Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat mindset kewirausahaan dan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan ide usaha yang relevan dengan potensi lokal Kota Makassar. Kegiatan melibatkan masyarakat dan pelaku usaha yang dibagi ke dalam empat kelompok kerja. Metode pelaksanaan dirancang secara partisipatif melalui sosialisasi konsep kewirausahaan, pemetaan potensi lokal, brainstorming terstruktur, diskusi kelompok, presentasi ide, dan umpan balik antarkelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan rubrik penilaian kerja kelompok yang mencakup kesesuaian presentasi dengan tujuan pembelajaran, penyajian hasil diskusi, diskusi terbuka, hasil analisis pasar, dan penerimaan masukan. Hasil evaluasi menunjukkan nilai kelompok berkisar antara 81 sampai 94 dengan rata-rata 87,5. Tiga kelompok (75%) berada pada kategori sangat baik dan satu kelompok (25%) berada pada kategori baik. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendekatan brainstorming berbasis potensi lokal mampu mendorong peserta mengidentifikasi peluang, mengembangkan alternatif ide usaha, mempertimbangkan kebutuhan pasar, serta menerima umpan balik untuk penyempurnaan gagasan. Faktor pendukung kegiatan meliputi partisipasi aktif peserta, kedekatan tema dengan pengalaman ekonomi sehari-hari, dan pembelajaran kolaboratif. Keterbatasan kegiatan berkaitan dengan durasi pelatihan dan perlunya pendampingan lanjutan untuk menguji kelayakan ide. Program serupa direkomendasikan dilanjutkan melalui validasi pasar, penyusunan model bisnis, dan pendampingan implementasi.