Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Proyeksi Penduduk Usia Produktif Di Kalimantan Barat Tahun 2040 Oktavia, Adea; Sandy, Aisyah Trees; Ningrum, Mei Vita Romadon; Saputra, Yulian Widya; Rahmadi, Rahmadi; Goma, Edwardus Iwantri
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v6i2.5228

Abstract

Usia produktif merupakan penduduk atau masyarakat yang berada dalam rentang usia 15– 64 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi penduduk usia produktif di Kalimantan Barat pada tahun 2040. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode berbasis kajian kepustakaan (Library Research). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah penduduk Kalimantan Barat berusia 15–64 tahun. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling dengan sumber data sekunder. Penelitian ini dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dengan model Miles dan Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kalimantan Barat diproyeksikan memiliki total penduduk sebanyak 6.620.160 jiwa pada tahun 2040. Dari jumlah tersebut, 4.469.880 jiwa (30,26%) termasuk dalam kelompok usia produktif. Dengan angka tersebut, Kalimantan Barat berpotensi mengalami laju pertumbuhan penduduk yang tinggi serta mendapatkan bonus demografi terbesar kedua di wilayah Kalimantan. Dibandingkan provinsi lain seperti Kalimantan Timur, Selatan, Tengah, dan Utara, Kalimantan Barat diperkirakan menjadi provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak. Peningkatan ini menunjukkan potensi ekonomi yang besar jika dikelola secara tepat. Tantangan seperti meningkatnya rasio ketergantungan, tingginya angka fertilitas, dan ketimpangan distribusi penduduk perlu diantisipasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan konkret seperti perluasan akses pendidikan vokasi, peningkatan lapangan kerja produktif, serta pemerataan pembangunan wilayah sebagai respons terhadap dinamika kependudukan yang akan terjadi khususnya di wilayah Kalimantan Barat.
Faktor Pendukung Dan Penghambat Objek Wisata Perkemahan Batuq Bura Di Kampung Lakan Bilem Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat Asari, Supiyanti; Sandy, Aisyah Trees; Ningrum, Mei Vita Romadon; Saputra, Yulian Widya; Setiawan, Faisal Arif
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v6i2.5709

Abstract

Kutai Barat Kalimantan Timur memiliki banyak keindahan alam yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Salah satunya adalah objek wisata Perkemahan Batuq Bura di Kampung Lakan Bilem, yang terletak di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kecamatan Nyuatan. Objek wisata ini memiliki potensi wisata alam yang luar biasa, baik dari segi daya tarik maupun konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakn teknik analisis data yang deskriptif dengan menganalisis data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung/pendorong Perkemahan Batuq Bura yaitu meliputi escape, relaxation, play, strengtheing family bonds, prestige dan accessibilities sedangkan untuk faktor penghambat yaitu faktor Amenity, faktor kerja sama dan faktor pemasaran.
Analisis Literasi Kebencanaan Generasi Z pada Pembelajaran Geografi di SMA Kota Samarinda Sulastri, Zahrani; Ningrum, Mei Vita Romadon; Saputra, Yulian Widya; Najma Nur Mawaddah
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4919

Abstract

Tingginya risiko bencana banjir di Kota Samarinda menuntut penguatan literasi kebencanaan melalui pembelajaran Geografi, terutama bagi Generasi Z yang memiliki karakteristik belajar berbasis teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi kebencanaan Generasi Z di SMA Kota Samarinda pasca mengikuti pembelajaran Geografi berdasarkan empat dimensi yakni, basic literacy, functional literacy, interactive literacy, dan critical literacy. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 95 responden pada kelas XI di SMAN 3, SMAN 4, dan SMAN 9 Samarinda yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui tes HOTS yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta wawancara dengan guru geografi sebagai data pendukung. Data dianalisis secara statistik deskriptif menggunakan mean dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kebencanaan Generasi Z berada pada kategori sedang dengan rerata 54,67. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran Geografi memiliki peran dalam membentuk literasi kebencanaan, namun perkembangan literasi kebencanaan Generasi Z tidak berlangsung secara linear, di mana kesadaran kritis terhadap isu kebencanaan berkembang lebih baik dibandingkan penguasaan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis. Oleh karena itu, penguatan pembelajaran Geografi perlu diarahkan pada pengembangan pengetahuan dasar, pengalaman belajar yang kontekstual, kolaboratif, dan berbasis praktik agar seluruh dimensi literasi kebencanaan berkembang secara seimbang.