Shulhana Mokhtar
Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Gadget Terhadap Kejadian Miopia Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI Angkatan 2016, 2017, 2018 Rifka Augina Islami; Ratih Natasha; Inna Mutmainnah Musa; Shulhana Mokhtar; Sri Julyani; Diah Tantri Darkutni; Hikmah Hiromi R
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2021): November
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v1i2.151

Abstract

Gadget merupakan salah satu teknologi yang sangat berperan pada era globalisasi ini. Sekarang gadget bukanlah benda yang asing lagi, hampir semua orang memilikinya. gadget memiliki dampak negatif bagi penggunanya, dengan pemakaian gadget dalam waktu yang lama dapat menimbulkan kelelahan mata. Gejala-gejala kelelahan mata antara lain rangsangan, mata berair dan kemerahan, melihat rangkap, kepala pusing, berkurangnya kemampuan akomodasi, menurunnya ketajaman penglihatan khususnya miopia. Miopia adalah adalah suatu kelainan refraksi pada mata di mana bayangan difokuskan di depan retina. Tujuan Penelitia ini untuk Untuk mengetahui Hubungan Durasi Penggunaan Gadget Terhadap Angka Kejadian Miopia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2016, 2017, dan 2018. Jenis dan rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional dan menggunakan tehnik purposive sampling. Data diperoleh dari pengisian kuesioner yang dibagikan. Hasil Penelitia diperoleh taraf signifikansi p= 0,315. Hasil tersebut menunjukkan bahwa p<0,05, menandakan Hoditerima berarti durasi penggunaan gadget tidak berpengaruh terhadap kejadian miopia.
Uji Sensitivitas Antibiotik Bakteri ISK Wanita Hamil di RSIA Siti Khadijah 1 Muhammadiyah Cabang Makassar 2019 Mustika; Yusriani Mangarengi; Wawan Susilo; Mona Nulanda; Shulhana Mokhtar
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i12.161

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) sering terjadi selama kehamilan karena perubahan hormonal dan anatomo-fisiologis yang memfasilitasi pertumbuhan dan penyebaran bakteri di saluran kemih ibu. Diperkirakan bahwa 5-10% wanita mengembangkan beberapa jenis ISK selama kehamilan. Infeksi saluran kemih merupakan salah satu faktor terjadinya persalinan preterm, berat lahir neonatal rendah, kematian janin, preeklampsia. Resistensi antimikroba adalah masalah kesehatan masyarakat yang utama di seluruh dunia, sebagian disebabkan oleh penggunaan antimikroba yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas antibiotik pada bakteri Infeksi Saluran Kemih terhadap wanita hamil. Sampel urin porsi tengah pada ibu hamil yang digunakan sebagai bahan penelitian. Jenis penelitian ini bersifat true experimental dengan menggunakan metode disk diffusion. Hasil penelitian yang didapatkan antibiotik ampicillin memiliki tingkat sensitivitas terhadap bakteri penyebab ISK sebesar 80,00%, intermediet 0%, dan resisten 20%, antibiotik ciprofloxacin mempunyai tingkat sensitif sebesar 80,00%, intermediet 0%, dan resisten 20,00%, antibiotik cotrimoxazole memiliki tingkat sensitif sebesar 80,00%, intermediet 0%, dan resisten 20,00%. Antibiotik yang baik dan aman digunakan pada ibu hamil dengan infeksi saluran kemih adalah ampicillin. Berdasarkan dari hasil penelitian pada kelima sampel empat diantaranya mendapatkan hasil sensitif. Sebab cipfroloxacin dan cotrimoxazole termasuk kategori C pada FDA yang memiliki risiko terhadap ibu dan janin lebih tinggi dari Ampicillin dengan kategori B.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Overweight Saat Pandemi pada Remaja Nur Nisa Suryani Mangopa; Ali Aspar Mappahya; Nurhikmawati; Shulhana Mokhtar; Irna Diyana Kartika
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i1.173

Abstract

Dewasa ini, sebagian masyarakat Indonesia cenderung mempunyai aktivitas fisik rendah yang disebabkan perubahan pola kerja, aktivitas sehari-hari, kemajuan teknologi khususnya bidang elektronik dan transportasi, dan gaya hidup yang bermalas-malas. Obesitas dan kelebihan berat badan merupakan masalah global sebagai peringkat kelima resiko kematian, dan prevalensi obesitas dan kegemukan di negara berkembang lebih tinggi dibandingkan negara maju (WHO, 2013), termasuk Indonesia. WHO memperkirakan penduduk yang akan menderita obesitas dan kegemukan pada tahun 2030 akan mencapai 58%. Serta prevalensi obesitas dan kegemukan di Indonesia akan terus meningkat terutama di daerah perkotaan termasuk kota Makassar yang disebabkan karena masyarakat Indonesia cenderung mempunyai aktivitas fisik yang kurang gerak (sedentary activitie). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian overweight saat pandemi pada remaja. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan studi pendekatan case control. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengalami kegemukan yang melakukan aktivitas fisik ringan sebanyak 21 (48, 8%) dan sebanyak 11 (25,6%) melakukan aktivitas fisik sedang. Sedangkan responden yang tidak mengalami kegemukan yang melakukan aktivitas fisik ringan sebanyak 2 (4,7%) dan sebanyak 9 (20,9%) melakukan aktivitas fisik sedang, hasil uji analisis Chi-Square dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,006. Didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kejadian overweight pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2020
Pengaruh Pembelajaran Daring Terhadap Prestasi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia A.Nabila Nurinayah; Zulfitriani Murfat; Rahmawati; Sri Julyani; Shulhana Mokhtar
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 4 (2023): April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i4.197

Abstract

Sejak awal 2020 dunia dilanda pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan lockdown yang mengakibatkan metode pembelajaran tatap muka di kelas harus dialihkan menjadi daring (online). Hal ini merupakan sebuah tantangan baru yang harus dihadapi seluruh mahasiswa kedokteran begitupun dengan dosen. Kuliah yang biasanya dilakukan secara tatap muka serta praktik langsung harus digantikan dengan media online atau digital. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring terhadap prestasi mahasiswa kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada 256 mahasiswa FK UMI angkatan 2020. Sebanyak 122 responden yang setuju dengan pembelajaran daring mendapatkan IPK 2,75 – 3,00. Selain itu, sebanyak 74 responden yang setuju dengan pembelajaran daring mendapatkan IPK 3,51 – 4,00. Responden yang setuju dan sangat setuju dengan sistem pembelajaran daring memiliki nilai IPK yang baik. Berdasarkan uji chi square yang dilakukan didapatkan nilai signifikan menunjukkan angka sebesar 0.018, nilai tersebut <0.05 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat hubungan antara pembelajaran daring dengan prestasi mahasiswa.
Penyebab Timbulnya Gangguan Muskuloskeletal Ekstremitas Atas pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2019 Selama Perkuliahan dalam Jaringan (Daring) Indah Rusman; Andi Sam; Reeny Purnamasari Juhamran; Azis Beru Gani; Shulhana Mokhtar
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i3.216

Abstract

Gangguan Muskuloskeletal adalah sekumpulan gejala atau gangguan yang berkaitan dengan jaringan otot, tendon, ligamen, kartilago, sistem saraf, struktur tulang, dan pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi gangguan muskuloskeletal ekstremitas atas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2019 selama proses perkuliahan daring. Penelitian dilakukan pada 252 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Pengambilan data dengan kuisioner. Data dianalisis dengan uji Chi-Square. Didapatkan responden yang memiliki risiko gangguan muskuloskeletal dengan status gizi gemuk sebanyak 22 sampel, status gizi kurus sebanyak 14 sampel, dan status gizi normal 45 sampel, sedangkan responden yang tidak berisiko memiliki gangguan muskuloskeletal dan memiliki status gizi gemuk 96 sampel, status gizi kurus sebanyak 60 sampel dan status gizi normal sebanyak 60 sampel. Dari hasil uji Chi-square didaptkan nilai p-value 0,045 hasil tersebut menandakan adanya hubungan dari kedua variabel. Dan didapatkan responden yang memiliki risiko gangguan muskuloskeletal dan memiliki aktivitas fisik berat sebanyak 6 sampel, aktivitas sedang sebanyak 20 aktivitas fisik ringan sebanyak 55 sampel, sedangkan responden yang tidak memiliki risiko dan memiliki aktivitas berat sebanyak 22 sampel, aktivitas fisik sedang sebanyak 69 sampel dan aktivitas fisik ringan sebanyak 80 sampel. Dari hasil uji Chi-square didapatkan nilai p-value 0,032 hasil tersebut menandakan adanya hubungan dari kedua variabel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disumpulkan bawah pada variable status gizi dan aktivitas fisik memiliki hubungan dengan terjadinya gangguan muskuloskeletal pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2019 yang melaksanakan perkuliahan dalam jaringan.