Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search
Journal : Batakarang

EVALUASI KINERJA SISTEM JARINGAN IRIGASI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI DESA PARITI KABUPATEN KUPANG: EVALUATION OF THE IRRIGATION NETWORK SYSTEM TO MEET THE NEEDS OF IRRIGATION WATER IN PARITI VILLAGE, KUPANG REGENCY Orlando Y. Kolo; Jakobis J. Messakh; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pariti merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sumber air utama yang digunakan untuk mengairi areal sawah di desa Pariti berasal dari sumber mata air yang memiliki potensi debit air yang besar, sehingga masyarakat setempat membuat tampungan. Selain itu, disiasati pula penggunaan sumur bor sebagai sumber tambahan untuk menambah jumlah debit air. Sistem jaringan irigasi desa Pariti merupakan jaringan irigasi sederhana. Karekteristik ini dicirikan oleh fasilitas bangunan yang tersedia, dan dibangun berdasarkan pengetahuan masyarakat setempat sehingga kurang memiliki sistem jaringan irigasi yang baik. Seiring bertambahnya usia bangunan maka jaringan irigasi tersebut mengalami kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar debit air yang tersedia dan kondisi saluran irigasi baik pada saluran primer, sekunder, dan tersier serta untuk mengetahui tingkat kecukupan air terhadap pengelolaan jaringan irigasi Desa Pariti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini memperoleh data tentang potensi debit air pada saluran primer sebesar 83 liter/detik, saluran Sekunder memiliki potensi debit 24 liter/detik dan saluran tersier memiliki potensi debit 23 liter/detik. Evaluasi pada kondisi saluran di dapat beberapa kerusakan pada badan saluran akibat masyarakat membobol dinding saluran untuk mengambil air secara ilegal, dan kurangnya pemeliharaan saluran yang mengakibatkan terhambatnya kecepatan aliran air. Untuk perhitungan kebutuhan air untuk tanaman pada sebesar 1, 78 l/dt/Ha yang mampu mengairi sawah seluas 47 Ha dari luas lahan 98 Ha. Penelitian ini hanya sebatas potensi debit air yang tersedia pada bulan tertentu yang ada pada sawah Kukak Pariti, perlu dilakukan penelitian berkaitan dengan ketersediaan air sepanjang tahun agar bisa melakukan pembagian pola tanam.
MOTIVASI DAN KREATIVITAS BELAJAR DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI MASA NEW NORMAL (PASCA PANDEMIC COVID-19) DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 5 KUPANG: MOTIVATION AND CREATIVITY LEARNING TO INCREASING STUDENT LEARNING OUTCOMES IN THE NEW NORMAL TIME (POST PANDEMIC COVID-19) IN SMKN 5 KUPANG Mareny Martha Fuy; Asrial; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode jenis kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Dilaksanakan di SMK Negeri 5 Kota Kupang dengan populasi siswa kelas 10, 11, dan 12 dengan jumlah sampel sebesar 156 orang responden, pengumpulan data adalah kuesioner yang dikembangkan dari variabel 1) Motivasi Belajar, 2) Kreativitas Belajar, dan 3) Hasil Belajar. Hasil penelitian menunjukkan pengujian regresi berganda dengan analisis uji F dan uji T sebagai berikut 1). Uji Regresi menunjukkan bahwa hasil hipotesis pertama diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,004 < 0,05 dan t hitung 2,890 > t tabel 1,975, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 di terima yang berarti terdapat pengaruh X1(Motivasi Belajar) terhadap Y (Hasil Belajar). 2). Dari hasil analisis regresi berganda penelitian ini tidak sesuai dengan hipotesis kedua yang diajukan, dimana adanya pengaruh Kreativitas Belajar (X2) terhadap Hasil Belajar (Y). Hal ini di dukung dengan hasil analisis dimana diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0,119 > 0,05 dan t hitung 1,569 < t tabel 1,975, sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh X2 (Kreativitas Belajar) terhadap Y. 3). Diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y adalah 0,004 < 0,05 dan nilai f-hitung 5,712 > f tabel 3,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 diterima yang berarti terdapat pengaruh X1 (Motivasi Belajar) dan X2 (Kreativitas Belajar) terhadap Y (Hasil Belajar).
PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR DOSEN DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FKIP UNDANA: THE INFLUENCE OF LECTURERS' TEACHING SKILLS AND STUDENTS LEARNING MOTIVATION ON STUDENTS LEARNING OUTCOMES IN STUDY PROGRAM OF BUILDING ENGINEERING EDUCATION, UNIVERSITAS NUSA CENDANA Aprivaldo Umbu Sasa; Paul G. Tamelan; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh antara keterampilan mengajar dosen terhadap hasil belajar mahasiswa , 2) Untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar mahasiswa terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan . Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas, Nusa Cendana dengan jumlah sampel 156 orang responden dari mahasiswa Tahun 2016-2021. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan dari variabel: 1) Keterampilan Mengajar Dosen (X1), 2) Motivasi Belajar Mahasiswa (X2), dan 3) Hasil Belajar Mahasiswa (Y). Hasil penelitian menunjukkan pengujian regresi berganda dengan analisis uji F dan uji T sebagai berikut 1). Uji Regresi menunjukkan bahwa hasil hipotesis pertama diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,007 < 0,05 dan t-hitung 2,738 > t-tabel 1,975, sehingga H1 di terima, yang berarti terdapat pengaruh X1 terhadap Y. 2). Dari hasil analisis regresi diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0,142 > 0,05 dan t-hitung 1,476 < t-tabel 1,975, sehingga H2 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh X2 terhadap Y. 3). Diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y adalah 0,007 < 0,05 dan nilai f-hitung 5,111 > f-tabel 3,05, sehingga H3 diterima yang berarti terdapat pengaruh X1 (Keterampilan Mengajar) dan X2 (Motivasi Belajar) terhadap Y (Hasil Belajar).
ANALISIS KUALITAS BATU BATA MERAH DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH SERBUK KAYU: ANALYSIS OF BRICK QUALITY WITH THE UTILIZATION OF WOOD POWDER WASTE Muhammad Luqman; Asrial; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu serbuk gergaji kayu sebagai bahan campuran, yang ditinjau dari uji kuat tekan dan daya serap air pada batu bata merah. Acuan menggunakan SNI 15-2094-2000. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis kuantitatif dengan metode eksperimen. Pembuatan batu bata merah dilakukan di Desa Lawowoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan dengan campuran tanah liat, air, pasir dan abu serbuk gergaji kayu dalam proses pengeringan dilakukan selama 1 minggu dan proses pembakaran selama 1 minggu. Pembuatan benda uji batu bata merah menggunakan cetakan berbentuk balok dengan ukuran panjang 20 cm, lebar 10 cm, dan tinggi 5 cm. Komposisi camburan abu serbuk gergaji kayu pada pembuatan batu bata merah ini adalah 0%, 4%, 8%, dan 12%. Pada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kuat tekan tertinggi dicapai pada penggunaan abu serbuk gergaji kayu 4 % sebesar 34,51 kg/cm2 lebih kuat dibandingkan 0% sebesar 32,88 kg/cm2, sedangkan pada komposisi 8% dan 12% nilai kuat tekannya menurun yaitu sebesar 29,87 kg/cm2 dan 25,40 kg/cm2. Sedangkan pada hasil pengujian daya serap air pada batu bata merah diperoleh bahwa batu bata dengan komposisi 0% didapatkan hasil penyerapan air yang paling terkecil yaitu sebesar 23,81%, sedangkan batu bata merah dengan penambahan abu serbuk gergaji kayu sebesar 4%, 8% dan 12% berturut-turut adalah 27,01 %, 29,92 % dan 33,53 %, menunjukkan bahwa ada kecenderungan peningkatan daya serap air dikarenakan abu serbuk gergaji kayu bersifat mudah menyerap air.
PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP PRESTASI DAN MINAT BELAJAR SISWA SMK KARYA KOTA KUPANG DI MASA PANDEMIC COVID 19: THE EFFECT OF ONLINE LEARNING ON THE ACHIEVEMENT AND INTEREST IN LEARNING OF SMK KARYA KOTA KUPANG STUDENTS DURING THE COVID 19 PANDEMIC Yos Iden M. Poko; Hikmah; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pembelajaran daring terhadap minat dan prestasi hasil belajar siswa SMK Karya Kupang Jurusan Desain Permodelan Informasi Bangunan. Populasi penelitian ini adalah siswa Jurusan Desain Permodelan Informasi Bangunan SMK Karya Kupang, teknik sampling dengan stratified random sampling, dan sampel yang digunakan sebanyak 39 siswa yang tersebar di program keahlian Desain Permodelan Informasi Bangunan. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 29 atau 74,3% siswa dengan pengaruh pembelajaran online dalam kategori sangat tinggi, sedangkan sisanya masing-masing 5 siswa atau 12,8% termasuk kategori tinggi dan rendah. Demikian juga dengan minat belajar siswa menunjukkan ada 24 siswa atau 61,5%, sedangkan sisanya 14 siswa atau 35,8% tinggi, dan 1 orang atau 2,5% tergolong rendah. Sedangkan prstasi belajar menunjukkan terdapat 35 siswa atau 89,8% pada kategori sangat tinggi, sedangkan sisanya ada 4 siswa atau 10,2% kategori tinggi. Hasil penelitian tentang pengaruh pembelajaran online terhadap minat dan prestasi belajar siswa menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara variable pembelajaran online terhadap minat dan prestasi belajar siswa. Hasil ini bermakna bahwa semakin baik pelaksanaan pembelajaran maka akan semakin baik pula dalam menunjang minat dan prestasi siswa.
KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI RT 18, KELURAHAN OESAPA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG: COMMUNITY AWARENESS OF HOUSEHOLD WASTE MANAGEMENT IN RT 18, OESAPA URBAN VILLAGE, KELAPA LIMA SUB-DISTRICT, KUPANG CITY Walde Tefa; Paul G. Tamelan; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepedulian masyarakat merupakan sikap atau tindakan sekelompok manusia yang menetapi suatu wilayah yang saling berinteraksi dan bekerja sama serta berbudaya terhadap peraturan-peraturan yang ada. Adapun salah satu diatur dalam ajarannya yaitu anjuran menjaga kebersihan lingkungan. Ini mengingat bahwa lingkungan merupakan aspek luar yang sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Permasalahannya yaitu kurangnya kesadaran masyarakat RT 18 terhadap kondisi lingkungan dapat dilihat dari cara hidup masyarakat yang sebagian besar belum mencerminkan budaya hidup bersih dan sehat. Sehingga sampah dan kotoran terlihat bertebaran di mana-mana. Adapun permasalahan yang ingin dilihat yaitu bagaimana Kepedulian Masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di RT 18 Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Penelitian ini dilaksanakan diKelurahan Oesapa RT 18 dengan teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, kuisioner dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Kepedulian Masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan oesapa RT 18 Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang kurang maksimal. Karena masyarakat tidak membuang sampah pada tempatnya. Sehingga sampah dan kotoran bertebaran di mana-mana. Adapun faktor yang mempengaruhinya yaitu kurangnya kesadaran masyarakat di RT 18 masih sangat rendah pengetahuannya tentang kebersihan lingkungan.
PENATAAN KAWASAN PASAR LILI SEBAGAI PASAR SEHAT DI KABUPATEN KUPANG: ARRANGEMENT OF THE LILI MARKET AREA AS A HEALTHY MARKET IN KUPANG REGENCY Rifal Reianldo N. Rona Biha; Hikmah; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 6 No. 1a (2025)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting bangunan pasar, sanitasi dan jalan pada Pasar Lili Kabupaten Kupang, dan menganalisis kembali desain Pasar Lili menjadi pasar yang mengacu pada standar pasar yang sehat dan nyaman. Metode penelitian tergolong dalam penelitian deskriptif, dengan memberikan gambaran yang sistematis berdasarkan fakta, karakteristik, dan hubungan fenomena yang dipelajari. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi lingkungan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ditinjau dari variabel kondisi eksisting bangunan pasar, sanitasi dan jalan pada Pasar Lili menunjukkan bahwa kondisi eksting di Pasar Lili belum memadai sepenuhnya dimana ditinjau dari kondisi bangunan; kondisi sanitasi yang mencakupi air bersih, limbah, drainase, dan sampah; kondisi jalan; serta kondisi area parkir di pasar Lili yang kurang sehingga dapat mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan baik bagi pedagang maupun pengunjung pasar. Selanjutnya untuk variabel redesain kembali pasar sebagai pasar sehat dan nyaman, menunjukkan bahwa redesain dengan konsep yang mengacu pada kriteria pasar sehat menghasilkan konsep redesain bangunan terdiri dari konsep redesain Kios, los, pasar, fasilitas penunjang pasar, standar pembagian zonasi dalam pasar, sirkulasi, tempat parkir, sistem utilitas seperti air bersih, kamar mandi dan toilet, drainase serta pengeolahan sampah yang sesuai dengan sifat dan fungsi ruang serta penataan zona pedagang yang sesuai dengan jenis dan karakteristik barang dagangan yang di jual dengan mengacu pada peraturan yang berlaku.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT PENYELESAIAN STUDI MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN: FACTORS THAT HINDRANCE THE COMPLETION OF STUDENTS' STUDIES IN BUILDING ENGINEERING EDUCATION Yanel M. Saidjan; Paul G. Tamelan; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 6 No. 1a (2025)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor internal apa saja yang menghambat penyelesaian studi mahasiswa pendidikan teknik bangunan, faktor- faktor eksternal apa saja yang menghambat penyelesaian studi mahasiswa pendidikan teknik bangunan dan bagaimana perengkingan faktor internal dan faktor eksternal yang menghambat penyelesaian studi mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan. Metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis faktor. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner. Responden yang dipilih adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan angkatan 2017-2022. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil pengujian analisis faktor, nilai KMO sebesar 0,865 dan Bartlett Test sebesar 592, 650 sudah memenuhi persyaratan signifikasi, hasil uji MSA dari 8 faktor menunjukkan bahwa 8 faktor tersebut dapat dianalisis, hasil uji Comunalities dapat dijelaskan bahwa trdapat 1 faktor yaitu faktor kesehatan (F1) nilai extractionnya idak dapat menjelaskan faktor dan ke-7 faktor nilai extractionnya dapat menjelaskan faktor. Hasil Uji Total Variance Explained faktor bersama dengan nilai initial eigenvalue total yang ≥ 1, maka nilai total yang akan diambil adalah yang memiliki nilai lebih dari 1, yakni component 1 dan 2, Hasil uji Scree Plot menunjukan 2 titik yang memiliki nilai eigenvalues > 1, artinya terdapat 2 faktor yang terbentuk. Hasil uji Component Matrix menunjukkan nilai korelasi masing- masing indikator terhadap faktor yang terbentuk yaitu faktor 1 korelasi dan faktor 2 korelasi, Hasil uji Rotated Component Matrix menunjukkan faktor yang memiliki korelasi yang kuat dengan component 1 dan component 2, Hasil uji Component Transformation Matrix bahwa terdapat 2 faktor yang terbentuk yaitu faktor Kesehatan (F1) dan faktor minat (F2). Hasil perengkingan data menunjukkan faktor kesehatan (F1) dan faktor minat (F2) berpengaruh terhadap 6 faktor lainnya yaitu faktor Bakat (F3), Motivasi (F4), kelelahan (F5), ekonomi (F6), teman bergaul (F7) dan lingkungan tempat tinggal dan keluarga (F8).
ANALISIS SIMPANG BERSINYAL (STUDI SIMPANG TIGA LENGAN DI JALAN JEND. SOEHARTO, JALAN H. R. KOROH DAN JALAN AMABI): ANALYSIS OF SIGNALED INTERCEPTION (STUDY OF THEREE ARM INTERCEPTION ON JEND. SOEHARTO, H. R. KOROH AND AMABI STREET) Hendrik Umbu Dapa Yapu; Ketut M. Kuswara; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 6 No. 1a (2025)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang tiga bersinyal pada lokasi penilitian ini terdapat banyak aktifitas masyarakat diantaranya yaitu tempat keluar masuknya anak sekolah, pegawai kantoran, akses menuju pasar Inpres Naikoten dan merupakan jalan alternatif, oleh karena itu banyak masyarakat yang melewati simpang tersebut yang menyebabkan simpang tersebut mengalami kemacetan. Selain itu tidak berfungsinya Alat Pengatur Isyarat Lalu Lintas (APILL) membuat kondisi lalu lintas semakin tidak teratur rawan akan terjadinya kecelakaan yang berbahaya bagi pengguna jalan. Jenis penilitian ini bersifat empiris/riset yaitu metode peniltian dengan melakukan penilitian secara langsung ke lapangan. Waktu pengambilan data dilakukan selama 2 kali sehari dalam waktu yang berbeda, yaitu pada pagi hari pukul: 07.00-09.00 di mana puncak arus orang yang berangkat kerja, sekolah dan sore hari pada pukul : 15.00-17.00 sebagai puncak arus orang yang pulang kerja dan sekolah. Metode yang digunakan dalam penilitian yaitu menggunakan metode MKJI 1997. Dari perhitungan kapasitas sebenarnya sebuah simpang didapat hasil perhitungan 3447 smp/jam,tetapi hasil perhitungan Lhr di dapat 3716 smp/jam, maka dapat di simpulkan bahwa kapasitas sebenarnya (C) lebih rendah dari Lhr sehingga terjadinya tundaan atau antrian pada sebuah simpang di saat jam pucak. Derajat kejenuhan semua simpang di dapat DS = 0,29 < 0,6 jadi kategori pada persimpangan tersebut termasuk lancar. Waktu tundaan semua simpang jalan tersebut adalah Dtot = 9,72 dtk/smp dan peluang antrian di sebuah simpang tersebut adalah 4,61%-17,27% sehingga harus di lakukan pengaktifan kembali Alat Pengatur Isyarat Lalu Lintas (APILL), perlunya ada pengawasan pada simpang, dan pelebaran jalan agar nilainya sesuai dengan MKJI 1997.
PENGARUH PENATAAN DAN KEBERSIHAN TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI PANTAI OESINA KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG: THE INFLUENCE OF ORGANIZATION AND CLEANING ON TOURIST SATISFACTION AT OESINA BEACH, WEST KUPANG DISTRICT, KUPANG REGENCY Yohanes B. F. Pareira; Hikmah; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 6 No. 1a (2025)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang pengukuran kepuasan ditinjau dari kondisi penataan dan kebersihan bertujuan untuk mengetahui kondisi penataan, kebersihan dan kepuasan wisatawan, menganalisis pengaruh kebersihan dan penataan terhadap kepuasan wisatawan di pantai Oesina Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Jenis penelitian kuantitatif, deskriptif, survey, eksplorasi, dan assosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh pengunjung Pantai Oesina, teknik sampling dengan metode Rao dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Teknik analisis data dengan analisis statistik diskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 56 responden atau 56% pengunjung wisata menyatakan puas dan sangat puas dengan kondisi destinasi pantai Oesina, hal ini dukung oleh kondisi penataan dan kebersihan yang baik dan sangat baik, sebagaimana penilaian wisatawan selama melakukan kunjungan wisata di Oesina. Demikian juga dengan hasil pengukuran kepuasan yang ditinjau dari penataan dan kebersihan membuktikan bahwa baik secara parsial maupun secara simultan penataan dan kebersihan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Hal ini bermakna bahwa kepuasan wisatawan sangat ditentukan dengan tingkat penataan dan kebersihan di destinasi pantai Oesina. Semakin baik penataan dan semakin bersih kawasan wisata maka semakin tinggi pula kepuasan wisatawan dalam berkunjung ke destinasi pantai Oesina.