Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

SMART FLIPBOOK LEARNING: PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN RIAS PENGANTIN BAGI MAHASISWA TATA KECANTIKAN Anik Maghfiroh; Ade Novi Nurul Ihsani; Trisnani Widowati; Ghodam Eko Saputro
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10544

Abstract

ABSTRACT The advancement of digital technology highlights the importance of interactive learning media to improve the quality of the learning process, particularly in skill-based fields such as bridal makeup. However, learning in the cosmetology study program still relies on conventional methods that do not optimally support the visualization of techniques, resulting in low levels of student understanding and learning independence. This study aims to develop Smart Flipbook Learning-based media as an alternative solution to enhance learning quality. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The research subjects consisted of 15 cosmetology students. The research instruments included validation sheets assessed by material experts and media experts, as well as evaluations of student learning outcomes. The results showed that the developed media achieved feasibility scores of 85.59% from material experts and 85.84% from media experts, categorized as highly feasible. In addition, student learning outcomes reached an average of 84.5%, categorized as very good. Therefore, the developed media is considered feasible and effective for bridal makeup learning. ABSTRAK Kemajuan teknologi digital menuntut inovasi media pembelajaran interaktif yang mampu meningkatkan kualitas proses belajar, khususnya pada bidang keterampilan seperti rias pengantin. Namun, pembelajaran rias pengantin pada program studi tata kecantikan masih didominasi metode konvensional yang kurang mendukung visualisasi teknik secara optimal, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman dan kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Smart Flipbook Learning sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 mahasiswa tata kecantikan. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media, serta evaluasi hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 85,59% dari ahli materi dan 85,84% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Selain itu, hasil belajar mahasiswa mencapai rata-rata 84,5% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, media yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran rias pengantin.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Lip Balm berbasis Bahan Alami sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Bibir di Desa Bandarjo, Kabupaten Semarang Eny Agustin; Mia Tumangger; Wara Rengga; Trisnani Widowati; Indah Afifah
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1888

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan kebutuhan dan minat masyarakat terkait penggunaan dan peluang bisnis pembuatan lip balm. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan cara membuat lip balm menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat, aman, dan terjangkau. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pendidikan dan keterampilan praktis kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mencampur dan memproduksi lip balm alami secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif, yaitu dengan melibatkan masyarakat secara aktif melalui lokakarya dan demonstrasi langsung. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: Tahap persiapan, termasuk perencanaan kegiatan, penyediaan bahan di RT 01 RW 01 Desa Bandarjo, Kabupaten Semarang. Tahap pendidikan, tahap pelatihan, dan tahap evaluasi, untuk menilai hasil pembuatan produk dan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Tahap tindak lanjut, berupa pendampingan dan motivasi agar masyarakat dapat mengembangkan produk menjadi peluang bisnis mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 15 peserta yang mengikuti pelatihan, semuanya berpartisipasi aktif dan antusias dalam proses pembuatan lip balm61,70% responden memiliki tingkat pengetahuan yang tergolong baik sebelum diberikan edukasi. Setelah edukasi dilaksanakan, persentase responden dengan pengetahuan baik meningkat signifikan menjadi 89,36%.
Pelatihan Penataan Rambut Berbasis Budaya Lokal: Penguatan Kompetensi Grooming Karang Taruna Desa Wisata Demak Mendukung SDGs 4 dan 11 Ade Novi Nurul Ihsani; Trisnani Widowati; Indah Indi Afifah; One Juniar Putri Pratama; Nadhiefa Dhiyaa Rizqy Zulfia; Mardhiyya Nayla Yusuf
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penampilan yang rapi dan tertata, termasuk kerapian rambut, merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan pariwisata berbasis masyarakat. Anggota Karang Taruna di desa wisata Kabupaten Demak selama ini belum memperoleh pembekalan khusus mengenai grooming dan penataan rambut, sehingga penampilan saat melayani wisatawan masih bergantung pada jasa salon komersial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri anggota Karang Taruna dalam penataan rambut berbasis budaya lokal untuk mendukung profesionalisme pelayanan desa wisata. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan teoretis, pelatihan praktik, dan pendampingan, yang melibatkan 20 peserta dari Karang Taruna desa wisata. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest-posttest pengetahuan, lembar penilaian unjuk kerja praktik, dan angket respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam penataan rambut yang rapi, higienis, dan selaras dengan karakter budaya lokal, serta respons yang positif terhadap pelaksanaan pelatihan. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), melalui penguatan kapasitas pemuda desa secara mandiri dan berkelanjutan.
EKSPLORASI VISUAL BURUNG RANGKONG SULAWESI PADA KOSTUM UNTUK GELAR KARYA MAHASISWA KECANTIKAN Amara Dwi Maharani; Trisnani Widowati; Novia Restu Windayani
JURNAL IMAJINASI Vol 10, No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v10i1.83196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakter visual burung rangkong Sulawesi serta menganalisis tingkat kesesuaian transformasi visualnya ke dalam kostum gelar karya mahasiswa kecantikan sebagai bentuk bioinspirasi berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan berbasis praktik yang dipadukan dengan metode kuantitatif deskriptif. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas isi dan dinyatakan valid, serta uji reliabilitas menunjukkan nilai 0,705 dengan kategori reliabilitas baik. Data diperoleh melalui penilaian tiga validator ahli menggunakan instrumen 20 butir skala empat tingkat didukung observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan persentase untuk mengukur tingkat kesesuaian transformasi visual. Proses transformasi dilakukan melalui stilisasi selektif pada elemen kepala, badan, sayap, dan warna dengan mempertahankan karakter morfologis esensial serta menyesuaikannya dengan kebutuhan estetika dan fungsional pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 89,58% dengan kategori sangat layak. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan bioinspirasi berbasis stilisasi selektif efektif menghasilkan kostum yang autentik, estetis, dan kontekstual, serta berkontribusi dalam pengembangan evaluasi karya kostum berbasis kearifan lokal secara akademik.
Implementation Management Based School (MBS) in School Intermediate Vocational Education in Indonesia: Systematic Literature Review Trisnani Widowati; Clarita Apriliani; Anik Maghfiroh
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 42 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v42i1.61975

Abstract

Management Based School (MBS) is form from decentralization education that provides authority to school in the process of managing source power , retrieval decisions , and improvements quality education in a way independent . In education vocational , especially in schools Intermediate Vocational (SMK), implementation from Management Based School (MBS) is important For increase quality graduate of in accordance needs of the world of work and industry . Research This aim analyze from implementation of MBS in vocational schools in Indonesia through approach Systematic Literature Review (SLR) with study on various article scientific papers published in 2013–2025 . Study results show that MBS implementation has an impact positive to improvement quality education , effectiveness leadership head school , work The same with the industrial world , as well as on competencies graduates . However , the implementation from MBS still face challenge in the form of limitations source Power human resources (HR), low participation from society , and limitations means infrastructure . Therefore that , leadership head school , culture organization and collaboration with stakeholders to become important factors in success implementation of MBS in vocational schools.
Beauty Influencer Credibility and Cosmetic Purchase Intention Among Undergraduate Beauty Education Students Trisnani Widowati; Clarita Apriliani; Septian Eko Prasetyo; Anik Maghfiroh
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 43 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v43i1.62010

Abstract

The widespread use of social media has significantly influenced consumer behavior, particularly in the beauty industry, where beauty influencers serve as key sources of cosmetic information and recommendations. However, limited studies have explored how beauty influencer credibility affects cosmetic purchase intention among undergraduate beauty education students. This study aimed to examine the effect of beauty influencer credibility on cosmetic purchase intention among students of the Department of Beauty Education, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang. A quantitative explanatory design was employed involving 102 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics and simple linear regression in IBM SPSS Statistics. The results showed that respondents reported high perceptions of beauty influencer credibility (M = 4.18, SD = 0.49) and cosmetic purchase intention (M = 4.06, SD = 0.56). Regression analysis revealed that beauty influencer credibility significantly influenced cosmetic purchase intention (β = 0.684, t = 9.487, p < 0.001), explaining 47.5% of the variance (R² = 0.475). These findings highlight the importance of influencer credibility in shaping consumers' purchase intentions and extend the application of Source Credibility Theory within beauty education. The study also offers practical implications for higher education institutions and the cosmetics industry in promoting digital consumer literacy and effective influencer marketing.
An Innovative Approach to Automatically Generating Derivative Questions for Calculus with Rule-based Algorithmic Model Trisnani Widowati; Septian Eko Prasetyo; Anan Nugroho; Ade Novi Nurul Ihsani; Alfian Ardhiansyah; Ajeng Rahma Sudarni; Mulil Khaira; Clarita Apriliani; Anik Maghfiroh
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 42 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v42i2.62082

Abstract

This study aims to develop an automated system for generating derivative function questions to enhance learning and assessment in calculus education. The system uses a rule-based algorithmic approach to generate questions covering various derivative rules, including constant, power, sum, difference, product, quotient, and chain rules, with randomly generated coefficients and exponents. The system's performance was evaluated by measuring the accuracy of the generated questions, achieving a validity rate of 95.63%, and execution time, with an average of 0.00115 milliseconds per question, indicating high efficiency and effectiveness. The results show that the system successfully generates valid questions across various derivative rules, offering significant contributions to both students and educators in the context of calculus education. The system can be further developed by adding additional derivative rules and integrated into larger educational platforms to support a more comprehensive learning experience.
Kebebasan Ekspresi vs Norma Keluarga: Negosiasi Etika Berbusana antara Remaja dan Orang Tua di Era Postmodern Trisnani Widowati; Anik Maghfiroh; Nathania Citta Pribawanto; Elina Sudi Dwi Ariyani; Zakiyya Dewi Salsabila; Raisa Marchella Maulida; Vanesa Monica
Journal of Creative Student Research Vol. 3 No. 6 (2025): Journal of Creative Student Research
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsr-politama.v3i6.5709

Abstract

The development of postmodern culture has had a major influence on the way teenagers express their identity through clothing. Dress style is no longer just a matter of aesthetics, but has also become a symbol of freedom of expression that often clashes with family norms that uphold moral, religious, and cultural values. This study aims to understand the dynamics of fashion ethics negotiation between teenagers and parents in the postmodern era through an analysis of social, cultural, and family communication perspectives. The study uses a qualitative method with a literature review approach of 15 national journals discussing the role of parents, freedom of expression, fashion ethics, and the influence of global culture on teenagers. The results show that value negotiation occurs through open communication between parents and children, where both parties try to adjust moral values to the needs of self-actualization. Parents act as moral guides, while adolescents seek to obtain freedom that is still in line with social norms. This study contributes to the strengthening of character education, family communication patterns, and strategies for instilling ethical dress values amid the challenges of modern culture.
Co-Authors Ade Novi Nurul Ihsani Agustin, Eny Widhia Ajeng Rahma Sudarni Alfian Ardhiansyah Alfreeda Zaan Moira Dzulfikar Amara Dwi Maharani Anadia Krisna Putri Anadia Krsna Putri Anan Nugroho Anggraeni, Nelly Setyowati Ani Rusilowati Anik Maghfiroh Annisa Rahmawati Ariska, Rini Asih Kuswardinah Atika, Aris Nur Billa, Salwa Salsa Chusna Tsani, Romadhona Clarita Apriliani Dewani, F.Sekar Hayu Dini Wulan Dari Diva , Gabriella Tara Dwi Anggraini Ega Rahmania Putri Elina Sudi Dwi Ariyani Elva Cinta Lamiis Susanto Putri Eny Agustin Eny Widya Erna Setyowati Erna Setyowati F Sekar Hayu Dewani Fathia Rohmah Febriani, Berliana Dwi Feti Fatikhatul Uza Ghodam Eko Saputro Haryani Hidayat, Sofiana Pratiwi Ida, Ikfina Khamal Ifa Nurhayati Indah Afifah Indah Eges Wahyuni Indah Indi Afifah Intan Amalya Putri Itsnayni, Itsnayni Kartika Dwi Hapsari Kartika Sari, Devi Eka Katarina, Lydia Kumala, Aisah Dian Lina Nisrina Lucky Amelia Putri M. Harlanu, M. Maharani, Nadia Ika Mardhiyya Nayla Yusuf Maria Krisnawati Mia Hafizah Tumangger Mia Tumangger Mohamad Qodri MR, Witrie Sutaty Muhammad Khumaedi Mulil Khaira Musdalifah Musdalifah Musdalifah Mutiara Nur Marina Nadhiefa Dhiyaa Rizqy Zulfia Nathania Citta Pribawanto Nesha Ramadhani Nisa, Zakiya Ayu Nolis Marliati Novia Restu Windayani Novia Restu Windayani Oktaviani, Rita One Juniar Putri Pratama Pramestyas, Pramestyas Pramudya, Zulfa Diah Putri, Tiara Pradita Raisa Marchella Maulida Ramadhanti, Mutiara Ning Ririn Wijayanti RR. Ella Evrita Hestiandari Ruliyanti, Milda Septian Eko Prasetyo Septiningsih, Tri Setyowati, Uliah Sofia Daniati, Sofia Sri Endah Wahyuningsih Sukron, Muhamad Supriyadi Supriyadi Suryani, Parsih Wulan Taqiya Cantika As Salma Tasya Nurjanah Vanesa Monica Varisa Berliana Al-Azhar Wahyu Lestari Wanda Febi Safira Wara Dyah Pita Rengga Wildaningtyas, Eka Rosiana Zakiyya Dewi Salsabila