Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Correlation Between Smoking Behavior and The Use of “Used Cooking Oil” with Hypertension Incidences at Malimbu Coastal Area Adnyana, I Gede Angga; Kresnapati, I Nyoman Bagus Aji; Saputra, I Putu Bayu Agus; Diarti, Maruni Wiwin; Jiwintarum, Yunan
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v5i2.518

Abstract

Hypertension is the main risk factor that leads to cardiovascular disease such as heart attack, heart failure and stroke, which is the highest cause of death in the world. One area with high risk of hypertension is the coastal area. The famous coastal area in the Lombok is Malimbu, located in North Lombok, West Nusa Tenggara Province. This research is an analytical observational study with a cross sectional design. This study aims to determine the correlation between smoking behavior and use of “used cooking oil” and the incidence of hypertension. Samples in this study were 70 people (n=70), and was taken using accidental sampling technique. Data were analyzed using chi-square. The results showed that the incidence of hypertension was 48% of the 70 respondents. Most of the respondents (70%), had no history of hypertension in their family. This research shows that there is no correlation between smoking behavior and the incidence of hypertension (p=0.807) with PR=1.156 (0.354 - 3.797). The use of “used cooking oil” was also found to be not correlated with the incidence of hypertension (p=0.632) with PR=1.275 (0.486 - 3.345). Although several previous studies showed that the smoking behavior and the use of used cooking oil correlate to hypertension, but this study result shows different data. This can be caused by other factors. Future research needs to examine the characteristics of smokers that may be related to the incidence of hypertension
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN PENANGANAN ASI SERET MENGGUNAKAN OBAT TANAMAN KELUARGA PADA IBU MENYUSUI DI DESA MESANGGOK KECAMATAN GERUNG Muhammad Khairul Anam; Nurul Indriani; I Nyoman Bagus Aji Kresnapati
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/50904812

Abstract

Penggunaan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai solusi alami untuk masalah laktasi semakin diperhatikan, terutama di daerah pedesaan. Pengetahuan ibu menyusui mengenai ASI eksklusif dan pemanfaatan TOGA untuk mengatasi ASI seret sangat penting untuk keberhasilan menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik demografis dan tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang ASI eksklusif serta penanganan ASI seret menggunakan TOGA di Desa Mesanggok. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 52 responden. Validitas data diuji menggunakan perangkat SPSS versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 20-30 tahun (63,46%), diikuti oleh kelompok usia 31-40 tahun (32,70%), dan usia 41-47 tahun (3,84%). Dari segi pendidikan, 9,6% responden memiliki tingkat pendidikan SD, 21,2% SMP, 51,9% SMA, dan 17,3% perguruan tinggi. Tingkat pengetahuan responden tentang ASI eksklusif dan penggunaan TOGA untuk mengatasi ASI seret tergolong baik, dengan 61,54% responden memiliki pengetahuan tinggi, 21,15% sedang, dan 17,31% rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu menyusui memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya ASI eksklusif dan manfaat TOGA dalam penanganan ASI seret. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan ibu menyusui tentang praktik kesehatan alami yang aman dan efektif.
Isolation of curcumin compounds in Temulawak Rhizome (Xanthorrhiza Roxb) Ramandha, Muhammad Eka Putra; Kresnapati, I Nyoman Bagus Aji
Journal of Natural Sciences and Mathematics Research Vol. 9 No. 2 (2023): December
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The curcumin compounds in Temulawak Rhizome have been isolated and identified.. This study aims to identify curcumin compounds in temulawak rhizome by modifying methods that pay attention to the efficiency of funds and the use of materials. In general, the method of isolation and identification is carried out. The methods used are (1) Extraction, (2) Thin Layer Chromatography, (3) Column Chromatography and (4) Infrared (IR) Testing. Based on comparing the sample's Retention Factor (RF) value with the standard curcumin compound, the results were identical, and the positive sample contained a curcumin compound. The results of the Infrared spectrum can be assumed that the sample is a flavanols group, which can be seen from the wavelength range of identical functional groups in curcumin compounds.
Pemberdayaan Posyantek Desa Puyung dalam Pengolahan Limbah Menjadi Inovasi Pen dan Colony Counter (SI PINTER): Empowering the Technology Service Center of Puyung Village in Transforming Waste into Innovative Pen and Colony Counter Products through SI PINTER Tool Kresnapati, I Nyoman Bagus Aji; Kurniawan, Salsabila Yunita; Novitarini; Hairul, Hairul; Nikendra, Ni Nengah Naia
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8439

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemberdayaan mitra dalam inovasi pembuatan alat SI PINTER dari limbah rumah tangga. SI PINTER atau Inovasi Pen And Colony Counter merupakan alat kesehatan yang berperan dalam menghitung jumlah koloni bakteri seperti bakteri pencemar air Escherichia Coli (E. Coli). Pengabdian ini dilaksanakan di Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (POSYANTEK) Desa Puyung, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat yang meliputi sosialisasi dan pelatihan pembuatan alat SI PINTER dan promosi alat SI PINTER melalui media sosial. Pemberian lembar kuesioner pre-test dan post-test kepada kader mitra bertujuan menilai tingkat pemahaman pelatihan alat dan promosi alat SI PINTER melalui media sosial. Kuesioner telah teruji secara validitas (r hitung> r tabel 0,344) dan reliabilitas (Cronbhach’s Alpha= 0,961, syarat Cronbhach’s Alpha >0,6). Hasil uji statistik meggunakan SPSS versi 27 Paired-Sample T Test untuk data berdistribusi normal dan Uji Wilcoxon jika data tidak berdistribusi normal. Hasil terdapat peningkatan pemahaman kader sebesar 84% untuk sosialisasi dan pelatihan alat SI PINTER dan 14% untuk promosi alat SI PINTER melalui media sosial. Hasil secara uji statistik menunjukan terdapat perbedaan secara bermakna pemahaman kader mitra setelah penyampaian sosialisasi dan pelatihan alat SI PINTER sebesar p =0,041, (syarat p<0,05) dan secara tidak bermakna untuk promosi alat SI PINTER melalui media sosial sebesar p = 0,066, (syarat p<0,05), sehingga disimpulkan kegiatan pemberdayaan SI PINTER berdampak kepada tingkat pemahaman mitra sasaran.
Sosialisasi Bahaya Penggunaan Antibiotik yang Tidak Tepat sebagai Upaya Pencegahan Resistensi Kresnapati, I Nyoman Bagus Aji; Novitarini, Novitarini; Kurniawan, Salsabila Yunita; Pratiwi, Baiq Yulia Hasni
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 6 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v6i3.2606

Abstract

Resistensi antibiotik menjadi masalah serius bagi kesehatan secara global akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Meskipun aturan pembelian antibiotik dengan resep dokter telah diberlakukan, tingkat kepatuhan masyarakat masih rendah karena dianggap membatasi akses obat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi MAN 2 Mataram mengenai bahaya resistensi antibiotik serta pencegahannya. Metode yang digunakan adalah kuisioner berupa pretest-postest untuk mengukur pemahaman sebelum dan sesudah penyampaian materi. Hasil menunjukkan, peningkatan pemahaman sebesar 44,77% dari 37,21% menjadi 81,98% yang menunjukkan tersampaikannya materi yang diberikan dengan baik. Kesimpulan pengabdian ini membuktikan bahwa edukasi mampu menjadi sarana efektif dalam mendorong penggunaan antibiotik secara rasional.