Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

KONTRIBUSI KONSELING ISLAM DALAM MEWUJUDKAN PALLIATIVE CARE BAGI PASIEN HIV/AIDS DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Hidayanti, Ema; Hikmah, Siti; Wihartati, Wening; Handayani, Maya Rini
RELIGIA Vol 19 No 1: April 2016
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.932 KB) | DOI: 10.28918/religia.v19i1.662

Abstract

Pasien HIV/AIDS mengalami problem yang kompleks baik fisik, psikologis, sosial, maupun spiritual. Karenanya mereka membutuhkan perawatan paliatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien HIV/AIDS dan keluarganya. Realitasnya, dimensi spiritual dalam perawatan paliatif, sering kali terabaikan karena tidak tersedianya rohaniawan. Tetapi dimensi spiritual mendapatkan perhatian besar pada rumah sakit “agama” seperti Rumah Sakit Islam Sultan Agung.Hal ini terlihat dari keterlibatan rohaniawan sebagai konselor Voluntary Counseling Test (VCT) HIV/AIDS. Adanya konselor dari rohaniawan inilah yang memberikan terapi psikoreligi dalam pelayanan konseling di Klinik Voluntary Counseling Test HIV/AIDS. Konseling Islam terbukti memberikan solusi bagi problem yang dialami pasien HIV/AIDS. Solusi tersebut tidak sebatas pada problem spiritual, tetapi juga problem psikologis dan sosial. Pasien HIV/AIDS yang terbebas dari problem psikososio-spiritual, selanjutnya akan memiliki fisik yang lebih sehat. Pasien yang memiliki kondisi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang lebih baik berarti telah mengalami peningkatan kualitas hidup. Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa konseling Islam memberikan kontribusi dalam mewujudkan palliative care bagi pasien HIV/AIDS
DAKWAH PADA KORBAN BENCANA ALAM DAN BENCANA SOSIAL wihartati, wening
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 34, No 2 (2014)
Publisher : Da'wa and Communication Faculty State Islamic University Walisongo, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v34.2.487

Abstract

Disaster is a kind of incidents disrupting normal conditions and resulting in misery and deprivation for some people who go through. It comprises of two types: natural disasters and social disasters that are caused by humans. These two might bring great psychological impacts and deep trauma that requires particular treatments to the victims. This kind of victims is considered as the da’wah addressee (mad'u) with special needs because the psychological condition they suffer has given a significant effect for their life. One of the ways to recover their suffering is through preaching da’wah. There are some forms of da’wah to cope with their conditions; namely by using irsyad and Islamic tathwir. While the da’wah methods are by using mau'idzah al hasanah, bil maal, bil haal, and group action.***Bencana merupakan kejadian yang menggangu keadaan dalam kondisi normal dan mengakibatkan penderitaan yang melampui kapasitas penyesuaian individu atau komunitas yang mengalaminya. Bencana terdiri dari dua jenis yaitu : bencana alam dan bencana sosial yang disebabkan oleh manusia. Dampak bencana ini membawa akibat secara psikologis dan trauma yang sangat mendalam yang membutuhkan penanganan. Mad’u korban bencana ini dapat dikatakan mad’u dengan kebutuhan khusus karena kondisi psikologis yang diderita memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi kehidupan yang harus dijalani. Salah satu cara untuk menanganinya adalah dengan jalan dakwah. Terdapat bentuk-bentuk dakwah untuk menangani korban bencana yaitu dengan dakwah bentuk irsyad dan tathwir islam dan metode-metode dakwah yang digunakan yaitu metode mau’idzah al hasanah, bil mal, bil hal dan aksi kelompok.
PENGARUH KETAATAN BERIBADAH TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA UIN WALISONGO SEMARANG Mahfud, Dawam; Mahmudah, Mahmudah; Wihartati, Wening
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 35, No 1 (2015)
Publisher : Da'wa and Communication Faculty State Islamic University Walisongo, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v35.1.1251

Abstract

The purpose of this research is to measure the level of influence of obedience worship to scholar mental hygiene in Walisongo State Islamic University Semarang. The population in this research is all of scholar in Walisongo State Islamic University Semarang. The method to collecting data use questionare and mental hygiene scale and obedience worship scale. To analyze use infential parametris statistic with simple regression and t-test. This research shows that there are influence of obedience worship to mental hygiene scholar in Walisongo State Islamic University. The average of scholar mental hygene value  is 78,2000 with deviation standart 6,14175, and average of obedience worship value is 94,3636 with deviation standart 6,58985 with influence coefficient F is 47,096 with significance value (pvalue) 0,000.***Penelitian ini bertujuan  mengukur besarnya pengaruh ketaatan beribadah terhadap kesehatan mental mahasiswa IAIN Walisongo Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa IAIN Walisongo Semarang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Stratified Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan skala kesehatan mental dan skala ketaatan beribadah. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik inferensial parametris dengan teknik analisis regresi sederhana dan uji t. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah: Ada pengaruh ketaatan beribadah terhadap kesehatan mental mahasiswa UIN Walisongo Semarang, semakin tinggi pengaruh ketaatan beribadah maka semakin tinggi kesehatan mental mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Sebaliknya, semakin rendah pengaruh ketaatan beribadah maka semakin rendah pula kesehatan mental mahasiswa IAIN Walisongo Semarang. Rata-rata nilai kesehatan mental mahasiswa 78, 2000 dengan standar deviasi 6,14175, sedangkan rata-rata nilai ketaatan beribadahnya 94,3636 dengan standar deviasi 6,58985 dengan koefisien pengaruh F sebesar 47,096 dengan nilai signifikansi (Pvalue) 0,000.
KONTRIBUSI KONSELING ISLAM DALAM MEWUJUDKAN PALLIATIVE CARE BAGI PASIEN HIV/AIDS DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Ema Hidayanti; Siti Hikmah; Wening Wihartati; Maya Rini Handayani
Religia Vol 19 No 1: April 2016
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v19i1.662

Abstract

Pasien HIV/AIDS mengalami problem yang kompleks baik fisik, psikologis, sosial, maupun spiritual. Karenanya mereka membutuhkan perawatan paliatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien HIV/AIDS dan keluarganya. Realitasnya, dimensi spiritual dalam perawatan paliatif, sering kali terabaikan karena tidak tersedianya rohaniawan. Tetapi dimensi spiritual mendapatkan perhatian besar pada rumah sakit “agama” seperti Rumah Sakit Islam Sultan Agung.Hal ini terlihat dari keterlibatan rohaniawan sebagai konselor Voluntary Counseling Test (VCT) HIV/AIDS. Adanya konselor dari rohaniawan inilah yang memberikan terapi psikoreligi dalam pelayanan konseling di Klinik Voluntary Counseling Test HIV/AIDS. Konseling Islam terbukti memberikan solusi bagi problem yang dialami pasien HIV/AIDS. Solusi tersebut tidak sebatas pada problem spiritual, tetapi juga problem psikologis dan sosial. Pasien HIV/AIDS yang terbebas dari problem psikososio-spiritual, selanjutnya akan memiliki fisik yang lebih sehat. Pasien yang memiliki kondisi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang lebih baik berarti telah mengalami peningkatan kualitas hidup. Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa konseling Islam memberikan kontribusi dalam mewujudkan palliative care bagi pasien HIV/AIDS
PENGARUH KETAATAN BERIBADAH TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA UIN WALISONGO SEMARANG Dawam Mahfud; Mahmudah Mahmudah; Wening Wihartati
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 35, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v35.1.1251

Abstract

The purpose of this research is to measure the level of influence of obedience worship to scholar mental hygiene in Walisongo State Islamic University Semarang. The population in this research is all of scholar in Walisongo State Islamic University Semarang. The method to collecting data use questionare and mental hygiene scale and obedience worship scale. To analyze use infential parametris statistic with simple regression and t-test. This research shows that there are influence of obedience worship to mental hygiene scholar in Walisongo State Islamic University. The average of scholar mental hygene value  is 78,2000 with deviation standart 6,14175, and average of obedience worship value is 94,3636 with deviation standart 6,58985 with influence coefficient F is 47,096 with significance value (pvalue) 0,000.***Penelitian ini bertujuan  mengukur besarnya pengaruh ketaatan beribadah terhadap kesehatan mental mahasiswa IAIN Walisongo Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa IAIN Walisongo Semarang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Stratified Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan skala kesehatan mental dan skala ketaatan beribadah. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik inferensial parametris dengan teknik analisis regresi sederhana dan uji t. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah: Ada pengaruh ketaatan beribadah terhadap kesehatan mental mahasiswa UIN Walisongo Semarang, semakin tinggi pengaruh ketaatan beribadah maka semakin tinggi kesehatan mental mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Sebaliknya, semakin rendah pengaruh ketaatan beribadah maka semakin rendah pula kesehatan mental mahasiswa IAIN Walisongo Semarang. Rata-rata nilai kesehatan mental mahasiswa 78, 2000 dengan standar deviasi 6,14175, sedangkan rata-rata nilai ketaatan beribadahnya 94,3636 dengan standar deviasi 6,58985 dengan koefisien pengaruh F sebesar 47,096 dengan nilai signifikansi (Pvalue) 0,000.
DAKWAH PADA KORBAN BENCANA ALAM DAN BENCANA SOSIAL wening wihartati
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 34, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v34.2.487

Abstract

Disaster is a kind of incidents disrupting normal conditions and resulting in misery and deprivation for some people who go through. It comprises of two types: natural disasters and social disasters that are caused by humans. These two might bring great psychological impacts and deep trauma that requires particular treatments to the victims. This kind of victims is considered as the da’wah addressee (mad'u) with special needs because the psychological condition they suffer has given a significant effect for their life. One of the ways to recover their suffering is through preaching da’wah. There are some forms of da’wah to cope with their conditions; namely by using irsyad and Islamic tathwir. While the da’wah methods are by using mau'idzah al hasanah, bil maal, bil haal, and group action.***Bencana merupakan kejadian yang menggangu keadaan dalam kondisi normal dan mengakibatkan penderitaan yang melampui kapasitas penyesuaian individu atau komunitas yang mengalaminya. Bencana terdiri dari dua jenis yaitu : bencana alam dan bencana sosial yang disebabkan oleh manusia. Dampak bencana ini membawa akibat secara psikologis dan trauma yang sangat mendalam yang membutuhkan penanganan. Mad’u korban bencana ini dapat dikatakan mad’u dengan kebutuhan khusus karena kondisi psikologis yang diderita memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi kehidupan yang harus dijalani. Salah satu cara untuk menanganinya adalah dengan jalan dakwah. Terdapat bentuk-bentuk dakwah untuk menangani korban bencana yaitu dengan dakwah bentuk irsyad dan tathwir islam dan metode-metode dakwah yang digunakan yaitu metode mau’idzah al hasanah, bil mal, bil hal dan aksi kelompok.
Pengaruh Kontrol Sosial dan Konformitas Teman Sebaya Terhadap Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja di Kecamatan Pati Fitriana Ayu Puspita Sari; Wening Wihartati; Nikmah Rochmawati
Journal of Islamic and Contemporary Psychology (JICOP) Vol. 3 No. 1s (2023): (Special Issue The 9th IIUCP). Journal of Islamic and Contemporary Psychology
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jicop.v3i1s.12355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh kontrol sosial terhadap perilaku seksual pranikah, pengaruh konformitas teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja dan pengaruh secara simultan kontrol sosial dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebesar 379 remaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan insidental sampling, dan untuk metode analisis menggunakan teknik analisis linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh kontrol sosial terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja di kecamatan Pati, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar -0,371, ada pengaruh konformitas teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja di kecamatan Pati dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,739, dan untuk pengaruh secara simultan menunjukkan bahwa ada pengaruh secara simultan kontrol sosial dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja di kecamatan Pati, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,247. Kesimpulan dari penelitian ini yakni semakin rendah tingkat kontrol sosial dan semakin tinggi tingkat konformitas teman sebaya maka semakin tinggi tingkat perilaku seksual pranikah, sebaliknya semakin tinggi tingkat kontrol sosial dan semakin rendah konformitas teman sebaya maka semakin rendah tingkat perilaku seksual pranikah.
KONTRIBUSI KONSELING ISLAM DALAM MEWUJUDKAN PALLIATIVE CARE BAGI PASIEN HIV/AIDS DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Ema Hidayanti; Siti Hikmah; Wening Wihartati; Maya Rini Handayani
Religia Vol 19 No 1: April 2016
Publisher : UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v19i1.662

Abstract

Pasien HIV/AIDS mengalami problem yang kompleks baik fisik, psikologis, sosial, maupun spiritual. Karenanya mereka membutuhkan perawatan paliatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien HIV/AIDS dan keluarganya. Realitasnya, dimensi spiritual dalam perawatan paliatif, sering kali terabaikan karena tidak tersedianya rohaniawan. Tetapi dimensi spiritual mendapatkan perhatian besar pada rumah sakit “agama” seperti Rumah Sakit Islam Sultan Agung.Hal ini terlihat dari keterlibatan rohaniawan sebagai konselor Voluntary Counseling Test (VCT) HIV/AIDS. Adanya konselor dari rohaniawan inilah yang memberikan terapi psikoreligi dalam pelayanan konseling di Klinik Voluntary Counseling Test HIV/AIDS. Konseling Islam terbukti memberikan solusi bagi problem yang dialami pasien HIV/AIDS. Solusi tersebut tidak sebatas pada problem spiritual, tetapi juga problem psikologis dan sosial. Pasien HIV/AIDS yang terbebas dari problem psikososio-spiritual, selanjutnya akan memiliki fisik yang lebih sehat. Pasien yang memiliki kondisi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang lebih baik berarti telah mengalami peningkatan kualitas hidup. Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa konseling Islam memberikan kontribusi dalam mewujudkan palliative care bagi pasien HIV/AIDS
KONTRIBUSI KONSELING ISLAM DALAM MEWUJUDKAN PALLIATIVE CARE BAGI PASIEN HIV/AIDS DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Hidayati, Ema; Hikmah, Siti; Wihartati, Wening; Handayani, Maya Rini
Religia: Jurnal Ilmu-Ilmu KeIslaman Vol 19 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v19i1.662

Abstract

Pasien HIV/AIDS mengalami problem yang kompleks baik fisik, psikologis, sosial, maupun spiritual. Karenanya mereka membutuhkan perawatan paliatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien HIV/AIDS dan keluarganya. Realitasnya, dimensi spiritual dalam perawatan paliatif, sering kali terabaikan karena tidak tersedianya rohaniawan. Tetapi dimensi spiritual mendapatkan perhatian besar pada rumah sakit “agama” seperti Rumah Sakit Islam Sultan Agung.Hal ini terlihat dari keterlibatan rohaniawan sebagai konselor Voluntary Counseling Test (VCT) HIV/AIDS. Adanya konselor dari rohaniawan inilah yang memberikan terapi psikoreligi dalam pelayanan konseling di Klinik Voluntary Counseling Test HIV/AIDS. Konseling Islam terbukti memberikan solusi bagi problem yang dialami pasien HIV/AIDS. Solusi tersebut tidak sebatas pada problem spiritual, tetapi juga problem psikologis dan sosial. Pasien HIV/AIDS yang terbebas dari problem psiko- sosio-spiritual, selanjutnya akan memiliki fisik yang lebih sehat. Pasien yang memiliki kondisi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang lebih baik berarti telah mengalami peningkatan kualitas hidup. Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa konseling Islam memberikan kontribusi dalam mewujudkan palliative care bagi pasien HIV/AIDS.
Hubungan Antara Kelekatan Pada Orang Tua dan Kemandirian Dengan Kepercayaan Diri Remaja Shoimatul Fitria; Wening Wihartati; Nikmah Rochmawati
Indonesian Journal of Psychological Studies Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : LPPI, Universitas Muhammadiyah Kalimantan TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/ijps.v1i1.3695

Abstract

Kepercayaan diri merupakan suatu keyakinan terhadap kemampuan yang dimiliki oleh diri sendiri untuk mencapai keinginan dan tujuan yang diselesaikan dengan baik dengan rasa penuh tanggung jawab. Sikap percaya diri dapat diartikan individu tidak bergantung dengan orang lain, oleh karena itu individu memiliki sikap yakin dan percaya dengan kemampuan yang dimiliki oleh dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan kelekatan pada orangtua dan kemandirian dengan kepercayaan diri remaja. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu ada hubungan kelekatan pada orangtua dan kemandirian dengan kepercayaan diri remaja. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 145 siswa SMP N 2 Wedarijaksa, Pati Kelas VIII. Penelitian ini menggunakan teknik sampling nonprobability sampling dengan jenis teknik purposive sampling. Alat ukur penelitian ini terdiri dari skala kelekatan pada orangtua, skala kemandirian, dan skala kepercayaan diri dengan teknik pengambilan data melalui kuesioner. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis multiple correlation. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kelekatan pada orangtua berhubungan signifikan denga kepercayaan diri dengan nilai signifikansi 0,027 < 0,05. Sedangkan kemandirian dengan kepercayaan diri dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sedangkan kelekatan pada orangtua dan kemandirian secara simultan berhubungan signifikan dengan kepercayaan diri dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dengan memiliki hubungan yang kuat sebesar 43,5%.