Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

ISLAM BERKEMAJUAN: ISLAM NUSANTARA VS BERKEMAJUAN DALAM KONTEKS INDONESIA MODERN Putra, Rizki Eka; Lahmi, Ahmad; Dahlan, Dasrizal; Ritonga, Mahyudin
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7736

Abstract

Artikel ini membahas dinamika diskursus antara Islam Nusantara dan Islam Berkembang dalam konteks Indonesia modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten terhadap berbagai pemikiran para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun memiliki perbedaan dalam pendekatan dan penekanan, kedua konsep ini sebenarnya saling melengkapi. Islam Nusantara menawarkan pendekatan kultural-historis yang akomodatif terhadap budaya lokal, sementara Islam Berkembang menawarkan pendekatan teologis-modernis yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Artikel ini menyimpulkan bahwa sintesis kreatif antara kedua konsep diperlukan untuk menjawab tantangan Islam Indonesia di era modern.
ANALISIS KOMPLEKSITAS PROBLEMATIKA UMAT ISLAM DI TATARAN NASIONAL DAN GLOBAL : TELAAH PEMIKIRAN DAN ALTERNATIF SOLUSI Yossar, Yossar; Siregar, Fithri Choirunnisa; Putra, Rizki Eka; Wahyuni, Sri; Hakim, Rosniati
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7742

Abstract

Dunia Islam saat ini menghadapi tantangan multidimensi yang kompleks yang memerlukan solusi komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompleksitas problematika umat Islam di tataran nasional dan global serta merumuskan alternatif solusi berdasarkan perspektif para ahli. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini mengidentifikasi bahwa problem internal seperti krisis epistemologi, fragmentasi politik, kemiskinan struktural, dan krisis kepemimpinan melemahkan kemampuan umat Islam dalam menghadapi tantangan eksternal termasuk islamophobia yang terinstitusionalisasi, hegemoni budaya Barat, ketidakadilan politik internasional, dan kesenjangan digital. Analisis berbagai perspektif ahli menunjukkan tiga pendekatan utama: proaktif-optimis, kritis-pesimis, dan moderat-jalan tengah. Penelitian menyimpulkan bahwa solusi memerlukan pendekatan multidimensi yang mencakup transformasi politik-institusional, rekonstruksi epistemologis-intelektual, dan adaptasi sosio-kultural. Rekomendasi strategis meliputi revolusi pendidikan, pengembangan ekonomi syariah yang berkeadilan, diplomasi budaya yang proaktif, penguatan kerjasama Selatan-Selatan, dan pemberdayaan pemuda secara sistematis.