Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Modular two-look blouse design using Jumputan and Indigo–Tingi Dyeing for sustainable fashion Amelia Estriana Ramadhani; Sugiyem Sugiyem
Productum: Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/productum.v9i1.15669

Abstract

The fashion industry increasingly demands sustainable alternatives that preserve cultural heritage. This study addresses the gap sustainably by integrating traditional Indonesian batik with contemporary modular design. Using a 4D R&D approach, a 2-look modular blouse was developed with jumputan cross-tie batik and natural indigo-tingi dyeing on organic cotton. Consumer preference testing with 60 respondents (the majority, 58.3%, aged 21-24 years) across Indonesia showed a strong preference for casual design (72 favorable ratings) over semi-formal (42 ratings). The sustainability concept received 75% perfect-fit ratings, with 92% approving the organic cotton material for its comfort, breathability, and suitability for tropical climates. However, the IDR 320,000 price point showed mixed acceptance: 58% found it acceptable, while 43% expressed affordability concerns, particularly among students. Results confirm market viability for sustainable modular fashion that integrates traditional techniques, though the pricing strategy requires refinement to reach student segments. Limitations include geographic concentration and age demographic skew. This research demonstrates the market viability of conventional textile techniques in contemporary sustainable fashion.
Pengembangan Modul Ajar Ecoprint Berbasis Desain Melalui Project Based Learning di MTs Ibnu Sina Salmaa, Salmaa; Sugiyem, Sugiyem
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 19, No 1 (2026): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v19i1.113048

Abstract

Pembelajaran ecoprint di MTs Ibnu Sina Yogyakarta merupakan program unggulan yang bertujuan membekali siswa dengan keterampilan produktif. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa proses pembelajaran belum optimal karena siswa kurang aktif, kegiatan belum terstruktur, dan penerapan Project Based Learning (PjBL) belum mengikuti sintak yang seharusnya. Ketiadaan modul ajar juga membuat siswa tidak memiliki pedoman belajar mandiri, sehingga tahapan desain dan praktik ecoprint belum berlangsung secara runtut. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya bahan ajar yang mampu mengarahkan pembelajaran secara sistematis, kolaboratif, dan berorientasi pada proyek. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar ecoprint berbasis desain dengan model PjBL serta mengetahui tingkat kelayakannya sebagai bahan ajar pada mata pelajaran keterampilan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model 4D, meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli dan angket respons siswa dianalisis menggunakan Aiken’s V, Cronbach’s Alpha, dan persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan modul ajar berada pada kategori sangat tinggi dengan validitas dan reliabilitas tinggi, ditunjukkan oleh kelayakan ahli materi 98%, ahli tampilan 96%, ahli pembelajaran 100%, serta respons siswa 82,7%.