Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Buletin Poltanesa

Deteksi Kerusakan Perkotaan Akibat Gempa Bumi Di Kota Palu Menggunakan Data Satelit Sentinel-1 Muhammad Faisal Bashiir; Nia Kurniadin
Poltanesa Vol 22 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.652 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v22i1.330

Abstract

Gempa bumi dan Tsunami melanda Kota Palu pada tanggal 28 september 2018. Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Kota Palu dan Donggala. Pusat gempa berada pada kedalaman 10 km di 27 km sebelah timur laut Donggala mengakibatkan tsunami setinggi hampir 6 meter dengan kecepatan 800 km/jam menerjang Pantai Talise dan Likuifaksi di Kelurahan Petobo dan Balaroa. Akibat bencana tersebut terjadi kerusakan beberapa bangunan penting seperti Hotel, Pusat Perbelanjaan, Gedung Pemerintahan, dan Sarana Pendidikan serta ratusan rumah rusak parah bahkan hilang akibat likuifaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kerusakan perkotaan akibat gempa bumi di kota palu menggunakan data Sentinel-1. Softwere ESA SNAP digunakan untuk mengolah data Sentinel-1. Data yang telah dioleh selanjutnya dianalsis untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi setelah gempa yang melanda Kota Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data Sentinel-1 ini dapat mendeteksi kerusakan bangunan akibat gempa bumi di Kota Palu, namun pada Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan dan Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat yang mengalami Likuifaksi tidak terdeteksi kerusakan bangunannya secara signifikan. Luasan kerusakan yang terdeteksi adalah pada kecamatan Mantikulore 89,913 Ha, Palu Barat 10,893 Ha, Palu Selatan 10,285 Ha, Palu Timur 13,142 Ha, Palu Utara 4,568 Ha, Tatanga 7,553 Ha, Taweli 9,082 Ha, dan Ulujadi 117,251 Ha.
Identifikasi Perubahan Indeks Kerapatan Bangunan Pasca Likuifaksi di Kota Palu Sandi Pranata; Nia Kurniadin
Poltanesa Vol 22 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.008 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v22i1.469

Abstract

Kota Palu adalah ibukota dari Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Pada tanggal 28 september 2018 telah terjadi bencana alam berupa gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) yang diikuti dengan tsunami, serta likuifaksi yang melanda Kelurahan Petobo dan Balaroa. Gempa bumi, tsunami dan likuifaksi tidak hanya menyebabkan korban jiwa, namun juga menyebabkan kerusakan terhadap bangunan yang ada di Kota Palu dan sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perubahan indeks kerapatan bangunan di Kota Palu pasca likuifaksi menggunakan citra Sentinel-2 tanggal 27 September 2018 dan 2 Oktober 2018. Metode yang digunakan dengan pendekatan Normalized Difference Built-Up Index (NDBI) pada kedua citra sehingga mendapatkan perubahan kerapatan bangunan pasca Likufaksi di Kota Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks kerapatan bangunan berdasarkan kelas kerapatan non-bangunan, kerapatan bangunan rendah, kerapatan bangunan sedang, dan kerapatan bangunan tinggi secara berturut-turut mengalami perubahan -605.07 Ha, 61.07 Ha, 369.36 Ha, dan 174.64 Ha. Kelurahan Petobo mengalami dampak Likuifaksi 163 Ha, sedangkan Kelurahan Balaroa mengalami dampak Likuifaksi 39.54 Ha.
Sistem Informasi Geografis Coffee Shop di Kota Samarinda Berbasis Web Rofikhotul Khoeriyah; Nia Kurniadin
Poltanesa Vol 22 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.626 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v22i2.881

Abstract

Coffee Shop merupakan tempat yang banyak diminati oleh masyarakat Kota Samarinda. Terdapat beberapa perbedaan antara Coffee Shop dengan kedai kopi atau warung kopi, antara lain dari segi konsep, desain interior, sarana dan prasarana, menu dan segmen pasar. Akan tetapi masyarakat dihadapkan dengan permasalahan dalam mengetahui lokasi serta informasi yang ada pada Coffee Shop. Dengan demikian diperlukan sarana informasi yang dapat diakses oleh umum, salah satu cara dengan pembuatan peta informasi berbasis Web yaitu WebGIS. Tujuan dari kegiatan penelitian ini yaitu untuk memberikan informasi lokasi dan informasi lainnya tentang Coffee Shop yang ada di Samarinda, serta penyajiannya dalam bentuk peta informasi berbasis Web. Data yang dikumpulkan berupa nilai titik koordinat dari hasil pengamatan di lapangan, serta beberapa informasi mengenai Coffee Shop dari media sosial masing-masing Coffee Shop, yang kemudian diolah menggunakan perangkat lunak Quantum GIS menjadi peta informasi berbasis Web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 49 Coffee Shop yang tersebar di Kota Samarinda dan data tersebut disajikan dalam bentuk WebGIS yang disertai informasi yang ada pada masing-masing Coffee Shop tersebut.
Pemetaan Fasilitas Kesehatan BPJS Kota Samarinda Studi Kasus Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik Pratama Arsya Farky Fadjuani; Dyah Widyasasi; Nia Kurniadin; F. V. Astrolabe Sian Prasetya
Poltanesa Vol 22 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.674 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v22i2.885

Abstract

Sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Timur Samarinda memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. BPS (Badan Pusat Stastistik) Kota Samarinda menunjukan jumlah penduduk pada tahun 2020 mencapai 886.806 jiwa. Jumlah tersebut tersebar dalam 10 Kecamatan dan 59 Kelurahan. Besarnya populasi manusia di Kota Samarinda mengakibatkan besar pula kebutuhan akan pelayanan fasilitas kesehatan khususnya Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik Pratama di wilayah ini. Demikinan pula kebutuhan akan ketersediaan fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan serta kemudahan akses informasi jenis layanan yang dicover oleh BPJS Kesehatan. Tujuan dari kegiatan penelitian ini yaitu untuk memetakan lokasi Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik yang menyediakan layanan BPJS Kesehatan di Kota Samarinda. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan data yang terdapat pada website BPJS Kesehatan, yang selanjutnya dilakukan pengambilan data koordinat dan data mengenai jenis layanan, informasi serta ketersediaan layanan BPJS yang terdapat pada fasilitas Kesehatan di Kota Samarinda. Data selanjutnya diolah menggunakan perangkat lunak SIG dengan hasil akhir berupa layout peta. Hasil pada penelitian ini menunjukan terdapat 12 dari 15 Rumah Sakit melayani pasien BPJS, 14 Puskesmas seluruhnya menyediakan layanan BPJS, serta 40 dari 49 Klinik melayani BPJS.
Pemetaan Tutupan Lahan Di Desa Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang Menggunakan Citra Sentinel 2A Agum Gumelar; Dyah Widyasasi; Suparjo; Dwi Agung Pramono; Nia Kurniadin
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.238 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.956

Abstract

The purpose of this study was to make a land cover map and determine the condition of land cover in Bukit Raya Village, Tenggarong Seberang District.The method used in this study is the use of remote sensing Sentinel 2A for land cover mapping with a guided method using sample digitization on the screen for sampling in the land cover classification process. After using the supervised classification data obtained in the form of vector data that must be combined first before being used as a layout map.Results Based on the research, information was obtained about the process of making land cover maps in Bukit Raya Village, Tenggarong Seberang District and Land Cover Maps in Bukit Raya Village, Tenggarong Seberang District. The result of the area of ​​each land cover class is Agricultural Land with an area of ​​426.9 Ha,Air with an area of ​​138.2 Ha, Urban with an area of ​​176.1 Ha, Forest Land with an area of ​​391.7 Ha, Barren land with an area of ​​2 Ha, Industry 49.7 Ha, Transportation 59 Ha.
Detection of the Post-Earthquake Damage in Mamuju Regency in January 2021 Using Sentinel-1 Satellite Imagery Zulfha Diya Nur Ardzilla; Nia Kurniadin; F. V. Astrolabe Sian Prasetya; Romansah Wumu; Dawamul Arifin; Shabri Indra Suryalfihra
Poltanesa Vol 24 No 1 (2023): June 2023
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v24i1.2495

Abstract

Friday, January 15 2021 at 02:28:21 Local Time, a tectonic earthquake with a magnitude of 6.2 occurred in Mamuju Regency. The epicenter of the earthquake was on land and at 38 km in depth, 6 km to the northeast of Majene, West Sulawesi Province. This earthquake has damaged buildings such as the West Sulawesi Governor’s Office, the Mitra Manakara Hospital, and landslides at several points on Mamuju – Majene highway. The purpose of this research is to determine the post-earthquake damage that occurred in Mamuju Regency and to find out the area that was detected because of the earthquake. By using Sentinel-1 satellite image data and the change detection method from two Sentinel-1 SAR images, ESA SNAP software is used for data processing by using a threshold classification on the images before and after the earthquake, then converting Raster to Vector, Clip according to the boundaries of Mamuju Regency and Layouts using ArcGIS software. The results of this study are the detection of the post-earthquake damage that occurred in Mamuju Regency of 100.64 km2 (14.78%) total area of damage detected. This research also obtained post-earthquake damage detection maps.
Pemetaan Tutupan Lahan Di Desa Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang Menggunakan Citra Sentinel 2A Gumelar, Agum; Widyasasi, Dyah; Suparjo; Pramono, Dwi Agung; Kurniadin, Nia
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.956

Abstract

The purpose of this study was to make a land cover map and determine the condition of land cover in Bukit Raya Village, Tenggarong Seberang District.The method used in this study is the use of remote sensing Sentinel 2A for land cover mapping with a guided method using sample digitization on the screen for sampling in the land cover classification process. After using the supervised classification data obtained in the form of vector data that must be combined first before being used as a layout map.Results Based on the research, information was obtained about the process of making land cover maps in Bukit Raya Village, Tenggarong Seberang District and Land Cover Maps in Bukit Raya Village, Tenggarong Seberang District. The result of the area of ​​each land cover class is Agricultural Land with an area of ​​426.9 Ha,Air with an area of ​​138.2 Ha, Urban with an area of ​​176.1 Ha, Forest Land with an area of ​​391.7 Ha, Barren land with an area of ​​2 Ha, Industry 49.7 Ha, Transportation 59 Ha.
Co-Authors A. Arifin Itsnani SM A. Arifin Itsnani SM Abimanyu , M. Faisal Adiputra, Rio Agum Gumelar AGUM GUMELAR, AGUM Agustin, Sinthia Putri Ahmad Aris Mundir Sutaji Akhmad Maulidi Amelia, Annisa Andi Baso Sofyan A.P Andi Nur Rahman Anggraini Anggraini Annafiyah Annisa Amelia Anugrah, Ryo Arida Vania Firdaus Aries Sulisetyono Arsya Farky Fadjuani Artanti Tustika Auliana Diah Wilujeng Ayub Artha Christ Tiyawarman Azzahro, Namira Nur Dawamul Arifin Dian Pratiwi Nurdin Dio Caisar Darma Dwi Agung Pramono Dwi Agung Pramono Dyah Widyasasi Eddy Setyo Koenhardono, Eddy Setyo Eko Junirianto Eny Maria F. V. Astrolabe Sian Prasetya Fadlin , Feri Fadlin, Feri Feri, Wawan Firdaus, Arida Vania Fitriansyah, Fitriansyah Gandung Sugita Gusti Noorlitaria Achmad Hadi, Pravasta Kiko Setiawan Hasanudin Hasanudin Hasanudin Hasanudin Hasanudin Herlan Herlan Herlan, Herlan Ida Maratul Khamidah Itsnani SM, A. Arifin Jaelani, Lalu Muhamad Karim, Syafei M. Kurniawan M. Kurniawan, M. Milatus Sholihah Mukarromah Muhammad Faisal Bashiir Muhammad Havit Pratama Muhammad Renaldi Arianda Muhammad Rizki Muhammad Rizki Muhammad Yani Muhammad Yani, Muhammad Muslim, Taufan Yanuar Namira Nur Azzahro Nurgiantoro, Nurgiantoro Padatuan, Austro Yoris Pamungkas, Adjie Pramono, Dwi Agung Pratama, Muhammad Havit Pratiwi Wijayanti Radik Khairil Insanu Rahman, Andi Nur Rahmawati, Andriani Nadia Resti Limehuwey Rofikhotul Khoeriyah Romansah Wumu Romansah Wumu Rudi Djatmiko Ryo Anugrah Sandi Pranata Savitri, Shal Sha Nur Sabilla Shabri Indra Suryalfihra Sofyan A. P., Andi Baso Suparjo Sutaji, Ahmad Aris Mundir Syachrani, Syaparliddin Taufan Yanuar Muslim Tiyawarman, Ayub Artha Christ Tustika, Artanti Widyasasi, Dyah Yansi, Muhammad Adry Yoga Pratama Yuannita, Yuannita Zulfha Diya Nur Ardzilla