Indari
ITSK RS Dr. Soepraoen Kesdam V Brawijaya Malang

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Nursing Information Journal

Gambaran Regulasi Emosi Remaja SMK Korban Bullying di SMK Multimedia Tumpang Hikmah Diajeng; Indari Indari; Mustriwi Mustriwi
Nursing Information Journal Vol 1 No 1 (2021): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.033 KB) | DOI: 10.54832/nij.v1i1.164

Abstract

Remaja yang menjadi korban bullying akan mengalami permasalahan emosional yaitu regulasi emosi, dimana remaja tidak bisa mengontrol dan mengatur emosinya. Hal ini menandakan kurangnya remaja menontrol dan mengelola emsoinya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui reguasi emosi remaja SMK korban bullying. Metode penelitian ini adalah deskriptif, dengan menggunakan total sampling. Sampel penelitian 35 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar (23 remaja atau 65,5%) mengalami regulasi emosi rendah. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bahwa remaja diperlukan adanya pendampingan psikologis yang bisa diberikan oleh guru bimbingan konseling serta orang tua sebagai orang terdekat dari remaja diharapkan memberikan support serta motivasi kepada remaja korban bullying supaya remaja tersebut mampu mengontrol emosinya.
Gambaran Faktor Predisposisi yang Mempengaruhi Gangguan Jiwa di Puskesmas Desa Bantur Kabupaten Malang Diah Kusuma; Indari Indari; Dian Pitaloka Priasmoro
Nursing Information Journal Vol 1 No 1 (2021): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.032 KB) | DOI: 10.54832/nij.v1i1.165

Abstract

Gangguan jiwa adalah bentuk gangguan yang menyebabkan penderitanya susah bersosialisasi dan menimbulkan beban bagi keluarga. Penyebab gangguan jiwa sampai saat ini tidak diketahui secara pasti, namun berdasarkan sumber teori disebabkan karena faktor predisposisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor predis posisi yang berpengaruh terjadinya gangguan jiwa. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan accidental sampling selama 3 minggu. Sampel penelitian ini 25 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa Faktor predisposisi yang paling banyak pada biologis adalah genetik 9 responden (36%), pada psikologis yang paling banyak adalah pengalaman tidak menyenangkan 12 responden (48%), dan pada sosial yang paling banyak adalah tidak bekerja/memiliki penghasilan yang kurang 12 responden (48%). Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan intervensi keperawatan pada klien dengan gangguan jiwa tidak hanya mengobati tanda dan gejala tetapi juga dapat mencegah gangguan jiwa untuk mengurangi faktor-faktor tersebut.
Gambaran Tingkat Kecemasan Wanita Usia Subur yang Mengalami Keputihan Patologis Aprilina Sulistya Andari; Dian Pitaloka Priasmoro; Indari Indari
Nursing Information Journal Vol 2 No 2 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v2i2.378

Abstract

Pendahuluan: Keputihan yang terjadi dapat menekan kejiwaan seseorang karena keputihan dapat kambuh dan muncul kembali sehingga dapat berpengaruh pada seseorang baik secara fisiologi maupun psikologis dan dapat menimbulkan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan wanita usia subur yang mengalami keputihan patologis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua wanita usia subur yang mengalami keputihan di RW 08 Desa Mojosarirejo sebanyak 101 wanita. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi wanita usia subur usia 20-45 tahun yang bersedia menjadi responden dan masih mengalami menstruasi, wanita usia subur usia 20-45 tahun yang mengalami dan pernah mengalami keputihan patologis, dan wanita usia subur usia 20-45 tahun yang tidak buta huruf, jumlah sampel sebanyak 35 responden. Variabel yang diteliti adalah tingkat kecemasan Wanita Usia Subur yang mengalami keputihan patologis. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner DASS 42 yang terdiri dari 14 pernyataan tentang ansietas, yang mengevaluasi bagaimana perasaan responden, selanjutnya data yang yang terkumpul di analis dengan analisis Univariat dan di sajikan dalam bentuk persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mengalami kecemasan ringan sebanyak 19 responden (54%), sebagian kecil mengalami kecemasan sedang sebanyak 11 responden (32%), dan sebagian kecil tidak mengalami kecemasan atau normal sebanyak 5 responden (14%). Kecemasan yang terjadi dimungkinkan karena beberapa faktor yaitu usia, pendidikan, dan pengetahuan yang kurang. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diharapkan responden peduli akan kesehatannya dengan cara mencari informasi. Dengan mengetahui informasi penanganan penyakit maka akan membentuk mekanisme koping yang baik sehingga tidak salah persepsi dan menimbulkan kecemasan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berguna sebagai acuan pengembangan ilmu keperawatan dan perencanaan keperawatan melalui promosi kesehatan.
Gambaran Tingkat Kecemasan Tentang Karir pada Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi D3 Keperawatan ITSK RS dr. Soepraoen Malang Ella Irnanda; Indari Indari; Tien Aminah
Nursing Information Journal Vol 3 No 1 (2023): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v3i1.481

Abstract

Pendahuluan: Keterserapan tenaga perawat yang semakin sedikit berbanding terbalik dengan angka kelulusan mahasiswa perawat setiap tahun. Lapangan pekerjaan yang semakin sempit, tingkat pengangguran yang cukup tinggi dan persaingan dunia kerja yang ketat untuk memperoleh peluang kerja. Hal ini membuat keresahan bagi mahasiswa prodi D3 keperawatan untuk karirnya setelah menjadi sarjana. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi seluruh mahasiswa tingkat akhir prodi D3 Keperawatan ITSK RS dr. Soepraoen Malang. Sampel pada penelitian ini sebagian mahasiswa tingkat akhir Prodi D3 Keperawatan ITSK RS dr. Soepraoen Malang. Menggunakan teknik purposive sampling dengan 60 responden. Variabel penelitian tingkat kecemasan tentang karir pada mahasiswa Prodi D3 Keperawatan. Alat ukur menggunkan lembar kuesioner, kemudian di analisa data menggunakan editing, scoring, coding, tabulating, dan presentase, setelah itu dilakukan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan karir pada mahasiswa, hampir setengah dari 19 responden (31,7%) dalam kategori panik, sangat sedikit 7 responden (11,7%) dalam kategori cemas ringan. Hasil penelitian tersebut bisa disebabkan karena beberapa faktor seperti usia, ekonomi, jenis kelamin, pengalaman kerja, serta pendapatan orang tua. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diharapkan responden mampu untuk meningkatkan kemampuan kognitif, skill, dan memiliki efikasi diri serta perencanaan karir yang matang agar dapat mengurangi cemas yang akan berdampak pada hambatan dalam pemilihan serta kematangan karir.