Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Monitoring Data Kendaraan menggunakan Protokol CAN Bus berbasis Internet of Things Dainendra, Mochammad Ravi; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam industri otomotif, terdapat kebutuhan untuk memantau data kendaraan untuk meningkatkan efisiensi dan kebutuhan diagnostik. Namun, sistem monitoring yang ada saat ini seringkali tidak mampu menyediakan data secara tepat waktu dan akurat. Oleh karena itu, penelitian ini fokus pada pengembangan sistem monitoring data kendaraan berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan Protokol CAN Bus. Sistem ini dirancang dengan menggunakan mikrokontroler ESP32, yang terintegrasi dengan fitur CAN Bus, untuk mengumpulkan data penting seperti odometer dan tingkat bahan bakar pada kendaraan. Node.js dipilih sebagai platform server dengan MySQL untuk manajemen dan penyimpanan data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini dapat mentransmisikan data dari kendaraan ke antarmuka pengguna dengan tingkat keberhasilan 100%, mampu memproses dan menampilkan data dengan waktu rata-rata 209 milidetik, dan juga mampu membaca dan memproses data sesuai dengan data aktual mobil. Ini menunjukkan bahwa sistem ini dapat diandalkan untuk transmisi data dan memiliki potensi dalam pengelolaan data kendaraan, khususnya untuk parameter seperti odometer dan konsumsi bahan bakar.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kelayakan Saus Tomat menggunakan Metode K-Nearest Neighbor Dharmawan, Fakhriz Thoriqo; Budi, Agung Setia; Putri, Rekyan Regasari Mardi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saus tomat merupakan salah satu bahan pelengkap makanan yang sangat sering kita jumpai baik di Indonesia maupun luar negeri. Nasi goreng, spaghetti hamburger, dan fuyunghai merupakan beberapa contoh makanan yang tidak lepas dari saus tomat. Di pasaran Indonesia sendiri saus tomat sangat mudah ditemukan baik di pasar tradisional maupun pasar modern. Pilihan dari saus tomat sendiri sangat beragam mulai dari harga yang cukup terjangkau hingga kurang ramah di kantong. Bagi para pedagang tentu mereka berusaha menggunakan modal sekecil mungkin dengan mencari harga saus tomat yang murah agar margin keuntungan makin besar, hal tersebut berbanding terbalik dengan keinginan dari para konsumen yang ingin mendapatkan kualitas makanan yang terbaik. Perancangan sistem penelitian ini menggunakan saus tomat murni sebagai data latih saus layak konsumsi dan saus tomat murni yang dicampur dengan rhodamine B sebagai data latih saus tidak layak konsumsi. Proses klasifikasi akan dilakukan dengan sensor warna TCS3200 mengambil nilai RGB dari saus tomat, yang kemudian akan diklasifikasikan ke kelas layak konsumsi atau tidak layak konsumsi oleh KNN dan hasil kelas tersebut ditampilkan ke LCD. Hasil pengujian mendapatkan hasil yaitu metode K-NN dengan nilai K (K=3, K=5, K=7, dan K=9) mendapatkan hasil nilai K=3 merupakan nilai akurasi terbaik dengan presentase 90% dan sistem memerlukan waktu komputasi rata-rata sebesar 35.6625 ms untuk melakukan proses dari awal hingga akhir.
Station Node untuk Rental Sepeda Menggunakan MQTT Sugiharto, Muhammad Esel; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 3 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk mengurangi polusi adalah untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan seperti Sepeda. Oleh karena itu diperlukannya lebih banyak penyewaan sepeda otomatis agar mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Proses penyewaan sepeda secara manual dapat memakan waktu cukup lama dan kurang nyaman bagi pengguna. Dengan menggunakan dok sepeda otomatis dan sistem penyewaan sepeda otomatis proses penyewaan sepeda menjadi cepat dan nyaman bagi pengguna. Dok sepeda otomatis berbasis MQTT memerlukan node yang dapat berkomunikasi melalui WiFi internet. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini memanfaatkan modul ESP8266 yang memiliki kemampuan mikrokontroler dan WiFi terintegrasi. ESP8266 digunakan sebagai perangkat utama untuk berkomunikasi dengan sensor mfrc522 dan kunci dok. Penelitian ini menggunakan protokol komunikasi MQTT, yang memungkinkan node untuk menerima dan mengirim pesan pada sebuah topik di MQTT broker. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kehandalan dan efektivitas jaringan dengan protokol komunikasi MQTT serta dapat menjadi bantuan bagi peneliti yang ingin membahas topik sistem Station Node lebih lanjut. Penelitian ini juga mempertimbangkan faktor-faktor seperti perangkat keras yang dibutuhkan dan kestabilan jaringan internet. Penggunaan protokol komunikasi MQTT, dianggap sebagai langkah yang penting karena memungkinkan komunikasi node dengan aplikasi melalui jaringan internet. Tingkat keberhasilan node tersambung ke MQTT, mengirim dan menerima pesan MQTT, serta membuka dan menutup kunci dok sesuai pesan yang diterima adalah 100%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja perangkat cukup baik dan hasil akurat, tetapi waktu terhubung node dengan MQTT terpengaruh oleh kestabilan jaringan internet.
Sinkronisasi Waktu pada WSN dengan Topologi Tree Berbasis ESP-NOW Menggunakan TPSN Siahaan, Matthew Kevin; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 3 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pengiriman data pada WSN, dibutuhkannya sebuah sistem yang dapat mensinkronisasi waktu antara satu perangkat ke perangkat lain. Dengan sinkronisasi waktu yang memakai satu waktu sebagai acuan waktu, diharapkan waktu semua perangkat yang terhubung akan dapat tersinkronisasi secara real-time. Dengan semua perangkat terhubung dan memiliki waktu, akan terciptanya kemudahan menjadwalkan suatu pengiriman data antar node dan tanpa adanya resiko atau kemungkinan data yang akan dikirim akan bertabrakan dan tidak terkirim. Protokol ESP-NOW adalah protokol kepemilikan yang kuat untuk membangun Jaringan Sensor Nirkabel dengan topologi tree. Metodologi koneksi pengirim/penerima antar node jaringan memungkinkan setiap node beroperasi sebagai pemancar, penerima, atau transceiver. Dengan adanya ESP-Now Time Synchronization, jaringan akan mencapai Tingkat akurasi dan efisiensi yang lebih tinggi dalam pengumpulan dan transmisi data. Hasil sinkronisasi waktu yang diharapkan adalah waktu yang didapatkan tidak akan mengalami deviasi dari waktu yang diekspetasi. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan bahwa waktu yang akan didapat setelah sinkronisasi tidak akan mengalami deviasi dari waktu yang diekspetasi. Dalam hal ini, ESP-NOW TPSN sebagai komponen utama yang merupakan metode sinkronisasi dua arah yang diselesaikan dalam dua tahap, yaitu fase penemuan level dan fase sinkron. Hasil pengujian menunjukkan keberhasilan Time Synchronization TPSN. Root Node, dan Child Node yang digunakan di dalam penelitian ini berhasil terhubung satu sama lain tanpa kegagalan. Tingkat akurasi waktu yang didapat setelah disinkronisasikan adalah hampir sama dengan acuan waktu ekspetasi saat sinkronisasi telah dilakukan dan didapatkan offset waktu untuk Root ke Level 1 Node dalam jangkauan 51ms sampai 139ms dan offset waktu Level 1 ke Level 2 Node dalam jangkauan 225ms sampai 352ms.
Rancang Bangun Purwarupa Pengaman Kandang Burung Berbasis Android Muharom, Nur Qodir Wajid; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencurian merupakan salah satu bentuk tindakan kriminal yang sering terjadi di Indonesia, melibatkan kasus-kasus seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian barang berharga, dan bahkan pencurian hewan peliharaan, termasuk pencurian burung. Oleh karena itu, merupakan tanggung jawab pemilik hewan peliharaan untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan pada kandang mereka guna melindungi hewan peliharaan dari potensi tindakan pencurian. Penelitian ini fokus pada sistem keamanan untuk kandang burung yang dirancang untuk mendeteksi upaya pencurian. Sistem ini mengintegrasikan sensor Fingerprint, Gyroscope, dan Accelerometer sebagai input untuk mendeteksi pencurian. Selanjutnya, data diproses menggunakan ESP32, dan outputnya disajikan melalui antarmuka pada smartphone Android. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deteksi perubahan keadaan kandang melalui sensor Fingerprint, Gyroscope, dan Accelerometer berfungsi efektif, mencapai tingkat keberhasilan 100%. Waktu rata-rata yang dibutuhkan sensor Fingerprint untuk mendeteksi adalah 1,4 detik, dengan waktu komputasi sebesar 891,5 ms. Di sisi lain, waktu rata-rata pada sensor Gyroscope dan Accelerometer dalam mendeteksi adalah 1,5 detik, dengan waktu komputasi sebesar 12 ms. Selain itu, pada pengujian waktu tunda perubahan status sistem dari kandang ke aplikasi, didapatkan waktu sebesar 2,44 detik, sementara dari aplikasi ke kandang adalah 2,29 detik.
Implementasi Sistem Pengelolaan Tempat Sampah Terintegrasi pada Gedung Bertingkat Berbasis IoT Ananta, Muhammad Zuman; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 3 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengatasi permasalahan pengelolaan sampah pada gedung bertingkat di Indonesia melalui pendekatan berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Sampah di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, namun upaya pengelolaannya masih jauh dari optimal, mengakibatkan dampak negatif pada lingkungan, kesehatan masyarakat, dan perekonomian. Tantangan besar dalam pengelolaan limbah konstruksi bertingkat antara lain tidak efektifnya pengawasan akibat kurangnya sarana dan prasarana serta kurangnya sumber daya manusia yang kompeten. Solusi yang diusulkan menggunakan sistem tempat sampah berbasis IoT yang terintegrasi dengan sensor ultrasonik, sensor infrared, servo, dan LED. Teknologi ini memungkinkan pemantauan secara real-time, pengukuran tingkat kepenuhan tempat sampah, dan notifikasi otomatis ketika tempat sampah sudah penuh. Hasil penelitian menunjukkan tingkat akurasi sensor ultrasonik mencapai 100%, sedangkan sensor infrared1 dan infrared2 memiliki akurasi masing-masing 67% dan 87%. Sistem ini berhasil dalam menjalankan fitur-fitur penguncian, penandaan LED, pengiriman data ke aplikasi Blynk, dan pembuatan log event untuk notifikasi aplikasi. Diharapkan teknologi berbasis IoT ini dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah gedung bertingkat dengan memungkinkan pemantauan yang akurat dan penanganan lebih efektif. Implementasi solusi ini diharapkan dapat menjadi model untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan dapat diterapkan di berbagai lokasi lainnya.
KLASIFIKASI MINUMAN JAMU BERAS KENCUR DAN KUNIR ASEM MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR BERBASIS ARDUINO UNO Endaraditiya, Okta Trio; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamu, minuman yang sudah ada sejak ada dahulu kala dan sudah menjadi warisan turun temurun, masyarakat juga percaya bahwa jamu tidak hanya menjaga kesehatan, namun dapat menyembuhkan penyakit, di Indonesia pengetahuan tentang minuman jamu belum sepenuhnya merata. Perancangan sistem ini menggunakan platform Arduino UNO, sensor TCS3200, dan sensor LDR. Penelitian ini menggunakan metode K-Nearest Neighbor untuk metode klasifikasi yang akan menentukan kelas yang akan diuji nantinya. Masukan dari alat klasifikasi ini adalah dari minuman jamu yang diambil nilai R, G, B, dan kecerahan cahayanya, masing-masing fitur nantinya diambil dari sensor TCS3200 dan LDR. Jamu yang digunakan juga ada 2 jenis jamu yaitu Beras Kencur dan Kunir Asem. Penelitian ini menggunakan 20 data latih yang terdiri dari 10 Beras Kencur dan 10 Kunir Asem. Dari hasil pengujian mendapatkan hasil akurasi dari K=3, 5, 7, dan 9 yaitu 70%, 60%, 90%, dan 90%, lalu hasil akurasi dari semua K mencapai 80% total akurasinya menggunakan K-Nearest Neighbor, dari semua K yang menjadi K utama alat ini adalah menggunakan K=7 dengan akurasi 90% dan waktu komputasi yakni 88,6 ms yang bisa di kategorikan paling cepat. Error saat pengujian identifikasi jamu terjadi pada saat jamu memiliki warna dan kecerahan yang fiturnya tidak beda jauh, harapaannya alat identifikasi ini dapat memudahkan masyarakat awam atau berkebutuhan khusus dalam identififikasi jamu tanpa meminumnya.
MEKANISME PENYEDIAAN LAYANAN PADA PERANGKAT SMART HOME BERBASIS ESP32 MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANN Muhammad Iqbal, Rizky; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa inovasi dalam bentuk perangkat smart home. Dalam konteks smart home, telah banyak perangkat elektronik yang terhubung ke internet untuk penggunaan yang lebih cepat dan mudah. Namun, pengguna perangkat smart home masih tetap harus mengendalikan perangkat tersebut secara manual ketika menggunakan untuk kegiatan sehari-hari. Pada penelitian ini, penulis meneliti bagaimana penggunaan ESP32 sebagai pengendali lampu berdasarkan perilaku pengguna terhadap nyala dan mati lampu pada waktu tertentu. Penelitian ini menggunakan metode machine learning Artificial Neural Network untuk mengolah dataset seri waktu penggunaan lampu. Dengan menggunakan algoritma machine learning Artificial Neural Network, ESP32 akan mempelajari perilaku pengguna dalam penggunaan perangkat lampu untuk kegiatan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah ESP32 dapat menentukan setiap waktu menyalakan lampu secara otomatis dengan mempelajari kebiasaan nyala dan mati lampu dari pengguna. Hasil dari penelitian ini yaitu ESP32 dapat mengendalikan lampu secara otomatis agar dapat menentukan pada jam berapa lampu nyala dan mati.
Sistem Pendeteksi Kebocoran Air pada Saluran Air Rumah Berbasis IoT menggunakan Metode K-NN Harahap, Syazwandy; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan air bersih selalu menjadi hal yang terpenting dalam membangun sebuah rumah. Ketersediaan air bersih merupakan hasil dari proses pengelolaan air dari sumber mata air yang alami maupun dari waduk buatan di daerah tertentu yang kemudian menyalurkan air bersih ke semua rumah. Namun tidak sedikit terjadinya masalah kebocoran pada saluran air rumah. Kebocoran ini bisa saja terjadi karena pecahnya pipa air, rusaknya kran, dan jika malfungsi pada penampung air di rumah. Tujuan penelitian adalah untuk mengimplementasikan sistem pendeteksi kebocoran air pada saluran air rumah berbasis IOT dengan metode K-NN , yang berfokus untuk mendeteksi, mengklasifikasikan kebocoran dan mencapai tingkat akuisisi serta akurasi tinggi. Penelitian menggunakan metode K-NN dengan memanfaatkan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 untuk memfasilitasi pengiriman data dari sensor water flow yang selanjutnya digunakan dalam klasifikasi kebocoran air berdasarkan laju air. Pengujian sistem dilakukan dengan mengevaluasi akurasi pembacaan data sensor water flow dalam empat kondisi, bocor pada sensor A, B, C dan kondisi tanpa kebocoran. Hasil penelitian menunjukkan implementasi sistem telah berhasil dilaksanakan dengan berhasil terbuatnya sistem pendeteksi air yang berfungsi dengan baik dan efektif. Tingkat akurasi klasifikasi KNN mencapai 99% dan pengiriman data antar slave ke master mencapai 100% menggunakan Protokol ESPNow.
Purwarupa Sistem Manajemen Penyimpanan pada Warehouse Management System (WMS) Berbasis RFID Menggunakan ESP-NOW Aditama, Andika Wisnu; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memiliki proses manajemen penyimpanan yang efektif menjadi sebuah hal yang perlu dan tidak dapat dihindari dalam lingkungan yang penuh saing, manajemen penyimpanan yang efektif dapat menghasilkan keuntungan kompetitif yang berkelanjutan. Permasalahan penelitian saat mengimplementasikan manajemen penyimpanan dengan memanfaatkan RFID sebagai alat identifikasi dan pengumpul data modern. Penggunaan RFID dengan bidang keilmuan jaringan sensor nirkabel bertujuan untuk menyelesaikan beberapa kebutuhan dalam manajemen penyimpanan dengan menggunakan protokol komunikasi ESP-Now. Hasil pengujian dari penelitian ini, menghasilkan sebuah purwarupa yang mampu membantu mengalokasikan tempat penyimpanan dengan cara sistem memberi rujukan atau arahan tempat penyimpanan berdasarkan sisa kapasitas yang mampu ditampung oleh tempat penyimpanan. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa purwarupa membutuhkan konfirmasi pengguna setelah mengarahkan ke tempat penyimpanan yang masih mampu menampung menggunakan RFID yang terdaftar di sistem. Untuk penelitian kedepan, sistem ditambahkan fungsi penjadwalan dan memanfaatkan fitur RFID tag MIFARE untuk penyimpanan informasi terkait barang yang akan disimpan dan memanfaatkan UID sebagai identifikasi, kemudian sistem dapat menampilkan kapasitas yang terpakai dan kapasitas yang masih tersedia dari tempat penyimpanan yang ada.