Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERBEDAAN HASIL PENGERITINGAN RAMBUT DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH KERTAS Daniati, Sofia; Widowati, Trisnani
Beauty and Beauty Health Education Vol 3 No 1 (2014): Beauty & Beauty Health Education Journal
Publisher : Beauty and Beauty Health Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil pengeritingan rambut dengan memanfaatkan limbah kertas koran dan kertas HVS. Peneliti memberikan informasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan limbah kertas sebagai pengganti alat penggulung rambut pada saat melakukan pengeritingan. Teknik analisis data yang di gunakan adalah uji t untuk mengetahui perbedaan hasil pengeritingan rambut dengan memanfaatkan kertas koran dan kertas HVS. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah limbah kertas koran dan kertas HVS, variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil pengeritingan rambut. Hasil penelitian yang dilihat dengan kasat mata menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil pengeritingan rambut dengan memanfaatkan limbah kertas koran dan kertas HVS dilihat dari bentuk ikal yang dihasilkan, ketahanan ikal dan tingkat kesulitan. Saran dari peneliti adalah perlu adanya publikasi pada masyarakat luas bahwa kertas dapat dimanfaatkan untuk mengeriting rambut. Selain menggunakan kertas koran dan kertas HVS, dapat memanfaatkan kertas lain untuk mengeriting rambut. Purpose of this study was to determine differences in the result of curling by utilizing waste newspaper and HVS.  Researchers provide information for the public in order to use waste paper as a replacement roller during curling hair.. The data analysis technique used is the t-test to determine differences in the results of curling hair utilizing newspaper and HVS paper. The independent variable in this study is a waste newspaper and HVS paper, the dependent variable in this study is the result of curling. The results of the study were seen with the naked eye showed that there are differences in the results of curling by utilizing waste newspaper and HVS paper seen from the shape of the resulting curls, curl resistance and difficulty level. Suggestion from researchers is the need for publication in the wider community that the paper can be used for perming hair. Besides using newspaper and HVS paper, can take advantage of another paper to curl hair
Efektivitas Daun Waru Sebagai Bahan Dasar Shampoo Daun Waru Untuk Mengurangi Rambut Rontok Setyowati, Uliah; Marwiyah, Marwiyah; Widowati, Trisnani
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v7i1.19555

Abstract

Daun waru mengandung senyawa saponin yang dikenal sebagai pembusa alami dan bahan pencuci, serta flavonoid sebagai anti bakterisid yang dapat menekan pertumbuhan bakteri dan virus, sehingga dapat mempercepat perumbuhan rambut dan mencegah kerontokan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1. Validitas pembuatan shampo dari daun waru (Hibiscus Tileaceus) sebagai shampo untuk mengurangi rambut rontok : 2. Efektivitas shampo daun waru (Hibiscus Tileaceus) dalam mengurangi rambut rontok. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian pre-test and post-test group. Teknik analisis data uji inderawi dan uji kesukaan menggunakan deskriptif presentase, uji klinis menggunakan anava. Hasil penelitian diperoleh bahwa ketiga jenis produk shampo dinyatakan valid dengan indeks persentase komulatif sebesar 73,61% berdasarkan uji inderawi. Ditinjau dari uji kesukaan, mendapatkan indeks persentase komulatif sebesar  86% dengan kriteria sangat disukai. Pengaruh shampo daun waru terhadap tingkat kerontokan rambut paling berpengaruh adalah produk C dengan indeks persentase komulatif sebesar 70,83%. Simpulan:Produk shampo berbahan dasar daun waru dinyatakan valid sebagai shampo untuk perawatan rambut berdasarkan aspek homogenitas, tekstur, aroma, dan kemudahan aplikasi sebagai shampo untuk mengurangi rambut rontok. Produk shampo berbahan dasar daun waru dapat mengurangi tingkat kerontokan rambut. Dari ketiga produk tersebut, yang paling efektif adalah produk shampo C karena memiliki kandungan daun waru paling banyak yaitu 66,7%.
Efektivitas Modul Penataan Sanggul Modern dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK Tata Kecantikan Maharani, Nadia Ika; Marwiyah, Marwiyah; Widowati, Trisnani
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v7i1.19545

Abstract

Modul Penataan Sanggul Modern diharapkan dapat memberikan pembaharuan dalam proses belajar yang lebih kreatif dan dapat menambah motivasi belajar siswa yang dapat mempengaruhi prestasi dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui validitas dan efektivitas dari modul penataan sanggul modern. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif presentase dengan desain penelitian one group pretest-posttest design, menggunakan populasi siswa SMK Negeri 1 Salatiga Tata Kecantikan Rambut kelas XII yang mengikuti mata pelajaran Penataan Sanggul Modern dan Kreatif berjumlah 27 siswa, sampel yang digunakan sampling jenuh dengan jumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan hipotesis­. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modul penataan sanggul dalam katagori baik serta dapat meningkatkan hasil belajar.
KELAYAKAN PRODUK BEDAK DINGIN DARI AMPAS SUSU KEDELAI UNTUK MELEMBABKAN KULIT WAJAH Pramudya, Zulfa Diah; Krisnawati, Maria; Setyowati, Erna; Widowati, Trisnani
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v6i2.12104

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan kelayakan bedak dingin dari ampas susu kedelai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penilaian validasi produk oleh validator produk memiliki rata-rata 78% dengan kriteria layak. Hasil tingkat kesukaan memiliki rata-rata 77% dengan kriteria suka. Pada uji inderawi menunjukkan nilai rata-rata 82% dengan kriteria berkualitas sangat baik. Simpulan dari penelitian adalah produk bedak dingin dari ampas susu kedelai dinyatakan valid oleh validator produk serta melalui uji laboratorium, uji kesukaan, dan uji inderawi dan produk bedak dingin dari ampas susu kedelai dinyatakan layak digunakan dan berpengaruh setelah dilakukan uji klinis oleh panelis.
PEMANFAATAN LIMBAH SISIK IKAN SEBAGAI AKSESORIS RAMBUT Ariska, Rini; Widowati, Trisnani; Ihsani, Ade Novi Nurul
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v6i2.10711

Abstract

Limbah merupakan buangan hasil sisa aktifitas manusia yang sudah tidak dipakai lagi. Limbah sisik ikan dapat diolah lagi menjadi aksesoris rambut. Penelitian bertujuan mengetahui validitas pembuatan dan kelayakan produk aksesoris rambut. Metode penelitian adalah metode eksperimen. Teknik pengumpulan data obervasi dan dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif persentase. Hasil penelitian uji inderawi nilai tertinggi 92% aksesoris B1 dan C2, nilai terendah 73% aksesoris B2. Uji kesukaan nilai tertinggi aksesoris A1,A3, dan C2 nilai 88%, nilai terendah C1 nilai 81%. Simpulan: produk limbah sisik ikan sebagai aksesoris rambut dinyatakan valid oleh ahli aksesoris,produk aksesoris rambut dari limbah sisik ikan telah dinyatakan semua layak melalui uji inderawi dan uji kesukaan. Saran: dapat menambah wawasan, pengetahuan, dan keterampilan dibidang kecantikan, warna pada aksesoris akan lebih baik menggunakan warna gradasi warna, teknik aksesoris dapat dikembangkan dan dikreasikan menjadi kerajinan lain, perlu dilakukan kembali penelitian yang menggunakan sisik ikan lain yang sisiknya lebih besar.
Validity and Reliability Contents of Independence Assessment Instruments of Basic Beauty Students for Class X SMK Anggraini, Dwi; Khumaedi, Muhammad; Widowati, Trisnani
Journal of Research and Educational Research Evaluation Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jere.v9i1.42558

Abstract

This research was motivated by the absence of an instrument for assessing the independence of students in basic beauty subjects that were tested for validity and reliability. The purpose of this study was to determine the validity and reliability of the content of the students' independence assessment instruments in basic beauty subjects at SMK that had previously been compiled. The instruments developed were observation sheets for teachers and self-assessments for students. Analysis of the content validity of the instrument used the Aiken V coefficient and the reliability of the instrument content was determined by the ICC In this validity and reliability test, it involves 3 expert judgments to assess the instrument. The three expert judgments are development and research experts, beauticians, and beauty practitioners. Based on the results of this research, it shows that the observation sheet and self-assessment are proven valid with the Aiken'V coefficient of 0.69 where the score is> 0.3 and reliable with the Alpha Reliability coefficient > 0.874 and ICC = 0.698, because rxx > 0.6 thus the character assessment instrument for vocational school students can be said to be reliable. Based on the results of this research, the instrument for assessing the independence of students in basic beauty subjects at SMK in skin and hair expertise competency is suitable for use. The benefit of this research is that it can be used as a standard guide in measuring the content of students' independence instruments in learning basic beauty in SMK.
Development of Learning Media Based on Adobe Flash CS6 in Vocational Theory Subjects of Clothing Decoration Making Chusna Tsani, Romadhona; Widowati, Trisnani; Wahyuningsih, Sri Endah
Journal of Vocational and Career Education Vol 4, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jvce.v4i2.26036

Abstract

This research was conducted based on the results of observations and interviews which found out that 65% of students in Fashion Design did not meet the minimum completeness criteria (KKM) in the subject of Clothing Decoration Making because the media used by the teacher did not motivate students to learn. The purpose of this research study is (1)developing learning media based on Adobe Flash CS6 in the Vocational Theory of Clothing Decoration Making, (2)analyzing the feasibility and practicality of instructional media, (3)analyzing the effectiveness of the use of instructional media. The research development of learning media based on Adobe Flash CS 6 uses the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluations). The data collection tool for the feasibility of instructional media uses expert validation questionnaires namely material experts and media experts. Data on the practicality of the media used an assessment questionnaire by teachers and students. Data on the effectiveness of the media used question instruments. The validity test of the questionnaire instrument used Aiken's V formula, and the question instrument was validated with the product moment correlation formula. The reliability test of the questionnaire instrument used Cohen's Kappa, while the reliability test of the question instrument used the Split-Half technique. The results of eligibility by material experts were known as 91% in the very feasible category and media experts at 81% in the very feasible category. The effectiveness of Adobe Flash CS6 based media using the t test showed that .the significance value was 0,000> 0.05. So it can be concluded that there were significant differences. The N-gain test result was 77.9% which is included in the effective category. Based on the results of the analysis of these data, learning media can be used by fashion students at SMK Negeri 1 Sayung as an effective learning media for Vocational Theory Subjects of Clothing Decoration Making.
PERBEDAAN HASIL PENGERITINGAN RAMBUT DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH KERTAS Daniati, Sofia; Widowati, Trisnani
Beauty and Beauty Health Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v3i1.7796

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil pengeritingan rambut dengan memanfaatkan limbah kertas koran dan kertas HVS. Peneliti memberikan informasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan limbah kertas sebagai pengganti alat penggulung rambut pada saat melakukan pengeritingan. Teknik analisis data yang di gunakan adalah uji t untuk mengetahui perbedaan hasil pengeritingan rambut dengan memanfaatkan kertas koran dan kertas HVS. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah limbah kertas koran dan kertas HVS, variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil pengeritingan rambut. Hasil penelitian yang dilihat dengan kasat mata menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil pengeritingan rambut dengan memanfaatkan limbah kertas koran dan kertas HVS dilihat dari bentuk ikal yang dihasilkan, ketahanan ikal dan tingkat kesulitan. Saran dari peneliti adalah perlu adanya publikasi pada masyarakat luas bahwa kertas dapat dimanfaatkan untuk mengeriting rambut. Selain menggunakan kertas koran dan kertas HVS, dapat memanfaatkan kertas lain untuk mengeriting rambut. Purpose of this study was to determine differences in the result of curling by utilizing waste newspaper and HVS.  Researchers provide information for the public in order to use waste paper as a replacement roller during curling hair.. The data analysis technique used is the t-test to determine differences in the results of curling hair utilizing newspaper and HVS paper. The independent variable in this study is a waste newspaper and HVS paper, the dependent variable in this study is the result of curling. The results of the study were seen with the naked eye showed that there are differences in the results of curling by utilizing waste newspaper and HVS paper seen from the shape of the resulting curls, curl resistance and difficulty level. Suggestion from researchers is the need for publication in the wider community that the paper can be used for perming hair. Besides using newspaper and HVS paper, can take advantage of another paper to curl hair
PENGEMBANGAN MODUL HAIRPIECE UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PAKET KEAHLIAN TATA KECANTIKAN RAMBUT Marliati, Nolis; Widowati, Trisnani; Kuswardinah, Asih
JESS (Journal of Educational Social Studies) Vol 5 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jess.v5i1.13095

Abstract

Modul adalah seperangkat bahan ajar cetak yang disajikan secara sistematis dan dirancang untuk dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta pembelajaran yang berisi materi, metode, batasan-batasan materi pembelajaran, petunjuk kegiatan belajar, latihan dan cara mengevaluasi untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas dan efektivitas modul hairpiece.Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan atau dikenal dengan metode Research and Development. Tahapan dalam proses penelitian ini adalah tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan pengujian. Pengujian yang dilakukan berupa validasi yang dilakukan oleh expert judgement atau ahli media dan materi, kemudian media di uji coba oleh siswa. Hasil penelitian ini mendapatkan penilaian ahli media dalam kategori sangat layak dan ahli materi dalam kategori sangat layak. Hasil uji coba siswa pada uji coba kelompok kecil termasuk dalam kategori baik dan uji coba kelompok besar termasuk dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan, bahwa modul ini layak digunakan sebagai media dalam proses pembelajaran materi pokok hairpiece.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Metoda Demonstrasi dan Media Visual dalam Peningkatan Kompetensi Penataan Sanggul Modern pada Mahasiswa Pendidikan Tata Kecantikan Trisnani Widowati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 1 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.885 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3690304

Abstract

The purpose of this study is to describe students' perceptions of the demonstration method and visual media in improving the competence of modern bun bun on beauty education students. This research is a descriptive analysis with 5 beauty education participants. The type of data needed is direct data, this data is obtained based on a questionnaire obtained by data analysis, then processed and interpreted, taken from the percentage. This research is a quantitative descriptive study, using data collection techniques that are questionnaires or questionnaires as well as assistance as supporting research dataThe results of this study indicate, students' perceptions of the demonstration method and visual media in enhancing the competence of modern bun structuring in beauty education students have good quality (70%). Based on the results of student research, they prefer demonstration methods and visual media that are carried out in conjunction with the implementation of concepts and development.
Co-Authors Ade Novi Nurul Ihsani Agustin, Eny Widhia Alfreeda Zaan Moira Dzulfikar Anadia Krisna Putri Anadia Krsna Putri Anggraeni, Nelly Setyowati Ani Rusilowati Anik Maghfiroh Annisa Rahmawati Ariska, Rini Asih Kuswardinah Atika, Aris Nur Billa, Salwa Salsa Chusna Tsani, Romadhona Dewani, F.Sekar Hayu Diva , Gabriella Tara Dwi Anggraini Ega Rahmania Putri Elina Sudi Dwi Ariyani Elva Cinta Lamiis Susanto Putri Eny Widya Erna Setyowati Erna Setyowati F Sekar Hayu Dewani Fathia Rohmah Febriani, Berliana Dwi Feti Fatikhatul Uza Hidayat, Sofiana Pratiwi Ida, Ikfina Khamal Ifa Nurhayati Ikfina Kamal Ida Indah Eges Wahyuni Itsnayni, Itsnayni Kartika Dwi Hapsari Kartika Sari, Devi Eka Katarina, Lydia Kumala, Aisah Dian Lina Nisrina Lutfiah Khoirunnisa M. Harlanu, M. Maharani, Nadia Ika Maria Krisnawati Mia Hafizah Tumangger Milda Ruliyanti MR, Witrie Sutaty Muhammad Khumaedi Musdalifah Musdalifah Musdalifah Mutiara Nur Marina Nathania Citta Pribawanto Nesha Ramadhani Nisa, Zakiya Ayu Nolis Marliati Novia Restu Windayani Nur Qudus Oktaviani, Rita Pramestyas, Pramestyas Pramudya, Zulfa Diah Putri, Tiara Pradita Raisa Marchella Maulida Ramadhanti, Mutiara Ning Ririn Wijayanti RR. Ella Evrita Hestiandari Ruliyanti, Milda Septiningsih, Tri Setyowati, Uliah Sofia Daniati, Sofia Sri Endah Wahyuningsih Sucipto, Ayu Berlyana Sukron, Muhamad Supriyadi Supriyadi Suryani, Parsih Wulan Taqiya Cantika As Salma Vanesa Monica Varisa Berliana Al-Azhar Wahyu Lestari Wanda Febi Safira Wildaningtyas, Eka Rosiana Zakiyya Dewi Salsabila