itu penelitian ini memiliki rumusan masalah sebagai berikut: apa pengertian media sosial, apa dampak media sosial terhadap masyarakat di Indonesia dan apa pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial masyarakat di Indonesia.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian deskriptif adalah salah satu jenis penelitian yang tujuannya untuk menyajikan gambaran lengkap / eksplorasi dan klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial.Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Dampak positif dari media sosial adalah memudahkan kita untuk berinteraksi dengan banyak orang, memperluas pergaulan, jarak dan waktu bukan lagi masalah, lebih mudah dalam mengekspresikan diri, penyebaran informasi dapat berlangsung secara cepat, biaya lebih murah. Sedangkan dampak negatif dari media sosial adalah menjauhkan orang-orang yang sudah dekat dan sebaliknya, interaksi secara tatap muka cenderung menurun, membuat orang-orang menjadi kecanduan terhadap internet, menimbulkan konflik, masalah privasi, rentan terhadap pengaruh buruk orang lain. Adanya media sosial  telah mempengaruhi kehidupan sosial dalam masyarakat. Perubahan-perubahan dalam hubungan sosial (social relationships) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial dan segala   bentuk   perubahan-perubahan   pada   lembaga-lembaga kemasyarakatan didalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem  sosialnya,  termasuk  didalamnya nilai-nilai,  sikap  dan  pola perilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Perubahan sosial positif seperti kemudahan memperoleh dan menyampaikan informasi, memperoleh keuntungan secara sosial dan ekonomi. Sedangkan perubahan sosial yang cenderung negatif seperti munculnya kelompok – kelompok sosial yang mengatasnamakan agama, suku dan pola perilaku tertentu yang terkadang menyimpang dari norma – norma yang ada.
PENGEMBANGAN POTENSI DESA BERSINERGI DENGAN PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS AGROPOLITAN (Studi di Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung) Cahyono, Anang Sugeng
Jurnal PUBLICIANA Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Tulungagung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTahun 2015 Kabupaten Tulungagung menjadi salah satu Kabupaten dari 6 (enam) Kabupaten di wilayah Jawa Timur yang ikut terlibat dalam Pelaksanaan Kerjasama Antar Daerah di Selingkar Gunung Wilis” TUNGGAL ROGO MANDIRI”.Penetapan kawasan strategis Agropolitan di Kabupaten Tulungagung yakni Kecamatan Sendang. Potensi di Kecamatan Sendang sangat mendukung dalam pengembangan konsep agrowisata. Tujuan dari artikel ini bertujuan : Mengetahui dan memahami potensi di Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung, mengidentifikasi dan memahami pengembangan potensi desa di Kecamatan Sendang berkaitan dengan penetapan kawasan strategis agropolitan, memberikan alternative strategi    untuk pengembangan potensi desa di Kecamatan Sendang berkaitan dengan penetapan kawasan strategis agropolitan. Pendekatan kualitatif menjadi desain dan metodologi pilihan dalam penelitian ini. Tempat atau lokasi penelitian berada di Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung. Untuk memperoleh data informasi yang dapat dijadikan bahan dalam penelitian ini, maka penulis mengumpulkan data dengan cara melalui Teknik Pengumpulan Data Primer (Wawancara, Kuisioner, Observasi,) sedangkan Teknik Pengumpulan Data Sekunder (Studi Kepustakaan, Dokumentasi). Teknik  analisis data yang digunakan adalah  SWOT dengan harapan strategi yang dihasilkan lebih komprehensif dan sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian. Potensi Desa di Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung yang dianalisa dan alternative solusi ditekankan pada jumlah Sumber daya manusia, Kelembagaan, Sarana dan Prasarana Umum, Pertanian dan Perkebunan, Peternakan, Penggalian dan Industri (Bahan Galian, IKKR Makan Minuman dan tembakau, tekstil dan barang kulit, barang kayu dan hasil hutan lain), Perdagangan dan Pariwisata. Pengembangan yang berfokus akan memberikan dampak yang baik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PERMASALAHAN SOSIAL ANAK Cahyono, Anang Sugeng
Jurnal PUBLICIANA Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Tulungagung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.845 KB)

Abstract

ABSTRAKFenomena penggunaan internet khususnya aplikasi media sosial saat ini dirasakan hampir menjadi konsumsi publik. Masyarakat modern pasti akan memiliki kecanduan dan ketergantungan terhadap internet. Yang perlu menjadi perhatian adalah siapa pengguna?,kapan digunakan? dan manfaat apa yang diperoleh? dari media sosial perlu diklasifikasikan. Lahir sebuah permasalahan sosial manakala    anak?anak sekarang memiliki kecanduan dan ketergantungan  terhadap penggunaan media sosial. Dari survei yang telah dilakukan berbagai dampak negatif muncul dan menjadi pemicu permasalahan sosial anak di Indonesia. Hampir sebagian besar     anak ? anak diIndonesia aktif menggunakan internet dan sebagian besar anak ? anak ini memakai media sosial sebagai interaksi terdominan dalam penggunaan internet. Dampak negatif yang muncul mulai dari permasalahan sosial seperti Cyber Bullying, Memicu Kejahatan, Pornografi, Komunikasi Buruk, Ancaman Ujaran Kebencian, Perkembangan Emosi, Perkembangan Fisik, Mengumbar Rahasia.Dampak inilah yang dirasakan perlu mendapat perhatian dan segera mendapatkan respon dari lingkungan terdekat sebagaimana peran dan kontrol orang terdekat mampu menjadi filter bagi anak dalam menggunakan media sosial.ABSTRACTThe phenomenon of internet usage, especially the application of social media, is now felt to be almost a public consumption. Modern society will definitely have addiction and dependence on the internet. What needs attention is who is the user? When is it used? and what benefits are obtained? from social media need to be classified. A social problem is born when children now have an addiction and dependence on the use of social media. From the surveys that have been carried out various negative impacts emerged and triggered the social problems of children in Indonesia. Most Indonesian children actively use the internet and most of these children use social media as a dominant interaction in internet usage. Negative impacts that arise from social problems such as Cyber Bullying, Triggering Crime,Pornography, Bad Communication, Threats of Speech, Emotional Development, Physical Development, Secret Spells. This impact is felt to need to get attention and immediately get a response from the closest environment as well as the role and control of the closest person can be a filter for children to use social media.
PENGEMBANGAN POTENSI DESA BERSINERGI DENGAN PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS AGROPOLITAN (Studi di Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung) Anang Sugeng Cahyono
Publiciana Vol. 10 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTahun 2015 Kabupaten Tulungagung menjadi salah satu Kabupaten dari 6 (enam) Kabupaten di wilayah Jawa Timur yang ikut terlibat dalam Pelaksanaan Kerjasama Antar Daerah di Selingkar Gunung Wilis” TUNGGAL ROGO MANDIRI”.Penetapan kawasan strategis Agropolitan di Kabupaten Tulungagung yakni Kecamatan Sendang. Potensi di Kecamatan Sendang sangat mendukung dalam pengembangan konsep agrowisata. Tujuan dari artikel ini bertujuan : Mengetahui dan memahami potensi di Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung, mengidentifikasi dan memahami pengembangan potensi desa di Kecamatan Sendang berkaitan dengan penetapan kawasan strategis agropolitan, memberikan alternative strategi    untuk pengembangan potensi desa di Kecamatan Sendang berkaitan dengan penetapan kawasan strategis agropolitan. Pendekatan kualitatif menjadi desain dan metodologi pilihan dalam penelitian ini. Tempat atau lokasi penelitian berada di Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung. Untuk memperoleh data informasi yang dapat dijadikan bahan dalam penelitian ini, maka penulis mengumpulkan data dengan cara melalui Teknik Pengumpulan Data Primer (Wawancara, Kuisioner, Observasi,) sedangkan Teknik Pengumpulan Data Sekunder (Studi Kepustakaan, Dokumentasi). Teknik  analisis data yang digunakan adalah  SWOT dengan harapan strategi yang dihasilkan lebih komprehensif dan sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian. Potensi Desa di Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung yang dianalisa dan alternative solusi ditekankan pada jumlah Sumber daya manusia, Kelembagaan, Sarana dan Prasarana Umum, Pertanian dan Perkebunan, Peternakan, Penggalian dan Industri (Bahan Galian, IKKR Makan Minuman dan tembakau, tekstil dan barang kulit, barang kayu dan hasil hutan lain), Perdagangan dan Pariwisata. Pengembangan yang berfokus akan memberikan dampak yang baik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PERMASALAHAN SOSIAL ANAK Anang Sugeng Cahyono
Publiciana Vol. 11 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKFenomena penggunaan internet khususnya aplikasi media sosial saat ini dirasakan hampir menjadi konsumsi publik. Masyarakat modern pasti akan memiliki kecanduan dan ketergantungan terhadap internet. Yang perlu menjadi perhatian adalah siapa pengguna?,kapan digunakan? dan manfaat apa yang diperoleh? dari media sosial perlu diklasifikasikan. Lahir sebuah permasalahan sosial manakala    anak–anak sekarang memiliki kecanduan dan ketergantungan  terhadap penggunaan media sosial. Dari survei yang telah dilakukan berbagai dampak negatif muncul dan menjadi pemicu permasalahan sosial anak di Indonesia. Hampir sebagian besar     anak – anak diIndonesia aktif menggunakan internet dan sebagian besar anak – anak ini memakai media sosial sebagai interaksi terdominan dalam penggunaan internet. Dampak negatif yang muncul mulai dari permasalahan sosial seperti Cyber Bullying, Memicu Kejahatan, Pornografi, Komunikasi Buruk, Ancaman Ujaran Kebencian, Perkembangan Emosi, Perkembangan Fisik, Mengumbar Rahasia.Dampak inilah yang dirasakan perlu mendapat perhatian dan segera mendapatkan respon dari lingkungan terdekat sebagaimana peran dan kontrol orang terdekat mampu menjadi filter bagi anak dalam menggunakan media sosial.ABSTRACTThe phenomenon of internet usage, especially the application of social media, is now felt to be almost a public consumption. Modern society will definitely have addiction and dependence on the internet. What needs attention is who is the user? When is it used? and what benefits are obtained? from social media need to be classified. A social problem is born when children now have an addiction and dependence on the use of social media. From the surveys that have been carried out various negative impacts emerged and triggered the social problems of children in Indonesia. Most Indonesian children actively use the internet and most of these children use social media as a dominant interaction in internet usage. Negative impacts that arise from social problems such as Cyber Bullying, Triggering Crime,Pornography, Bad Communication, Threats of Speech, Emotional Development, Physical Development, Secret Spells. This impact is felt to need to get attention and immediately get a response from the closest environment as well as the role and control of the closest person can be a filter for children to use social media.
Inovasi Pelayanan Publik Berbasis E-Government Pada Pengadilan Agama Kelas I A Tulungagung Cahyono, Anang Sugeng; Zauhar, Soesilo; Domai, Tjajanulin; Siswidiyanto
Publiciana Vol. 15 No. 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/publiciana.v15i02.644

Abstract

Implementasi inovasi pelayanan publik berbasis e-government di Indonesia sudah berjalan selama lebih dari 10 (sepuluh) tahun. Pada praktiknya lembaga Peradilan di Indonesia dalam hal ini dibawah kewenangan Mahkamah Agung masih menerapkan inovasi dengan e-government sejak tahun 2018. Perkembangan inovasi pelayanan khususnya pada Pengadilan Agama memiliki berbagai terobosan yang sesuai dengan regulasi dan tantangan yang ada. Tujuan dari penelitian ini secara empiris akan menganalisis implementasi e-government pada Pengadilan Agama Kelas IA Tulungagung. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologis sesuai dengan fakta dan kenyataan yang terjadi pada obyek penelitian. Penelitian ini mereprenstasikan batasan tipologi inovasi pelayanan dengan berbagai model e-government seperti aplikasi e-court, SIPP, PTSP Online, SIWAS dan berbagai aplikasi lain yang mendukung keberhasilan pencapaian pelayanan publik yang berkualitas.
Co-Authors Abu Muna Almaududi Ausat Alianfa, Fikri Syahri Amalya, Bella Rizky Andreas Saputra ANDRI WAHYUDI, ANDRI Angelina, Stevi Nova Angkasawati Anugroho, Ridho Aprilliansyah , Amar Arinda Putri, Dewi Ariyanto, Nazhar Yoga Arnanda, Tania Yovi Ayu Maharani, Adelia Dyah Azhari, Luthfi Aufal Bahtiar, Saga Iman Bed, Abdurouf Qosdul Bella Saka Aulya Cahya, Helsa Adnanda Satria Cahyanti, Sheffia Cintya, Anggun Meida Dewi Lestariningsih Dewi, Retno Sari Dhiya, Nabila Fara Diana, Desinta Fahma Domai, Tjajanulin Dwi Ima Herminingsih, Dwi Ima DWI IRIANI MARGAYANINGSIH, DWI IRIANI Eko S , Bambang Slamet Febriana Sal Sabila Ferdiansah, Alfian Freddy Febriansah Haryanto, Slamet Jonathan, Alvin Kusuma, Andra Bisma LAILY PURNAWATI, LAILY Laros Tuhuteru Latifah, Binti Imtistal Aminatul Lestari, Nia Ayu Lusiana Mufarokhah, Dewi Fitrotul MUHARSONO MUHARSONO, MUHARSONO NUNUN NURHAJATI, NUNUN Nurhaja, Nunun Nurrouhiyyah, Siti Zubaidah Pramustika, Selma Regina Pratama, Oktaviana Eka Ayu Pujiati Pujiati Putri Laura, Jeany Farera Putri, Jovita Angelina Rahayuningtyas, Fatmala Desi Ramadhani, Maulvy Aulya Ravenda, Jenius Cahya Resmi, Kunti Setiya Risa Lailatul Maqviroh Santoso, Faiz Aura Diva Sari, Nike Yulita Sari, Sheyla Kurnia Sa’diyah Qurrotul A’yuni Sepia Diana Putri Septina Suci Dewi Shofiyulloh Alhadi, Nizar Sinta Julina Sipayung, Baren Siswidiyanto SLAMET HARIYANTO, SLAMET Soesilo Zauhar Suherlan Suherlan, Suherlan SULISTYORINI, ENDAH Surjanti, Surjanti Tasya Nabila Al Zahra Putri Triyosanti, Carina Wardani, Fahim Kusuma Wati, Erlina Rahma Wijaya, Erik Yahya, Afif Syarifudin Yuliasih Yuliasih Yuliske, Amanda Salsa Yumarnis, Rebina Ika Fitria Zahrani, Tarissa Putri