Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pemanfaatan Comic Strip dalam Pembelajaran Teks Naratif untuk Mengembangkan Kreativitas dan Keterlibatan Siswa Wiwit Engrina Nora; Darul Ilmi; Eka Pasca Surya Bayu
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8776

Abstract

Pembelajaran teks naratif dalam pengajaran Bahasa Inggris masih sering menghadapi tantangan, khususnya terkait rendahnya kreativitas dan keterlibatan siswa dalam memahami serta memproduksi cerita naratif. Pembelajaran yang berfokus pada teks verbal dan struktur semata sering kali kurang mampu menghasilkan pengalaman belajar yang bermakna dan menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan comic strip dalam pembelajaran teks naratif serta kontribusinya terhadap pengembangan kreativitas dan keterlibatan siswa, ditinjau dari perspektif Teaching as an Art. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur terhadap artikel ilmiah dan sumber teoretis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa comic strip efektif dalam membantu siswa memahami struktur dan alur teks naratif melalui visualisasi yang konkret, sekaligus mendorong ekspresi ide yang lebih kreatif. Selain itu, penggunaan comic strip terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara kognitif, afektif, emosional dan perilaku, serta menciptakan suasana belajar yang lebih mindful, meaningful, dan joyful. Dari perspektif Teaching as an Art, comic strip berfungsi tidak hanya sebagai media instruksional, tetapi juga sebagai sarana pedagogis artistik yang memungkinkan guru merancang pengalaman belajar yang estetis dan humanis. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi comic strip dalam pembelajaran teks naratif dapat memperkaya praktik pembelajaran Bahasa Inggris yang kreatif dan berorientasi pada pengalaman belajar siswa.
KREATIVITAS GURU PAI DALAM MENCIPTAKAN SITUASI BELAJAR EFEKTIF PADA KELAS VII DI SMPN 1 KECAMATAN SULIKI Ummul Khairina; Darul Ilmi; Khairuddin Khairuddin; Jasmienti Jasmienti
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 4 (2022): Desember: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v1i1.812

Abstract

Dari penelitian yang telah dilakukan dapat dijelaskan bahwa kreativitas guru PAI dalam menciptakan situasi belajar efektif pada kelas VII di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah dengan menggunakan metode, media dan sumber belajar agar terciptanya situasi belajar yang efektif dan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Metode yang digunakan oleh guru PAI di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah ceramah, tanya jawab dan diskusi. Media yang digunakan oleh guru PAI di SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah dengan menggunakan papan tulis dan canva. Sember belajar yang digunakan oleh guru PAI SMPN 1 Kecamatan Suliki adalah bahan ajar yang dibuat oleh guru PAI itu sendiri, LKS, dan buku paket yang dipinjam diperpustakaan. Adapun faktor pendukung kreativitas guru PAI dalam menciptakan situasi belajar mengajar yang efektif pada kelas VII di SMPN 1 Kecamatan Suliki yaitu, sarana dan prasarana yang lengkap dari sekolah seperti sekolah menyediakan wifi, labor, infokus, dan mushala. Faktor penghambat kreativitas guru PAI adalah datang dari guru seperti, bagaimana guru itu bertanggung jawab kepada peserta didiknya dan faktor penghambat kreativitas guru bisa juga dating dari siswa seperti kemampuan siwa yang berbeda-beda dalam menrima pembelajaran yang diajarakan oleh guru.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PAIMENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN PROBLEM SOLVING PESERTA DIDIK KELAS VII DI UPTD SMP N 1 KECAMATAN SULIKI Nonalisa Nonalisa; Darul Ilmi; Supriadi Supriadi; Jasmienti Jasmienti
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 1 No. 4 (2022): Desember: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v1i1.814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedakan hasil belajar PAI peserta didik kelas VII melalui model discovery learning dan problem solving di UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Suliki, serta untuk mengetahui pemilihan model yang sesuai pada materi Sholat Jama’ dan Shalat Qasar. Populasi penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas VII, dan sampelnya juga di ambil dari keseluruhan populasi. Sehingga diperoleh 2 kelas sampel, yaitu kelas VII.1 (model discovery learning) dan VII.2 (model problem solving).. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar PAI Peserta didik kelas VII UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Suliki yang menggunakan model pembelajaran discovery learning yang terbanyak diperoleh oleh siswa siswa pada rentang nilai 77 sampai dengan 85 dengan frekuensi 9. Sedangkan yang menggunakan model pembelajaran problem solving dapat disimpulkan bahwa nilai yang terbanyak diperoleh oleh siswa siswa pada rentang nilai 55 sampai dengan 64 dengan frekuensi 7. Model discovery learning dan problem solving terdapat perbandingan hasil belajar dan juga dapat meningkatkan hasil belajar PAI peserta didik. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil analisis uji thitung. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 2,025 dan ttabel = 2,022. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PAI peserta didik menggunakan model discovery learning dengan menggunakan model problem solving.
Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas Vii Dan Viii Di Smp N 1 2x11 Enam Lingkung Sulastri Nengsih; Darul Ilmi; Salmi Wati; Khairuddin Khairuddin
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v2i1.1118

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan peneliti yang menemukan bahwa pemberian reward yang tepat atau sesuai kepada siswa dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Salah satunya adalah guru memberikan pujian kepada siswa saat proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian reward terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam siswa SMP Negeri 1 2x11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode korelasional. Dengan populasi peserta didik kelas VII, VIII SMP Negeri 1 2X11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman yang berjumlah 450 siswa yang akan diambil sampel sebesar 15% yaitu menjadi 66 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportional stratified random sampling. Dalam penelitian ini akan digunakan dua instrumen yaitu instrumen Pemberian Reward dan instrument motivasi Belajar. Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SMP Negeri 1 2X11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman terlihat dari nilai koefisien determinasi antara variabel X dan Y adalah sebesar KD = 21,8089%. Angka ini menunjukkan bahwa 21,8089% Motivasi belajar ditentukan oleh pemberian reward dan selebihnya ditentukan oleh faktor lainnya.
Hubungan Aplikasi TikTok Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa di Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi Nurdzakia Ifana; Supratman Zakir; Darul Ilmi; Supriadi
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 4 (2026): Agustus, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/kn9gdh18

Abstract

Abstrak - Aplikasi TikTok merupakan media sosial berbasis video pendek yang memiliki tingkat popularitas tinggi di kalangan mahasiswa karena menyediakan beragam konten yang mudah diakses, mulai dari hiburan, informasi, hingga edukasi. Tingginya intensitas penggunaan TikTok berpotensi memberikan pengaruh positif maupun negatif terhadap proses dan hasil belajar, di mana pemanfaatan yang tepat dapat menjadi media pembelajaran yang inovatif dan interaktif, sementara penggunaan yang berlebihan dapat menurunkan fokus serta mengurangi waktu belajar efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat penggunaan TikTok dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi, dengan teknik pengumpulan data melalui angket skala Likert yang disebarkan kepada seluruh mahasiswa semester VI yang berjumlah 279 orang menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, regresi linear sederhana, korelasi Pearson, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara penggunaan TikTok dan hasil belajar mahasiswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,337 dan signifikansi 0,000 (< 0,05), yang berarti semakin tinggi penggunaan TikTok cenderung diikuti oleh peningkatan hasil belajar, meskipun dalam kategori lemah. Nilai koefisien determinasi sebesar 11,4% menunjukkan bahwa penggunaan TikTok memberikan kontribusi sebesar 11,4% terhadap hasil belajar, sedangkan 88,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Kata kunci : TikTok; Hasil Belajar; Korelasi; Media Sosial; Mahasiswa; Abstract - The TikTok application is a short video–based social media platform that has gained high popularity among university students due to its wide range of easily accessible content, including entertainment, information, and educational materials. The high intensity of TikTok usage has the potential to exert both positive and negative effects on the learning process and outcomes; when used appropriately, it can function as an innovative and interactive learning medium, whereas excessive use may reduce students’ focus and effective study time. This study aims to analyze the relationship between the level of TikTok usage and the learning outcomes of students in the Informatics and Computer Engineering Education Study Program at Sjech M. Djamil Djambek State Islamic University, Bukittinggi. This research employed a quantitative approach with a correlational method, with data collected through a Likert-scale questionnaire distributed to all 279 sixth-semester students using a total sampling technique. Data analysis included validity, reliability, and normality tests, as well as simple linear regression, Pearson correlation, and coefficient of determination using SPSS. The results indicate a significant positive relationship between TikTok usage and student learning outcomes, with a correlation coefficient of 0.337 and a significance value of 0.000 (< 0.05), suggesting that higher TikTok usage tends to be associated with improved learning outcomes, although the relationship is categorized as weak. The coefficient of determination of 11.4% indicates that TikTok usage contributes 11.4% to student learning outcomes, while the remaining 88.6% is influenced by other factors beyond the scope of this study.  study.Keywords: TikTok; Learning Outcomes; Correlation; Social Medi; Students;