Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Layanan UMKM Barbershop Kota Padang Melalui Penerapan Lean Service, Sistem Antrian Digital dan Standarisasi Proses Putri, Ranti Mustika; Alius, Mutia; Shofia, Alima; Triha, Hadigufri; Satria, Trinda Farhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1172

Abstract

UMKM jasa seperti barbershop menghadapi tantangan operasional berupa antrean yang tidak tertata, waktu tunggu pelanggan yang tinggi, variasi durasi layanan antar operator, serta minimnya pencatatan data harian sehingga evaluasi kinerja sulit dilakukan. Artikel ini bertujuan mengoptimalkan efisiensi dan konsistensi layanan pada UMKM Superhero Barbershop di Kota Padang melalui penerapan Lean Service, digitalisasi antrean sederhana, dan standarisasi SOP. Perbaikan dilakukan dengan pemetaan proses menggunakan Value Stream Mapping (VSM) untuk mengidentifikasi pemborosan, dilanjutkan implementasi antrean digital berbasis Google Form–Google Sheet dan QR Code, penyusunan SOP layanan (dokumen dan poster visual), serta integrasi sistem pencatatan layanan berbasis spreadsheet. Hasil menunjukkan sistem antrean digital diadopsi oleh lebih dari 80% pelanggan dan menurunkan rata-rata waktu tunggu sekitar 35% dibanding kondisi awal. Penerapan SOP menurunkan variasi durasi layanan antar operator lebih dari 30% dengan durasi layanan berada pada rentang 15–25 menit per pelanggan. Selain itu, sekitar 90% data layanan harian tercatat rutin dan pemilik mampu menyusun rekap mingguan secara mandiri. Temuan ini menyimpulkan bahwa kombinasi Lean Service dan digitalisasi sederhana efektif meningkatkan efisiensi layanan, konsistensi proses, dan pengambilan keputusan berbasis data pada UMKM jasa.
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Angkatan Kerja, Inflasi dan Suku Bunga terhadap Jumlah UMKM Alius, Mutia; Shofia, Alima; Triha, Hadigufri; Satria, Trinda Farhan; Harma, Beni; Mulia, Jefri Rahmad
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 1 No. 3 (2023): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijmst.v1i3.232

Abstract

Peran UMKM dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia sangatlah penting karena banyaknya tenaga kerja yang terserap pada sektor ini. Pasca Covid-19 hingga saat ini, UMKM semakin berkembang dan berinovasi. Salah satu cara pemerintah untuk menghidupkan kembali laju pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah dengan menekan laju inflasi dan menurunkan suku bunga. Jika dilihat dari hasil penelitian yang ada, inflasi dan suku bunga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan UMKM. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa jumlah angkatan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kenaikan jumlah UMKM. Penelitian ini ingin melihat pengaruh dari Pertumbuhan Angkatan Kerja, Inflasi dan Suku Bunga terhadap Jumlah UMKM dengan metode regresi linier berganda dimana analisis regresi linear berganda dilakukan untuk mengetahui arah dan seberapa besar pengaruh variabel independent (bebas) terhadap variabel dependen (terikat). Penelitian ini berhasil mendapatkan persamaan regresi liner berganda untuk menentukan Jumlah UMKM (Y) berdasarkan Jumlah Angkatan Kerja (X1), Inflasi (X2) dan Suku Bunga (X3) yaitu Y = 884672 - 1,6X1 - 401729,7X2 - 2239731,6X3. Dari hasil analisis regresi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa secara simultan atau bersama-sama, Angkatan Kerja (X1), Inflasi (X2) dan Suku Bunga (X3) berpengaruh signifikan terhadap Jumlah UMKM (Y) dimana nilai R square = 93,84%. Sementara sisanya 6% dipengaruhi oleh variabel diluar dari yang diteliti. Jika dilihat secara terpisah, Angkatan Kerja (X1) dan Suku Bunga (X3) secara signifikan memberikan pengaruh terhadap Jumlah UMKM dimana P-value untuk Angkatan Kerja 0,0029 < 0,05 dan P-value untuk Suku Bungan 0,022 < 0,05. Sedangkan variabel Inflasi (X2) cukup memberikan pengaruh yang signifian terhadap Jumlah UMKM karena nilai dari P-value sedikit diatas 0,05 yaitu 0,06.