Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Pastura

DAYA DUKUNG HIJAUAN DAN LIMBAH TANAMAN PANGAN PENGEMBANGAN POPULASI TERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN TOMPASO KABUPATEN MINAHASA Erwin Wantasen; S. Dalie; F.N.S. Oroh
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 6 No 1 (2016): Pastura Vol. 6 No. 1 Tahun 2016
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.654 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2016.v06.i01.p04

Abstract

Farm development showed a good prospect and has an important role in the growth of the agricultural economy. The problem is how far the supported of land resources, can increase the cattle population in Tompaso district of Minahasa regency. Based on this problems the study was applied. The aimed of the research was to know potensial development of cattle in Tompaso sub district Minahasa regency based on the availability of forages and agriculture by product. Secondary data analysis methods was used to meet the objectif of the research such as planted area used by the farmers and population of cattle in Tompaso sub district. The data was collected from extension office of agriculture , fisheries and forestry (BP3K) and agriculture service of Minahasa regency. Potensial livestock development analysis was used to find out the goal of the research. Result of this study showed the effectif forages production were 1.811,86 ton p.a. Effectif production of agriculture by product was 6.630,39 ton p.a. Maximum carrying capacity of Tompaso sub district were 4.020,11 animal unit. Capacity increase of cattle population by land resources ( KPPTR) were 1.459,65 animal unit. Based on the research, Tompaso sub district has carrying capacity as developing area of cattle in Minahasa Regency North Sulawesi. Keywords : cattle , carrying capacity, forages , agriculture by product
EFFISIENSI EKONOMI PEMANFAATAN HIJAUAN PAKAN PADA USAHA TERNAK SAPI DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Wantasen E.; Stevy Stevy; P. Pangemanan; Selvie Selvie; D. Anis; S. Dalie; F.N.S. Oroh
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 6 No 2 (2017): Pastura Vol. 6 No. 2 Tahun 2017
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.627 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2017.v06.i02.p10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan biaya pakan hijauan dan tenaga kerja terhadap nilai produksi ternak sapi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan mengetahui efiensi ekonomi penggunaan hijauan pakan terhadap nilai produksi ternak sapi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survey terhadap peternak sapi. Sampel wilayah dipilih secara purposive berdasarkan jumlah populasi ternak sapi terbanyak dan terpilih Kecamatan Pinolosian. Sampel desa dipilih secara purposive dengan kriteria jumlah populasi ternak sapi terbanyak yaitu desa Pinolosian. Selanjutnya dari populasi Peternak sapi yang berpengalaman minimal 2 tahun dipilih secara acak sebanyak 30 peternak. Analisis data menggunakan fungsi produksi Cobb–Douglas untuk melihat pengaruh biaya hijauan pakan dan factor produksi tenaga kerja terhadap nilai produksi ternak sapi. Selanjutnya analisis efisiensi ekonomi dengan membandingkan Nilai Produk Marginal (NPM) dengan Biaya Faktor Marginal (BFM) hijauan dan tenaga kerja. Penggunaan hijauan pakan dikatakan efisien jika memenuhi syarat NPM = BFM, jika NPM>BFM belum efisien dan NPM<BFM tidak efisien. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kenaikan nilai Produksi ternak sapi (NPM )yang dimilik ipeternak dalam setahun Rp.7.965.377 biaya factor marginal hijauan pakan sebesar Rp3.360.725 dan biaya faktor marginal tenaga kerja sebesar Rp. 1.894.885. Pakan hijauan memberikan pengaruh nyata terhadap nilai produksi ternak sapi dengan koefisien 0,688 (P <.05) sedangkan faktor tenaga kerja member pengaruh nyata terhadap nilai produksi ternak sapi dengan koefisien 0,127 (P<.05) Perbandingan nilai produk marginal dan biaya pakan hijauan sebesar1,630 yang berarti penggunaan pakan hijauan belum optimal. Penggunaan tenaga kerja pada usaha ternak sapi belum optimal dengan perbandingan nilai produk marginal dan biaya pakan sebesar 1,847. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi pakan hijauan maka nilai produksi ternak sapi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan masih dapat ditingkatkan karena penggunaan pakan hijauan belum optimal. Kata kunci: ternak sapi, hijauan pakan, optimal