Rumi Iqbal Doewes, Rumi Iqbal
Universitas Sebelas Maret

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

TINGKAT KONDISI FISIK ATLET KARATE UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA TAHUN 2017 Primadio Rendra Prasta; Rumi Iqbal Doewes
Smart Sport Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.172 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v11i1.42521

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik  atlet karate Universitas Sebelas Maret Surakarta Tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet karate Universitas Sebelas Maret Surakarta Tahun 2017 yang berjumlah 19 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini, adalah Purposive Sampling. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini berupa data tingkat kondisi fisik  seperti kecepatan, kelincahan, kelentukan, power otot tungkai, power otot lengan, dan data tahan. Tes dan pengukuran yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah serangkaian tes dan pengukuran tingkat kondisi fisik Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan melalui uji persyaratan terlebih dahulu seperti uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas. Setelah melakukan penelitian, diperoleh hasil bahwa 16,54% diantaranya memiliki kemampuan “baik sekali”, 15,79% diantaranya memiliki kemampuan “baik”, 23,31% diantaranya memiliki kemampuan “cukup”, 24,81% diantaranya memiliki kemampuan “kurang”, dan 19,55% diantaranya memiliki kemampuan “kurang sekali”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara umum didapatkan hasil tingkat kondisi fisik atlet karate Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun 2017 yang berjumlah 19 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan, 16,54% diantaranya memiliki kemampuan “baik sekali”, 15,79% diantaranya memiliki kemampuan “baik”, 23,31% diantaranya memiliki kemampuan “cukup”, 24,81% diantaranya memiliki kemampuan “kurang”, dan 19,55% diantaranya memiliki kemampuan “kurang sekali”. Kata Kunci: Kondisi fisik, Karate.
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC BARRIER HOPS (PBH) DAN MULTIPLE BOX TO BOX (MBTB) TERHADAP HASIL TENDANGAN LAMBUNG JAUH DALAM SEPAK BOLA PADA PEMBINAAN PRESTASI SEPAK BOLA KU 19-21 TAHUN POK FKIP UNS TAHUN 2016 Rumi Iqbal Doewes
Smart Sport Vol 8, No 2 (2016): SMART SPORT Jurnal Kepelatihan Olahraga
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.774 KB) | DOI: 10.20961/rumi.v8i2.36138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh latihanPlyometric Barrier Hops terhadap tendangan lambung jauh; (2) pengaruh latihanMultiple Box to Box terhadap tendangan lambung jauh; (3) pengaruh latihan manakahlebih baik antara latihan Plyometric Barrier Hops dan Multiple Box to Box terhadap tendangan lambung jauh dalam Sepak Bola pada Pembinaan Prestasi Sepak Bola KU 19-21 Tahun POK FKIP UNS Tahun 2016.Populasi dalam penelitian ini adalah 60 pemain Pembinaan Prestasi Sepak bola POK FKIP UNS Tahun 2016. Sampel yang terpilih adalah 30 pemain kelompok umur 19-21 tahun dengan teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Matched Subject Design. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji t.Hasil penelitian adalah sebagai berikut ini. Pertama, latihan Plyometric Barrier Hops berpengaruh signifikan terhadap tendangan lambung jauh (thitung = 5,887 > ttabel5% = 2,145) dengan peningkatan sebesar 38,30%. Kedua, latihan Multiple Box to Box berpengaruh tidak signifikan terhadap tendangan lambung jauh (thitung = 1,551 < ttabel5% = 2,145) dengan peningkatan sebesar 14,01%. Ketiga, latihan dengan menggunakan Plyometric Barrier Hops (thitung = 5,887 / 38,30%) lebih baik pengaruhnya dibandingkan latihan Multiple Box to Box (thitung = 1,551 / 14,01%) terhadap tendangan lambung jauh dalam sepak bola pada pemain Pembinaan Prestasi Sepak bola KU 19-21 Tahun POK FKIP UNS Tahun 2016.
Anthropometry and Physical Condition Profile of Bhayangkara FC Professional Football Athletes Rumi iqbal Doewes; Singgih Hendarto; Pomo Warih Adi; Hendrig Joko Prasetyo; Manshuralhudroli Manshuralhudroli
Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Vol 5 No 1 (2021): Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)
Publisher : IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v5i1.1676

Abstract

The purpose of this study was to investigate the anthropometry and physical condition profile of Bhayangkara FC professional football athletes. The research was conducted by survey. The research sample amounted to 19 athletes. Data were collected through anthropometric measurements including weight, height, and leg length as well as physical condition tests including 30 meter sprint, illinois, sit and reach, vertical jump, Yo Yo Fitness test. The data were analyzed by T-score and then categorized on a scale of very good to very poor. The results showed that the anthropometric profile of Bhayangkara FC professional football athletes were mostly in the moderate category (8 athletes/42.11%), while the others were in the poor category (5 athletes/26.32%), good (3 athletes/15.79%), good once (2 athletes/10.53 %), and less than once (1 athlete 5.26 %). The study also showed that the physical condition profile of Bhayangkara FC professional football athletes were mostly in the moderate category (10 athletes/52.63%), while the others were in the good category (4 athletes/21.05%), less (3 athletes/15.79%), very good (1 athlete/5.26 %), and very poor (1 athlete/5.26 %). In conclusion, the mean anthropometric profile of Bhayangkara FC professional football athletes showed a moderate category and the mean physical condition profile of Bhayangkara FC professional football athletes showed a moderate category.
Biomechanical Analysis of First Serve Tennis Rumi iqbal Doewes; Islahuzzaman Nuryadin
Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Vol 5 No 2 (2022): Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)
Publisher : IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v5i2.1780

Abstract

Serve tennis is the most important stroke in the game of tennis to determine the outcome of the match, which is done by means of the ball crossing the net into the opponent's service box diagonally with the desired speed and landing location. This study aims to explain the biomechanical analysis of first serve tennis which produces maximum ball speed. The research method is in the form of quantitative biomechanics with an inferential analysis approach in the form of correlation analysis. Twelve students of the Department of Sports Coaching, Faculty of Sport, made a first serve at the service box, the movements were recorded using a Canon EOS 1100D DSLR camera. The variables analyzed were flexion angle, extension angle, tilt angle, angular velocity, angular acceleration, time, momentum, force, impulse, power, and effort. Pearson Correlation is used to show how big the correlation between ball speed and the studied biomechanics variables. The results showed that there was a large, very large, and perfect correlation on the variables of momentum (r = 1,000), force (r = .663), impulse (r = 1,000), power (r = .844), effort (r = . 982), while the other variables show very small, small, and moderate correlations. So it can be concluded that first serve tennis can be seen as a coordinated and complex movement, involving the development and transfer of momentum, force, impulse, power, and effort to achieve maximum ball speed. This study implies that in doing first serve tennis, it is necessary to pay attention to momentum, force, impulse, power, and effort to produce maximum ball speed.
Sosialisasi Law of The Game Futsal dan Implementasi dalam Kompetisi Bagi Wasit Futsal Doewes, Rumi Iqbal; Manshuralhudlori; Singgih Hendarto
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i2.85974

Abstract

Perubahan peraturan dalam law of the game futsal yang terjadi dua tahun berturut-turut menimbulkan tantangan bagi wasit untuk tetap memahami dan mengimplementasikan aturan baru tersebut. Masalah ini dapat memengaruhi kualitas pengambilan keputusan selama pertandingan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan pemahaman serta kompetensi wasit dalam menerapkan peraturan futsal terbaru. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi dengan pendekatan pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 20 wasit futsal Surakarta. Data dikumpulkan melalui tes pengetahuan menggunakan soal tentang 24 posisi pelanggaran dan penilaian performa wasit dengan referee assessment form. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji t. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata jawaban benar dari 18 pada pretest menjadi 22 pada posttest, serta penurunan rata-rata jawaban salah dari 6 menjadi 2. Evaluasi performa menunjukkan bahwa 15% wasit memiliki kompetensi praktik yang baik, 50% rata-rata, dan 35% kurang. Kesimpulannya, sosialisasi dan pendampingan meningkatkan pemahaman dan kompetensi wasit futsal. Implikasinya, pengabdian ini dapat menjadi model pelatihan berkelanjutan bagi wasit futsal dalam menyesuaikan diri dengan perubahan aturan.
Pelatihan Weight Training pada Performa Sprint, Vertical Jump, dan Strength Pemain Sepakbola Wanita Hendarto, Singgih; Doewes, Rumi Iqbal; Manshuralhudlori, Manshuralhudlori; Adirahma, Ahmad Septiandika; Gontara, Satria Yudi; Agustiyanta, Agustiyanta; Adi, Pomo Warih
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i2.20667

Abstract

Meskipun pola aktivitas permainan sepakbola dominan adalah sifat aerobik, tetapi kekuatan otot, power, dan kecepatan merupakan ciri fisiologis yang penting untuk melakukan sprint, jump, tackling, dan tendangan dalam sepakbola. Faktanya program weight training maupun kombinasi dengan plyometric training mampu menghasilkan peningkatan performa sprint, jump, dan strength. Oleh karena itu, program weight training yang tepat perlu diterapkan untuk dapat meningkatkan perkembangan fisik pemain sepakbola. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada pemain sepakbola wanita terkait pentingnya weight training. Metode pengabdian dilakukan dengan sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan weight training. Mitra pengabdian adalah pemain sepakbola wanita, berjumlah 20 pemain. Evaluasi dilakukan pada pengetahuan serta performa sprint, vertical jump, dan strength yang dinilai sebelum dan sesudah pelatihan. Instrumen yang digunakan adalah angket pengetahuan, 20m sprint test, countermovement jump test, dan squats test. Hasil dari pengabdian ini adalah pengetahuan peserta meningkat dari pretest 17.05±2.72 menjadi 32.80±2.78 saat posttest. Pretest sprint dengan kecepatan 4.15±0.18 detik meningkat menjadi 3.57±0.19 detik saat posttest. Jump mulai dengan ketinggian pretest 54.71±1.78 cm meningkat menjadi 57.30±1.81 cm saat posttest. Pretest strength dengan squat sebanyak 24.05±6.69 kali meningkat menjadi 42.10±9.20 kali saat posttest. Sehingga disimpulkan bahwa pengetahuan dan performa pemain sepakbola wanita mengalami peningkatan.
KONSTRUKSI SOSIAL MELALUI KOMPETISI SEPAKBOLA WANITA Doewes, Rumi Iqbal; Hidayatullah, M. Furqon; Irawan, Dede; Syaifullah, Rony; Nugroho, Haris
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.346 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.36604

Abstract

Pemaknaan suatu individu dalam lingkungannya disebut sebagai konstruksi sosial. Sosial atau masyarakat menganggap bahwa sepakbola adalah olahraga yang hanya dapat dimainkan oleh laki-laki. Wanita memiliki hak yang sama untuk bermain sepakbola
Kontribusi Strategis Fakultas Keolahragaan Untuk Mendorong Sepakbola Wanita Menjadi Gaya Hidup di Kota Surakarta Sapta Kunta Purnama; Doewes, Rumi iqbal; Mohammad Furqon Hidayatullah; Islahuzzaman Nuryadin; Haris Nugroho; Agustiyanta; Slamet Widodo; Waluyo; Hendrig Joko Prasetyo; Fadilah Umar; Dede Irawan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.24 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.49738

Abstract

Bagi wanita, olahraga sepakbola adalah olahraga yang menguji fisik dan psikologis selama kompetisi karena perubahan penerapan tindakan taktik menyerang dan bertahan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi peraturan permainan sepakbola wanita agar wanita dapat bertanding dengan baik dan terhindar dari pelanggaran. Sosialisasi dan kompetisi dilakukan sebagai metode pengabdian. 50 pemain sepakbola dari klub Putri Surakarta berpartisipasi sebagai mitra pengabdian ini. Evaluasi dilakukan dengan menguji pengetahuan mitra terkait peraturan permainan sepakbola. Instrumen yang digunakan adalah angket pernyataan dengan 40 pernyataan terkait peraturan permainan sepakbola wanita. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan materi tentang peraturan permainan sepakbola, mitra hanya mampu menjawab benar sebanyak 48.10 % sedangkan 51.90 % menjawab pertanyaan dengan salah. Setelah diberikan materi, pengetahuan mitra mengalami peningkatan sebesar 23 % sehingga 71.10 % telah menjawab dengan jawaban benar dan hanya 28.90 % yang masih menjawab salah. Kesimpulan pengabdian ini adalah pengetahuan mitra pengabdian tentang peraturan permainan sepakbola telah mengalami peningkatan
DISEMINASI DARTFISH SOFTWARE SEBAGAI APLIKASI SPORTS BIOMECHANICS ANALYSIS Doewes, Rumi iqbal; Manshuralhudlori; Pomo Warih Adi; Satria Yudi Gontara; Singgih Hendarto; Agustiyanta; Abdul Aziz Purnomo Shidiq; Ahmad Septiandika Adirahma
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.49741

Abstract

Dartfish software sebagai aplikasi sports biomechanics analysis digunakan untuk menganalisis suatu gerak tubuh dalam aktivitas olahraga. Hal ini bermanfaat dalam pengembangan keterampilan gerak pada suatu cabang olahraga. Minimnya pengetahuan pelatih NPCI terkait Dartfish software dan penerapan ilmu biomekanika dalam latihan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai Dartfish software dan cara menggunakan Dartfish software untuk menganalisis gerakan olahraga. Pengabdian dilakukan dengan diseminasi dan pendampingan. Mitra pengabdian adalah pelatih NPCI berjumlah 25 orang. Evaluasi dilakukan dengan menguji pengetahuan mitra terkait biomekanika olahraga dan Dartfish software. Instrumen yang digunakan adalah angket pernyataan dengan 20 pernyataan terkait biomekanika olahraga dan Dartfish software. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan materi, mitra hanya mampu menjawab benar sebanyak 39.60% sedangkan 60.40% menjawab pertanyaan dengan salah. Setelah diberikan materi, pengetahuan mitra mengalami peningkatan sebesar 36.20% sehingga 75.80% telah menjawab dengan jawaban benar dan hanya 24.20% yang masih menjawab salah. Kesimpulan pengabdian ini adalah pengetahuan mitra pengabdian tentang biomekanika olahraga dan Dartfish software telah mengalami peningkatan.
PELATIHAN TES DAN PENGUKURAN KONDISI FISIK PADA PELATIH KOTA SURAKARTA MENUJU PORPROV TAHUN 2023: Doewes, Rumi Iqbal; Manshuralhudlori; Adi, Pomo Warih; Gontara, Satria Yudi; Hendarto, Singgih; Agustiyanta; Shidiq, Abdul Aziz Purnomo; Adirahma, Ahmad Septiandika
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.63192

Abstract

Pemantauan kondisi fisik pada atlet penting untuk meningkatkan performa fisik, mengembangan program pelatihan dan pencegahan cedera. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada pelatih mengenai tes dan pengukuran kondisi fisik sehingga pelatih dapat melakukan penilaian terhadap performa kondisi fisik atlet porprov kota Surakarta. Metode pengabdian dilakukan dengan sosialisasi, pendampingan, serta praktik tes dan pengukuran kondisi fisik. Mitra pengabdian adalah pelatih KONI Surakarta dari 35 cabang olahraga, berjumlah 35 pelatih. Evaluasi dilakukan pada pengetahuan dan kompetensi praktik pelatih dalam melaksanakan tes dan pengukuran kondisi fisik. Hasil pengabdian menunjukkan sebelum edukasi level importance terkait tes dan pengukuran kondisi fisik hanya 39.21% dan domain yang dimiliki pelatih sebesar 39.47%. Setelah edukasi, level importance dan domain mengalami peningkatan (60.79% level importance, 60.53% domain), serta kompetensi pelatih dalam praktik berada dalam kategori average. Kesimpulan pengabdian ini adalah pelatih kota Surakarta memiliki pengetahuan dan kompetensi dalam melaksanakan tes dan pengukuran kondisi fisik atlet porprov kota Surakarta.