Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Mobile Learning Berbasis APP Inventory bagi Guru-Guru PPKn SMP di Kota Palembang Edwin Nurdiansyah; Sri Artati Waluyati; Puspa Dianti
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 2 No 1 (2020): Pengembangan Kapasitas Guru Melalui Berbagai Pelatihan
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v2i`1.35695

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para guru PPKn dengan ketrampilan dalam membuat media pembelajaran yang dapat dengan mudah digunakan oleh siswa baik dalam proses pembelajaran maupun diluar proses pembelajaran. Pembuatan mobile learning ini menggunakan aplikasi APP Inventor. Subjek pelatihan adalah para guru PPKn SMP di Palembang. Untuk mengukur pemahaman guru digunakan instrumen pre dan post test, kemudian untuk mengukur kemampuan membuat mobile learning berbasis APP Inventor, selanjutnya diberikan tugas untuk membuat media pembelajaran tersebut. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pelatihan pembuatan mobile learning berbasis app inventory memberikan pengaruh yang positif pada guru dengan peningkatan sebesar 11,9 dari pre dan post test dan N-Gain diperoleh 0,3 pada media. kategori.
Development of a hybrid reflective micro learning model based on ICT in Micro Teaching courses Faisal, Emil El; Safitri, Sani; Dianti, Puspa; Lestari, Dea; Sulkipani, Sulkipani
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v21i1.68070

Abstract

This research aims to develop a hybrid reflective micro-teaching model. The research method used is a type of research and development referring to the Borg and Gall R&D Cycle. The research results from reflection sheets indicate that some students could perceive the teaching for themselves. This is evidenced by the correspondence between friend's assessments and the results of their reflections. However, some students seemed less attuned to what was being taught. Peer observations and reflection on students' learning indicate a promising potential for improvement in students' self-assessment. For instance, some students reflected "good" in planning and implementing materials but couldn't demonstrate their abilities accordingly. Limited trials of the Reflective Microteaching model indicate a tendency for students to respond positively to the model. Observations using various instruments also show an inclination toward better understanding and increased awareness of learning planning and implementation. Nonetheless, there are still discrepancies between reflection results and friends' observations.
Pelatihan Pembuatan RPP Berbasis Tpack bagi Guru SMP Srijaya Negara Palembang Kurnisar, Kurnisar; Waluyati, Sri Artati; Nurdiansyah, Edwin; Dianti, Puspa
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol. 6 No. 1 (2023): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v6i1.32185

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru di SMP Srijaya Negara Palembang untuk melakukan penyusunan RPP berbasis TPACK karena perkembangan pada pembelajaran Abad 21 menuntut digunakannya iptek dalam sebuah pembelajaran. Metode dan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pembinaan keterampilan melalui pelatihan yang dilakukan dengan teknik ceramah untuk menyampaikan materi mengenai RPP berbasis TPACK yang kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab serta diskusi, pendampingan, penugasan secara mandiri dalam membuat RPP berbasis TPACK dan terakhir peserta pengabdian akan mempresentasikan RPP berbasis TPACK yang telah dibuat serta akan diberikan masukan oleh tim pengabdian. Untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta pengabdian maka digunakan alat evaluasi berupa tes dan penilaian produk. Hasil pelatihan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman peserta terhadap materi pelatihan yang diberikan. Terlihat pada tabel bahwa skor rata-rata pada saat pretest adalah 47,2 dan postets 57,2 maka terdapat selisih sebesar 10, dan didapati N Gain sebesar 0,18 dengan kategori rendah. Selain itu jika dilihat dari produk yang dihasilkan maka persentase kemampuan peserta pengabdian dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran terutama RPP yang berbasis TPACK adalah sebesar 95.1% dan masuk kategori sangat baik, hal ini menunjukan kegiatan pelatihan telah mampu memberikan peningkatan kompetensi bagi guru guru terkait RPP berbasis TPACK.
Implementasi Model Pembelajan Inovatif Sebagai Penguatan Kompetensi Siswa Abad 21 Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Fitria Lutfiana, Rose; Syahri, M; Nurhadianto, Nurhadianto; Dianti, Puspa
Jurnal Civic Hukum Vol. 9 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v9i1.32344

Abstract

This research aims to analyze the implementation of innovative learning models as strengthening 21st century student competencies. The research approach used is qualitative with a descriptive type. This research was conducted in 2023. Data collection techniques used interviews, observation and documentation studies with interview guide, observation guide and documentation guide instruments. The data analysis technique consists of four stages, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the results of research on strengthening 21st century student competencies, namely: (1) Critical thinking, as many as 0 students (0%) were in the very poor category, 2 students (11%) were in the poor category, 5 students (27.7%) were in the fair category, 7 students (38.8%) in the good category and 4 students (22.2%) in the very good category; (2) Student collaboration was 0 students (0%) in the very poor category, 0 students (0%) in the poor category, 3 students (16.6%) in the sufficient category, 8 students (44.4%) %) in the good category and 7 students (41.1%) in the very good category; (3) Student creativity was 0 students (0%) in the very poor category, 0 students (0%) in the poor category, 2 students (11.1%) in the sufficient category, 7 students (38.8%) %) in the good category and 9 students (50%) in the very good category; (4) Student communication was 0 students (0%) in the very poor category, 1 student (5.5%) in the poor category, 2 students (11.1%) in the sufficient category, 7 students (38 .8%) in the good category and 8 students (44.4%) in the very good category.
Penguatan Pembelajaran Melalui Penggunaan Media Pembelajaran Kreatif dan Inovatif Camellia, Camellia; Deskoni, Deskoni; Dianti, Puspa; Imamah, Putri Maretha Juana; Ajnihatimmastna, Yasintha
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i2.18029

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku ajar media pembelajaran kreatif dan inovatif di Universitas Sriwijaya sebagai bagian dari penguatan pembelajaran. Buku ajar ini telah melewati tahap validasi dan uji coba dengan hasil positif, menggunakan metode Research and Development (R & D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar ini efektif sebagai sumber belajar, mampu membimbing mahasiswa dalam mencipta dan mengimplementasikan media pembelajaran secara kreatif dalam proses pembelajaran. Simpulan penelitian ini menekankan bahwa buku ajar ini memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep media pembelajaran dan memperkuat keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Saran untuk pengembangan lebih lanjut mencakup perlunya dukungan institusional yang berkelanjutan, penerapan sistem pemantauan dan evaluasi berkala, serta pengenalan buku ajar ini pada skala yang lebih luas untuk memaksimalkan dampaknya. Disarankan juga untuk melakukan penelitian lanjutan guna mengevaluasi perkembangan pemahaman mahasiswa dan memastikan keberlanjutan relevansi buku ajar melalui pembaruan berkala. Penelitian ini, dengan fokus pada pengembangan buku ajar media pembelajaran, diharapkan dapat menjadi sumber daya penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat perguruan tinggi. 
Pendampingan penyusunan evaluasi pembelajaran bagi guru PPKn SMP di Kabupaten Ogan Komering Ilir Camellia, Camellia; Alfiandra, Alfiandra; Setyowati, Rini; Dianti, Puspa
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): SATWIKA: Volume 3, Number 1, June 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.030107

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk untuk memberikanpengetahuan kepada guru PPKn SMP Kabupaten Ogan Komering Ilir mengenai perangkatevaluasi pembelajaran dan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun evaluasipembelajaran sesuai dengan kurikulum tahun 2013 dan kemampuan berpikir tingkat tinggi.Sasaran kegiatan kegiatan yaitu guru yang tergabung dalam musyawarah gurumatapelajaran PPKn SMP. Kegiatan diawali dengan memberikan pretest untuk mengukurpengetahuan awal guru mengenai instrumen evaluasi pembelajaran, kemudianpenyampaian materi evaluasi pembelajaran mata Pelajaran PPKn berbasis keterampilanberpikir tingkat tinggi. Kemudian pemberiaan post test untuk melihat peningkatanpengetahuan guru mengenai instrumen evaluasi pembelajaran. Nilai rata-rata pretest yangdiperoleh guru yaitu 38 dan nilai rata-rata post test adalah 78 dimana terdapat peningkatan0,33%. Kegiatan terakhir adalah pendampingan penyusunan evaluasi pembelajaran dimanaguru diminta membuat produk berupa soal matapelajaran PPKn SMP berbasis keterampilanberpikir tingkat tinggi boleh soal pilihan ganda maupun soal uraian. Berdasarkan produkyang dibuat oleh guru diketahui bahwa kesesuaian dengan indikator pembelajaran 84,4%dengan katagori sangat baik, selanjutnya ketepatan pemilihan kata kerja operasionalberdasarkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (C4-C6) yaitu 90,37 dengan katagori sangatbaik serta kesesuaian tahapan pembuatan soal berdasarkan keterampilan berpikir tingkattinggi yaitu 91,1 % dengan katagori sangat baik.
Optimalisasi Penerapan Kurikulum Merdeka Melalui Pelatihan Pembelajaran Berbasis Proyek Bagi Guru di SMP Negeri 1 Muara Enim Faisal, Emil El; Dianti, Puspa; Mariyani, Mariyani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v4i2.2530

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan Kurikulum Merdeka melalui Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL) bagi guru di SMP Negeri 1 Muara Enim. Diikuti oleh 36 guru dari berbagai bidang studi, pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dan daring, dengan metode sosialisasi, pelatihan intensif, pembimbingan, dan evaluasi. Tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang dan menerapkan PjBL, yang mendorong keterlibatan aktif siswa dan kreativitas dalam pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru, terbukti dari peningkatan skor pretest dan posttest. Selain itu, guru berhasil menyusun modul ajar berbasis proyek yang inovatif dan relevan dengan mata pelajaran mereka. Modul-modul ini menunjukkan kualitas tinggi dan selaras dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini juga meningkatkan kesiapan guru dalam mengimplementasikan PjBL secara efektif di kelas. Secara keseluruhan, pelatihan ini berdampak positif terhadap kompetensi guru, membantu mereka dalam menerapkan strategi pengajaran inovatif yang sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka. Keberhasilan program ini diharapkan dapat berlanjut dan diadopsi oleh sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pelatihan Pembuatan Desain Pembelajaran dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Untuk Mengembangkan Kompetensi Pedagogik Guru MGMP PPKn SMP Kabupaten Ogan Komering Ilir Alfiandra, Alfiandra; Dianti, Puspa; Fatihah, Husnul; Safitri, Sani
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17075

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini berangkat dari analisis situasi yang mengidentifikasi mayoritas guru masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai bagaimana merancang pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching (CRT) dalam rangka meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Kegiatan PPM  ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain  Pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching (CRT). Metode dan bentuk kegiatan pengabdian sesuai dengan  tujuan kegiatan meliputi 3 langkah kegiatan yaitu pertama; pelatihan terbimbing peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru tentang pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching  (konsep, prinsip, karakteristik pembelajaran) dan desain  pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching, kedua; simulasi  pembuatan  desain  pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching, ketiga observasi dan evaluasi  dan presentasi produk desain pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching Yang menjadi sasaran kegiatan pembinaan dan pelatihan ini adalah guru-guru PPKn Sekolah Menengah Atas (SMP) yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran  PPKn SMP Kabupaten Ogan Ilir. Target dari pelaksanaaan PPM ini adalah peserta pembinaan dan pelatihan mampu merancang pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching (CRT) sebagai upaya perbaikan dan peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Hasil kegiatan pembinaan dan pelatihan menyimpulkan guru peserta pelatihan dan pendampingan sudah mememilki pengetahuan yang baik tentang desain pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching (CRT). Perbandingan hasil pre test dan post test menunjukkan peningkatan yang signifikan  dari 63 menjadi 89,4 dengan nilai n gain sebesar 0,7135 kategori cukup efektif. Hasil observasi terhadap produk desain pembelajaran yang dibuat, menunjukkan untuk 17 item indikator karakteristik desain pembelajaran dengan  pendekatan CRT  didapat rerata skor sebesar 4.68 (rentangan skor min 1 maksimal. Artinya peserta sudah bisa mengintegrasikan pendekatan CRT pada produk Modul Ajar yang dibuat  dengan sangat baik
Implementasi model controversial issue dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Alfiandra, Alfiandra; Safitri, Sani; Dianti, Puspa
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.585 KB) | DOI: 10.21831/jc.v15i1.17281

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan efektifitas model pembelajaran controversial issue dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Unit Pelaksana Teknis Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Universitas Sriwijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) sebanyak tiga siklus dimana setiap siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran controversial issue dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis mahasiswa dalam pembelajaran mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Peningkatan kemampuan berfikir kritis tersebut terlihat pada keterampilan mahasiswa dalam mengidentifikasi masalah, mendefinisikan masalah, mengeksplorasi masalah, mengevaluasi dan mengintegrasikan berbagai macam solusi menjadi suatu jawaban yang komprehensif terhadap suatu permasalahan.--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------This article tries to reveal the effectiveness of controversial issue based teaching model to increase students' critical thinking skills at Unit Pelaksana Teknis Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Universitas Sriwijaya. It was a classroom action research with three cycles, each of which consists of planing, observation, evaluation and reflection. The results reveal that the implementation of controversial issue based teaching model can increase students' critical thinking skills in Citizenship Education Program. This increasing of critical thinking skills was indicated by the skills to identify problem, to define problem, to explore problem, to evaluate, and to integrate any kinds of solutions in order to comprehend the problem.
Pengembangan Buku Ajar Berbasis Kontekstual pada Mata Kuliah Dasar dan Konsep Pendidikan Moral Fatihah, Husnul; Waluyati, Sri Artati; Dianti, Puspa
Journal of Moral and Civic Education Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/8851412512020518

Abstract

This study aims to develop context-based text book for the Moral Education Basic and Concept Course. The subject of this study was the first-year students at the Department of Pancasila and Civic Education Sriwijaya University who enrolled in Moral Education Basic and Concept Course in the June-December term of 2020 school year. The research was conducted using research and development method in the following steps; 1) preliminary study, 2) product development, and 3) product test. During the preliminary study, researcher found that the textbook used previously is not context based and the number is so limited, therefore the development of textbook for the Moral Education Basic and Concept Course is urgently needed. The textbook was developed contextually, particularly in the concept of moral education in the cyberspace, for example when the students search their social media and when learning for the courses from home. The textbook prototype was validated by experts and tested, which resulted in the validation of 87,5%, meaning valid. It was also tested on students through one-to-one test that shows 93,33% validity, and small group test with 92% validity, which mean that the textbook is practical to use. Keywords: context-based textbook, basic courses, moral education ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar berbasis kontekstual pada Mata Kuliah Dasar dan Konsep Pendidikan Moral. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester satu pada Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Sriwijaya yang mengambil Mata Kuliah Dasar dan Konsep Pendidikan Moral pada semester Ganjil 2020-2021. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan (Reaserch and Development) dengan langkah-langkah; 1) studi pendahuluan, 2) pengembangan produk, 3) uji produk. Pada studi pendahuluan diperoleh analisis kebutuhan yang menyatakan bahwa buku ajar yang dipakai sebelumnya tidak berbasis kontekstual dan jumlah buku ajar masih sangat sedikit, sehingga diperlukan segera pengembangan buku ajar Mata Kuliah Konsep dan Dasar Pendidikan Moral. Buku ajar dikembangkan berbasis kontekstual terutama pada konsep pendidikan moral di dunia maya, misalnya saat mahasiswa berselancar di media sosial dan saat mengikuti perkuliahan dari rumah selama pembatasan social karena pandemi. Prototipe buku ajar divalidasi oleh ahli dan diuji coba. Hasil validasi adalah 87,5% yang artinya valid; sedangkan hasil uji coba one to one 93,33% dan uji coba small group 92% yang artinya buku ajar praktis untuk digunakan. Kata kunci: buku ajar berbasis kontekstual, mata kuliah dasar, pendidikan moral