Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Penerapan Akuntansi Berbasis Akrual terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Chairina Chairina; Taufiq Azmi Harahap
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi berbasis akrual terhadap transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan pemerintah daerah Penerapan akuntansi berbasis akrual merupakan bagian dari reformasi pengelolaan keuangan sektor publik yang bertujuan meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah agar lebih relevan andal transparan dan akuntabel Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai bagian keuangan dan akuntansi pada organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria responden yang memahami penerapan akuntansi berbasis akrual Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi berbasis akrual berpengaruh positif dan signifikan terhadap transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan pemerintah daerah Penerapan basis akrual mampu meningkatkan kualitas penyajian informasi keuangan karena seluruh transaksi aset kewajiban pendapatan dan beban dicatat secara lebih lengkap dan sistematis Selain itu penerapan basis akrual juga meningkatkan keterbukaan informasi keuangan kepada masyarakat sehingga pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran daerah menjadi lebih efektif Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penerapan akuntansi berbasis akrual tidak hanya dipengaruhi oleh regulasi tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia sistem informasi akuntansi dan pengendalian internal pemerintah daerah Oleh karena itu pemerintah daerah perlu meningkatkan kualitas aparatur dan sistem pengelolaan keuangan guna mewujudkan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan yang lebih baik
Sosialisasi Pemanfaatan Sampah Pantai Sebagai Pupuk Tanaman Alwi Fahruzy Nasution; Susy Deliani; Tina Herianty Masitah; Chairina Chairina; Pangeran Pangeran; Suhelmi Suhelmi
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 1: Maret 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i1.699

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mensosialisasikan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dalam mengurangi dampak pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh banyaknya sampah di pantai Cermin. Pentingnya pengabdian kepada masyarakat ini karena melihat banyaknya limbah di sekitar pesisir pantai yang tidak dikelola dengan baik sehingga menyebabkan lingkungan sekitar tersebut menjadi kotor dan merusak pemandangan. Selain itu, perlu ditingkatkan perekonomian di daerah tersebut dikarenakan mayoritas penduduknya hanya bermata pencaharian sebagai nelayan yang memiliki pendapatan tidak tetap. Dengan adanya pengolahan sampah menjadi nilai ekonomis dan berdayaguna dapat meningkatkan kesehatan lingkungan dan juga meningkatkan pendapatan dengan menambah peluang wirausahaan diri bagi masyarakat sekitar lokasi tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan dan praktik pemanfaatan sampah salah satunya yaitu menjadi pupuk tanaman. Setelah pengabdian ini dilakukan, masyarakat tergerak akan pentingnya pemanfaatan sampah karena sudah dapat merasakan kontribusinya yaitu meningkatnya pendapatan dan menurunnya pencemaran lingkungan. Kata Kunci: pemanfaatan sampah, pupuk, wisata
Sosialisasi Strategi Pengelolaan Sistem Retribusi Pengunjung di Kawasan Wisata Puncak 2000 Siosar Tanah Karo Sumatera Utara Rahmaniah Rahmaniah; Chairina Chairina; Ismayani Ismayani; Nunti Sibuea; Nur Subiantoro; Joko Priono
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i2.713

Abstract

Adapun tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi kepada masayarakat akan pentingnya pengelolaan sistem retribusi pengunjung di kawasan wisata agar kawasan wisata tersebut tetap menjadi tempat tujuan yang nyaman bagi wisatawan dan akan tetap menjadi tempat tujuan wisata pavorit. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat diketahui: 1)Pengelola Kawasan wisata Puncak 2000 Siosar Tanah Karo Sumatera Utara adalah masayrakat setempat; 2) Masyarakat antusias dan senang dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di kawasan wisata sebab memberikan masukan dan ilmu bagi mereka; 3) Dari gambar dapat diketahui dari jumlah 40 orang besarnya hasil wawancara setuju adanya kutipan sebesar 18 Persen = 18, kemudian kurang setuju 30 Persen = 12 dan tidak setuju 25 Persen= 10. Sehingga jika diakumulasikan pendekatan tidak setuju adanya kutipan retribusi di kawasan wisata uncak 2000 Siosar Tanah Karo Sumatera Utara sebesar = 55 Persen. Dan yang setuju = 45 Persen. Kata Kunci: Sosialisasi: Strategi: Pengelolaan: Retribusi: Kawasan Wisata.
Budidaya Udang Vaname dengan Media Tambak di Pasantern Darussalam Guntur Batubara Elazhari Elazhari; Reza Hanafi Lubis; Chairina Chairina; Limega Candrasa; Jarungjung Hutagaol; Ida Zulfida
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.726

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini yaitu untuk memberikan edukasi cara budidaya udang vaname dari awal hingga panen dan memberikan pengetahuan kepada kahalayak umum yang ingin membudidayakan udang vaname ini.Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Pasantren Darussalam Guntur Batubara. Adapaun hasil kegiatan ini berupa edukasi budi saya udang vaname yaitu bahwa budidaya udang vaname relatif mudah dan dengan resiko gagal panen yang kecil tentunya dengan mengikuti tahapan pelakasanaan budidaya yang benar. Keunggulan udang vaname ini yaitu 1) Laju pertumbuhan udang bisa mencapai 1-1,5 gram/ minggu; 2) Bisa dibudidayakan dengan kepadatan penebaran tinggi (80-500 ekor/m²); 3) Kebutuhan pakan protein lebih rendah 20-30 persen dibanding jenis udang lainnya; 4) Memiliki FCR (Feed Conversion Ratio) yang lebih rendah; 5) Ukuran udang saat panen seragam; 6) Jumlah udang yang under size saat panen cenderung sedikit. Budidaya udang vaname yang dilakukan dipasantren Darussalam ini sudah berlangsung 2 tahun terakhir sejak 2020 dan telah menghasilkan lebih kurang 1 ton dalam satu tahun. Dengan resiko gagal panen selama du atahun teakhir tidak ada. Kata Kunci : Budidaya; Udang Vaname; Media Tambak.
Sosialisasi Pentingnya mengadakan Sovenir dan Kuliner Ciri Khas Kawasan Wisata di Bukit Lawang Chairina Chairina; Ismayani Ismayani; Muhammad Sahid; Anto Tulim; Ridwan Nasution; Rini Rini
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.754

Abstract

Dikawasan wisata bukit lawang terdapat penjual souvenir dan pedagang kuliner. Souvenir yang dijual beragam akan tetapi belum unik begitupun kulinernya masih belum membawa ciri khas langkat yang arahnya kepada kuliner melayu dan oleh-olehnya juga belum ada yang khas. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan masukan kepada pengelola wisata dan masyarakat akan pentingnya pengadaan souvenir unik dan khas serta kuliner seta oleh-oleh khas tempat wisata, sebab ini termasuk salah satu bentuk bisnis yang dapat meningkatkan ekonomi msayarakat dan menarik minat wisatawan. Hasil kegiatan merumuskan pentingnya mengadakan souvenir dan kuliner ciri khas kawasan wisata di bukit lawang denagn tujuan sebagai daya tarik wisatawan, meningkatkan perekonomian masyarakat dan turut melestarikan budaya daerah. Akan tetapi perlu diperhatikan fungsi dan kualitas dari souvenir dan keunikannya sehingga akan memberi harga jual yang sesuai bahkan bernilai lebih. Begitupun kulinernya perlu diperhatikan citarasa, bidang kesehatan dan tampilan penyajiannya, sehingga wisatawan akan tertarik dan bahkan menjadi penggemarnya. Saran: Peran pemerintah lokal diharapkan untuk menjadi motor dan donator bagi masyarakat, baik sebagai tenaga ahli atau mendatangkannya dan sebagai evaluasi keberlangsungan perencanaan program yang dilaksanakan di kawasan wista tersbut.   Kata Kunci : Sosialisasi; Souvenir; Kuliner; Kawasan Wisata.
Interaksi dan Diskusi dengan Tokoh Adat Batak Samosir Terkait konservasi Adat Istiadat di Pulau Samosir Tapanuli Utara Chairina Chairina; Zuhri Ramadhan; Jarungjung Hutagaol; Purnaya Sari Tarigan; Ahmad Nadhira; Dian Kemala Dewi
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 4: Desember 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i4.766

Abstract

p Pulau Samosir merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Pulau ini memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, termasuk adat istiadat. Namun, adat istiadat Batak Samosir saat ini mulai mengalami erosi. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti modernisasi, globalisasi, dan perubahan sosial. Untuk melestarikan adat istiadat Batak Samosir, perlu dilakukan upaya konservasi. Salah satu upaya tersebut adalah dengan melakukan interaksi dan diskusi dengan tokoh adat. Interaksi dan diskusi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang adat istiadat Batak Samosir, sehingga dapat membantu dalam upaya pelestariannya. Pada makalah ini, akan dibahas tentang interaksi dan diskusi yang dilakukan dengan tokoh adat Batak Samosir. Pembahasan akan meliputi latar belakang, metode, hasil, dan pembahasan.
Optimalisasi Koperasi Digital Berbasis Komunitas: Pendekatan Integratif Administrasi Publik, Hukum Bisnis, Akuntansi Keuangan, dan Manajemen Agroteknopreneur Chairina Chairina; Mahyudin Situmeang; Riyanti Riyanti; Ahmad Nadhira; Dian Kemala Dewi; Aryani Sairun; Subaktiar Subaktiar
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.837

Abstract

p Transformasi digital dalam tata kelola koperasi merupakan keniscayaan di era revolusi industri 4.0 dan Society 5.0. Koperasi sebagai entitas ekonomi berbasis komunitas menghadapi tantangan struktural dan kultural untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, tuntutan transparansi, serta kebutuhan akan inovasi manajerial yang responsif terhadap perubahan pasar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja dan peran strategis koperasi digital berbasis komunitas melalui pendekatan integratif lintas keilmuan, yaitu administrasi publik, hukum bisnis, akuntansi keuangan, dan manajemen agroteknopreneur. Metode kegiatan dilakukan secara daring dengan menggunakan strategi partisipatif berbasis kebutuhan mitra koperasi, yang terdiri dari lima koperasi komunitas di sektor pertanian dan agroindustri. Pelaksanaan meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan modul interdisipliner, pelatihan berbasis webinar, forum diskusi kelompok (FGD), dan pendampingan daring intensif. Materi pelatihan mencakup topik-topik seperti tata kelola koperasi yang partisipatif dan akuntabel, aspek hukum koperasi digital, penyusunan laporan keuangan berbasis aplikasi daring, serta strategi pemasaran digital produk pertanian lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kapasitas pengurus koperasi di empat aspek utama: (1) penguatan tata kelola berbasis prinsip good governance; (2) pemahaman hukum digital koperasi dan penyusunan dokumen legal; (3) kemampuan menyusun laporan keuangan koperasi secara digital dan terstandar; serta (4) penerapan strategi agroteknopreneur dalam pengelolaan usaha dan pemasaran digital. Evaluasi terhadap peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan hingga 30 Persen pasca intervensi, serta terbentuknya dua koperasi digital yang aktif melakukan pemasaran daring secara mandiri. Kesimpulannya, pendekatan integratif lintas disiplin ilmu dalam kegiatan PkM ini terbukti efektif dalam mendorong koperasi komunitas untuk bertransformasi secara digital dan berdaya saing dalam ekosistem ekonomi modern. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan komunitas akar rumput sebagai strategi pembangunan sosial-ekonomi yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.