Claim Missing Document
Check
Articles

Pengujian Parameter Algoritma Genetika dan Feed-Forward Neural Networks pada Permainan Ular Klasik BISRY, AHMAD; RAMDANI, CECEP MUHAMAD SIDIK; YULIYANTI, SITI
MIND (Multimedia Artificial Intelligent Networking Database) Journal Vol 9, No 2 (2024): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/mindjournal.v9i2.135-152

Abstract

AbstrakKonfigurasi parameter yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan kinerja dari sebuah algoritma. Algoritma genetika dan neural networks memerlukan pemilihan parameter yang sesuai dalam penggunaannya. Pada permainan ular, performa diukur dari score dan efisiensi runtime. Penelitian ini menguji parameter untuk menemukan konfigurasi optimal bagi kedua algoritma. Permainan ular digunakan sebagai model eksperimen karena metrik kinerja yang jelas, seperti score yang didapat dan beberapa rintangan yang ada. Sebanyak 60 eksperimen dilakukan untuk membandingkan jumlah generasi dan populasi, mutation chance, dan jumlah neuron pada hidden layer. Hasil penelitian menunjukkan konfigurasi dengan generasi lebih besar dari populasi adalah yang paling optimal, menghasilkan score setara dengan generasi dan populasi yang sama besar, namun dengan runtime lebih efisien. Mutation chance 0.1% merupakan yang terbaik dibandingkan dengan 0.2% sampai 0.5%. Selain itu, hidden layer dengan 16 neuron lebih efisien dibandingkan 24 neuron, baik dari segi score maupun runtime.Kata kunci: Algoritma genetika, neural networks, Permainan ular klasikAbstract Appropriate parameter configuration is crucial to maximizing algorithm performance. Genetic algorithms and neural networks require careful parameter selection. In the game of Snake, performance is measured by score and runtime efficiency. This research tests parameters to find optimal configurations for both algorithms. Snake serves as an experimental model due to clear performance metrics such as score and various obstacles. Sixty experiments compare generation and population sizes, mutation chances, and neuron counts in hidden layers. Findings indicate that configurations with larger generations than populations are optimal, yielding scores similar to equal-sized generations and populations but with more efficient runtime. A 0.1% mutation chance outperforms rates of 0.2% to 0.5%. A hidden layer with 16 neurons proves more efficient than 24 neurons in both score and runtime aspects.Keywords: Genetic algorithm, neural networks, classic snake game
Prediction of Life Expectancy in Indonesia by Implementing Website-Based Lagrange Polynomial Interpolation Maarip, Syamsul; Hermansyah, Aam; Hadraeni, Sopi Nuryani; Miqdad, Salman; Nuryadin, Ardhan Dimas; Yuliyanti, Siti
International Journal of Applied Sciences and Smart Technologies Volume 06, Issue 2, December 2024
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/ijasst.v6i2.9167

Abstract

Life Expectancy (AHH) is a measurement of the average human lifespan accepted and used to assess the quality of health and welfare of a country's population. Accepted to develop a prediction system that can be easily accessed by the general public via a web platform. The method used to predict is the Lagrange polynomial interpolation method. The Lagrange polynomial interpolation method was chosen because it can model irregular numerical data with a fairly high level of accuracy. The data used to predict AHH comes from the Indonesian Central Statistics Agency (BPS). Known data on life expectancy in Indonesia for men from 2020 to 2023 shows 69.59, 69.67, 69.93 and 70.17. Predictions for 2024, 2025 and 2026 respectively show 70.19, 69.79, 68.77 with a Root Mean Squared Error result of 0.085875 or around 8.58% of the total data tested. The results of implementing the Lagrange polynomial interpolation method into an application in the form of this website show that this method is able to provide accurate predictions for life expectancy in Indonesia and can make it easier to use.Keywords: Interpolasi, Polinom Langrange, Life Expectancy, prediction, lifespan
Essay Answer Detection System Uses Cosine Similarity and Similarity Scoring in Sentences Yuliyanti, Siti; Ula, Diah Hidayatul
International Journal of Applied Sciences and Smart Technologies Volume 06, Issue 2, December 2024
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/ijasst.v6i2.9152

Abstract

Essay exams are often an option to evaluate a person's understanding and interpretation of the material they have studied, rather than simply testing knowledge or understanding through essay exams that still rely on manual methods. The disadvantage of manual assessment is that it is prone to errors due to variations between examiners in providing assessments, coupled with the number of questions that must be assessed which is sometimes quite large, so it takes significant time. So this research carried out the development of an application with an automatic answer correction model with cosine similarity to measure how similar or how far two vectors are in multidimensional space. The result, system's potential in educational contexts was demonstrated by testing it on essay responses. To improve accuracy and usability, future developments could use sophisticated text scoring algorithms and provide more features. This study highlights the importance of automated grading systems for optimizing essay scoring in educational settings while maintaining scalability and reliability. Keywords: essay exams, automated grading, essay checker, cosine similarity
Implementasi Sistem Deteksi Dini Stunting Terintegrasi Rekomendasi Pola Hidup Sehat di Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya Lukmaba, Hen Hen; Yuliyanti, Siti; Wardani, Yusrima Syamsina
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v4i2.5180

Abstract

Stunting menjadi perhatian serius pemerintah karena berdampak buruk pada kualitas sumber daya manusia, seperti penurunan fungsi kognitif dan tingkat kecerdasan yang rendah. Prevalensi stunting di Jawa Barat pada tahun 2022 mencapai 20,2% yang masih belum mencapai target Indonesia. Pada tahun 2021 menunjukkan prevalensi stunting di Kota Tasikmalaya, tempat Puskesmas Purbaratu berada, mencapai 28%. Jumlah stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Purbaratu dari hasil BPB tahun 2023 yaitu sebesar 195 balita. Angka ini menunjukkan bahwa permasalahan harus segera ditangani. Puskesmas Purbaratu berupaya mengimplementasikan sistem deteksi dini stunting yang terintegrasi dengan rekomendasi pola hidup sehat untuk mengurangi angka stunting. Tujuan dilaksanakan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu/keluarga mengenai upaya deteksi dini stunting yang terintegrasi dengan rekomendasi pola hidup sehat. Realisasi kegiatan dilakukan melalui lima tahapan, analisis situasi, pengembangan sistem dan sinkronisasi, pelatihan penerapan sistem, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Hasil dari implementasi sistem deteksi dini stunting yang terintegrasi dengan rekomendasi pola hidup sehat di Puskesmas Purbaratu menunjukkan dampak yang baik yaitu dengan pencatatan dilakukan oleh ibu/keluarga dan dibantu kader sehingga dapat memonitor asupan gizi balita dan terjadi perubahan setelah balita rawan stunting atau stunting mendapatkan PMT dan pemantauan asupan gizi selama 3 bulan. Hasil evaluasi, terlihat bahwa masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki untuk mencapai hasil yang lebih optimal yaitu edukasi dan kolaborasi. Puskesmas Purbaratu berkomitmen untuk terus meningkatkan program ini dengan melibatkan lebih banyak stakeholder dan memperluas jangkauan edukasi tentang pola hidup sehat. Diharapkan upaya ini dapat berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting yang khususnya di Tasikmalaya.
Perbandingan Algoritma Pendekatan Supervised Learning Menggunakan Seleksi Fitur Chi-Square untuk Klasifikasi Status Kesehatan Jemaah Haji Nopebrian, Adliani Awalia; Shofa, Rahmi Nur; Yuliyanti, Siti
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/justin.v13i1.86639

Abstract

Selama pelaksanaan ibadah haji, kesehatan adalah suatu hal penting yang mempengaruhi kelancaran ibadah. Jemaah haji perlu berada dalam kondisi fisik dan mental yang optimal untuk memenuhi syarat istitha"™ah. Oleh karena itu, pemanfaatan data mining sangat penting untuk mengklasifikasikan data kesehatan jemaah haji yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi kondisi kesehatan jemaah. Penelitian ini akan membandingkan akurasi empat algoritma pada pendekatan Supervised Learning dalam klasifikasi status kesehatan jemaah haji. Algoritma pada pendekatan Supervised Learning yang digunakan yaitu Decision Tree, Random Forest, AdaBoost, dan XGBoost. Keempat algoritma tersebut dipilih dikarenakan memiliki kemampuan yang kuat dalam menangani data yang kompleks, serta efisien dalam menangani berbagai jenis data. Selain itu proses seleksi fitur menggunakan Chi-Square diterapkan sebelum klasifikasi untuk mengoptimalkan serta meningkatkan nilai akurasi setiap algoritma. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan seleksi fitur Chi-Square mampu memberikan peningkatan akurasi algoritma pada pendekatan Supervised Learning, dengan fitur terbaik menggunakan 6 fitur atribut regular dan 1 atribut sebagai label. Didapatkan hasil perbandingan klasifikasi status kesehatan jemaah haji menggunakan algoritma XGBoost dengan penggunaan seleksi fitur memiliki akurasi tertinggi mencapai 97,21% dibandingkan dengan algoritma Decision Tree yang hanya mencapai 95,61%, Random Forest 96,81%, dan AdaBoost 89,94%.
Pemodelan Multikriteria Analytical Process Heirarchy dengan Nilai Eigen untuk Menentukan Prioritas Pengerjaan Task Dosen Yuliyanti, Siti
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/justin.v13i2.80123

Abstract

Dosen merupakan pendidik profesional dan ilmuwan yang memiliki task atau tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dimana task Dosen melengkat dengan konsep tri dharma perguruan tinggi, yang realita dilapang sering terjadi banyaknya task Dosen yang memiliki deadline sama namun wkaru terbatas dengan keanekaragaman kesulitan. Permasalahan yang sering terjadi adalah tidak terselesaikannya task prioritas dikarenakan banyaknya task yang menumpuk. Pemodelan Analytical Hierarchy Process dengan Nilai Eigen dan Vektor Eigen mampu menentukan prioritas dalam pengerjaan task Dosen dengan mempertimbangkan multikriteria sehingga meminimalkan terjadinya traffic atau bentrok pengerjaan saat batas waktu suatu task sama dengan tingkat kesulitan, deadline, kepentingan dan bobot nilai yang berbeda. Sehingga harus dibandingkan dan dievaluasi kriteria-kriteria tersebut untuk menentukan urutan pengerjaan tugas yang paling efisien dan efektif dengan manfaat untuk mengurangi trasa stress pada seseorang dalam menjalani rutinitas kegiatan. Maka dari itu diperlukan sebuah pemodelan untuk penjadwalan kegiatan agar dapat terstruktur berdasarkan task yang menjadi perioritas, sehingga dapat mengakomodasi kriteria yang beragam dan subjektif atau multikriteria yang memberikan hasil yang objektif dan akurat yaitu dengan menggunakan nilai eigen untuk menentukan faktor-faktor pendukung prioritas sebuah task yang dilanjutkan dengan mengimplementasikan analytical hierarchy process dengan nilai eigein. Tahapan penelitian mencakup pengumpulan data, teknik analisis data, pemodelan dan evaluasi. Teknik analisis data pada penelitian kuantitatif ini adalah  proses mengolah data yang sudah terkumpul dari responden di lapangan atau referensi lain yang terpercaya untuk mengelompokkan data berdasarkan jenis responden, membuat tabulasi dan melakukan perhitungan uji hipotesis dalam menentukan faktor-faktor kriteria untuk masuk dalam proses selanjutnya yaitu menentukan prioritas dengan menggunakan nilai eigen dan vektor eigen. Hasil penelitian menunjukan task yang paling prioritas untuk dikerjakan berdasarkan kriteria prioritas pengerjaaan task secara berurutan dimulai dnegan task yang memiliki tingkat kesulitan tertinggi yaitu 2,143 nilai vektor eigennya, timeline sebesar 1,095, jenis task sebesar 0,984, Bobot task sebesar 0,977, jenis task 0,984 dan terakhir status task sebesar 0,882. Kemudian berdasarkan pengujian konsistensi menghasilkan 0,016 dan rasio konsistensi sebesar 0,037 menunjukan nilai 0,1 maka data konsisten.
Penerapan Bimbingan Klasikal Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Kelas 10 Di SMA Muhammadiyah 2 Genteng Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Yuliyanti, Siti; Herlina, Anita; Yayuk, Erna
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 8 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v8i2.3910

Abstract

This study aims to implement classical guidance in improving the social skills of tenth-grade students at SMA Muhammadiyah 2 Genteng through the cooperative learning method of the jigsaw type. The research employed a Guidance and Counseling Action Research (PTBK) approach conducted in two cycles, consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects were 33 students of class X.3 who experienced difficulties in interacting with peers and teachers. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. The findings revealed a significant improvement in students’ social skills after the application of classical guidance integrated with the jigsaw method, as indicated by the increase in self-confidence, communication skills, and group collaboration. The novelty of this research lies in the integration of cooperative learning models into classical guidance services, which are generally dominated by lecture methods. The contribution of this study provides an alternative strategy for guidance services that is more interactive, collaborative, and contextual, serving as a practical reference for school counselors to optimize students’ social skill development in secondary education
The Influence of Teacher-Student Talk Strategy in Reducing Cognitive Anxiety in Facing SNBT Competition Siti Yuliyanti; Ria Arista Asih; Ermanu Azizul Hakim
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v8i2.94000

Abstract

The high level of cognitive anxiety experienced by students in facing the National Test-Based Selection (SNBT)  is  a  serious  problem  because  it  can  interfere  with  concentration,  motivation  and  learning readiness. This anxiety has a negative impact on students' academic performance and achievement. This study aims to analyse the effectiveness of the Teacher-student Talk (TST) strategy in reducing students' cognitive anxiety facing SNBT. The research subjects consisted of 62 students who had the highest  level of cognitive anxiety, who were selected  using  a  purposive sampling technique.  Data collection was carried out through a questionnaire using a Likert scale, then analyzed with the Wilcoxon test using the help of SPSS version 25.00 software. The results showed that there was a significant decrease in the average score of students' cognitive anxiety, from 126.2 (pretest) to 90 (posttest), after being given an intervention in the form of TST. This finding shows that the TST strategy is effective as a counselling approach that can significantly reduce cognitive anxiety. This strategy can bean applicable alternative intervention for teachers and counselors in helping students prepare for academic exams with more calm and confidence.
Artificial Intelligence (AI) for Classification of Cyber Attacks on Internet of Things (IoT) Network Traffic Rizal, Randi; Widiyasono, Nur; Yuliyanti, Siti
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jumanji.v7i2.325

Abstract

Internet of Things (IoT) is an architecture that connects large numbers of smart devices in today's modern global network system. Distributed denial of services (DDoS) attacks are one of the most common types of cyber attacks, targeting servers or networks with the aim of disrupting their normal activities. Although real-time detection and mitigation of DDoS attacks is difficult to achieve, the solution would be invaluable as attacks can cause significant damage. This research utilizes artificial intelligence (AI) to classify attacks on Internet of Things (IoT) network traffic. The resulting classification of DDOS attacks from all types of attacks, namely SYN, ACK, UDP, and UDPplain. The application of a deep learning model with the Convolutional Neural Network (CNN) algorithm is used to classify normal traffic from DDoS cyber attacks. The CNN algorithm performs very well in the classification process with an accuracy of 99%. Next, we plan to build a new model to block or mitigate DDoS attacks based on the output of the CNN classification algorithm used in this research.
Implementasi Sistem Deteksi Dini Stunting Terintegrasi Rekomendasi Pola Hidup Sehat di Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya Lukmaba, Hen Hen; Yuliyanti, Siti; Wardani, Yusrima Syamsina
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v4i2.5180

Abstract

Stunting menjadi perhatian serius pemerintah karena berdampak buruk pada kualitas sumber daya manusia, seperti penurunan fungsi kognitif dan tingkat kecerdasan yang rendah. Prevalensi stunting di Jawa Barat pada tahun 2022 mencapai 20,2% yang masih belum mencapai target Indonesia. Pada tahun 2021 menunjukkan prevalensi stunting di Kota Tasikmalaya, tempat Puskesmas Purbaratu berada, mencapai 28%. Jumlah stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Purbaratu dari hasil BPB tahun 2023 yaitu sebesar 195 balita. Angka ini menunjukkan bahwa permasalahan harus segera ditangani. Puskesmas Purbaratu berupaya mengimplementasikan sistem deteksi dini stunting yang terintegrasi dengan rekomendasi pola hidup sehat untuk mengurangi angka stunting. Tujuan dilaksanakan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu/keluarga mengenai upaya deteksi dini stunting yang terintegrasi dengan rekomendasi pola hidup sehat. Realisasi kegiatan dilakukan melalui lima tahapan, analisis situasi, pengembangan sistem dan sinkronisasi, pelatihan penerapan sistem, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Hasil dari implementasi sistem deteksi dini stunting yang terintegrasi dengan rekomendasi pola hidup sehat di Puskesmas Purbaratu menunjukkan dampak yang baik yaitu dengan pencatatan dilakukan oleh ibu/keluarga dan dibantu kader sehingga dapat memonitor asupan gizi balita dan terjadi perubahan setelah balita rawan stunting atau stunting mendapatkan PMT dan pemantauan asupan gizi selama 3 bulan. Hasil evaluasi, terlihat bahwa masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki untuk mencapai hasil yang lebih optimal yaitu edukasi dan kolaborasi. Puskesmas Purbaratu berkomitmen untuk terus meningkatkan program ini dengan melibatkan lebih banyak stakeholder dan memperluas jangkauan edukasi tentang pola hidup sehat. Diharapkan upaya ini dapat berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting yang khususnya di Tasikmalaya.