Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN RODA BERPUTAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 8 SUWAWA KABUPATEN BONE BOLANGO Rizka Rafiastika S. Nur; Wiwy Triyanty Pulukadang; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Sukri Katili
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8908

Abstract

Speaking ability is a fundamental competency in language learning, but problems in the fourth grade of SD Negeri 8 Suwawa, Bone Bolango Regency indicate a low level of this skill, characterized by students' stuttering speech, lack of self-confidence, and minimal use of concrete media that stimulate interaction. This study focuses on efforts to improve students' speaking ability through the implementation of an interesting and interactive Rotating Wheel learning media. Using a Classroom Action Research (CAR) design, this study involved 18 students as research subjects with procedures that included planning, implementation, observation, and reflection in two cycles. Data collection was carried out through performance tests, activity observations, and documentation. The results of the study showed a significant trend of gradual improvement; in cycle I, learning mastery moved from 22% (4 students) in the first meeting to 50% (9 students) in the second meeting. The positive trend continued consistently in cycle II, where mastery increased from 72% (13 students) to finally reaching 89% (16 students) in the final meeting, exceeding the established success indicators. Thus, it can be concluded that the application of the Spinning Wheel media has proven effective in improving students' fluency, courage, and overall speaking skills in the Indonesian language learning process. ABSTRAK Kemampuan berbicara merupakan kompetensi fundamental dalam pembelajaran bahasa, namun permasalahan di kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango menunjukkan rendahnya keterampilan ini, ditandai dengan tuturan siswa yang terbata-bata, kurangnya kepercayaan diri, serta minimnya penggunaan media konkret yang menstimulasi interaksi. Penelitian ini berfokus pada upaya peningkatan kemampuan berbicara siswa melalui implementasi media pembelajaran Roda Berputar yang menarik dan interaktif. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), studi ini melibatkan 18 siswa sebagai subjek penelitian dengan prosedur yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kinerja, observasi aktivitas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tren peningkatan yang signifikan secara bertahap; pada siklus I, ketuntasan belajar bergerak dari 22% (4 siswa) pada pertemuan pertama menjadi 50% (9 siswa) pada pertemuan kedua. Tren positif berlanjut secara konsisten pada siklus II, di mana ketuntasan meningkat dari 72% (13 siswa) hingga akhirnya mencapai 89% (16 siswa) pada pertemuan terakhir, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media Roda Berputar terbukti efektif dalam meningkatkan kelancaran, keberanian, dan keterampilan berbicara siswa secara keseluruhan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI APLIKASI BOOKBOT PADA SISWA KELA IV SDN 7 TABONGO KABUPATEN GORONTALO Novita Hulopi; Rusmin Husain; Wiwy Triyanty Pulukadang; Fidyawati Monoarfa; Ade Mahniar
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.13785

Abstract

ABSTRACT Reading ability is a fundamental competency that elementary school students are expected to master; however, many students still experience difficulties in reading narrative texts fluently, accurately, and expressively. This study aimed to improve the story-reading ability of fourth-grade students at SDN 7 Tabongo, Gorontalo Regency, through the use of the Bookbot application. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 34 fourth-grade students. Data were collected through observation, interviews, tests, and documentation and were analyzed descriptively based on the achievement of reading ability indicators. The findings revealed that the use of the Bookbot application significantly improved students' reading ability. The percentage of students achieving the expected competency increased from 30% in the initial condition to 64% at the end of Cycle I, 78% in the first meeting of Cycle II, and 88% at the end of Cycle II. Improvements were observed in reading fluency, accuracy, pronunciation, and intonation when reading narrative texts. Therefore, the Bookbot application is an effective learning medium for improving the story-reading ability of fourth-grade students at SDN 7 Tabongo, Gorontalo Regency.. ABSTRAK Kemampuan membaca merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar, namun masih ditemukan peserta didik yang mengalami kesulitan dalam membaca cerita secara lancar, tepat, dan ekspresif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca cerita melalui penggunaan aplikasi Bookbot pada siswa kelas IV SDN 7 Tabongo, Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 34 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan ketercapaian indikator kemampuan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Bookbot mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa secara bertahap. Pada kondisi awal hanya 30% siswa yang mencapai kategori mampu, meningkat menjadi 64% pada akhir Siklus I, kemudian menjadi 78% pada Siklus II pertemuan pertama, dan mencapai 88% pada akhir Siklus II. Peningkatan tersebut terlihat pada aspek kelancaran membaca, ketepatan, pelafalan, dan intonasi dalam membaca teks narasi. Dengan demikian, aplikasi Bookbot terbukti efektif sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca cerita siswa kelas IV SDN 7 Tabongo Kabupaten Gorontalo.
Penguatan Karakter Kebangsaan melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada Siswa Sekolah Dasar Reska Putri Ismail; Nur Sakinah Aries; Aina Nurdiyanti; Fidyawati Monoarfa
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 6 No 2 (2025): VOLUME 6 NOMOR 2, DESEMBER TAHUN 2025
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v6i2.4597

Abstract

This study aims to analyze the role of Civic Education learning in strengthening national character among elementary school students at SDN 4 Kwandang. The study employed a mixed-method approach through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The results show that value-based Civic Education learning effectively improves students’ nationalism, discipline, tolerance, and sense of responsibility.