Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS HARGA DAN PROMOSI DIGITAL TERHADAP KEPUTUSAN MENGINAP DI AROSA HOTEL JAKARTA Flash Kurniawan; Annisa Retno Utami
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan promosi digital terhadap keputusan menginap konsumen di Arosa Hotel Bintaro, Jakarta. Dalam era digital yang kompetitif, strategi harga yang tepat dan penggunaan promosi digital yang efektif menjadi faktor kunci dalam menarik dan mempertahankan pelanggan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang pernah menginap di Arosa Hotel Bintaro dengan teknik pengumpulan data dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga dan promosi digital berpengaruh signifikan terhadap keputusan menginap, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi penetapan harga yang kompetitif dan promosi digital yang menarik melalui media sosial serta platform digital lainnya dapat meningkatkan keputusan konsumen untuk memilih Arosa Hotel sebagai tempat menginap. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen hotel dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif.
OPTIMALISASI PROMOSI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI ANJUNGAN KALIMANTAN TIMUR TMII Gilang Purnama; Annisa Retno Utami
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan peran promosi melalui media sosial Instagram terhadap keputusan berkunjung wisatawan ke Anjungan Kalimantan Timur di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden menggunakan teknik purposive sampling dan analisis deksriptif. Dimensi promosi Instagram yang meliputi context, communication, collaboration, dan connection dinilai menarik oleh responden, dengan skor rata-rata tertinggi pada dimensi connection (4,00). Sementara itu, dimensi keputusan berkunjung seperti kebutuhan dan keinginan, mencari informasi, dan keputusan perjalanan juga menunjukkan skor tinggi, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 3,97. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi promosi digital melalui Instagram mampu meningkatkan daya tarik destinasi, memperkuat keterhubungan emosional dengan audiens, serta mendukung upaya promosi budaya daerah. Hasil ini memberikan implikasi strategis bagi pengelola destinasi wisata dalam merancang konten digital yang lebih efektif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik audiens generasi muda.
Edukasi kewirausahaan pentingnya pengemasan dan label produk di desa Wisata Cikolelet Kania Ratnasari; Annisa Retno Utami; Fahririn Fahririn; Ani Siska MY; Evi Syafrida Nasution
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21287

Abstract

Abstrak Produk usaha di Desa Wisata Cikolelet, berpotensi untuk dikenal konsumen secara luas. Namun permasalahan yang terjadi produk tersebut belum konsisten dalam penggunaan kemasan dan label pada produk. Tujuan dari kegiatan ini memberikan edukasi pentingnya pengemasan produk dan memberikan edukasi pentingnya penggunaan label pada produk. Kegiatan ini dilakukan kepada 8 peserta yang semuanya adalah ibu rumah tangga yang terdiri dari usaha emping, jamur tiram dan kerupuk gadung. Metode kegiatan yang digunakan dengan mengidentifikasi pemasalahan dengan cara wawancara dan observasi, kemudian dilanjutkan dengan edukasi dan pelatihan serta evaluasi dengan pre-test dan post-test. Hasil dari kegiatan ini peserta mendapatkan pengetahuan baru terkait pengemasan dan label produk yang baik, serta masukan untuk pengembangan yang lebih baik lagi, sedangkan dari hasil pre-test dan post-test terdapat perubahan dari yang sebelumnya peserta belum memahami hingga lebih memahami penggunaan kemasan dan label. Kata kunci: kewirausahaan; pengemasan produk; label produk; desa wisata; cikolelet. Abstract Business products in the Cikolelet Tourism Village have the potential to be widely known to consumers.  However, the problem with this product is that it is not consistent in the use of packaging and labels on the product.  This activity aims to provide education on the importance of product packaging and provide education on the importance of using labels on products.  This activity was carried out for 8 participants, all of whom were housewives, consisting of emping businesses, oyster mushrooms, and gadung crackers.  The activity method used is to identify problems using interviews and observations, then continue with education and training as well as evaluation with pre-test and post-test.  As a result of this activity, participants gained new knowledge regarding good product packaging and labels, as well as input for better development, while from the results of the pre-test and post-test, there were changes from what previously participants did not understand to better understanding the use of packaging and labels. Keywords: entrepreneurship; product packaging; product label; tourism village; cikolelet.
PERLINDUNGAN DATA PRIBADI KONSUMEN DALAM TRANSAKSI BISNIS DIGITAL Yuherman; Annisa Retno Utami; Aglinnya Callista Andini; M. Ady Soehatman
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 5 (2026): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol5.2026.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan data pribadi konsumen dalam transaksi bisnis digital yang semakin berkembang seiring dengan transformasi teknologi informasi. Peningkatan aktivitas e-commerce dan layanan berbasis digital menimbulkan berbagai risiko terkait keamanan data, seperti kebocoran informasi, penyalahgunaan data, serta lemahnya pengelolaan privasi oleh pelaku usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan analisis regulasi, khususnya terkait implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan data pribadi konsumen masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain rendahnya kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya keamanan data, keterbatasan infrastruktur keamanan digital, serta lemahnya penegakan hukum. Selain itu, konsumen juga belum sepenuhnya memahami hak-haknya terkait perlindungan data pribadi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat dalam meningkatkan literasi digital, memperkuat sistem keamanan informasi, serta mengoptimalkan implementasi regulasi yang ada. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian terkait perlindungan data pribadi serta menjadi referensi bagi pengembangan kebijakan dan praktik bisnis digital yang lebih aman dan terpercaya.
TRANSFORMASI POTENSI BUDAYA LASEM MELALUI EKONOMI KREATIF DIGITAL SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS LOKAL Ganjar Wibowo; Annisa Retno Utami; Doni Sugianto Sihotang; Muhammad Akmal Fahrireza
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 5 (2026): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol5.2026.533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi potensi budaya Lasem melalui ekonomi kreatif digital sebagai strategi pengembangan kewirausahaan berbasis lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam terhadap 6 informan kunci yang terdiri dari pelaku usaha batik, penggiat budaya, pengelola wisata, dan komunitas lokal, serta didukung analisis dokumen transkrip lapangan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa Lasem memiliki potensi budaya yang kuat melalui batik tulis, akulturasi budaya Tionghoa-Jawa, serta warisan sejarah yang kaya, namun menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan promosi digital, minimnya regenerasi pelaku budaya, dan kurangnya dukungan pemerintah daerah. Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi belum dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam pemasaran berbasis media sosial, digital branding, dan pengembangan konten budaya. Di sisi lain, peluang ekonomi kreatif muncul melalui penguatan storytelling budaya, pengembangan wisata heritage berbasis digital, serta inovasi produk kreatif seperti batik modern dan konten kreator budaya. Penelitian ini menghasilkan model integratif yang menghubungkan budaya lokal, digitalisasi, kewirausahaan, dan nilai ekonomi. Kesimpulannya, transformasi digital menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing kewirausahaan berbasis budaya serta mendorong keberlanjutan ekonomi lokal di Lasem.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENYUSUNAN MATERI PEMBELAJARAN Yulius Yuwono Saputra; Andy Hamzah Permana; Annisa Retno Utami; Irawan Wijaya; Maulana Afifudin; Usep Suhud; I Dewa Ayu Agung Tantri P; Mohd Yussni Hashim
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan JUNE 2026
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v9i1.3708

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan kompetensi pedagogik digital mahasiswa Sastra Inggris dalam memanfaatkan GenAI secara kritis, kreatif, etis, dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan di Johor Business School, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, dengan melibatkan delapan mahasiswa. Metode kegiatan mencakup pemaparan materi, demonstrasi aplikasi, praktik penyusunan prompt, pendampingan, verifikasi keluaran AI, presentasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 57,70 menjadi 84,20 atau sebesar 26,50 poin. Peningkatan terutama terlihat pada kemampuan menyusun prompt, memahami unsur prompt, serta memverifikasi informasi dan referensi. Peserta juga mengalami peningkatan pemahaman mengenai etika, integritas akademik, transparansi, perlindungan data, dan tanggung jawab pengguna. GenAI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu kognitif dan pedagogis, tetapi tidak dapat menggantikan kreativitas, kemampuan akademik, penalaran kritis, dan keputusan profesional calon guru.
Optimalisasi Literasi Digital pada UMKM Kuliner dalam Mendorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Wisata Pasir Eurih Ferry Santoso; Shanti Pujilestari; Rahmawati Rahmawati; Dewi Gita Kartika; Annisa Retno Utami; Khansa Ananda Triesdianto
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.6230

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM kuliner di Desa Wisata Pasir Eurih melalui penguatan literasi digital dan pendampingan pencatatan keuangan berbasis aplikasi. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya pemanfaatan media digital untuk pemasaran serta belum tertibnya pencatatan keuangan usaha. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan literasi digital dan digital branding, pendampingan penggunaan aplikasi BukuWarung, evaluasi, serta keberlanjutan program. Kegiatan melibatkan 28 pelaku UMKM kuliner yang tergabung dalam Pokdarwis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pemasaran digital dan pengelolaan keuangan sederhana. Pelaku usaha mulai terbiasa mencatat transaksi penjualan dan pengeluaran secara digital, memantau arus kas, serta memahami estimasi laba usaha. Pendampingan oleh dosen dan mahasiswa serta penyediaan modul panduan aplikasi membantu mitra mengoperasikan teknologi secara lebih mandiri. Program ini berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri pelaku UMKM, penguatan manajemen usaha, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat desa wisata. Keberlanjutan kegiatan diarahkan melalui pendampingan berkala dan kolaborasi dengan Pokdarwis untuk memastikan praktik literasi digital tetap berjalan secara berkelanjutan.
PELATIHAN PEMBUATAN KONTEN BERKUALITAS DAN DIGITAL MARKETING: KUNCI SUKSES PENJUALAN DIGITAL BAGI UMKM Annisa Retno Utami; Kania Ratnasari; Julfi Restu Amelia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26919

Abstract

Abstrak: Eera digital menuntut UMKM agar mampu menarik perhatian konsumen dengan membuat konten digital. Kegiatan pelatihan ini menjadi penting bagi pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner, agar dapat memanfaatkan platform digital. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM tentang cara membuat konten yang relevan, menarik, dan mampu membangun citra merek yang kuatmembantu UMKM dalam memilih platform digital, memberikan pemahaman dalam membuat copywriting agar dapat mempengaruhi, menginspirasi dan mengajak konsumen untuk membeli dan membangun brand awareness. Metode yang digunakan dengan memberikan pelatihan pemaparan materi digital marketing dan membuat konten yang menarik serta workshop pembuatan konten yang berkualitas serta penggunaan copywriting yang menarik dengan AI. Tahapan kegiatan dimulai dari identifikasi, perencanaan, pelatihan & workshop, evaluasi. Mitra dari kegiatan ini yaitu UMKM yang berfokus pada usaha kuliner (makanan & minuman) yang berjumlah 23 usaha yang berada di Kecamatan Ciomas dan Pagelaran. Evaluasi dari kegiatan ini diukur dengan memberikan 4 pertanyaan pre-test dan post-test serta mitra diminta untuk membuat konten foto produk dan penggunaan copywring di media sosial. Dari hasil pre-test dan post-test pemahaman peserta dari rata-rata 25% menjadi 95%, selain itu peserta memiliki kemampuan softskill dalam membuat foto produk dan editing foto.Abstract: The purpose of this activity is (1) to provide understanding to MSME actors on how to create relevant, interesting content that can build a strong brand image. (2) to help MSMEs in choosing a digital platform, (3) to provide understanding in creating copywriting in order to influence, inspire and invite consumers to buy and build brand awareness. The method used is to provide training in presenting digital marketing materials and creating interesting content as well as workshops on creating quality content and using interesting copywriting with AI. The stages of the activity start from identification, planning, training & workshops, evaluation. The partners of this activity are MSMEs that focus on culinary businesses (food & beverages) totaling 23 businesses located in Ciomas and Pagelaran Districts. The evaluation of this activity is measured by pre-test and post-test and partners are asked to create product photo content and use copywriting on social media. From the results of the pre-test and post-test, the participants' understanding increased from an average of 25% to 95%, in addition, participants have soft skills in creating product photos and editing photos.