Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN SIKADESTROPIK UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT KATASTROPIK BAGI KADER POSYANDU LANSIA DESA WIRU KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN SEMARANG Sari, Devi Pramita; Nabilatul Fanny; Fifi Anisa Nur Hidayati
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v8i2.1277

Abstract

Catastrophic disease is a disease that requires long and high cost medical treatment. Diseases included in the catastrophic group include hypertension, diabetes mellitus, and stroke. In the preliminary study it was found that those with catastrophic diseases were also a group that received serious attention from elderly posyandu cadres in Wiru Village because 366 elderly people in Wiru Village suffered from catastrophic diseases, 305 elderly people had a low economic level out of a total of 610 elderly people, lack of adequate treatment optimal results from elderly and village posyandu cadres, and it is known that the lack of training obtained by elderly posyandu cadres for knowledge related to catastrophic diseases. The purpose of this PkM activity is to increase the knowledge of elderly posyandu cadres through digital-based education by implementing the Catastrophic Hospital Calculator Information System (SIKADESTROPIK). This is what underlies the holding of community service with the title "Implementation of SIKADESTROPIK for the Prevention of Catastrophic Diseases for Elderly Posyandu Cadres in Wiru Village, Bringin District, Semarang Regency". The activity phase begins with coordination and communication activities with the Chairperson of the Posyandu Cadre in Wiru Village and the Head of the Elderly Posyandu Cadre in Wiru Village. Implementation of Community Service (PKM) is carried out offline through digital-based education. The output of this PkM activity is the publication of scientific articles in PkM journals, HKI, 5-minute videos of PkM activities, and integration of the results of PkM activities into courses. The outputs of this PkM are expected to have an impact on increasing knowledge, increasing the quality of skills, as well as the real practice of Posyandu Cadres for the Elderly in Wiru Village, Bringin District, Semarang Regency for digital-based catastrophic disease prevention. Keywords: Stunting Cadre Education, Digital Based, Brainstorming Method
HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT SHIFT MALAM DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH SUKOHARJO Luthfiana Putri Santoso, Savira; Pramita Sari, Devi; Triyanta, Triyanta
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Volume 2 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v2i4.34423

Abstract

Perawat memiliki begitu banyak kewajiban dan tanggung jawab yang berkaitan dengan perlindungan kehidupan manusia, perawat berisiko tinggi mengalami stres. Kebutuhan untuk terus memberikan perawatan terbaik kepada pasien membuat perawat berada di bawah tekanan pekerjaan yang meningkat, di antara masalah lainnya. Mencari tahu bagaimana stres kerja mempengaruhi kinerja perawat shift malam di RS PKU Muhammadiyah, Sukoharjo, adalah tujuan dari penelitian ini. Penelitian semacam ini menggunakan metodologi cross-sectional dan bersifat kuantitatif. Ada empat puluh lima responden dalam sampel, dan metode pengambilan sampel adalah complete sampling. Uji Kendall Tau digunakan sebagai uji analitis dalam investigasi ini. Koefisien korelasi untuk uji Kendall Tau adalah 0,238, dan nilai-p adalah 0,031 <0,05. Kesimpulan: Temuan penelitian menunjukkan bahwa kinerja perawat shift malam di fasilitas rawat inap RS PKU Muhammadiyah, Sukoharjo berkorelasi dengan stres terkait pekerjaan mereka. Berdasarkan data yang terkumpul, penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar perawat di Instalasi Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo mengalami stres kerja, dengan persentase yang cukup rendah yaitu 62,2%. Dengan tingkat kinerja keseluruhan sebesar 86,7% dalam kategori baik, perawat shift malam di RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo memiliki kinerja yang baik. Di Instalasi Rawat Inap, terdapat korelasi antara kinerja perawat shift malam dengan stres kerja, dengan tingkat signifikansi 0,05. Saran dari penelitian ini diharapkan menjadi evaluasi pihak manajemen rumah sakit dengan memberikan kesempatan pengembangan profesional dan pelatihan lanjutan serta mengimplementasikan program mentorship dimana perawat senior dapat membimbing perawat junior.
The Relationship Between Organizational Culture And Job Satisfaction Of Hospital Administrative Officers Pramita Sari, Devi; Fanny, Nabilatul; Nizam Mohd Isa, Khairul
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2024: Proceeding of the 5th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v5i1.4229

Abstract

Organizational culture can influence the job satisfaction of hospital administration officers. Based on the preliminary survey, it was discovered that there were 3 hospital administration officers who stated that they were satisfied with their work because of the good organizational culture in the hospital. The aim of this research is to determine the relationship between organizational culture and job satisfaction of hospital administration officers. This research uses analytical research and quantitative methods as well as a cross sectional study approach. The research population and sample were taken by total sampling, namely all hospital administration officers in the hospital, totaling 21 respondents. The research instrument used a questionnaire. Quantitative data analysis used the chi-square relationship test. The results of this research from 21 respondents based on the results of the Chi-Square test showed the significance of p between the independent variable, namely competence and the dependent variable performance, the result was 0.025 (p<0.05), so Ho was rejected and it was stated that there was a relationship. The conclusion is that there is a relationship between organizational culture and job satisfaction of hospital administration officers. Suggestions should provide knowledge of hospital organizational culture to increase job satisfaction for hospital administration officers
HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERNAL DENGAN EFEKTIVITAS KINERJA PETUGAS ADMINISTRASI RUMAH SAKIT Sari, Devi Pramita; Fanny, Nabilatul; Khasanah, Nur
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/n75arp64

Abstract

Komunikasi internal petugas administrasi rumah sakit merupakan kemampuan petugas administrasi rumah sakit dalam menjalin pertukaran informasi secara efektif di lingkungan kerja, terutama dalam menunjang operasional dan pengelolaan administrasi rumah sakit. Komunikasi internal yang baik diyakini mampu mempengaruhi efektivitas kinerja petugas administrasi rumah sakit. Berdasarkan survei pendahuluan, terdapat 2 petugas administrasi rumah sakit yang memiliki komunikasi internal baik dan efektivitas kinerja yang efektiv. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi internal dengan efektivitas kinerja petugas administrasi rumah sakit. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel diambil secara total sampling, yaitu seluruh petugas administrasi di Rumah Sakit Islam Tunas Harapan Salatiga yang berjumlah 7 responden. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara komunikasi internal dan efektivitas kinerja petugas administrasi rumah sakit (p = 0,03 < 0,05), sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak. Dengan demikian, disimpulkan bahwa komunikasi internal berhubungan secara signifikan dengan efektivitas kinerja petugas administrasi rumah sakit. Saran dari penelitian ini adalah agar rumah sakit memperkuat komunikasi internal di antara petugas administrasi untuk mendukung efektivitas kinerja mereka.
PERBEDAAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN PADA SISTEM PENDAFTARAN ONLINE DAN OFFLINE DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA Nanda Desia Wahyu Ramadani; Puguh Ika Listyorini; Devi Pramita Sari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu (JIMI)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/ygrx1p15

Abstract

The patient registration system is an important factor in hospital services that affects patient satisfaction; with the advancement of technology, RSUD Dr. Moewardi Surakarta has begun implementing an online registration system to improve efficiency and access. However, differences in patient characteristics and digital literacy lead to varying user experiences between the online and offline systems. Therefore, this study aims to determine whether there is a difference in the level of patient satisfaction based on the registration system used. The study employed a comparative quantitative method with a cross-sectional approach, involving 399 respondents obtained from a population of 112,655 outpatient visits during the period of October to December 2024 who used either the online or offline registration system. The sample was selected using stratified random sampling, consisting of 395 respondents from the online registration system and 4 respondents from the offline system. Data were analyzed using the Mann-Whitney U test due to the non-normal distribution of the data, which showed no significant difference in satisfaction levels between users of the online and offline systems (p = 0.443), although the mean rank for offline registration (243.88) was higher than that for online (199.56). Based on these results, it is recommended that RSUD Dr. Moewardi continue to improve the quality of services in both registration systems by focusing on enhancing the accessibility and user-friendliness of the online system, while also maintaining the offline system to serve patient groups less familiar with technology, in order to ensure and improve overall patient satisfaction in the future.
Hubungan Penanganan Keluhan (Complaint Handling) dengan Loyalitas Pasien di Instalasi Rawat Jalan  Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo Istiqomah Dwi Budiarti; Devi Pramita Sari; Puguh Ika Listyorini
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.31

Abstract

Keluhan pasien merupakan indikator penting dalam evaluasi pelayanan kesehatan karena berhubungan langsung dengan loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penanganan keluhan (complaint handling) dengan loyalitas pasien di Instalasi Rawat Jalan RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 375 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel bebas adalah penanganan keluhan, sedangkan variabel terikat adalah loyalitas pasien. Uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan, usia 51–60 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga, dan berpendidikan terakhir SMA. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara penanganan keluhan dan loyalitas pasien dengan nilai signifikansi 0,001 dan koefisien korelasi sebesar 0,164. Hubungan tersebut tergolong sangat lemah namun signifikan secara statistik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan keluhan berpengaruh terhadap loyalitas pasien meskipun pengaruhnya rendah. Oleh karena itu, RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo disarankan untuk meningkatkan kualitas penanganan keluhan guna memperkuat loyalitas pasien secara lebih optimal.
Hubungan antara Budaya Keselamatan Pasien dengan Insiden Keselamatan Pasien di Pelayanan Rawat Inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta Nur Kasanah; Devi Pramita Sari; Puguh Ika Listyorini
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.39

Abstract

Budaya keselamatan pasien menjadi fondasi utama dalam mencegah insiden yang dapat dicegah, seperti KNC, KTC, hingga KTD. Laporan keselamatan pasien RSUD Dr. Moewardi Tahun 2023, jumlah IKP pada semester I berdasarkan jenisnya tercatat sebanyak 9 KNC, 4 KPC, 2 KTC, 4 KTD dan 0 sentinel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara budaya keselamatan pasien dengan insiden keselamatan pasien di pelayanan rawat inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 121 perawat sebagai responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner budaya keselamatan pasien dan kuesioner insiden keselamatan pasien kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis univariat menunjukkan budaya keselamatan tergolong baik (98,3%), namun lemah pada dimensi pembelajaran organisasi (38%) dan pelaporan insiden (42,1%). Tingkat insiden keselamatan pasien tergolong rendah (97,5%). Tingkat insiden keselamatan pasien tergolong rendah. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara budaya keselamatan pasien dengan insiden keselamatan pasien di pelayanan rawat inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta dengan nilai signifikan 0,001 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,368 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif berkekuatan lemah antara kedua variabel. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara budaya keselamatan pasien dengan insiden keselamatan pasien di pelayanan rawat inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Rumah sakit disarankan memperkuat sistem pelaporan yang non-punitif, pelatihan rutin, keterlibatan manajemen, dan kolaborasi lintas unit guna meningkatkan budaya keselamatan dan mutu pelayanan.
Hubungan Beban Kerja dengan Kinerja Karyawan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Panti Waluyo Yakkum Surakarta Rahma Nur Mafaazaa; Agus Trijono; Devi Pramita Sari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.45

Abstract

Pelayanan kefarmasian adalah bagian vital dalam sistem kesehatan rumah sakit, di mana kinerja tenaga farmasi memengaruhi mutu terapi dan keselamatan pasien. Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Panti Waluyo YAKKUM Surakarta, tercatat 106.435 kunjungan rawat jalan dan 379.299 resep dari Januari–November 2024, menunjukkan beban kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara beban kerja dan kinerja karyawan dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 36 tenaga farmasi dipilih menggunakan total sampling. Instrumen berupa kuesioner valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha > 0,8) digunakan untuk pengumpulan data. Hasil menunjukkan 88,9% responden mengalami beban kerja tinggi, sedangkan 94% menunjukkan kinerja baik. Uji korelasi Rank Spearman menghasilkan koefisien 0,225 dengan p-value 0,187 (p > 0,05), menandakan tidak ada hubungan signifikan antara beban kerja dan kinerja. Kesimpulannya, meski beban kerja tinggi, kinerja tenaga farmasi tetap optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya faktor lain seperti dukungan sistem kerja, motivasi, dan pengalaman dalam mempertahankan kinerja di tengah tuntutan pekerjaan yang tinggi.
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN PENGGUNA DENGAN NET BENEFIT PENGGUNA SIMRS Devi Pramita Sari; Riska Rosita; Felia Ayu Dwi Pratiwi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2021: SIKesNas 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.518 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.v0i0.1233

Abstract

Kepuasan pengguna SIMRS adalah suatu perasaan pengguna yang disebabkan karena net benefit dan intensitas pengguna SIMRS. SIMRS adalah suatu sistem yang digunakan untuk memperoleh informasi yang akurat, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kepuasan pengguna terhadap net benefit dan intensitas SIMRS. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif metode kuantitaif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dan sampel penelitian diambil secara total sampling yaitu seluruh pengguna SIMRS di Rumah Sakit sebanyak 15 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data kuantitatif menggunakan uji hubungan chi-square. Hasil penelitian ini dari 15 responden berdasarkan hasil uji Chi-Square signifikansi p anatara variabel bebas yaitu pengetahuan masyarakat dengan variabel terikat kepatuhan penggunaan masker sebesar 0,001 (p<0,05) maka Ho ditolak dan dinyatakan ada hubungan. Kesimpulan ada hubungan antara kepuasan pengguna dengan net benefit pengguna SIMRS . Saran sebaiknya untuk meningkatkan kepuasan pengguna maka perlu ada monitoring dan evaluasi secara periodik sehingga dapat terpantau secara baik net benefit pengguna SIMRS.Kata Kunci : Kepuasan Pengguna, Net Benefit, SIMRS
PERENCANAAN PEMBIAYAAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT Fifi Anisa Nur Hidayati; Devi Pramita Sari
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2021: SIKesNas 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.463 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.v0i0.1256

Abstract

Pembiayaan kesehatan merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas kesehatan suatu negara secara bermakna. Permasalah yang timbul dari pembiayaan kesehatan antara lain kurangnya dana serta adanya peningkatan dana. Metode penulisan ini menggunakan literature review. Dibuatnya karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk menambah wawasa mengenai rencana pembiayaan kesehatan di beberapa rumah sakit. Sehingga melalui penulisan ini diharapkan dapat berguna dalam membangun perencanaan pembiayaan sehingga dapat mengoptimalkan pelayanan kesehatan. Dari berbagai artikel penelitian disimpulkan bahwa pentingnya renacana pembiayaan kesehatan guna sebagai acuan target yang harus dicapai oleh kegiatan rumah sakit pada waktu yang akan datang. Perlunya kesinkronan antara satu kebijakan dengan kebijakan lainnya mulai dari dokumen perencanaan hingga penganggaran Ada keterkaitan erat antara status kelembagaan rumah sakit dengan pola pembiayaan kesehatan.Kata Kunci : pembiayaan kesehatan, perencanaan, rumah sakit