Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PROGRAM KESIAPSIAGAAN DAN TANGGAP DARURAT DI LINGKUNGAN PROYEK Bagas Wahyu Adhi; Ahmad Hidayawan; Bagus Andika Fitroh
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sidoluhur Vol 1 No 01 (2021)
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja yang cukup tinggi didalam suatu proyek sehingga kejadian tersebut akan memberikan dampak buruk bagi kinerja proyek yaitu kerugian. Pelaksanaan setiap proyek yang dikerjakan tentunya membutuhkan penjadwalan dan system kerja dengan aman, oleh karena itu diperlukan adanya penerapan keselamatan kerja. Metode pengabdian yaitu memberikan paparan informasi tentang sistem tanggap daruat, serta sharing diskusi antara tim K3 dan pekerja, persiapan alat simulasi tanggap daruat yang akan digunakan sebagai media pelengkap kebutuhan praktek lapangan, dan memberikan simulasi araha tentang sistem tanggap darurat langsung aktual di lapangan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Proyek Bendungan Jlantah Kabupaten Karanganyar, sasaran warga sekitar bendungan sebagai pekerja proyek. Program tanggap darurat bencana Gempa diharapkan dapat memberikan ketenangan dan rasa aman kepada pekerja ketika berada dilingungan proyek. Upaya dalam mendukung program K3 Proyek tanggap darurat bencana diharapkan mampu mengarahkan pekerja dalam menumbuhkan rasa tenang dan aman. penerapan pentingnya pelaksanaan K3 harus benar-benar dilaksanakan demi keamanan dan keselamatan kerja didalam suatu proyek.
Slope Stability Analysis of Main Irrigation Canals Due to Rapid Drawdown Fluctuations Using Numerical Modeling Bagas Wahyu Adhi; Emyr Hidayat
Structures, Infrastructure, Planning, Implementation, and Legislation Vol. 2 No. 1 (2026): April,2026
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/sipil.v2i1.499

Abstract

Rapid drawdown conditions frequently threaten the stability of irrigation canal embankments, especially in cohesive alluvial soils with low hydraulic conductivity. This study investigated the effect of water level recession rates on embankment stability and identified safe operational drawdown limits for irrigation infrastructure. A quantitative numerical modeling approach based on the Finite Element Method (FEM) and transient seepage analysis was applied using secondary geotechnical data obtained from the Ministry of Public Works and Housing (PUPR), Indonesia. The model integrated coupled seepage-stability analysis with the Mohr-Coulomb failure criterion to evaluate pore water pressure behavior, deformation, and Factor of Safety (FoS) under drawdown rates ranging from 0.0 to 2.0 m/day. The results showed that delayed pore water pressure dissipation during rapid drawdown significantly reduced effective stress within the embankment. Higher drawdown rates progressively decreased slope stability, where the FoS declined from 1.68 under normal conditions to 1.05 at a drawdown rate of 2.0 m/day. The simulation also identified lateral deformation of approximately 0.18 m near the embankment crest under critical conditions. Statistical analysis indicated that soils with hydraulic conductivity lower than 1 × 10⁻⁷ m/s were highly vulnerable to rapid drawdown failure. The findings demonstrate that drawdown rates exceeding 1.0 m/day do not satisfy the minimum safety criterion of 1.25 required by Indonesian irrigation standards. Therefore, a maximum operational drawdown rate of 0.75 m/day is recommended to maintain embankment stability. This study emphasizes the importance of incorporating transient hydraulic behavior into irrigation canal management and supports future implementation of IoT-based pore pressure monitoring systems for adaptive infrastructure safety.