Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP HASIL BELAJAR MURID SDN 106800 HAMPARAN PERAK Rismawati Harahap; Leni Malinda; Thessa Guru Singa
Pragmatik: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Pragmatik: Jurnal Ilmu Pendidikan (Maret 2025 - Agustus 2025)
Publisher : CV. Anugerah Duta Perdana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan smartphone terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 106800 Hamparan Perak. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis statistik inferensial koefisien korelasi produk moment. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa IV SDN 106800 Hamparan Perak, sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 24 orang. Data dikumpulkan melalui teknik angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data penulis menemukan bahwa nilai nilai “r” product moment df 22 pada taraf signifikan 5% sebesar 0,423, sedangkan pada taraf signifikan 1% diperoleh nilai “r” tebel sebesar 0,537. Ternyata r hitung (yang besarnya = 0,771) adalah jauh lebih besar dari pada “r” tabel (yang besarnya 0,423 dan 0,537). Karena r hitung lebih besar dari pada “r” tabel, dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Karena terdapat hubungan positif yang signifikan antara penggunaan smartphone terhadap hasil belajar murid.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS IV UPT SPF SDN 101786 HELVETIA Widya Purwanti; Leni Malinda; Mastari Ramadhani
Pragmatik: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Pragmatik: Jurnal Ilmu Pendidikan (Maret 2025 - Agustus 2025)
Publisher : CV. Anugerah Duta Perdana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kemampuan menulis eksposisi siswa kelas IV SDN 101786 Helvetia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen. Desain penelitian ini adalah quasi-eksperimental pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari seluruh 44 siswa kelas IV dan IVB. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tugas menulis kalimat sederhana, dengan teknik pengumpulan data berupa tugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan menulis teks berita antara siswa yang menerima pembelajaran menggunakan strategi CIRC dan yang menerima pembelajaran tanpa strategi tersebut. Perbedaan ini ditunjukkan oleh hasil uji-t, dengan t hitung sebesar 6,840, df 42, dan nilai-p 0,000 (p<0,05 = signifikan). Kedua, strategi CIRC terbukti efektif dalam mengajarkan keterampilan menulis teks eksposisi kepada siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri Medan Denai 067241. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji-t pretes dan postes kelompok eksperimen, dengan t hitung sebesar 7,529, df 42, dan p sebesar 0,000 pada taraf galat 0,05 (5%). Nilai gain untuk kelompok eksperimen adalah 18,41, sedangkan nilai gain untuk kelompok kontrol adalah 17,27. Dengan demikian, penerapan pembelajaran CIRC, berdasarkan hasil postes, dinyatakan efektif.
PENGARUH GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV SD SWASTA BUDI SETIA SUNGGAL Sry Nurmala Dewi; Syarifah Ainun Harahap; Leni Malinda
Pragmatik: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Pragmatik: Jurnal Ilmu Pendidikan (Maret 2025 - Agustus 2025)
Publisher : CV. Anugerah Duta Perdana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menggunakan metode konvensional sehingga minat dan kemampuan siswa belum optimal. Minat sangat penting bagi siswa untuk menumbuhkan semangat dan kemauan untuk belajar. Metode Guided Discovery Learning dapat dijadikan sebagai salah satu metode pembelajaran alternatif untuk mengoptimalkan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode Guided Discovery Learning dan mengetahui ada tidaknya perbedaan minat siswa pada materi bilangan pecahan, antara pembelajaran yang menggunakan metode Guided Discovery Learning, dan pembelajaran konvensional.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain quasi experimental design berbentuk nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di kelas IV SD Swasta Budi Setia Sunggal. Populasi yang digunakan sebanyak 72 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga semua populasi dilibatkan untuk dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat analisis, meliputi uji normalitas dan homogenitas data, selanjutnya analisis akhir menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai indeks minat belajar siswa kelas eksperimen sebesar 81,64 termasuk ketegori sedang, kelas kontrol sebesar 70,30 termasuk kategori rendah. Hasil uji hipotesis perbedaan minat belajar menunjukkan thitung > ttabel (5,311 > 1,994). Hasil uji keefektifan metode Guided Discovery Learning terhadap minat belajar menunjukkan thitung > ttabel (6,537 > 2,030). Jadi dapat disimpulkan bahwa, metode Guided Discovery Learning efektif terhadap minat siswa.
Efektivitas Model Pembelajaran Make A Match  dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar pada Materi Bilangan Bulat Mara Hasian; Emy Hariati; Leni Malinda
Edukasia Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 1: Mei 2025
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Make A Match terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran matematika di kelas IV SDN No. 101231 Pangurabaan, Kecamatan Sipirok. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika, terutama dalam materi bilangan bulat, serta minimnya penerapan model pembelajaran inovatif di kelas. Metode yang digunakan adalah quasi experimental design dengan pendekatan Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 24 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen (rata-rata 88) dan kelas kontrol (rata-rata 74) setelah penerapan model Make A Match  . Uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,01 < 0,05, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, model pembelajaran Make A Match   efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.
Pembelajaran Aktif dan Bermakna dengan SAVI: Studi Deskriptif pada Siswa Sekolah Dasar Maryanti Dwiningsih; Emy Hariati; Leni Malinda
Edukasia Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2: September 2025
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) pada pembelajaran Tematik kelas IV di SDN No 100311 Palsabolas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 110 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi belajar dari aspek dorongan internal berada pada kategori tinggi (78,29%), sedangkan aspek dorongan eksternal berada pada kategori sedang (73,49%). Rata-rata motivasi belajar secara keseluruhan tergolong sedang, yaitu 75,89%. Penerapan model SAVI memungkinkan siswa belajar dengan menggunakan seluruh indera dan keterlibatan aktif, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Model ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi dan ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran. Hasil penelitian ini mendukung integrasi pendekatan SAVI dalam strategi pembelajaran di sekolah dasar sebagai upaya memperkuat motivasi belajar.
PENANAMAN POHON MATOA DAN SEMPUR DI BANTARAN PINGGIRAN SUNGAI DESA SUKA MAKMUR KECAMATAN SIBOLANGIT Nuri Ramadhan; Hendra Hendra; Emy Hariati; Leni Malinda; Nurbaity Situmorang; Wahyu Hidayat; Dewi Novina Sukapiring; Nizmi Putri; Febriantika Febriantika; Chatrine Virginia Tamara
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i2.1264

Abstract

Community service activities for lecturers are an effort to carry out one of the tri dharma tasks of higher education. This service activity aims to educate the public about the importance of protecting the environment around river basins by planting productive trees. In addition, the community can also understand the importance of reforestation to restore natural conditions, especially river banks which will be damaged due to natural and human factors. The implementation of this community service activity was carried out by providing an open green space for the elderly and the local community on May 28 2022 in the riverbank area of ​​Jl. Letjen Jamin Ginting Km 45 Gelora Kasih GBKP 100 Year Jubilee Park Complex, Suka Makmur Village, Sibolangit District, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province. This Community Service is very beneficial for the elderly who are in the area where the tree is planted. This greening culture must be familiarized from an early age through the practice of planting trees. By frequently planting trees, it is hoped that it can increase people's awareness and love for preserving and protecting the environment, especially watersheds. With this Community Service activity, it is hoped that it will help the community to realize the importance of protecting the environment. The expected output targets from this activity are, First, provide an open green space for the elderly and the local community. Second, growing the local community's economy from the production of matoa and simpur tree seeds. Third, Improving the welfare of the surrounding community and the elderly.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI PRINSIP INQUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FIQH SISWA KELAS III MIS TARBIYAH WALADIYAH Leni Malinda; Hendra Hendra; Fitriani Fitriani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4583

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada siswa Kelas III Madrasah Ibtidaiyah Swasta Tarbiyah Waladiyah Pulau Banyak. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan test. Adapun tujuan dari pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Untuk mengetahui hasil belajar tersebut peneliti melakukan penelitian tindakan kelas yang diawali dengan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dalam penelitian tindakan kelas ini peneliti melakukan tindakan dengan dua siklus. Adapun data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan tes terhadap siswa untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar siswa. Setiap akhir siklus peneliti melakukan post test sebagai alat ukur untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan. Dari setiap siklus yang diberikan dapat diketahui hasil masing-masing siklus yang telah dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa pada pre test masih rendah yaitu 75. Kemudian terjadi peningkatan hasil belajar fikih siswa materi shalat yang terlihat dari hasil tes siklus I mengalami peningkatan 23 % dari pre tes yang dilakukan di awal sebelum memulai materi pelajaran dengan penerapan tehnik inquiry dengan nilai rata-rata 82. Selanjutnya pada siklus II juga mengalami peningkatan 17 % dari siklus pertama dengan nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 88 dengan ketuntasan 97%. Nilai rata-rata tersebut telah mencapai kriteria ketuntasan minimal 80 dan telah memenuhi ketuntasan klasikal sebesar 85%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan tehnik inquiry efektif dan baik diterapkan pada siswa kelas III Madrasah Ibtidaiyah Swasta Tarbiyah Waladiyah Pulau Banyak.
Analisis Model MURDER (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review) dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V SD Negeri 106166 Marindal II Tahun Ajaran 2025/2026. Vita Sari Saragih; Nizmi Putri; Leni Malinda
Al-mujahidah Vol 7 No 2 (2026): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v7i2.471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran MURDER (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi siswa kelas lima di SD Negeri 106166 Marindal II. Penelitian ini dimotivasi oleh kecenderungan guru untuk menggunakan metode pembelajaran konvensional yang membatasi partisipasi siswa dan pengembangan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan 21 siswa kelas lima, guru kelas, dan kepala sekolah sebagai partisipan penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran MURDER dilakukan secara efektif melalui enam fase pembelajaran sistematis. Model ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa. Siswa menunjukkan peningkatan pemahaman nilai-nilai Pancasila, partisipasi aktif dalam diskusi, dan ketekunan yang lebih besar selama proses pembelajaran. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pembelajaran kooperatif di pendidikan dasar, sedangkan secara praktis memberikan strategi pembelajaran alternatif bagi guru untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam Pendidikan Pancasila. Oleh karena itu, model pembelajaran MURDER dapat dianggap sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi siswa.
Pengaruh Media Monopoli terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Tema tentang Keberagaman Budaya Bangsaku di Sekolah Dasar Negeri 105273 Helvetia Eva Septiany Damanik; Leni Malinda; Nizmi Putri
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/ped.v6i1.2142

Abstract

Learning outcomes in elementary education are strongly influenced by the selection of instructional media capable of fostering students' engagement and participation during classroom activities. This study investigates the effect of Monopoly game-based learning media on the learning outcomes of fifth-grade students in the My Nation's Cultural Diversity thematic unit at State Elementary School Number 105273 Helvetia. Employing a quantitative approach with a quasi-experimental design, the research compared students' learning outcomes before and after the implementation of Monopoly-based instructional media. Data were collected through achievement tests and analyzed using appropriate statistical techniques to determine the significance of the observed differences. The findings reveal that the use of Monopoly learning media significantly improved students' learning outcomes by creating a more interactive, enjoyable, and student-centered learning environment while enhancing motivation, collaboration, and conceptual understanding of Indonesia's cultural diversity. These results demonstrate that integrating educational game-based media into thematic instruction contributes positively to students' academic achievement and classroom engagement. The study concludes that Monopoly learning media represents an effective instructional strategy for improving learning outcomes in elementary education, particularly in thematic learning that emphasizes students' active participation and meaningful learning experiences.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KINCIR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA SISWA KELAS IV SDN 106156 KLUMPANG KEBUN Desy Sapitri; Layil Safitri; Leni Malinda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Kincir terhadap Hasil Belajar IPA Pada Materi Perubahan Wujud Benda Siswa Kelas IV SDN 106156 Klumpang Kebun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV-A sebagai kelas Kontrol yang berjumlah 20 siswa dan kelas IV-B sebagai kelas Eksperimen yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik, yaitu uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan media Kincir dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Rata-rata nilai siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 50,50 pada pretest menjadi 75,50 pada posttest. Selain itu, hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan media Kincir berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Media ini juga mampu meningkatkan keaktifan, minat, dan motivasi belajar siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna.