Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Kajian Literatur: Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar dan Keterampilan Argumentasi IPA Annisa Maulidia Shalehah; Nabillah, Aufa; Nisa, Widyatun; Annur, Syubhan; Sya'ban, Muhammad Fuad
Hamzanwadi Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2025): Hamzanwadi Journal of Science Education
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/hijase.v3i1.28472

Abstract

Melalui pembelajaran sains, siswa diharapkan mampu mengeksplorasi diri untuk mengenal alam sekitar. Seiring perkembangan zaman, metode untuk menyampaikan materi dan pemahaman kepada peserta didik semakin bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar dan keterampilan argumentasi siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur (literature review) dengan menganalisis 25 artikel ilmiah yang relevan. Artikel yang dipilih memenuhi kriteria fokus pada implementasi Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPA, mengukur hasil belajar siswa dan/atau keterampilan argumentasi, serta diterbitkan dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi pola dan tren. Melalui kajian literatur dari 25 artikel, ditemukan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning secara konsisten meningkatkan hasil belajar siswa dan keterampilan argumentasi. Sebanyak 90% artikel menunjukkan bahwa penerapan PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, mendorong pemahaman konsep yang mendalam melalui eksplorasi masalah relevan dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, 85% artikel melaporkan bahwa PBL efektif dalam mengembangkan keterampilan argumentasi ilmiah, seperti menyusun argumen berbasis data, mengajukan pertanyaan kritis, dan memberikan justifikasi terhadap solusi. Model pembelajaran Problem Based Learning memungkinkan siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan argumentasi ilmiah. Dengan memanfaatkan masalah dunia nyata, model pembelajaran Problem Based Learning juga memotivasi siswa untuk belajar secara mandiri dan bekerja sama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan keterampilan belajar siswa, pemahaman konsep, serta keaktifan dan motivasi dalam pembelajaran IPA.
Studi Literatur: Ensiklopedia Sains Berbasis Digital Sebagai Sumber Belajar Pembelajaran IPA Annur, Syubhan; Muhammad, Fuad Sya'ban; Adriannor; Nur Rizqa, Risti
Hamzanwadi Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2025): Hamzanwadi Journal of Science Education
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/hijase.v3i1.29061

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan kajian kepustakaan yang berusaha menggambarkan peran Ensiklopedia sains dengan berbasis digital sebagai media pembelajaran IPA. Pada penelitian ini, penulis menggunakan berbagai sumber tertulis seperti artikel, jurnal, dan dokumen yang relevan dengan kajian pada penelitian ini. Studi literatur ini fokus pada peran Ensiklopedia sains dalam media pembelajaran dan sumber belajar IPA. Hasil studi menunjukkan bahwa  Sumber belajar merupakan segala bentuk media penyajian informasi yang digunakan untuk membantu peserta didik dalam kegiatan pembelajaran atau mencapai kompetensi pembelajaran. Salah satu sumber belajar yang digunakan adalah ensiklopedia. Ensiklopedia adalah sumber belajar yang memuat informasi yang cakupannya luas agar peserta didik mendapatkan informasi yang lebih detail terkait materi. Ensiklopedia tersusun atas bagian-bagian artikel pada topik-topik bahasan yang berdasarkan abjad. Dalam pesatnya perkembangan teknologi, Ensiklopedia yang umumnya berbentuk buku yang tebal sekarang terdapat pembaharuan bentuk ke bentuk digital yang dapat diakses oleh seluruh perangkat gawai. Ensiklopedia digital dikenal praktis, valid, dan efektif digunakan. Sehingga pemanfaatannya pada dunia pendidikan tentu sangat baik digunakan. Harapannya dengan adanya Ensiklopedia digital, pihak-pihak yang terlibat serta bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan dapat memanfaatkannya dengan baik seperti mengembangkan situs Ensiklopedia sains digital yang resmi.
Tren Etno-STEM dalam Pembelajaran IPA di Indonesia: Analisis Bibliometrik pada Database Google Scholar Fitri, Annisa; Aprida, Dini; Nuriyah, Shinta; Annur, Syubhan; Sya'ban, Muhammad Fuad
Hamzanwadi Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2025): Hamzanwadi Journal of Science Education
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/hijase.v3i1.29082

Abstract

Di abad ke-21, di tengah revolusi industri 4.0, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) berkembang pesat dan meningkatkan daya saing global. Namun, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menggeser norma-norma budaya di banyak negara, termasuk Indonesia. Akibat pergeseran ini, budaya asing mulai mempengaruhi dan menyebabkan budaya lokal terabaikan. Dalam konteks ini, Etno-STEM muncul sebagai pendekatan untuk mengintegrasikan budaya lokal dalam pembelajaran IPA, yang dapat meningkatkan relevansi materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi tren Etno-STEM dalam pembelajaran IPA dengan analisis bibliometrik melalui Google Scholar, menggunakan kata kunci “Etno-STEM dan Pembelajaran Sains. Ditemukan 61 dokumen terkait dalam periode 2019-2024. Analisis menunjukkan bahwa meskipun ada penelitian terkait Etno-STEM, jumlahnya masih terbatas dan tersebar, dengan wilayah Nusa Tenggara Barat dan Jawa Tengah yang mendominasi. Sangat penting untuk melakukan lebih banyak penelitian etno-STEM dalam pendidikan sains karena pembelajaran Etno-STEM dapat meningkatkan pemahaman siswa dengan cara yang lebih kontekstual dan relevan dengan budaya lokal. perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang penerapan Etno-STEM di berbagai daerah di Indonesia dengan memperhatikan keragaman budaya lokal. Penelitian lanjutan juga perlu mengevaluasi dampak dari pendekatan ini terhadap peningkatan kompetensi IPA siswa, guna mewujudkan pendidikan yang lebih relevan dan berbasis budaya.
Development of a Student Worksheet Based on Project-Based Learning to Improve Learning Outcomes of Junior High School Students Rahmah, Yuniarti Khairini; Hafizah, Ellyna; Annur, Syubhan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 7 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i7.10161

Abstract

This research involves the development of a Student Worksheet based on project-based learning for the solar system sub-material, focusing on improving the learning outcomes of junior high school students. The purpose of this study is to identify the level of validity, practicality, and effectiveness of the project-based learning Student Worksheet. The method employed in this research is Research and Development (R&D), utilising the ADDIE approach as the development model. This study demonstrates that project-based learning, specifically the Student Worksheet on solar system sub-materials, is deemed highly valid, with a validity value of 0.88, aimed at enhancing student learning outcomes. The practicality of the results from a student response questionnaire, with 82.24% of students agreeing, indicates that the Student Worksheet is highly practical. Effectiveness based on knowledge learning outcomes, with the calculation of n-gain from pretest and posttest, obtained an average n-gain of 0.71 with high criteria, attitude learning outcomes obtained an average of 90.67% which is categorised as very good, and learning outcomes skills obtained an average of 91% which is categorized as very good. The results of the study demonstrate that the Student Worksheet project-based learning on the solar system sub-material is feasible for use, as it meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness in improving student learning outcomes. The implications of this research suggest that project-based learning Student worksheets can serve as an alternative, innovative teaching material that encourages active student involvement, improves critical thinking skills, and provides educators with a reference for developing learning tools that align with the demands of the Independent Curriculum and 21st-century learning.
Development of a STEM-Based Learning Module on Heat And Temperature to Improve Students’ Scientific Literacy ika annisa; Annur, Syubhan; Khairunnisa, Yasmine
International Journal of Education, Language, and Social Science Vol. 3 No. 2 (2025): IJELaSS: International Journal of Education, Language and Social Science (on pr
Publisher : Darul Ilmi Bina Insan Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62612/ijelass.v3i2.63

Abstract

Scientific literacy is the ability of students to understand, explain scientific phenomena, and use scientific knowledge in decision making, however the scientific literacy of students in Indonesia is still relatively low. This development research aims to analyze the validity, practicality, and effectiveness of learning modules with a STEM approach to temperature and heat material to improve scientific literacy of grade VII junior high school students. This study uses the 4D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The module product was tested on 10 students in a small group trial and 28 students in a large class trial at SMP Negeri 27 Banjarmasin. The data were analyzed descriptively with validity analysis techniques using the Aiken's V formula, practicality analysis based on the percentage of student response questionnaires, and effectiveness analysis using the N-Gain value from the pretest and posttest results. The results showed that the learning module obtained a validity score of 0.92 (very valid), practicality of 90.54% (very practical), and N-Gain of 0.84 (high category). Based on these results, the STEM-based learning module is feasible to use, practical and effective in improving students' scientific literacy
ENHANCING SCIENCE LEARNING MOTIVATION AMONG EIGHTH-GRADE STUDENTS THROUGH PROBLEM-BASED LEARNING Prasetyo, Ambar; Annur, Syubhan; Sya’ban, Muhammad Fuad
Physics and Science Education Journal (PSEJ) Physics and Science Education Journal (PSEJ), Volume 5 Nomor 1, April 2025
Publisher : Physics Education Departement, Islamic State University Sulthan Thaha Saifuddin Jambi - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/s4fnh026

Abstract

This study investigated the effectiveness of the Problem-Based Learning (PBL) model in improving science learning motivation among eighth-grade students at SMPN 13 Banjarmasin during the first semester of the 2023/2024 academic year. A classroom action research (CAR) design was employed, involving 25 eighth-grade students as research participants. Students’ motivation in science learning was measured using a validated questionnaire, and the data were analyzed using descriptive statistical methods. The findings revealed that the implementation of the PBL model led to a consistent improvement in students’ learning motivation across research cycles. In Cycle I, the mean motivation score reached 104.96, classified as high, with a classical mastery level of 76%. In Cycle II, the mean score increased to 121.68, falling into the very high category, while classical mastery rose to 96%. This improvement indicates that students’ engagement and motivation in science learning strengthened after iterative implementation of the PBL approach. Overall, the results suggest that the Problem-Based Learning model is effective in enhancing students’ motivation in science learning and can be considered a viable instructional strategy for improving motivational outcomes in junior high school.