Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Evaluasi Metode Pembelajaran Melalui Kegiatan Bernyanyi Dalam Upaya Meningkatkan Kosa Kata Anak Usia Dini Imran, Ranny Fitria; Haryono, Mimpira; Nurwita, Syisva
Early Childhood Research and Practice Vol 3 No 02 (2023): Early Child Research and Practice, Januari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/ecrp.v3i02.9443

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of singing-based learning methods in improving the vocabulary of early childhood children at Pembina Negeri 1 Kindergarten in Bengkulu City. The research method used a descriptive qualitative approach, with observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The results showed that singing activities significantly improved children's vocabulary mastery. Children appeared more active, confident, and able to use new vocabulary in everyday communication. These findings align with Vygotsky's theory on the importance of social interaction in language development. In conclusion, singing is an effective, enjoyable learning method that is appropriate for the characteristics of early childhood language development.
Menggali Kemampuan Anak Melalui Progresif Learning Nurwita, Syisva; Haryono, Mimpira; Imran, Ranny Fitria
Journal Of Dehasen Educational Review Vol 4 No 3 (2023): Journal of Dehasen Educational Review, November
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/joder.v4i3.9444

Abstract

This study aims to analyze the application of progressive learning to explore the abilities of 5-6-year-old children at Dharma Wanita Persatuan Kindergarten in Bengkulu Province. The research approach used was descriptive qualitative, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results indicate that the application of progressive learning can holistically improve children's cognitive, language, social-emotional, motor, and creative abilities. Children are actively involved in projects, explorations, discussions, and collaborative activities, enabling them to think critically and creatively, collaborate, express ideas, and develop gross and fine motor skills. The application of this method creates a participatory, contextual, and enjoyable learning environment, thus increasing children's motivation and active participation in the learning process. The research findings confirm that progressive learning plays a significant role in developing children's potential in a balanced and relevant way to meet the demands of 21st-century education.
PEMANFAATAN MEDIA PUZZLE DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK DI PAUD AIZA KABUPATEN KEPAHIANG Nurwita, Syisva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v2i4.285

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan motorik halus anak melalui media puzzle. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang memiliki makna mendeskripsikan suatu penelitian yang sedang dilaksanakan. Subjek utama dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan anak usia dini yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil. Permain puzzle, dapat membuat anak bahagia, terhibur, dan memainkan puzzle juga akan akan berpengaruh pada perkembangan motorik halus anak, anak dapat memainkan secara individu maupun secara kelompok. Permainan puzzle juga terbilang sangat mudah dan murah. Manfaat dan pengaruh permainan puzzle itu sangat besar dan sangat berpengaruh pada perkembangan motorik halusnya anak. ketika anak bermain dengan berkelompok untuk menghibur dirinya dan bisa merasa senang dengan permainan tersebut, anak bisa belajar cara kerjasama, cara beradaptasi dengan teman-temannya, dan lain sebagainya. Permain puzzle, dapat membuat anak menjadi mandiri, anak bisa terhibur, beremain puzzle juga akan berpengaruh pada perkembangan motorik. Bermain puzzle sendiri dapat mengajarkan anak menjadi pribadi yang mandiri.
Peran Kepala Sekolah dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka di Tk Aisyiyah Xi Oktami, Andini Nur; Imran, Ranny Fitria; Nurwita, Syisva
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1225

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Peran Kepala Sekolah Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Di TK Aisyiyah XI Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif. Data didapatkan dari observasi, wawancara dan dokumentasi dengan tiga analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan, dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah dan dua guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Kepala Sekolah Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Di TK Aisyiyah XI Kota Bengkulu yaitu kepala sekolah: sebagai educator guru mengikuti pelatihan atau seminar offline maupun online yang dapat diakses di PMM sebagai manajer memberikan arahan kepada guru untuk merencanakan dan menyusun modul ajar, sebagai administrator dapat memberdayakan guru dengan memberikan tugas dan tanggung jawab, sebagai supervisor melakukan pertemuan dengan guru untuk mencari solusi apabila terjadi kendala dalam penerapan kurikulum merdeka.sebagai leader memberikan arahan untuk mengikuti pelatihan, sebagai innovator melakukan musyarawarah untuk mencari inovasi baru,sebagai motivator memberi motivasi guru untuk mengikuti pelatihan.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf melalui Permainan Tam-Tam Buku di PAUD Negeri Pembina 1 Kota Bengkulu: Improving the Ability to Recognize Letters through the Game Tam-Tam Books in PAUD Negeri Pembina 1 Bengkulu City Nurwita, Syisva; Putri, Keke Pebrianti
Absorbent Mind Vol. 2 No. 1 (2022): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v2i01.1600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui permainan Tam-Tam Buku anak kelompok B di PAUD Negeri Pembina 1 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian penelitian tindakan kelas. Adapun hasil penelitian diketahui bahwa Dari hasil penelitian tindakan kelas dan pembahasan seperti telah diuraikan diperoleh kesimpulan terhadap hasil penelitian ini yaitu: dengan permaina Tam-Tam Buku dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 5-6 di PAUD Pembina I Kota Bengkulu. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf anak pada setiap siklusnya. Pada siklus I pertemuan 1 diperoleh nilai 30.4% dengan kriteria mulai berkembang. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus I pertemuan 2 diperoleh nilai sebesar 42,9% dengan kriteria MB (Mulai Berkembang), siklus II Pertemuan 1 diperoleh nilai sebesar 80,8% dan pada siklus II pertemuan 2 diperoleh nilai sebesar 59.38% dengan kriteria BSH (Berkembang Sesuai Harapan). Sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan Tamtam Buku dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf ank usia dini. Abstract This study aims to improve the ability to recognize letters through the game Tam-Tam Buku for group B children at PAUD Negeri Pembina 1 Bengkulu City. This research uses the type of classroom action research. As for the results of the study, it is known that from the results of classroom action research and discussions as described above, conclusions can be drawn from the results of this study, namely: the Tam-Tam Buku game can improve the ability to recognize letters for children aged 5-6 in PAUD Pembina I Bengkulu City. This can be seen from the increased ability to recognize children's letters in each cycle. In the first cycle of meeting 1 obtained a value of 30.4%, with the criteria starting to develop. After improvements were made in the first cycle of meeting 2, the score was 42.9% with the MB criteria (Starting to Develop), the second cycle, Meeting 1, obtained a value of 80.8%, and in the second cycle of meeting two, the score was 89,2% with the BSB criteria (Developing). According to expectations). So it can be concluded that the Tamtam Buku game can improve the ability to recognize letters at an early age. Keywords: Game; Recognizing Letters; Tam-Tam Book