Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik Terhadap Prestasi Belajar Matematika dan Sikap Bersahabat di Kelas IV SD Luthfiani, Annisa; Irianto, Sony; Andriani, Ana
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 3, No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.409 KB) | DOI: 10.31764/jtam.v3i2.971

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan matematika realistik terhadap prestasi belajar matematika dan sikap bersahabat di kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain Nonequivalent (Pretest-Posttest) Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SD sebanyak 42 siswa yang terbagi menjadi 20 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 22 siswa sebagai kelompok kontrol. Penentuan sampel menggunakan cluster random sampling. Teknik pengambilan data dilakukan dengan instrumen prestasi belajar siswa melalui pretest dan posttest sedangkan instrumen sikap bersahabat didapatkan dengan angket menggunakan skala Likert. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t pihak kanan, dimana t-hitung lebih besar dari t-tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh antara pendekatan matematika realistik terhadap prestasi belajar siswa dengan t-hitung = 3,399 ≥ t-tabel = 1,684; (2) terdapat pengaruh antara pendekatan matematika realistik terhadap sikap bersahabat siswa dengan t-hitung = 2,160 ≥ t-tabel = 1,684.Abstract: This research aimed to find out the effect of realistic mathematics approach towards the students' learning achievement and friendly behavior on the fourth grade of Elementary School. This was a quasi-experimental research with Nonequivalent (pre-test and post-test) Control Group Design. The samples of this research were 42 fourth graders of Elementary School taken from two classes consisting of 20 students of the experiment class and 22 students of the control. The data of students'learning achievement were collected using pre-test and post-test, while the data of students' friendly behavior were collected using a questionnaire of Likert scale. To test the hypothesis of this study using the right t-test, where t-count was bigger than t-table so Ho will be rejected and Ha will be accepted. The results showed that: (1) there was an effect between realistic mathematics approach and the students' learning achievement with t-count = 3.399 ≥ t-table = 1.684; (2) there was an effect between realistic mathematics approach and students' friendly behavior with t-count = 2.160 ≥ t-table = 1.684.
Gap Analisis Pengelolaan Antibiotik di Apotik dalam Wilayah Pengawasan BBPOM di Makassar Periode Januari 2024 – Juni 2025 Pammusureng, Andi Ilham; Andriani, Ana
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 5 No. 1 (2026): volume 5 issue 1 2026
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v5i1.2163

Abstract

Resistensi antibiotik (Antibiotics Resistance/AMR) merupakan masalah kesehatan global yang diperburuk oleh penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Apotek sebagai fasilitas pelayanan kefarmasian memiliki peran penting dalam pengendalian distribusi dan penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan pengelolaan antibiotik di apotek wilayah pengawasan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar berdasarkan hasil pengawasan periode Januari 2024–Juni 2025. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan analisis data sekunder dari hasil pemeriksaan 176 apotek. Hasil menunjukkan bahwa cakupan pengawasan masih rendah (11%), penyerahan antibiotik tanpa resep dokter masih tinggi (38%), pencatatan stok antibiotik belum optimal (56,8%), serta lemahnya supervisi apoteker. Selain itu, proporsi penjualan antibiotik golongan Watch tanpa resep dokter mencapai lebih dari 85% pada beberapa jenis. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antara ketentuan regulasi dan praktik di lapangan yang berpotensi mempercepat terjadinya resistensi antimikroba. Diperlukan penguatan pengawasan berbasis risiko, peningkatan peran apoteker, serta pembinaan dan penegakan regulasi yang konsisten