Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Creative Drama-Based Psychoeducation: The Effect on Improving Emotional Intelligence of Adolescent Orphans Makruf, Herlin Asfarina; Sudirman, Dhiya Fauziyyah; Fasikhah, Siti Suminarti
Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 12 No. 2 (2025): PSYMPATHIC
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/psy.v12i2.40178

Abstract

This study aimed to analyze the effect of creative drama-based psychoeducation on emotional intelligence in adolescents. A one-group pretest and posttest quasi-experimental design was adopted. Before the treatment, an initial assessment was conducted, and 10 adolescents from an orphanage were assigned. Creative drama-based psychoeducation consisted of five sessions. Three assessments were conducted, namely emotional intelligence scale, general knowledge related to emotional intelligence, knowledge related to emotional intelligence skills. The results showed that creative drama-based psychoeducation had a significant effect on emotional intelligence of adolescents in orphanage with a significance value of .005 (p value <.05). Based on this result, analysts, practitioners, and parties were expected to cooperate and play an active role in developing emotional intelligence of adolescents in orphanage through creative drama-based psychoeducation.
Pelatihan Empati Melalui Experiential Learning untuk Menurunkan Perilaku Cyberbullying pada Remaja Asfi Manzilah Putri Putri, Asfi Manzilah; Iswinarti, Iswinarti; Fasikhah, Siti Suminarti
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 7, No 1 (2026): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i1.961

Abstract

Perkembangan teknologi dan jejaring sosial memunculkan bentuk agresi baru yang disebut dengan cyberbullying. Cyberbullying merupakan masalah serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Pelatihan empati melalui metode experiential learning merupakan cara yang dapat membantu dalam menangani kasus cyberbullying yang kini sedang marak terjadi, khususnya pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelatihan empati dalam menurunkan perilaku cyberbullying pada remaja. Penelitian quasi-eksperimen dilakukan dengan desain pretest-posttest control group design. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 18 orang yang merupakan siswa SMA dan SMK berusia 15-17 tahun yang memiliki tingkat cyberbullying tinggi hingga sedang serta tingkat empati yang sedang hingga rendah. Partisipan dalam penelitian ini dialokasikan ke dalam dua kelompok, yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Empati partisipan diukur menggunakan Basic Empathy Scale (BES), sedangkan cyberbullying diukur menggunakan Cyberbullying Questionnaire (CBQ). Data dianalisis menggunakan uji non parametrik yang menunjukkan bahwasannya pelatihan empati menggunakan experiential learning dapat menurunkan perilaku cyberbullying pada remaja.
Psikoedukasi Meningkatkan Kompetensi Sosial Anak Usia Dini Berbasis Permainan Cucut Arifa Rahman; Djudiyah; Siti Suminarti Fasikhah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14654

Abstract

Kompetensi sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang berperan dalam kemampuan berinteraksi, bekerja sama, dan mengelola emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi melalui pembelajaran berbasis bermain dalam meningkatkan kompetensi sosial anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah delapan anak usia 4–5 tahun yang terdaftar di TK Dharma Wanita Persatuan. Data dikumpulkan melalui observasi perilaku sosial anak menggunakan tabel ceklis berdasarkan tujuh aspek permainan sosial. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi sosial anak setelah diberikan intervensi (t = -26,33; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis bermain efektif dalam meningkatkan kopetensi sosial anak usia dini.