Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sewagati

Literasi Kesehatan Lingkungan Hunian bagi Keluarga dengan Anak Stunting dan Pendampingan Hunian Sehat dengan Pemanfaatan Ventilasi Alami Nuswantara, Kartika; Jingga, Azharine Purwa; Setijanti, Purwanita; Utami, Adinda Sih Pinasti Retno; Susilowati, Endang; Prasetyawati, Niken; Aziz, S. Kamilia; Suarmini, Ni Wayan; Nurhayati, Ervin; Rahmawati, Deti; Naura, Zahira Dinda; Syaharani, Nadia Salwa
Sewagati Vol 8 No 4 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i4.2148

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk menyediakan akomodasi bagi perkembangan motorik anak stunting melalui pendekatan arsitektural. Mitra abdi merupakan anak stunting yang tinggal di perkampungan padat penduduk di wilayah Sidotopo Surabaya, wilayah di Kota Surabaya dengan tingkat prevalensi tertinggi di kota Surabaya. Metode yang dipergunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah program edukasi dan revitalisasi hunian. Program edukasi dilakukan melalui model personalized coaching atau pendampingan individual mengingat kasus stunting memiliki persoalan yang spesifik, dan revitalisasi dilakukan dengan membenahi dan menata kembali hunian tempat tinggal anak stunting . Pengabdian ini telah menghasilkan model hunian rumah sehat bagi anak stunting dan memberikan media digital video sebagai materi edukasi terhadap upaya mendorong perkembangan motorik anak stunting melalui pendekatan arsitektural. Dari kegiatan ini, telah dihasilkan beberapa luaran yang meliputi luaran utama yang terdiri dari artikel abmas, model rumah ramah stunting sebagai produk abmas, dan video sosialisasi akomodasi bagi anak stunting melalui pendekatan arsitektural. Selain itu, ada luaran tambahan dalam bentuk buku referensi berISBN yang telah terbit dan siap menjadi rujukan bagi penelitian dan pengabdian pada area yang sama. Peluang keberlanjutan dari program ini adalah terbukanya kesempatan untuk pembenahan sanitasi dan elemen furnitur hunian anak stunting.
Branding dan Promosi Pariwisata melalui Inovasi Pengembangan Produk Wisata Berbasis Gastronomi dan Literasi Budaya di Desa Wisata Gunungsari, Kabupaten Madiun Nisa, Khairun; Arifiani, Siska; Putri, Andita Wibyasti Sari; Muhibin, Zainul; Suarmini, Ni Wayan; Priambodo, Arya Budi; Athallah, Muhammad Zhafir; Purwanto, Bayu Setyo; Ashadzily, Ghifary Muhammad Cahya Al Asy; Prastowo, Abimanyu; Puspita, Della; Audryan, Davinza Prayudha; Adji, Kinaya Risqina; Wulandari, Cindy Asyalia; Aryono, Najwa Safira; Iqbal, Maulana; Saputra, Rico; Maslul, Muhammad Syaifullah; Maulana, Prayuga Ihsan; Syabrina, Sabita; Purnama, Nanda Diva Marchelinda Putri; Feriyanto, Ribi Amelia; Noviansyah, Fitra; Faizah, Nafrida Imliyatul; Putra, Mohammad Faris
Sewagati Vol 10 No 2 (2026): pre printed
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i2.8759

Abstract

Desa Wisata Gunungsari merupakan salah satu desa dengan potensi budaya yang kaya, mencakup kuliner tradisional, artefak sejarah, hingga aktivitas seni dan tradisi lokal. Namun berbagai potensi tersebut belum dioptimalkan secara maksimal karena masih rendahnya paparan budaya, kurang efektifnya strategi promosi, serta terbatasnya inovasi produk wisata yang mampu merepresentasikan identitas desa secara menyeluruh. Tantangan ini menegaskan perlunya pendekatan pengembangan yang tidak hanya bersifat top-down, namun juga melibatkan masyarakat sebagai actor utama. Program pengabdian masyarakat ini menerapkan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam identifikasi masalah, pemetaan aset, hingga perencanaan strategi desa wisata berbasis budaya. Pendekatan ini dipilih guna mengintegrasikan aspirasi dan nilai lokal sebagai fondasi keberlanjutan. Melalui kolaborasi lintas sektor, program literasi gastronomi ini memperkuat identitas budaya dan inovasi lokal untuk mewujudkan Desa Wisata Gunungsari sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang partisipatif.