Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variasi Kuat Arus Terhadap Lebar Pemotongan dan Kekerasan pada Baja Karbon Sedang dengan CNC Plasma Arc Cutting Riska Surya Agnitias; Rusiyanto Rusiyanto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.287 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v4i2.27391

Abstract

The purpose of this research is to determine the effects of current variation to the cutting kerf and hardness in medium carbon steel cutting process using CNC Plasma Arc Cutting. This research uses experimental methods to study the effect of a given treatment. The electric current was varied for 20, 25, 30, 35, and 40 amps. The test parameters were cutting kerf and hardness. The data were analyzed using descriptive statistics. The test result shows that there are differences in cutting kerf and hardness. The lowest kerf and hardness value was obtained from the 20 amps current, with a kerf of 1.64 mm and a hardness of 707.4 HV. The highest kerf and hardness value were obtained from the 40 amps current test, with a kerf of 2.58 mm and a hardness of 857.7 HV. This research concludes that the variation of electric current in CNC Plasma Arc Cutting process of medium carbon steel affects the kerf (99.59%) and hardness (94.17%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar variasi kuat arus memberikan pengaruh terhadap lebar pemotongan (Kerf Width) dan kekerasan pada proses pemotongan baja karbon sedang dengan menggunakan CNC Plasma Arc Cutting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh sebab akibat terhadap perlakuan yang diberikan. Variasi kuat arus yang digunakan dalam proses pemotongan ini adalah 20 A, 25A, 30A, 35A, dan 40A. Pengujian yang di lakukan adalah kekerasan dan lebar pemotongan (Kerf Width). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik diskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi perubahan nilai lebar pemotongan (Kerf Width) dan nilai kekerasan. Nilai lebar pemotongan (Kerf Width) dan kekerasan terendah diperoleh pada penggunaan arus sebesar 20 A yaitu dengan nilai lebar sebesar 1,64 mm dan kekerasan sebesar 707,4 HV. Nilai lebar pemotongan (Kerf Width) dan kekerasan tertinggi diperoleh pada penggunaan arus sebesar 40A dengan nilai lebar 2,58 mm dan kekerasan sebesar 857,7 HV.  Penelitian ini dapat disimpulakan bahwa variasi kuat arus pada proses pemotongan baja karbon sedang menggunakan CNC Plasma Arc Cutting memberi pengaruh sebesar 99,59% terhadap nilai lebar pemotongan (Kerf Width) dan sebesar 94,17% terhadap nilai kekerasan.
Pengaruh Penambahan Unsur Aluminium Murni pada Bahan Aluminium Scrap Terhadap Ketangguhan Impak dan Struktur Mikro Hasil Pengecoran Velg Motor Honda Ahmad Dahlan; Rusiyanto Rusiyanto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2021): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v6i1.36643

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui pengaruh penambahan aluminium murni pada bahan aluminium scrap terhadap ketangguhan impak dan struktur mikro. Paduan yang digunakan nantinya adalah scrap dengan penambahan unsur aluminium murni yang divariasikan. Presentase komposisi didapatkan dari perbandingan unsur aluminium pada velg sepeda motor original market sebesar 92% dan scrap sebesar 81%. Varian material yang diteliti adalah variasi penambahan aluminium sebesar 4%, 8% dan 12%, serta material velg sepeda motor. Sering dikeluhkan karena mengalami beban kejut dan retak karena benturan. Proses pembuatan menggunakan peleburan dengan penambahan aluminium murni. Selanjutnya hasil peleburan diuji secara mekanis menggunakan pengujian kekuatan impak dan stuktur nikro dengan standart ASTM. Hasil dari pengujian diperoleh bahwa penambahan unsur aluminium 12% pada scrap memiliki kekuatan impak terbesar yaitu 0.0347 J/mm2dibandingkan dengan velg sepeda motor sebesar 0,0336 J/mm2. Aluminium yang ditambahkan berfungsi untuk memberikan sifat keuletan pada suatu material sehingga mempengaruhi perubahan sifat mekanis. Terlihat pada hasil struktur mikro memiliki fasa eutetik yang semakin rapat dan hampir memiliki kesamaan dengan velg sepeda motor. Dapat disimpulkan bahwa penambahan aluminium mampu mempengaruhi kekuatan impak yang menyebabkan kerapatan fasa aluminium silikon pada material.This study aimed to determine the effect of pure aluminum addition to aluminum scrap material on impact toughness and microstructure. This experiment studied an alloy of scrap aluminum and the addition of pure aluminum into it in various amounts. A spectrotest yields the aluminum element composition is 92% on the original motorcycle rim and 81% on the scrap aluminum. The studied variation of pure aluminum addition is 4%, 8%, and 12%. The manufacturing process uses smelting, and pure aluminum was added during the process.  The smelting products were tested mechanically using impact strength and microstructure according to ASTM standard.  The results show that the highest impact strength is from the addition of 12% pure aluminum. The impact strength is 0.0347 J/mm2, compared to the original motorcycle rim of 0.0336 J/mm2. The added aluminum serves to provide ductility to the alloy, increasing its mechanical properties. Test results show that the microstructure has an increasingly tight eutectic phase and has almost the same characteristics as the original motorcycle rim.  It can be concluded that the addition of aluminum affects the impact strength, in which it causes a dense aluminum-silicon phase of the material.
Pengaruh Thermal Shock Resistence dan Komposisi Bahan Refraktori Terhadap Kekuatan Impact dan Struktur Makro April Lianita Sari; Rusiyanto Rusiyanto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.513 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v4i2.27392

Abstract

The purpose of this research is to study the effect of thermal shock and the composition of refractory materials on impact strength and macrostructure. The research methods are an experimental method. The independent variables in this research are thermal shock temperatures and the composition of refractory materials (a portion of alumina, rice husk ash and kaolin). The dependent variables in this research are impact strength and macrostructure. The data of this research is analyzed using descriptive statistic. The results are presented in tables, charts and images. The result shows that the highest value of average impact strength is 0,009560 J/mm2 with 300 °C temperature of thermal shock (∆T). The result of the macrostructure is a brittle structure with flat and shiny surface characteristics.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh thermal shock dan komposisi bahan refraktori terhadap kekuatan impact dan struktur makro. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode eksperimen. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variasi suhu thermal shock dan variasi komposisi bahan refraktori (alumina, abu sekam padi dan kaolin). variabel terikat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kekuatan impact dan struktur makro. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel, grafik dan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kekuatan impact tertinggi sebesar 0,009560 J/mm2 diperoleh pada komposisi 5 tanpa perlakuan thermal shock dan terendah sebesar 0,004049 J/mm2 dengan variasi suhu thermal shock (∆T) 300 oC dan hasil foto makro menunjukkan patahan getas dengan ciri-ciri permukaan patahan yang datar dan terlihat mengkilap
Pengaruh Variasi Temperatur Preheat Pada Pengelasan Smaw Terhadap Struktur Mikro Dan Kekerasan Baja Karbon SS400 Savitri Ramadhani; Basyirun Basyirun; Rusiyanto Rusiyanto; Sunyoto Sunyoto
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v7i1.46929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelasan SMAW tanpa preheat dan dengan variasi temperatur preheat sebesar 80°C, 110°C, 140°C, dan 170°C terhadap struktur mikro dan nilai kekerasan baja SS400. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental design. Variasi dalam penelitian ini adalah variasi temperatur preheat sebesar 80°C, 110°C, 140°C, dan 170°C. Parameter lain seperti jenis kawat las, arus pengelasan, dan jarak waktu dari preheat ke pengelasan dibuat seragam disetiap variasi temperatur. Variasi temperatur preheat memiliki pengaruh yang berbeda terhadap struktur mikro dan nilai kekerasan Vickers baja SS400. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh variasi temperatur preheat pada proses pengelasan SMAW terhadap struktur mikro dan nilai kekerasan Vickers yang dihasilkan. Spesimen pada variasi temperatur 140°C hingga 170°C tidak terdapat struktur martensite. Sedangkan spesimen raw material, 80°C, 110°C terdapat martensite di antara ferrite dan pearlite. Semakin tinggi temperatur preheat, semakin sedikit jumlah martensite. Hasil nilai kekerasan sejalan dengan struktur mikro yang terbentuk, terdapat pengaruh pengelasan non preheat dan variasi temperatur preheat pada proses pengelasan SMAW baja SS400 terhadap nilai kekerasan Vickers. Pengaruh variasi temperatur preheat terhadap nilai kekerasan baja SS400 adalah terjadi penurunan terhadap kekerasan secara signifikan di semua daerah pengelasan. Sedangkan spesimen preheat terendah memiliki kekerasan tertinggi di daerah weld metal dan spesimen preheat tertinggi memiliki kekerasan terendah sebesar di daerah base metal. Rata-rata nilai kekerasan tertinggi di daerah weld metal dan terendah di daerah base metal.
PENGARUH UKURAN PARTIKEL SERBUK EVAPORATION BOATS DALAM PEMBUATAN KOWI (CRUCIBLE) TERHADAP KEKUATAN IMPACT DAN STRUKTUR MAKRO Jurdan Fulandy Siswoyo; Rusiyanto Rusiyanto; Rahmat Doni Widodo; Sunyoto Sunyoto; Deni Fajar Fitriyana
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v14i1.806

Abstract

Kowi or crucibles come from refractory materials. This study aims to determine the effect of the powder particle size of evaporation boats on impact resistance and macro structure. The research method used is experimental research. The variation applied was a variation of the particle size of the evaporation boats (80, 100, and 120 mesh) as much as 50% (grams) mixed with 25% (gram), kaolin, and 25% (gram) mortar. The mixture of these ingredients is added 15% (grams) of water from the total weight of the mixture. Mixing using a mixer for 1 hour and adding water. Then the material is put into a specimen mold with ASTM D256 standards and compacted at 60kg/cm2 using a hydraulic press. Sintering at 1000ËšC was carried out using an oven with a heating rate of 5ËšC / minute and a holding time of 2 hours. The highest impact price on average of 0.002828936 Joule/mm2 was obtained for the use of mesh 120 evaporation boats particle size and the lowest average impact price of 0.002633081 Joule / mm2 was obtained for the use of mesh 80 evaporation boats powder particle size. The macro structure of firing results and the best density is obtained from the use of the mesh 120 and 100 evaporation boats particle size and a fracture occurs on the flatter surface of the specimen than 80 and 100 evaporation boats mesh.
Studi Modifikasi Geometri Sudu pada Turbin Air Propeller Menggunakan Metode Elemen Hingga Darsono, Febri Budi; Nurdin, Akhmad; Widodo, Rahmat Doni; Rusiyanto, Rusiyanto
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v16i3.2498

Abstract

Desain kekuatan turbin air propeller berdasarkan ketahanan terhadap pembebanan gaya aksial dari air. Pembebanan gaya aksial pada turbin air propeller menyebabkan tegangan bending pada sudu dan berpotensi terjadi kegagalan sudu pada struktur turbin. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan kekuatan modifikasi desain geometri turbin air propeller, yaitu penambahan fillet pada sisi hub sudu dan penambahan ketebalan sudu. Pengambilan data penelitian ini dengan Metode Elemen Hingga menggunakan Solid Works Simulation 2016 dan pembebanan pada sudu dengan tekanan statik. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa modifikasi desain geometris dengan penambahan ketebalan sudu lebih meningkatkan faktor keamanan dibandingkan penambahan fillet pada sisi hub sudu.
ANALISIS VARIASI SISTEM SALURAN TERHADAP CACAT CORAN DAN KEKUATAN BENDING RUNNER SUDU 20 TURBIN CROSS-FLOW DENGAN METODE SAND CASTING Bramansyah Badar Islami; Kriswanto Kriswanto; Rahmat Doni Widodo; Rusiyanto Rusiyanto; Imam Sukoco; Muhammad Harits
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 22, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jptm.v22i2.47376

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi sistem saluran terhadap cacat coran dan kekuatan bending pada hasil pengecoran produk runner turbin cross-flow. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi sistem saluran yang digunakan adalah 2 saluran langsung 1 riser, 2 saluran langsung 2 riser dan 2 saluran terpisah 2 riser, kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan aplikasi infinity analyze dan kekuatan bending. Data hasil penelitian dianalisis secara makroskopik dan menggunakan grafik yang kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini didapatkan variasi 2 saluran langsung 2 riser dan variasi 2 saluran terpisah 2 riser terdapat cacat salah alir atau misrun, cacat sirip, cacat retakan, cacat penyusutan, sedangkan variasi 2 saluran langsung 1 riser terdapat terdapat cacat salah alir atau misrun, cacat sirip, cacat retakan, cacat penyusutan, dan cacat porositas. Nilai tegangan bending paling tinggi diperoleh dari variasi 2 saluran langsung 1 riser yaitu sebesar 160,741 MPa, nilai tegangan bending paling rendah yaitu variasi 2 saluran langsung 2 riser yaitu sebesar 109,134 MPa.
PENGARUH TEMPERATUR TUANG PADA PROSES PENGECORAN SAND CASTING TERHADAP KEKUATAN IMPAK DAN CACAT CORAN RUNNER TURBIN CROSS-FLOW SUDU 24 Aditya Lutfi Sulistyawan; Kriswanto Kriswanto; Rahmat Doni Widodo; Rusiyanto Rusiyanto; Suyitno Suyitno; Rachael Andika; Zaidan Priya Harsandi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 22, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jptm.v22i1.47374

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi temperatur tuang terhadap kekuatan impak dan cacat coran runner turbin cross-flow sudu 24 metode sand casting. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, karena dalam penelitian ini akan dilakukan pengecoran runner turbin cross-flow. Variasi temperatur tuang yang digunakan adalah 650℃, 700℃, 750℃. Data hasil penelitian dianailis secara langsung, dibuat grafik, foto makro dan in-finity analyz kemudian ditarik kesimpulan dari hasil penelitian tersebut. Nilai kekuatan impak pada temperatur 600℃ sebesar 0,6247 J/mm2, temperatur tuang 700℃ sebesar 0,9778 J/mm2, dan pada temperatur tuang 750℃ sebesar 0,7290 J/mm2. Terdapat beberapa jenis cacat coran yang terjadi pada pengecoran runner turbin cros-flow sudu 24 yaitu salah alir dan sumbat dingin, penyusutan luar, retakan, sirip, kekasaran erosi, dan rontokan cetakan
Kekuatan Bending dan Tarik Komposit Berpenguat Serat Eceng Gondok/Tebu Bermatrik Epoxy Widodo, Rahmat Doni; Sutanto, Herry; Fitriana, Deni Fajar; Rusiyanto, Rusiyanto; Darsono, Febri Budi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i1.1417

Abstract

The use of natural fiber as composite material is growing rapidly due to excellent characteristics, environmentally friendly quality and low price. For this reason, natural fiber breaks the dominance of synthetic fiber composite previously used in industries, especially in automotive manufacturing. The purpose of this study is to determine the effect of fiber orientation on the flexural and tensile strength of water hyacinth-sugarcane fiber composite with epoxy matrix. The composite then be tested as an alternative to doortrim. Fiber orientation applied to specimens was random for sugarcane fiber, but continuous on water hyacinth fiber with angle variants of -45/45, 45/90, 45/45, and 90/90. Specimen standard for flexural test is ASTM D790-15 and ASTM D638-14 for tensile test. The study results show that the highest average value for flexural strength is 51.7 MPa of the 45/90 variant, while the lowest average value of 16.6 MPa is the 45/45 variant. Both 45/90 and -45/45 variants have the highest tensile strength of 30 MPa. The 90/90 variant records the weakest tensil strength value of 20 MPa. The highest flexural and tensile strength values exceed minimum score of the SNI 01-4449-2006 and equal the values of panel assy backdoortrim. This experiment proves that fiber orientation affects mechanical properties of composite materials, especially in terms of flexural or tensile strength.
Fabrication and Characterization of Asbestos Free Brake Pads Composite using Elaeocarpus Ganitrus as Reinforcement Afiefudin, Mohamad; Widodo, Rahmat Doni; Rusiyanto, Rusiyanto
Automotive Experiences Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Automotive Laboratory of Universitas Muhammadiyah Magelang in collaboration with Association of Indonesian Vocational Educators (AIVE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ae.9367

Abstract

To minimize potential health hazards, there is awareness to avoid asbestos fibers in brake pads. Therefore, this study aims to produce composite brake pads using Elaeocarpus ganitrus seed powder as a substitute for asbestos. The composition of Elaeocarpus ganitrus seed powder was varied from 8%, 10%, and 12% by weight. The properties of the brake pads, including their morphology, physical characteristics, mechanical performance, and wear behavior, were thoroughly investigated and analyzed. The experimental results showed a positive correlation between the addition of 12% by weight of Elaeocarpus ganitrus and the increase in the density and hardness of the resulting sample. In addition, wear resistance increases with increasing percentage of Elaeocarpus ganitrus. Samples containing 12% by weight of Elaeocarpus ganitrus seed powder gave better properties compared to other composite samples. The research findings indicate that Elaeocarpus ganitrus particles can be an alternative to asbestos in the manufacture of brake pads.
Co-Authors - Jumaeri Abdul Latif Abdul Nasir, Abdul Aditya Lutfi Sulistyawan Afiefudin, Mohamad Ahmad Dahlan Aji, Danang Bayu Aldias Bahatmaka Ami Rima Rahmawati Andriyani, Ririn Anwar, Ahmad April Lianita Sari Aprilya, Chitra Basyirun Basyirun Boenasir Boenasir, Boenasir Bramansyah Badar Islami Budiarso Eko Chasan, Ahmad Darsono, Febri Budi Darun Naim, Darun Dewi Handayani Untari Ningsih Dino Alfian, Rangga Diyah Ayu Utami, Kiki Etty Soesilowati Fajri, Novila Rojabni Farokhi, Mohammad Farokhi, Mohammad Febri Budi Darsono Feddy Setio Pribadi Fendi Panca Wahyudi, Fendi Fiqih Adi Noor Susetyo Fitriana, Deni Fajar Fitriyana, Deni Fajar Ghulamzaki, Muhammad Ghyferi, Andi Abdullah Habiby, M. Nuril Anwar Hadi, Satrio Handayani Untari Ningsih, Dewi Heri Yudiono Hidayat, Wakhid Muhlisin Hidayatulloh, Dimas Restu Imam Sukoco Irfan, Saiful Izza Arinanda, Miftakhul Joko Sunaryo, Joko Jurdan Fulandy Siswoyo Kaisan, Idris Kiswadi, Kiswadi Kriswanto Kriswanto Kriswanto Kriswanto Kriswanto Kriswanto Kriswanto Kriswanto, Kriswanto M. Burhan Rubai Wijaya M. Nuril Anwar Habiby Masugino - Miftakhudin - Mubarak, Raihan Fa'iq Muhammad Harits Muhammad Khumaedi Musyono, Ari Dwi Nur Indriawan Nugroho, Anan Nurdin, Akhmad Nurrohmah, Sinta Indiarti Nurrohman, Ali Pramono Pramono Prasetya, Alfian Wahyu Prima Astuti Handayani Putri, Melinia Rahmahani Rachael Andika Rahmah, Ladunia Rahmat Doni W, Rahmat Doni Rahmat Doni Widodo Ria Wulansarie, Ria Ridananda, Ayyub Rifqi, M. Irfan Riska Surya Agnitias Riski Yustiar Prabowo, Riski Rizqi Fitri Naryanto Rizza, Ahmad Samsudin Anis Samsudin Anis Sari, Desi Riana Savitri Ramadhani Septianova, Brian Selvi Feliciano Setiawan Sariyoga, Setiawan Suharno, Muhamad Sunyoto Sunyoto Sutanto, Herry Suyitno Suyitno Triyanto, Sandy Wahyudi Wahyudi Wara Dyah Pita Rengga Wibowo, Muhammad Yusuf Widi Widayat Wirawan Sumbodo Zaenal Afroni, Zaenal Zaidan Priya Harsandi Zaifani, Muh. Alfian