Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENDEKATAN SKALOGRAM DAN SENTRALITAS UNTUK PENENTUAN PUSAT PERTUMBUHAN WILAYAH: STUDI KASUS KABUPATEN MAHAKAM ULU Umar Mustofa; Arief Hidayat; Riki Herliansyah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi pusat pertumbuhan bertujuan untuk menganalisis potensi dan strategi pengembangan pusat pertumbuhan di Kabupaten Mahakam Ulu. Dengan latar belakang pertumbuhan infrastruktur dan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, kawasan ini memiliki peluang signifikan untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Timur Indonesia. Namun, tantangan berupa keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan serta budaya lokal perlu dikelola secara hati-hati. Penelitian ini menggunakan pendekatan komprehensif yang mencakup analisis kebijakan tata ruang dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi analisis skalogram dan indeks sentralitas untuk mengidentifikasi hierarki pusat pelayanan serta potensi pertumbuhan di setiap kecamatan. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan wilayah Mahakam Ulu secara berkelanjutan, mencakup perencanaan infrastruktur, pariwisata, serta pelestarian lingkungan. Dengan implementasi kebijakan yang tepat, Kabupaten Mahakam Ulu diharapkan mampu berkontribusi secara optimal dalam pertumbuhan ekonomi wilayah serta kesejahteraan masyarakat setempat
ANALISIS KINERJA ANGKUTAN PENUMPANG DAN ANGKUTAN BARANG DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA DALAM MENDUKUNG IBUKOTA NUSANTARA Arief Hidayat; Umar Mustofa
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kinerja transportasi umum dan angkutan barang di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil analisis kinerja transportasi umum menunjukkan tingkat kepuasan sebesar 53,43% dengan kategori "Very Poor". Faktor dengan kinerja tertinggi mencakup kelancaran perjalanan (4,74) dan ketepatan waktu (4,68), sedangkan keselamatan (3,86), kapasitas (2,93), dan kenyamanan (2,84) menjadi kelemahan utama. Prioritas utama perbaikan mencakup peningkatan keselamatan, keteraturan, dan kapasitas layanan. Pada angkutan barang, CSI sarana mencapai 52,5% (cukup puas) sedangkan prasarana hanya 43,9% (tidak puas). Indikator prioritas perbaikan pada sarana meliputi kenyamanan, keteraturan, efisiensi, dan dampak polusi. Untuk prasarana, indikator seperti kualitas jalan, keteraturan lalu lintas, dan keterpaduan menjadi perhatian utama. Meskipun beberapa indikator seperti keselamatan, kapasitas, dan aksesibilitas menunjukkan kinerja yang baik, masalah seperti tarif tinggi dan efisiensi masih memerlukan perhatian
Analysis of the Existing Conditions of Balikpapan Permai Market Towards Smart Living Market and SNI Through Revitalization Sari, Oryza Lhara; Rahmat, Rahmat; Pratama, Maryo Inri; Mustofa, Umar
CIVED Vol. 10 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i3.500

Abstract

Traditional markets are often associated with unhygienic conditions and limited facilities. This makes consumers uncomfortable shopping in traditional markets and results in traditional markets losing out to modern markets. Therefore, it is important for traditional markets to be empowered in order to maintain their sustainability and existence. Balikpapan Permai Market is one of the existing markets in Balikpapan and has various problems related to the quality and physical and non-physical conditions of the market. The purpose of this research is to find out the supporting factors of Balikpapan Permai Market revitalization by using smart living approach and SNI 8152:2021 Pasar Rakyat. Smart living will review in terms of harmony, health, mobility, security, and building, while SNI 8152:2021 Pasar Rakyat will review in terms of general requirements, technical requirements, and management requirements. The method used in this writing is a qualitative method by conducting several stages of research. The results of this research are supporting factors that make Balikpapan Permai Market needs revitalization by reviewing the existing conditions and opinions from the head of UPT market, traders, and market visitors.
Evaluation and Implementation of SNI 8152:2021, Smart Living and Smart Environment at Pandansari Market, Balikpapan City Sari, Oryza Lhara; Nashrullah, Ahmad; Mustofa, Umar; Pratama, Maryo Inri
CIVED Vol. 11 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i1.537

Abstract

The conditions of traditional markets are dirty and irregular, supporting the fact that people prefer to shop in modern places. Nowadays, it needs to be realised that the only centre of trade is no longer in traditional markets, the increasing number of modern markets can make traditional markets need to survive in competition so as not to be eroded by the times. There is a need for innovation in traditional markets to advance the market economy so that traditional markets can compete with other markets. Pandansari Market is one of the markets located in Balikpapan City and has various problems related to the quality and physical and non-physical conditions of the market. The goal of this research is to find out the supporting factors of Pandansari Market revitalisation by using smart living approach and SNI 8152:2021 People's Market. Smart living will review in terms of harmony, health, and mobility. Smart environment will review in terms of infrastructure, protection, and energy. Meanwhile, SNI 8152:2021 Public Market will review in terms of general requirements, technical requirements, and management requirements. The method used in this writing is a qualitative method by conducting several stages of research. The results of this study are the supporting factors that make Pandansari Market necessary for revitalisation through a review of existing conditions and opinions from the UPT market, traders, and market visitors.
Arahan Peningkatan Kemakmuran Kota Samarinda Pada Dimensi Infrastruktur Pratama, Maryo Inri; Putri, Ajeng Meidiany; Mustofa, Umar; Mardika, Muhammad Gilang Indra
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 6 No 2 (2024): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v6i2.4249

Abstract

Kota Samarinda, ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, menghadapi tantangan signifikan dalam menyelaraskan pertumbuhan pesat dengan pengembangan infrastruktur yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi infrastruktur Kota Samarinda menggunakan City Prosperity Index (CPI) dan memberikan rekomendasi perbaikan. Data sekunder diperoleh melalui survei literatur untuk mengidentifikasi praktik terbaik dari kota-kota yang telah sukses dalam analisis CPI. Dengan menggunakan metode triangulasi, studi ini membandingkan hasil CPI Samarinda dengan kriteria CPI dan best practice dari kota lain yang memiliki karakteristik serupa. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa aspek infrastruktur Samarinda, seperti akses air bersih, kepadatan penduduk, ketersediaan dokter, dan transportasi umum, memerlukan perbaikan signifikan untuk mencapai kategori “cukup kuat”. Rekomendasi termasuk peningkatan cakupan layanan dasar, pengembangan transportasi massal, dan perbaikan fasilitas sosial. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan peringkat CPI Samarinda dan mendukung kemakmuran kota secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan panduan praktis untuk pengembangan infrastruktur dan kebijakan yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan daya saing ekonomi Kota Samarinda.
Peningkatan Komunikasi Risiko (Risk Communication) Bencana Kebakaran di Gang Segara RT. 29 Kelurahan Klandasan Ilir Kota Balikpapan Pratomo, Rahmat Aris; Jauhari, Mohammad Rif’at; Abimanyu, Abimanyu; Permata Harry, Early Putra; Muhding, Noor Zaqiyah; Hartasi, Nur Sri; Sukmawati, A. Atifa; Annisa, Zahratu; Mustofa, Umar; Ghozali, Achmad; Purwanto, Muhammad Qoirul
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 4, No 2 (2024): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v4i2.455

Abstract

The characteristics of the neighbourhood of Gang Segara RT. 29 Kelurahan Klandasan Ilir, which consists of high building density, irregular building patterns, low building quality, and lack of firefighting facilities, indicates a high fire risk in this area. This community service programme is conducted to improve risk communication as one of the efforts to reduce the impact of disaster. The method used was facilitating the entire representative of each household on fire disaster risk. This activity began with identifying the level of risk of fire disaster, followed by an assessment of mitigation priorities and assistance in socialising improved risk communication. The findings show that the majority of areas are high risk and there are 4 priority mitigation efforts that need to be improved as an effort to improve fire disaster risk reduction. These efforts are the procurement of fire extinguishers, distribution of fire disaster sign systems and assembly points, provision of evacuation routes, and socialisation of fire disaster training.
Prioritas Pengembangan Infrastruktur Agropolitan Berdasarkan Persepsi Petani: Analisis Importance–Performance di Kawasan Strategis Produksi Padi Babulu Maryo Inri Pratama; Aditya Alif Hidayat; Rahmat Aris Pratomo; Umar Mustofa; M Gilang Indra Mardika
SPECTA Journal of Technology Vol. 10 No. 1 (2026): Specta Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Babulu District is recognized as the primary rice-growing area in the region of North Penajam Paser Regency. This region is expected to become a food security buffer for the prospective Indonesian capital city (IKN). In spite of the significance and high agricultural potential of the region, agropolitan development in the region is limited by the lack of adequate infrastructures. This study aims to measure the significance levels and performance levels of agropolitan infrastructures in the region of Babulu District through the Importance-Performance Analysis (IPA) tool. Questionnaires and in-depth interviews with farmer groups and key informants are employed as data collection instruments. The findings revealed that irrigation channels and water reservoirs have the largest gaps in terms of importance-performance. This is followed by farm roads, storage facilities, and processing facilities. In contrast, electricity networks, markets, fertilizer kiosks, and extension centers have relatively higher performance levels in comparison to their significance levels. This suggests that a priority should be given to the development of primary infrastructures in agropolitan development in the region
Faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi Perumahan dan Permukiman di Kawasan Perbatasan Kota Balikpapan: 132 - 139 Mohtana Kharisma Kadri; Devi Triwidya Sitaresmi; Umar Mustofa; Dimas Bintang Mudrajad
SPECTA Journal of Technology Vol. 10 No. 2 (2026): Specta Journal of Technology
Publisher : LPPM ITK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/specta.v10i2.1184

Abstract

Perkembangan kawasan perbatasan antara Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki implikasi signifikan terhadap dinamika perumahan dan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan penduduk menuju kawasan perbatasan, khususnya di Kelurahan Karang Joang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, melibatkan 102 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dari total populasi 26.931 jiwa. Data dianalisis menggunakan analisis faktor (Principal Component Analysis) dengan bantuan SPSS untuk mereduksi variabel dan menentukan faktor dominan. Hasil penelitian menunjukkan lima faktor utama penyebab pergerakan penduduk ke kawasan perbatasan, yaitu: (1) kedekatan dengan pelayanan kesehatan dan perbankan (74,7%); (2) kualitas lingkungan, kelengkapan prasarana, dan keamanan (65,5%); (3) akses terhadap sarana pendidikan, perdagangan, dan peribadatan (67,2%); (4) kenyamanan, aksesibilitas jalan, serta kondisi lingkungan (59,3%); dan (5) kedekatan dengan tempat kerja serta tingkat keakraban sosial (89,9%). Temuan ini menegaskan bahwa aspek aksesibilitas, fasilitas, dan kualitas lingkungan berperan penting dalam menentukan daya tarik kawasan perbatasan sebagai lokasi permukiman.