Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Farmaka

Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pasien Rawat Inap Non-Bedah Rumah Sakit X Di Bandung Periode Januari-Desember 2022 Menggunakan Metode ATC/DDD Puspitadewi, Nurhanifah; Halimah, Eli
Farmaka Vol 21, No 3 (2023): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v21i3.47213

Abstract

Antibiotik merupakan suatu senyawa yang bekerja mengatasi dan mencegah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Pada praktiknya banyak antibiotik yang masih digunakan secara tidak bijak maupun tidak rasional sehingga dapat menimbulkan resistensi bakteri. Untuk mengatasi hal tersebut upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan evaluasi penggunaan antibiotik sehingga dapat dilihat pola penggunaan antibiotik. Evaluasi penggunaan antibiotik dapat dilakukan secara kuantitatif maupun kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien rawat inap non-bedah di Rumah Sakit X di Bandung pada periode Januari-Desember 2022. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode evaluasi penggunaan antibiotik dengan metode Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD). Selain itu dilakukan analisis terhadap Drug Utilization 90% (DU 90%). Hasil dari penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa terdapat 28 antibiotik yang digunakan. Antibiotik yang memiliki nilai DDD/100 hari rawat tertinggi adalah cefixime yaitu sebesar 4,78 DDD/100 hari rawat. Sementara antibiotik yang masuk kedalam segmen DU 90% adalah levofloxacin, cefixime, ceftriaxone, azithromycin, cefadroxil, amoxicillin, cefotaxime, metronidazole, dan thiamphenicol.Kata kunci: Evaluasi Penggunaan Obat, Antibiotik, ATC/DDD
REVIEW ARTIKEL: APLIKASI NANOPARTIKEL PADA FORMULASI SEDIAAN INSULIN ORAL Putri, Aulia Nur Assyifa; Halimah, Eli
Farmaka Vol 20, No 1 (2022): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v20i1.33717

Abstract

AbstrakPerkembangan nanopartikel dalam bidang farmasetika semakin meluas dengan berbagai penelitian yang memformulasikan nanopartikel sebagai sistem penghantaran obat. Salah satunya yaitu sediaan insulin oral. Insulin merupakan hormon yang berperan penting dalam terapi diabetes melitus. Secara umum, insulin yang digunakan diberikan secara subkutan menimbulkan ketidaknyamanan bagi pasien dan berbagai efek samping. Berbagai penelitian kemudian mengembangkan sediaan insulin oral sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Namun, pada praktiknya penghantaran insulin secara oral terhambat dengan karakter insulin yang mudah terdegradasi dan rusak di saluran gastrointestinal. Oleh karena itu, penelitian lainnya menemukan solusi lain dengan menggunakan nanocarrier sebagai pembawa insulin. Secara keseluruhan, studi menunjukkan formula nanocarrier insulin oral menghasilkan sediaan yang stabil, mampu melindungi insulin dari berbagai barrier saluran gastrointestinal, dan berpengaruh dalam menurunkan kadar glukosa darah tikus diabetes. Beberapa nanocarrier yang memenuhi kriteria karakterisasi nanopartikel yang baik untuk sistem penghantaran insulin oral yaitu pada nanocarrier berbasis PLGA-lipid-PEG, TMC-PLGA, Kitosan-PLGA, Kitosan-PSS-PGA, dan CMCD-g-Kitosan. ABSTRACT Insulin is a hormone that plays an important role in the treatment of diabetes mellitus. Generally, the used of insulin therapy is given subcutaneously, causing discomfort or inconveniences to the patient and various other side effects Various studies have developed oral insulin preparations as a solution to this problem. However practically, oral insulin administration is hampered by the character of insulin which is easily degraded in the gastrointestinal tract. Therefore, another study found another solution by applying a nano-carrier system as an insulin carrier. This review article aims to discuss the formulation of insulin preparations with nano-carrier systems. The data sources used as references in this article review consist of 25 international journals. From the review of this article, it was found that the nano-carrier system has good potential to be further developed as an oral insulin delivery system. Several oral insulin formulations with good nanoparticle characteristics are nano-carrier systems based on PLGA-lipid-PEG, TMC-PLGA, Ch-PLGA, Ch-PSS-PGA, CMCD-g-Ch, TMC-β-cyclodextrin, and Ch-TGA-based SNEDDS.
REVIEW ARTIKEL: AKTIVITAS ANTIKANKER TANAMAN PACING TAWAR (Costus speciosus) Zahra, Citra Aulia; Halimah, Eli
Farmaka Vol 22, No 3 (2024): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v22i3.56083

Abstract

Pacing tawar (Costus speciosus) merupakan tanaman yang berpotensi menjadi alternatif barupengobatan kanker. Kanker terjadi akibat mutasi pada DNA sehingga terjadi pembelahan sel abnormaldan tidak terkontrol. Review artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagian tumbuhan dan tipe ekstrakdari C. speciosus yang memiliki aktivitas antikanker sehingga berpotensi menjadi alternatif pengobatankanker. Metode yang dilakukan pada kajian ini yaitu studi literatur melalui beberapa online databaseyaitu PubMed, Science Direct, Google Scholar, Springer, dan Elsevier. Artikel yang dipakai adalah 13artikel dengan tahun terbitan dari 2014 hingga 2024 yang dapat diakses secara gratis. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa tanaman C. speciosus memiliki potensi sebagai antikanker terhadap sel kankerserviks (KB), sel kanker payudara (BT-549, MCF-7, MDA-MB-231), sel melanoma (SK-MEL), selkanker ovarium (SKOV-3), sel kanker hati (HepG2), sel endotel vena umbilikalis (HUVECs), selkanker usus besar (HCT116), sel kanker prostat (PC-3), sel kanker paru-paru (A549), sel kankerkandung kemih (HT-1376), serta sel kanker pankreas (HPAC-1376). Berdasarkan pembahasan dalamreview artikel ini, diketahui bahwa ekstrak metanol, etanol, dan heksan dari rimpang C. speciosus,ekstrak metanol dan etil asetat dari akar C. speciosus, dan ekstrak metanol dari daun C. speciosus