Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

THE COLLABORATION OF INTERCULTURAL EDUPRENEURS’ PROJECT-BASED LEARNING OF TEACHING ENGLISH FOR YOUNG LEARNERS IN BENGKULU PROVINCE Parli, Muhammad; Angraini, Ria; Susyla, Dian; Safitri, Washlurachim
EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Vol 14, No 1 (2025): Exposure
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/exposure.v14i1.16455

Abstract

This study aimed to describe the collaboration of intercultural edupreneurs’ project-based learning (PjBL) of English for young learners in Bengkulu province. This descriptive qualitative study used observation, interview, and documentation to collect the primary data. The research samples involved five private English courses for young learners as a collaboration of intercultural edupreneurs’ project-based learning (PjBL) that was created by students of the student exchange (PMM) program and English students of Universitas Muhammadiyah Bengkulu. They were B 3nglish, Artery_ECourse, BVJE_Course, OBFiG’s_E Course, and BC.Equal Courses. The research results revealed that the collaboration of intercultural edupreneurs’ project-based learning (PjBL) of English for young learners in Bengkulu province was realized in four dimensions: planning and group decision-making; communicating about thinking; contributing resources, ideas, and efforts; and monitoring processes. In concluding the research, the collaboration of intercultural edupreneurs’ project-based learning (PjBL) of English for young learners is highly facilitated through the project-based learning method, making it an effective approach. 
BAHASA DAN BUDAYA : CERITA PENGABDIAN MAHASISWA DI PRATHOM SUKSA (SEKOLAH DASAR) CHITPHAKDI WITTAYA KRONGPINANG SCHOOL, THAILAND Gna, Uas; Safitri, Washlurachim; Ananda, Ririn Putri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47717

Abstract

Bahasa Inggris merupakan keterampilan penting di era global sebagai alat komunikasi internasional dan sarana untuk mengakses informasi secara luas. Namun, penguasaan bahasa Inggris di Thailand, khususnya tingkat sekolah dasar (Prathom Suksa), masih menghadapi berbagai kendala, seperti terbatasnya guru yang kompeten dan metode pengajaran yang kurang aplikatif. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilaksanakan program Praktik PTMA Yala yang melibatkan mahasiswa Indonesia dalam kegiatan mengajar secara langsung di sekolah-sekolah lokal. Penulis ditempatkan di Chitphakdi Wittaya Krongpinang School, Provinsi Yala, untuk mengajarkan bahasa Inggris pada siswa sekolah dasar (Prathom Suksa). Dalam praktiknya, salah satu kendala yang dihadapi adalah perbedaan bahasa antara pengajar dan siswa. Sebagai solusi, digunakan metode pembelajaran yang mudah dan menyenangkan melalui gambar, audio, video, dan permainan edukatif. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang aktif dan meningkatkan minat serta kemampuan siswa dalam bahasa Inggris.
Edukasi Kesadaran Pendidikan Dan Keterampilan Masyarakat Melalui Program Desa Binaan Suhadi, Agung; Wadison, Epi; safitri, Washlurachim
PRAWARA Jurnal ABDIMAS Vol 4 No 3 (2025): PRAWARA JURNAL ABDIMAS
Publisher : CV. Manha Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Desa Binaan merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat melalui edukasi pendidikan dan peningkatan keterampilan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Suka Sari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, dengan tujuan mengatasi permasalahan mitra dengan pendekatan edukatif yang partisipatif. Program difokuskan pada dua hal, yaitu pengenalan Bahasa Inggris untuk anak-anak sekolah dasar melalui metode bermain dan bercerita, serta sosialisasi pendidikan kesetaraan bagi remaja dan orang tua putus sekolah. Pelaksanaannya dilakukan melalui pembelajaran interaktif, diskusi kelompok, serta pendampingan berkelanjutan yang melibatkan guru, tokoh masyarakat, dan orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan minat/motivasi belajar dan keberanian anak-anak dalam menggunakan kosakata Bahasa Inggris dasar, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan yang menunjukkan perubahan positif dalam paradigma masyarakat terhadap pendidikan. The Village Development Program is a tangible manifestation of the university’s role in empowering communities through educational initiatives and skills enhancement. This activity was carried out in Suka Sari Village, Kabawetan District, Kepahiang Regency, with the aim of addressing partner-related issues through a participatory educational approach. The program focused on two main areas: introducing English to elementary school children through play-based and storytelling methods, and promoting educational equivalency programs for school dropouts among teenagers and adults. Implementation was conducted through interactive learning, group discussions, and ongoing assistance involving teachers, community leaders, and parents. The outcomes showed an increase in children's motivation to learn and their confidence in using basic English vocabulary, as well as growing community awareness of the importance of education—indicating a positive shift in the community’s educational mindset.
THE COLLABORATION OF INTERCULTURAL EDUPRENEURS’ PROJECT-BASED LEARNING OF TEACHING ENGLISH FOR YOUNG LEARNERS IN BENGKULU PROVINCE Parli, Muhammad; Angraini, Ria; Susyla, Dian; Safitri, Washlurachim
EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Vol. 14 No. 1 (2025): Exposure
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/exposure.v14i1.16455

Abstract

This study aimed to describe the collaboration of intercultural edupreneurs’ project-based learning (PjBL) of English for young learners in Bengkulu province. This descriptive qualitative study used observation, interview, and documentation to collect the primary data. The research samples involved five private English courses for young learners as a collaboration of intercultural edupreneurs’ project-based learning (PjBL) that was created by students of the student exchange (PMM) program and English students of Universitas Muhammadiyah Bengkulu. They were B 3nglish, Artery_ECourse, BVJE_Course, OBFiG’s_E Course, and BC.Equal Courses. The research results revealed that the collaboration of intercultural edupreneurs’ project-based learning (PjBL) of English for young learners in Bengkulu province was realized in four dimensions: planning and group decision-making; communicating about thinking; contributing resources, ideas, and efforts; and monitoring processes. In concluding the research, the collaboration of intercultural edupreneurs’ project-based learning (PjBL) of English for young learners is highly facilitated through the project-based learning method, making it an effective approach.