Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Peran Program Magang dalam Meningkatkan Kompetensi Makeup Mahasiswa di Industri Makeup Artist Pengantin : Studi Literatur: Penelitian Lucky Amelia Putri; Dini Wulan Dari; Intan Amalya Putri; Tasya Nurjanah; Trisnani Widowati; Anik Maghfiroh; Mohamad Qodri; Haryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7058

Abstract

Program magang berperan penting dalam menjembatani pembelajaran akademik dengan kebutuhan industri, khususnya pada industri makeup artist pengantin. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran program magang dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa makeup melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan data sekunder berupa jurnal, buku, dan publikasi ilmiah lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program magang mampu meningkatkan keterampilan teknis makeup, kemampuan komunikasi, adaptasi terhadap standar industri, profesionalisme, serta kesiapan kerja mahasiswa. Magang juga memberikan pengalaman langsung dalam memahami kondisi kerja nyata dan pelayanan berbasis kebutuhan klien di industri kecantikan. Kebaruan penelitian terletak pada fokus kajian terhadap industri makeup artist pengantin sebagai bidang vokasional yang memadukan kompetensi artistik, teknis, dan interpersonal. Oleh karena itu, kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri kecantikan perlu diperkuat untuk mengoptimalkan program magang berbasis kompetensi.
SMART FLIPBOOK LEARNING: PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN RIAS PENGANTIN BAGI MAHASISWA TATA KECANTIKAN Anik Maghfiroh; Ade Novi Nurul Ihsani; Trisnani Widowati; Ghodam Eko Saputro
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10544

Abstract

ABSTRACT The advancement of digital technology highlights the importance of interactive learning media to improve the quality of the learning process, particularly in skill-based fields such as bridal makeup. However, learning in the cosmetology study program still relies on conventional methods that do not optimally support the visualization of techniques, resulting in low levels of student understanding and learning independence. This study aims to develop Smart Flipbook Learning-based media as an alternative solution to enhance learning quality. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The research subjects consisted of 15 cosmetology students. The research instruments included validation sheets assessed by material experts and media experts, as well as evaluations of student learning outcomes. The results showed that the developed media achieved feasibility scores of 85.59% from material experts and 85.84% from media experts, categorized as highly feasible. In addition, student learning outcomes reached an average of 84.5%, categorized as very good. Therefore, the developed media is considered feasible and effective for bridal makeup learning. ABSTRAK Kemajuan teknologi digital menuntut inovasi media pembelajaran interaktif yang mampu meningkatkan kualitas proses belajar, khususnya pada bidang keterampilan seperti rias pengantin. Namun, pembelajaran rias pengantin pada program studi tata kecantikan masih didominasi metode konvensional yang kurang mendukung visualisasi teknik secara optimal, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman dan kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Smart Flipbook Learning sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 mahasiswa tata kecantikan. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media, serta evaluasi hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 85,59% dari ahli materi dan 85,84% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Selain itu, hasil belajar mahasiswa mencapai rata-rata 84,5% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, media yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran rias pengantin.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Lip Balm berbasis Bahan Alami sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Bibir di Desa Bandarjo, Kabupaten Semarang Eny Agustin; Mia Tumangger; Wara Rengga; Trisnani Widowati; Indah Afifah
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1888

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan kebutuhan dan minat masyarakat terkait penggunaan dan peluang bisnis pembuatan lip balm. Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan cara membuat lip balm menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapat, aman, dan terjangkau. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pendidikan dan keterampilan praktis kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mencampur dan memproduksi lip balm alami secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif, yaitu dengan melibatkan masyarakat secara aktif melalui lokakarya dan demonstrasi langsung. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: Tahap persiapan, termasuk perencanaan kegiatan, penyediaan bahan di RT 01 RW 01 Desa Bandarjo, Kabupaten Semarang. Tahap pendidikan, tahap pelatihan, dan tahap evaluasi, untuk menilai hasil pembuatan produk dan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Tahap tindak lanjut, berupa pendampingan dan motivasi agar masyarakat dapat mengembangkan produk menjadi peluang bisnis mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 15 peserta yang mengikuti pelatihan, semuanya berpartisipasi aktif dan antusias dalam proses pembuatan lip balm61,70% responden memiliki tingkat pengetahuan yang tergolong baik sebelum diberikan edukasi. Setelah edukasi dilaksanakan, persentase responden dengan pengetahuan baik meningkat signifikan menjadi 89,36%.
Pelatihan Penataan Rambut Berbasis Budaya Lokal: Penguatan Kompetensi Grooming Karang Taruna Desa Wisata Demak Mendukung SDGs 4 dan 11 Ade Novi Nurul Ihsani; Trisnani Widowati; Indah Indi Afifah; One Juniar Putri Pratama; Nadhiefa Dhiyaa Rizqy Zulfia; Mardhiyya Nayla Yusuf
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penampilan yang rapi dan tertata, termasuk kerapian rambut, merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan pariwisata berbasis masyarakat. Anggota Karang Taruna di desa wisata Kabupaten Demak selama ini belum memperoleh pembekalan khusus mengenai grooming dan penataan rambut, sehingga penampilan saat melayani wisatawan masih bergantung pada jasa salon komersial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri anggota Karang Taruna dalam penataan rambut berbasis budaya lokal untuk mendukung profesionalisme pelayanan desa wisata. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan teoretis, pelatihan praktik, dan pendampingan, yang melibatkan 20 peserta dari Karang Taruna desa wisata. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest-posttest pengetahuan, lembar penilaian unjuk kerja praktik, dan angket respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam penataan rambut yang rapi, higienis, dan selaras dengan karakter budaya lokal, serta respons yang positif terhadap pelaksanaan pelatihan. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), melalui penguatan kapasitas pemuda desa secara mandiri dan berkelanjutan.
Co-Authors Ade Novi Nurul Ihsani Agustin, Eny Widhia Alfreeda Zaan Moira Dzulfikar Anadia Krisna Putri Anadia Krsna Putri Anggraeni, Nelly Setyowati Ani Rusilowati Anik Maghfiroh Anik Maghfiroh Annisa Rahmawati Ariska, Rini Asih Kuswardinah Atika, Aris Nur Billa, Salwa Salsa Chusna Tsani, Romadhona Dewani, F.Sekar Hayu Dini Wulan Dari Diva , Gabriella Tara Dwi Anggraini Ega Rahmania Putri Elina Sudi Dwi Ariyani Elva Cinta Lamiis Susanto Putri Eny Agustin Eny Widya Erna Setyowati Erna Setyowati F Sekar Hayu Dewani Fathia Rohmah Febriani, Berliana Dwi Feti Fatikhatul Uza Ghodam Eko Saputro Haryani Hidayat, Sofiana Pratiwi Ida, Ikfina Khamal Ifa Nurhayati Indah Afifah Indah Eges Wahyuni Indah Indi Afifah Intan Amalya Putri Itsnayni, Itsnayni Kartika Dwi Hapsari Kartika Sari, Devi Eka Katarina, Lydia Kumala, Aisah Dian Lina Nisrina Lucky Amelia Putri M. Harlanu, M. Maharani, Nadia Ika Mardhiyya Nayla Yusuf Maria Krisnawati Mia Hafizah Tumangger Mia Tumangger Mohamad Qodri MR, Witrie Sutaty Muhammad Khumaedi Musdalifah Musdalifah Musdalifah Mutiara Nur Marina Nadhiefa Dhiyaa Rizqy Zulfia Nathania Citta Pribawanto Nesha Ramadhani Nisa, Zakiya Ayu Nolis Marliati Novia Restu Windayani Oktaviani, Rita One Juniar Putri Pratama Pramestyas, Pramestyas Pramudya, Zulfa Diah Putri, Tiara Pradita Raisa Marchella Maulida Ramadhanti, Mutiara Ning Ririn Wijayanti RR. Ella Evrita Hestiandari Ruliyanti, Milda Septiningsih, Tri Setyowati, Uliah Sofia Daniati, Sofia Sri Endah Wahyuningsih Sukron, Muhamad Supriyadi Supriyadi Suryani, Parsih Wulan Taqiya Cantika As Salma Tasya Nurjanah Vanesa Monica Varisa Berliana Al-Azhar Wahyu Lestari Wanda Febi Safira Wara Rengga Wildaningtyas, Eka Rosiana Zakiyya Dewi Salsabila