Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Proceeding SENDI_U

SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB PRODUK UNGGULAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA SEMARANG Kristiyanti, Mariana; Rahmasari, Lisda
Proceeding SENDI_U 2015: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.959 KB)

Abstract

On his way, found that the development of Micro, Small and Medium Enterprises in Semarang city impressed slow.This is due to failed in adopting information technology in its efforts to. When compared with large companies, theyalways have concern for the use of new technologies in support of its business. The system used by Micro, Small andMedium Enterprises (UMKM) in Semarang still utilize the traditional system, While this has become moresophisticated and the existence of modern technology. It is the lack of opportunities to be able to compete in theglobal effort if this system to be. Because of that, to increase the capacity of Micro, Small and Medium Enterprises(UMKM) in technology Semarang, Web based which is expected to be able to resolve some of the problems faced byMicro, Small and Medium Enterprises (UMKM) in Semarang in the introduction of the superior productsKey words : Information Sistem, Website, Superior Products, UMKM
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI MELALUI PENDEKATAN ICZM (INTEGRATED COASTAL ZONE MANAGEMENT) Kristiyanti, Mariana
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.962 KB)

Abstract

Wilayah pantai merupakan suatu bagian yang kaya akan potensi sumber daya pesisir, kelautan dan perikanan.Wilayah pesisir pantai juga memiliki potensi yang dapat dikembangkan sebagain wilayah wisata bahari. Masyarakatyang tinggal di wilayah pesisir pantai, sejak dahulu juga telah menggantungkan hidupnya dari pemanfaatan sumberdaya alam yang terdapat di sekitar pesisir pantai. Seiring dengan berjalannya waktu, kehidupan masyarakat disekitarpesisir pantai mengalami keterpurukan. Masyarakat belum dapat mengelola sumber daya pantai secara optimal.Sentuhan pengetahuan akan pemanfaatan pengembangan Sumber daya di wilayah pesisir pantai sangat minimsekali. Masyarakat tidak mengenal cara lain yang lebih efektif dan inovatif untuk mengelola sumber daya pantaiyang mereka hasilkan. Dengan melihat permasalahan tersebut diatas, maka dibutuhkan model baru untukpemberdayaan masyarakat pesisir pantai, agar masyarakat dapat meningkatkan taraf hidupnya menjadi lebih baik.ICZM (Integrated Coastal Zone Management) adalah pendekatan yang akan digunakan dalam mengoptimalisasipemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir pantai. Diharapkan dengan pendekatan ICZM, tidak hanyapertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir pantai saja yang akan membaik, tetapi juga menjamin pertumbuhanekonomi yang dapat dinikmati secara adil dan proposional oleh segenap pihak yang terlibat (stakeholders), dandapat memelihara daya dukung serta kualitas lingkungan pesisir yang baik sehingga dapat melestarikan wilayahpantai. Pendekatan yang dilakukan yaitu dengan menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif berdasarkan kajiankepustakaan serta observasi secara langsung.Kata Kunci : Pemberdayaan, Masyarakat Pesisir Pantai, Pendekatan ICZM
PENINGKATAN KEMAMPUAN KELOMPOK NELAYAN DESA BANDENGAN, JEPARA DALAM BERBAHASA INGGRIS GUNA TERWUJUDNYA "DESA WISATA BANDENGAN" Kristiyanti, Mariana; Siswadi, Siswadi
Proceeding SENDI_U 2018: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2743.293 KB)

Abstract

Salah satu potensi wisata yang dimiliki oleh kota Jepara adalah pantai Prawehan yang ada Desa Bandengan. Dimana pantai Prawehan di desa Bandengan selama ini sudah dikenal karena wisata pantainya yang memiliki pemandangan pantai yang indah dan bersih. Saat ini wisata pantai di desa Bandengan, Jepara, banyakdikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan asing maupun domestik. Permasalahan yang muncul adalahbanyaknya kunjungan wisatawan asing ke pantai Prawehan desa Bandengan, hal ini mengakibatkan sulitnya komunikasi antara kelompok nelayan yang ada di wilayah pantai Prawehan dengan wisatawan asing. Komunikasi yang selama ini berjalan dilaksanakan dengan cara menulis di pasir laut atau dengan menggunakan fasilitas alat komunikasi (menulis di HP) maupun dengan bahasa isyarat. Untuk itu Tim pelaksana kegiatan Pengabdian Masyarakat Semarang, berinisiatif memberikan ketrampilan bahasa Inggris, terutama English Conversation . Tujuan khusus yang ingin dicapai pada program Pengabdian Masyarakat ini adalah memberikan kemampuan kelompok nelayan agar mampu berbahasa Inggris dengan baik dan benar. Untuk mencapai tujuan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat STIMART "AMNI" Semarang menyelenggarakan pelatihan berbahasa Inggris dengan baik dan benar dengan metode "Belajar sambil Bekerja". Untuk keperluan pembelajaran tersebut, kelompok nelayan di beri buku ajar yang sudah disiapkan Tim pelaksana kegiatan pengabdian untuk dipelajari terlebih dahulu. Dengan pembelajaran bahasa inggris, diharapkan kelompok nelayan dapat berkomunikasi dengan wisatawan asing. Hal ini akan meningkatkan minat wisatawan asing untuk berkunjung di pantai Prawehan desa Bandengan Jepara.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KELOMPOK NELAYAN DESA BANDENGAN, JEPARA DALAM BERBAHASA INGGRIS GUNA TERWUJUDNYA "DESA WISATA BANDENGAN" Kristiyanti, Mariana; Siswadi, Siswadi
Proceeding SENDI_U 2018: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2743.293 KB)

Abstract

Salah satu potensi wisata yang dimiliki oleh kota Jepara adalah pantai Prawehan yang ada Desa Bandengan. Dimana pantai Prawehan di desa Bandengan selama ini sudah dikenal karena wisata pantainya yang memiliki pemandangan pantai yang indah dan bersih. Saat ini wisata pantai di desa Bandengan, Jepara, banyakdikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan asing maupun domestik. Permasalahan yang muncul adalahbanyaknya kunjungan wisatawan asing ke pantai Prawehan desa Bandengan, hal ini mengakibatkan sulitnya komunikasi antara kelompok nelayan yang ada di wilayah pantai Prawehan dengan wisatawan asing. Komunikasi yang selama ini berjalan dilaksanakan dengan cara menulis di pasir laut atau dengan menggunakan fasilitas alat komunikasi (menulis di HP) maupun dengan bahasa isyarat. Untuk itu Tim pelaksana kegiatan Pengabdian Masyarakat Semarang, berinisiatif memberikan ketrampilan bahasa Inggris, terutama English Conversation . Tujuan khusus yang ingin dicapai pada program Pengabdian Masyarakat ini adalah memberikan kemampuan kelompok nelayan agar mampu berbahasa Inggris dengan baik dan benar. Untuk mencapai tujuan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat STIMART "AMNI" Semarang menyelenggarakan pelatihan berbahasa Inggris dengan baik dan benar dengan metode "Belajar sambil Bekerja". Untuk keperluan pembelajaran tersebut, kelompok nelayan di beri buku ajar yang sudah disiapkan Tim pelaksana kegiatan pengabdian untuk dipelajari terlebih dahulu. Dengan pembelajaran bahasa inggris, diharapkan kelompok nelayan dapat berkomunikasi dengan wisatawan asing. Hal ini akan meningkatkan minat wisatawan asing untuk berkunjung di pantai Prawehan desa Bandengan Jepara.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI MELALUI PENDEKATAN ICZM (INTEGRATED COASTAL ZONE MANAGEMENT) Kristiyanti, Mariana
Proceeding SENDI_U 2016: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah pantai merupakan suatu bagian yang kaya akan potensi sumber daya pesisir, kelautan dan perikanan.Wilayah pesisir pantai juga memiliki potensi yang dapat dikembangkan sebagain wilayah wisata bahari. Masyarakatyang tinggal di wilayah pesisir pantai, sejak dahulu juga telah menggantungkan hidupnya dari pemanfaatan sumberdaya alam yang terdapat di sekitar pesisir pantai. Seiring dengan berjalannya waktu, kehidupan masyarakat disekitarpesisir pantai mengalami keterpurukan. Masyarakat belum dapat mengelola sumber daya pantai secara optimal.Sentuhan pengetahuan akan pemanfaatan pengembangan Sumber daya di wilayah pesisir pantai sangat minimsekali. Masyarakat tidak mengenal cara lain yang lebih efektif dan inovatif untuk mengelola sumber daya pantaiyang mereka hasilkan. Dengan melihat permasalahan tersebut diatas, maka dibutuhkan model baru untukpemberdayaan masyarakat pesisir pantai, agar masyarakat dapat meningkatkan taraf hidupnya menjadi lebih baik.ICZM (Integrated Coastal Zone Management) adalah pendekatan yang akan digunakan dalam mengoptimalisasipemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir pantai. Diharapkan dengan pendekatan ICZM, tidak hanyapertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir pantai saja yang akan membaik, tetapi juga menjamin pertumbuhanekonomi yang dapat dinikmati secara adil dan proposional oleh segenap pihak yang terlibat (stakeholders), dandapat memelihara daya dukung serta kualitas lingkungan pesisir yang baik sehingga dapat melestarikan wilayahpantai. Pendekatan yang dilakukan yaitu dengan menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif berdasarkan kajiankepustakaan serta observasi secara langsung.Kata Kunci : Pemberdayaan, Masyarakat Pesisir Pantai, Pendekatan ICZM