Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENTINGNYA RUANG TERBUKA HIJAU DI SEMPADAN DAS KARANG MUMUS Afriani, Rani; Komariyah, Laili; Saputra, Yulian Widya
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v9i2.21385

Abstract

Sempadan Sungai Karang Mumus memiliki alih fungsi lahan yang tidak sesuai dengan peruntukkannya, sehingga Sungai Karang Mumus mengalami kerusakan dan penurunan kualitas air. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pemahaman masyarakat tentang pentingnya ruang terbuka hijau disempadan DAS Karang Mumus Kota Samarinda (2) untuk mengetahui perilaku masyarakat di sempadan Das Karang Mumus Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei. Subjek penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di hulu, tengah, dan hilir DAS Karang Mumus yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan data menggunakan teknik sampel area. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data kualitatif menggunakan dari Miles dan Huberman yaitu hasil data berupa wawancara, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulam. Hasil penelitian menunjukkan (1) masyarakat memiliki tingkat pengetahuan tentang pentingnya ruang terbuka hijau di sempadan DAS Karang Mumus tinggi 10%, sedang 26,7%, dan rendah 63,3% (2) perilaku masyarakat di sempadan DAS Karang Mumus positif 43,3% dan negatif 56,7%. Masyarakat di DAS Karang Mumus dinyatakan memiliki tingkat pengetahuan rendah dan perilaku yang negatif.  Kata Kunci: Loop analisis, Kematian bayi, Kota Bekasi DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v9.i2.21385Full Text:PDF ReferencesAjzen, I., dan Fishbein, M. 1975. Belief, Attitude, Intention, and Behavior: An Introduction to Theory and Research. New York : Addison-Wesley, Reading, MA.Anto, Dajan. 1986. Pengantar Model Statistik II. LP3ES : Jakarta.Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Proyek Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Regional Provinsi Kalimantan Timur. 2002. Laporan Akhir Studi Penataan Dan Konservasi Daerah Tangkapan Air (DTA) Karang Mumus Dengan Bididaya Agroforestry Berbasis Masyarakat Setempat. SamarindaBandura, Albert. 1977. Social Learning Theory. New Jersey : Prentice-Hall,Icn.Branch, M.C. 1955. Perencanaan Kota Komprehensif : Pengantar dan Penjelasan. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.Cuwin, A. 2009. Pengtahuan Dasar Keperawatan dan Pendidikan Dasar Bidan. Malang : PT Erlangga Perkasa.Danarti,K. 2011. Peran Taman Balekambang sebagai Pembentuk Estetika Kota. Jurnal Teknik dan Arsitektur FT UTP Vol 9.Devy, D Shaloha. 2017. Permodelan Air Tanah DAS Karang Mumus Wilayah Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Skripsi. Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Mulawarman. Samarinda.Dewanto, Hadi., Dyah, Hariani., dan Maesaroh. 2013. Artikel Perencanaan Strategis dalam Penyelenggaraan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Semarang. Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, Semarang.Depdiknas. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : PT Balai Pustaka.Depdiknas. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : PT Balai Pustaka.Depdiknas. 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : PT Balai Pustaka.Fauzian R Aziz, Rahmi F Luthfia, dan Nugroho Trilaksana. 2016. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Memeriksakan Diri Ke Pelayanan Kesehatan: Penelitian pada Pasien Glaukoma di Rumah Sakit Dr. Kariadi. Jurnal Kedokteran Diponegoro Vol 5 Nomor 4.Gold, Seymour M. 1980. Recreation Planning and Design. United Stated Of America : McGraw-Hill, Inc.Grey, G.W, and Deneke, F.J. 1986. Urban Forestry. Second Edition. New York : John Wileyand Sons.Huberman, A.M. 2014. Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook Edition 3. USA : Sage Publications.J. Supranto, M. A. 2000. Statistik Teori dan Aplikasi Jilid 1, Edisi Keenem. Jakarta : Erlangga.Keputusan Presiden. 1990. Keppres No.32 Tahun 1990 Tentang Pengelolaan Kawasan Lindung.Mahmud. 2010. Psikologi Pendidikan. Bandung: CV Mustika Setia.Margono, S. 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta.Maryono, Agus. 2003. Pembangunan Sungai Dampak dan Restorasi Sungai. Yogyakarta :Gadjah Mada University.Miller, Robert W. 1981. Urban Forestry. California : Wadsworth Publishing.Mirsa, Rinaldi. 2012. Elemen Tata Ruang Kota. Yogyakarta : Graha Ilmu.Mislan. 2016. Kajian Pergeseran Tipe Iklim untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Air di DAS Mahakam. Makalah PIT HATHI XXXIV. Semarang: 9-11 September 2016.Moleong, J Lexy. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.Mulyandari, Hestin. 2010. Pengantar Arsitektur Kota. Yogyakarta : CV Andi Offset.Notoatmodjo, S. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.Notoatmodjo, S. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta.Notoatmodjo, S. 1993. Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Yogyakarta : Andi Offset.Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (online), (http://www.esdm.go.id) diakses 17 Maret 2019.Peraturan Daerah Kota Samarinda No. 2 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Samarinda Tahun 2014 – 2034. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Badan Pemeriksa Keuangan Kota Samarinda (online), (http://www.samarinda.bpk.go.id) diakses 17 Maret 2019.Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.5 Tahun 2008 tentang Pendoman Penyediaan danPemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan. Direktorat Jenderal Penataan Ruang Departemen Pekerjaan Umum (online), (http://www.birohukum.go.id) diakses 17 Maret 2019.Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 28 Tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Sempadan Danau. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (online), (http://www.sda.pu.go.id) diakses 17 Maret 2019.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 38 Tahun 2011 tentang Sungai. Direktorat Jenderal Perundang-undangan Kementerian Hukum dan Ham (online), (http://www.ditjenpp.kemenkumham.go.id) diakses 17 Maret 2019.Ramadhani, A. 2013. Pemodelan Hidrologi Untuk Penentuan Tingkat Prioritas Sub Sub DAS Dalam Pengendalian Banjir Menggunakan Citra Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis. Tesis. Program Studi Teknik Ilmu Lingkungan. Sekolah Pascasarjana UGM. Yogyakarta.Rapuono, Michael, P.P. Pirone, and Brooks E. Wigginton. 1964. Open Space In Urban Design. Cleveland, Ohio : The Cleveland Development Foundation,. Tersedia : Hilman Firmanyah Tugas Akhir, Tahun 2008. “Kajian Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Guna Menanggulangi Pencemaran Udara Di Pusat Kota Cianjur”. Jurusan Teknik Planologi, Universitas Pasundan.Shirvani, Hamid. 1983. The Urban Design Process. New York : Van Nostrand Reinhold Company.Skinner, B.F. 1938. The Behavior of Organisms : An Experimental Analysis. Cambridge Massachusetts : B.F. Skinner Foundation.Soeryono, S.D. 2006. Kegiatan dan Masalah Kehutanan Dalam DAS. Jakarta : Prosiding Pertemuan Diskusi Pengelolaan DAS DITSI.Sugiyono. 2013. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : ALFABETA.Suharti, Titing. 2004. Pengelolaan Sungai, Danau, dan Waduk untuk Konservasi Sumberdaya Air. Bogor : Institut Pertanian Bogor.Supranto, J. 2000. Statistik Teori dan Aplikasi Jilid 1 Edisi 6. Jakarta : Erlangga.Undang-Undang Republik Indonesia No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Keuangan (online), (http://www/jdih.kemenkeu.go.id) diakses 17 Maret 2019.Walgito, Bimo. 2003. Pengantar Psikolog Umum. Yogyakarta: C.V Andi Offset.Wawan, A., dan Dewi, M. 2011. Teori dan Pengukuran Pengetahuan Sikap, dan Perilaku Manusia Yogyakarta: Nuha Medika.Wijayanti, Daru. 2009. Fakta Penting Sekitar Reproduksi Wanita. Yogyakarta : Diglosia Printika.Wongkar P Aprilita. 2017. Tingkat Pengetahuan Masyarakat Surabaya Mengenai Brand Baru Indosat Ooredoo. Jurnal E-Komunikasi Vol 5 Nomor 1.Yogaswara, Herry. 2004. Dinamika Interaksi Hulu – Hilir Daerah Aliran Sungai. Jakarta : PUSAT PENELITIAN KEPENDUDUKAN LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA (PPK – LIPI)Zoer’aini, D.I. 2005. Tantangan Lingkungan dan Hutan Kota. Jakarta : Bumi Aksara.
GIS -Based Multi-Hazard Disaster Risk Mapping in The Indonesian Capital City (IKN) Area Mujahidah, Auliah; Mawaddah, Najma Nur; Sandy, Aisyah Trees; Saputra, Yulian Widya
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v13i1.23375

Abstract

This study employs a quantitative approach to comprehensively map and analyze multi-hazard disaster risks in the Indonesian Capital City (IKN) area, with a primary focus on flood and landslide threats. The research involved extensive data collection through field surveys, direct observations, documentation, and the acquisition of geospatial datasets to ensure accurate representation of the study area. The collected data were analyzed using a combination of scoring techniques, map overlays, and disaster risk classification methods. All analyses were conducted using Geographic Information System (GIS) software to produce a detailed thematic risk map. In accordance with the Regulation of the Head of BNPB Number 2 of 2012 concerning general guidelines for disaster risk assessment, the study classified hazard risks into three categories: low, medium, and high. Spatial analysis results indicate that low-risk areas occupy 76,576.37 hectares, approximately 57.47% of the total study area. Moderate-risk areas cover 11,131 hectares or 7.63%, while high-risk areas account for 58,236.45 hectares, approximately 39.90%. These findings highlight significant variations in vulnerability and hazard exposure across the IKN region. The produced multi-hazard map serves as a crucial tool for development planning and disaster risk mitigation, providing essential information for local authorities, urban planners, and policymakers. By identifying areas with different levels of risk, this study contributes to enhancing community safety, protecting critical infrastructure, and supporting sustainable development in the IKN area. The comprehensive spatial approach ensures that disaster preparedness strategies are grounded in scientific analysis and real-world data, offering a foundation for proactive risk management and long-term resilience.
Proyeksi Penduduk Usia Produktif Di Kalimantan Barat Tahun 2040 Oktavia, Adea; Sandy, Aisyah Trees; Ningrum, Mei Vita Romadon; Saputra, Yulian Widya; Rahmadi, Rahmadi; Goma, Edwardus Iwantri
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v6i2.5228

Abstract

Usia produktif merupakan penduduk atau masyarakat yang berada dalam rentang usia 15– 64 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi penduduk usia produktif di Kalimantan Barat pada tahun 2040. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode berbasis kajian kepustakaan (Library Research). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah penduduk Kalimantan Barat berusia 15–64 tahun. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling dengan sumber data sekunder. Penelitian ini dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dengan model Miles dan Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kalimantan Barat diproyeksikan memiliki total penduduk sebanyak 6.620.160 jiwa pada tahun 2040. Dari jumlah tersebut, 4.469.880 jiwa (30,26%) termasuk dalam kelompok usia produktif. Dengan angka tersebut, Kalimantan Barat berpotensi mengalami laju pertumbuhan penduduk yang tinggi serta mendapatkan bonus demografi terbesar kedua di wilayah Kalimantan. Dibandingkan provinsi lain seperti Kalimantan Timur, Selatan, Tengah, dan Utara, Kalimantan Barat diperkirakan menjadi provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak. Peningkatan ini menunjukkan potensi ekonomi yang besar jika dikelola secara tepat. Tantangan seperti meningkatnya rasio ketergantungan, tingginya angka fertilitas, dan ketimpangan distribusi penduduk perlu diantisipasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan konkret seperti perluasan akses pendidikan vokasi, peningkatan lapangan kerja produktif, serta pemerataan pembangunan wilayah sebagai respons terhadap dinamika kependudukan yang akan terjadi khususnya di wilayah Kalimantan Barat.
Faktor Pendukung Dan Penghambat Objek Wisata Perkemahan Batuq Bura Di Kampung Lakan Bilem Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat Asari, Supiyanti; Sandy, Aisyah Trees; Ningrum, Mei Vita Romadon; Saputra, Yulian Widya; Setiawan, Faisal Arif
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v6i2.5709

Abstract

Kutai Barat Kalimantan Timur memiliki banyak keindahan alam yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Salah satunya adalah objek wisata Perkemahan Batuq Bura di Kampung Lakan Bilem, yang terletak di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kecamatan Nyuatan. Objek wisata ini memiliki potensi wisata alam yang luar biasa, baik dari segi daya tarik maupun konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakn teknik analisis data yang deskriptif dengan menganalisis data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung/pendorong Perkemahan Batuq Bura yaitu meliputi escape, relaxation, play, strengtheing family bonds, prestige dan accessibilities sedangkan untuk faktor penghambat yaitu faktor Amenity, faktor kerja sama dan faktor pemasaran.
Study of Community Perceptions of Green Open Spaces in Samarinda City Irawan, Danish Naira; Saputra, Yulian Widya; Sandy, Aisyah Trees; Rahmadi , Rahmadi
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 4 No. 4 (2025): December
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v4i4.946

Abstract

Green Open Space (GOS) in Samarinda City plays an important role as an ecological buffer, recreational facility, and public social space. However, variations in quality, facilities, and management have raised concerns about public comfort and the use of these spaces. This study aims to analyze public perceptions of Green Open Spaces in Samarinda City by examining user characteristics, utilization patterns, and comfort levels. The research applied a descriptive quantitative method using a questionnaire survey distributed to visitors of several major green open spaces, including Samarendah Park, Smart Park (Edupark), Bebaya Park, and Teras Samarinda. The results show that the majority of respondents perceive green open spaces as very important and generally rate their overall condition as good. Cleanliness, safety, and the availability of supporting facilities were identified as the main factors influencing public comfort and perception. These findings indicate that continuous improvement in the quality and management of green open spaces is essential to enhance community comfort and optimize their utilization.
PELATIHAN MENDELEY REFERENCE DALAM MENGELOLA REFERENSI KARYA TULIS ILIMIAH Goma, Edwardus Iwantri; Saputra, Yulian Widya; Sandy, Aisyah Trees; Romadon Ningrum, Mei Vita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i1.1194

Abstract

Berbagai software reference manager yang bisa dimanfaatkan dalam menunjang penulis dalam  menyusun sebuah artikel salah satunya adalah Mendeley. Mendeley merupakan piranti lunak yang memiliki kemampuan dalam mengolah database ilmiah berupa e-book, e-journal, dan referensi lainnya. Mendeley berfungsi sebagai library yang disertai dengan kemampuan sebagai pengolah daftar pustaka dalam penyusunan karya tulis ilmiah. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 17 peserta yang semuanya merupakan mahasiswa pendidian geografi Universitas Nusa Cendana. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahapan yaitu tahapan pra-pengabdian masyarakat, kedua tahapan pelaksanaan pengabdian masyarakat dan ketiga tahap tindak lanjut atas pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Berdasarkan hasil feedback dari peserta diketahui bahwa semua peserta mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka terutama dalam penyusunan tugas akhir.