Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Peran Guru dalam Menerapkan Sikap Disiplin Siswa Melalui Muatan Pembepalajaran PPKn di Kelas VI SDN Babakan Goyang Anita Pujiyanti; Febri Fajar Pratama; Hatma Heris Mahendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran guru dalam menerapkan sikap disiplin siswa melalui pembelajaran PPKn di kelas VI di SDN Babakan Goyang yaitu guru sebagai Keteladanan, guru sebagai motivator dan guru sebagai evaluator. Dalam proses pembentukan sikap disiplin, guru menggunakan metode pembiasaan, keteladanan dan ceramah. Pembentukan sikap disiplin siswa di sekolah tidak lepas dari peran guru di sekolah melalui pembelajaran PPKn, karena guru merupakan panutan bagi siswanya dalam berperilaku sehari-hari serta muatan materi dalam pembelajaran PPKn mengajarkan siswa untuk menerapkan sikap disiplin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam menerapkan sikap disiplin siswa melalui muatan pembelajaran PPKn di kelas VI SDN Babakan Goyang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru kelas di sekolah dasar dalam penerapan disiplin siswa yakni guru sebagai keteladan, guru sebagai motivator, dan guru sebagai evaluator. Penerapan sikap disiplin siswa diwujudkan dengan siswa datang kesekolah dan pulang dari sekolah tepat waktu, siswa selalu hadir di sekolah, siswa rapi dalam berseragam, siswa tertib dalam proses pembelajaran dan siswa mematuhi tata tertib. Kesimpulannya bahwa proses penerapan sikap disiplin siswa oleh guru kelas melalui pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar menggunakan beberapa metode yaitu metode pembiasaan, keteladanan, dan ceramah.
ANALISIS CARA BELAJAR SISWA BERPRESTASI TINGGI DI SDN 2 KARANGSAMBUNG Melta Sintala; Fajar Nugraha; Hatma Heris Mahendra
An-Nahdliyyah: Jurnal Studi Keislaman Vol 2 No 1 (2023): An-Nadhliyah: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : STAINU Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research is that school is a development of ways of behaving and abilities that exist in students. Education is an important thing for humans and is the main need to obtain information and learning exercises even though in reality learning can be done anywhere and can not only be obtained through learning at school. This study aims to find out how to learn about achieving students and the factors that can influence these students in their learning activities and is expected to provide an overview of the learning strategies of achieving students and the factors that influence how achieving students learn by using qualitative methods through observation, meetings, and documentation by taking sample 29 students consisting of 12 boys and 17 girls in class IV SDN 2 Karanggulung. The end result of this study is that achievers are very used to making student notebooks and reviewing the lessons learned the previous day and then always completing assignments given by the teacher and being able to manage time to divide up their daily activities and also always rest to maintain health and gain support from family, friends and environment. Keywords: Step by step instructions to learn understudies, understudy accomplishment, Characteristics of outstanding students' learning
Penerapan Model Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Pelajaran PPKn Di Kelas VI SD Anti Siti Fatmala; Hatma Heris Mahendra; Febri Fajar Pratama
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.346

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keaktifan siswa kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya yang rendah, dari jumlah siswa 39 orang hanya 8 siswa (20,51%) yang sudah memenuhi indikator keaktifan, sedangkan 31 siswa (79,49%) belum memenuhi indikator keaktifan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dengan menerapkan model Snowball Throwing pada mata pelajaran PPKn di kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc.Taggart. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus yang terdiri dariperencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya dengan jumlah 39 siswa, 12 laki-laki dan 18 orang perempuan. Dari hasil penelitian pada siklus I diperoleh hasil persentase keaktifan siswa yaitu 48,71% dengan kategori “cukup baik”. Siklus II diperoleh hasil persentase keaktifan siswa yaitu 87,17% dengan kategori “baik”. Dengan demikian model Snowball Throwing mampu meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas VI-A SD Negeri 2 Setiamulya.
Peningkatan Hasil Belajar Siswamenggunakan Media Pembelajaran 3D Di Kelas II SDN Mandalajaya Denna Permana Kusuma; Winarti Dwi Febriani; Hatma Heris Mahendra
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v1i4.2371

Abstract

This research is motivated by the low student learning outcomes in mathematics learning on geometry material in the 2ndSDN Mandalajaya. This study aims to identify and analyze the planning, implementation, and improvement of mathematics learning outcomes using media 3D. The method used in this study was Classroom Action Research (PTK) with 19 students as research objects. The PTK model used is the CAR research method according to Kemmis and Mc. Taggart which consists of planning, action, observation, and reflection in each cycle. The discussion of this study uses media 3D in the process of learning mathematics with geometry material which is tested at the end of each cycle. Data collection techniques in this study by means of observation, tests, and documentation. And the data analysis used is descriptive data analysis. The results of the study concluded that student learning outcomes in mathematics learning using media 3D in the 2nd SDN Mandalajaya were able to improve student learning outcomes. This increase before using 3D media (pre-action) obtained an average score of 63.52 with a completeness percentage of 36.86 in the "low" category. After using media 3D in cycle I, an average score of 73.68 was obtained with a completeness percentage of 47.36 %. category "good" Then in cycle II obtained an average value of 80.52 with a percentage of 76.68% in the "good" category. So that the use of media 3D is very well applied in classroom learning.
Analisis Keterampilan Ecoliteracy Siswa SDN Cipanagon Melalui Kegiatan Peduli Lingkungan F Khaerun Nisa; Hatma Heris Mahendra; Febri Fajar Pratama
Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Vol. 1 No. 3 (2023): September: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/garuda.v1i3.1178

Abstract

As an effort to contribute to development in order to support sustainable development, it is necessary to have a good understanding of human resources and natural resources. One of them is by studying the relationship between humans and the environment, namely through ecoliteracy activities (literacy that studies humans and the environment) in schools which aim to equip students, so that students can have a good understanding of the environment. This study aims to describe ecoliteracy skills through environmental care activities at Cipanagon Elementary School, find out the inhibiting factors in the process of implementing ecoliteracy in schools, find out alternative solutions that teachers can do in implementing ecoliteracy in schools. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis method. Data collection techniques used are through observation techniques, interviews and documentation. Based on the results of the study, it was stated that the ecoliteracy skills of Cipanagon Elementary School students through environmental care activities, had a percentage of 65% included in the good category so that these ecoliteracy skills were well applied at school. This cannot be separated from the teachers' strategies in shaping student character, and supporting the implementation of these ecoliteracy skills.
Pendampingan menyusun artikel penelitian untuk guru Sekolah Dasar di Kota Tasikmalaya Riga Zahara Nurani; Hatma Heris Mahendra; Winarti Dwi Febriani
Abdimas Siliwangi Vol. 6 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.17054

Abstract

Latar belakang dari penyelenggaraan kegiatan pelatihan menulis artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal nasional bagi guru sekolah dasar adalah karena masih banyaknya guru yang belum mampu menulis artikel penelitian untuk dipublikasikan di Jurnal Nasional. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan sebanyak 1 kali pertemuan. Peserta kegiatan ini adalah 25 orang guru Sekolah Dasar di SDN 2 Tuguraja Kota Tasikmalaya. Dalam kegiatan ini, peserta diberi pelatihan tentang menulis artikel ilmiah dari mulai membuat judul artikel yang mampu merepresentasikan isi artikel, penyusunan isi artikel sesuai dengan template jurnal yang dituju, penyusunan daftar pustaka, cara membuat akun di Online Journal System, dan cara submit artikel di jurnal yang dituju. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilaksanakan, peserta kegiatan masih kesulitan dalam menyusun artikel penelitian yang sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah sehingga perlu pendampingan yang intensif. Selain itu, peserta juga kesulitan dalam menentukan jurnal yang sesuai untuk artikel yang sudah mereka tulis terkait focus dan scope dari jurnal itu sendiri.
Penggunaan Metode Pembelajaran Role Playing Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Di Kelas Iii Sd Negeri Cidadap Alvina Damayanti; Riga Zahara Nurani; Hatmat Heris Mahendra
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol 1 No 3 (2023): Agustus : Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia (JUBPI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v1i3.1569

Abstract

This study aims to describe the planning, implementation, and improving the results of the speaking skills of class III students at Cidadap state Elementary School. This research is a classroom action research. The subjectsnin this study werw class III students at Cidadap State Ele,entary Scool, totaling 28 students consisting of 19 girls and 9 boys. Source of data in this study are qualitative and quantitative data. Data collection using observation instruments, interviews, tes. And dokumentatios. The results showed that the use of the role playing method in class III Cidadap State Elementary School could improve the speaking skills of class III Cidadap State Elementary School could improve the speaking skills og class III students. This study consisted of 2 cycles. In sycle I the average score of students was 72.32 with a total number of students who completed as many as 10 students (35.7%) , in sycle II the average score of students increased to 83.5 with the number of students who completed as many as 25 people (89,5%). In the learning precess, the use of the role playing method can improve students speaking skills in class III Cidada State Elementary School.
Analisis Pembelajaran 4 Gerakan Tari Payung untuk Siswa Tunarungu Kelas VI di SLB Negeri Tamansari Kota Tasikmalaya Rafifah, Rifa; Ahmad Wakih, Agus; Heris Mahendra, Hatma
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 3 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i3.1506

Abstract

Dance arts are related to movement and musical rhythm, with a strong connection to hearing. This research is motivated by the researcher’s interest in the abilities of deaf students who can synchronize their movements with musical rhythms to achieve excellence. The purpose of this study is to describe the teaching methods, the four movements of Tari Payung, and the interest of deaf students in dance arts at SLB Negeri Tamansari in Tasikmalaya City. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques use triangulation to combine various data sources and techniques. Qualitative research aims to understand phenomena related to behavior, motivation, perception, and actions of subjects holistically. The research findings indicate that deaf students have a good interest in learning dance arts. Students demonstrate interest, enjoyment, attention, active participation, and good awareness. This is evident from their consistent attendance, enthusiasm during practice, and the achievements they have attained in dance arts education.
PELATIHAN PENGEMBANGAN DLM (DIGITAL LEARNING MATERIAL) BERBASIS MULTIMEDIA PADA GURU SEKOLAH DASAR Hatma Heris Mahendra; Fajar Nugraha; Missi Hikmatyar; Muhamad Abdul Rofi; Mochamad Restu Rachmawan
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada guru Sekolah Dasar di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya dalam pembuatan DLM (Digital Learning Material) berbasis multimedia. Pelatihan ini akan membantu guru-guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Guru-guru akan diperkenalkan dengan konsep dan pentingnya DLM berbasis multimedia dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Guru-guru akan mempelajari bagaimana merencanakan dan mendesain materi pembelajaran digital yang sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan siswa. Peserta pealtihan berjumlah 25 orang dari kalangan pengawas, kepala sekolah dan guru di lingkungan Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. Peserta diberi panduan dan latihan dalam pembuatan konten multimedia seperti video pembelajaran, animasi, presentasi, dan gambar interaktif. Selain itu akan dilatih dalam penggunaan perangkat lunak dan aplikasi yang berguna dalam pembuatan materi pembelajaran digital, seperti aplikasi pengeditan video, desain grafis, dan animasi. Metode yang akan digunakan adalah presentasi, diskusi, simulasi dan praktek. Pelaksanaan pelatihan diikuti dengan baik oleh para peserta dari awal hingga akhir rangakaian kegiatan. Hasil dari pelatihan ini guru dapat mengembangkan DLM (Digital Learning Material) berbasis multimedia yang sesuai dengan kondisi materi, peserta didik dan sarana prasarana di sekolah.
Penerapan Model Pembelajaran Guided Not Taking dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV pada Pembelajaran IPS Berliana Hermalia Anjani; Hatma Heris Mahendra; Febri Fajar Pratama
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91568

Abstract

Tujuan peneltian ini untuk mendeskripsikan hasil peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas IV menggunakan model pembelajaran guided not taking. Jenis penelitian ini yaitu jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran guided hasil prasiklus hasil belajar siswa 7 siswa (36,84%) yang tuntas dan 12 siswa (63,16%) yang tidak tuntas KKM dengan memperoleh rata-rata 63,15%. Hasil belajar siswa pada siklus I terdapat 14 siswa (73,68%) yang dikategorikan tuntas dan 5 siswa (26,32%) yag dikateogrikan tidak tuntas KKM dengan perolehan rata-rata (79,73%). Hasil belajar siswa di siklus II terdapat 16 siswa (84,21%) yang dikategorikan tuntas dan 3 siswa (15,79%) dikategorikan tidak tuntas KKM dengan perolehan rata-rata (81,84%). Hasil belajar dari prasiklus ke siklus I mengalami peningkatan sebesar 16,5% kemudian dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan kembali sebesar 2,11%. Dengan demikian terbukti bahwa penggunaan model pembelajaran Guided Not Taking mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Sinagar.