Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

PENCEGAHAN INFEKSI BAKTERI Vibrio alginolyticus PADA IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus sp.) MENGGUNAKAN REBUSAN DAUN KERSEN (Muntingia calabura) Odilia Beto Tukan; Yuliana Salosso; Asriati Djonu
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i3.553

Abstract

Bakteri Vibrio alginolyticus merupakan bakteri gram negatif yang banyak ditemukan di lingkungan perairan laut karena bersifat halofilik. V. alginolyticus banyak menyerang ikan kerapu cantang dengan kondisi sistem imun yang lemah sehingga menyebabkan infeksi dan luka pada tubuh ikan serta kematian ikan. Daun kersen (Muntingia calabura) dapat  digunakan sebagai salah satu bahan herbal dalam mencegah penyakit bakterial pada ikan karena mengandung zat antibakteri yakni flavonoid, saponin dan tanin yang dapat merusak aktivitas bakteri. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui efektivitas dan konsentrasi rebusan daun kersen dalam mencegah infeksi bakteri V. alginolyticus pada ikan kerapu cantang (Epinephelus sp.). Metode yang digunakan yaitu metode perendaman dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Konsentrasi rebusan daun kersen yang digunkan yaitu perlakuan A (30 ml/l), perlakuan B (60 ml/l) dan perlakuan C (80 ml/l) serta ditambah kontrol positif (ikan tanpa pemberian rebusan daun kresen dan tanpa infeksi) dan kontrol negatif (ikan tanpa pemberian rebusan daun kersen dan diinfeksi) sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan rebusan daun kersen dengan konsentrasi yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap parameter darah (eritrosit, leukosit dan hemoglobin). Data gejala klinis perlakuan pencegahan infeksi V. alginolyticus yaitu perlakuan C dengan rendaman 80 ml/lmemiliki rata-rata eritrosit sebesar 108,3x104 sel/mm3, leukosit sebesar 6,13x104 sel/mm3 dan hemoglobin sebesar 3,99 g/dL menghasilkan gejala klinis lebih baik dibandingkan perlakuan A dengan rendaman 30 ml/l dan perlakuan B dengan rendaman 60 ml/l.
UJI EFEKTIVITAS KOMBINASI MADU DAN PATIKAN KERBAU (EUPHORBIA HIRTA) PADA BERBAGAI PERBANDINGAN TERHADAP BAKTERI VIBRIO ALGINOLYTICUS Olga Mardiansa Pingga; Yuliana Salosso; Sunadji Sunadji
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i3.628

Abstract

Penggunaan antibiotik secara berlebihan dalam mengatasi penyakit bakterial pada ikan dapat menimbulkan resistensi. Maka dari itu perlu adanya alternatif lain yang aman dalam penggunaannya yakni dengan menggunakan bahan-bahan alam. Madu dan patikan kerbau merupakan bahan-bahan alam yang diketahui memiliki senyawa aktif yang berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis senyawa aktif dalam kombinasi dengan menggunakan pereaksi fitokimia dan untuk mengetahui perbandingan kombinasi madu dan patikan kerbau (Euphorbia hirta) yang optimal dalam menghambat bakteri Vibrio alginolyticus secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 3 perlakuan kombinasi, 2 perlakuan tanpa kombinasi serta 2 kontrol, dengan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Perbandingan kombinasi yang digunakan yaitu 1 : 2 (madu 5ml : patikan kerbau 10ml), 2 : 2 (madu 10ml : patikan kerbau 10ml), dan 2 : 1 (madu 10ml : patikan kerbau 5ml) yang diuji menggunakan uji cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi madu dan patikan kerbau memiliki senyawa aktif berupa alkaloid, flavonoid, fenol, tanin, saponin, dan terpenoid yang bersifat antibakteri terhadap bakteri V. alginolyticus. Perbandingan kombinasi yang optimal dalam menghambat pertumbuhan bakteri V. alginolyticus adalah perbandingan kombinasi 2 : 1 dengan daya hambat sebesar 25,5 mm.
STUDY OF CHEMICAL COMPOUNDS AND ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF KEFA FOREST HONEY STORED AT DIFFERENT TIMES AGAINST THE BACTERIA AEROMONAS HYDROPILLA AND VIBRIO ALGINOLITYCUS Yuliana Salosso; Andi Taufika Rahma; Aris Ndena Senjata; Asriati Djonu
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i2.791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kestabilan kandungan senyawa kimia dan aktivitas antibakteri madu hutan kefa yang disimpan pada waktu yang berbeda, terhadap bakteri Aeromonas hydropilla dan Vibrio alginolitycus yang merupakan bakteri patogen pada budidaya ikan. Uji kandungan senyawa kimia madu meliputi uji senyawa alkaloid dengan metode Culvenor-Fiztgerald, saponin dengan uji busa, terpen dan steroid dengan Metode Lieberman-Burchard, tannin dengan penambahan FeCl3 sedangkan Flavanoid dengan penambahan Pereaksi HCl dan Mg Serbuk. Kandungan total gula diukur dengan menggunakan spectrofotometer, kandungan air diukur dengan metode Gravimetri dan pH dengan menggunakan pH meter. Pengujian aktivitas antibakteri madu dilakukan dengan metode cakram tanpa pengenceran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu hutan kefa yang diambil pada waktu yang berbeda menunjukkan kandungan senyawa aktif yang sama atau tidak mengalami perubahan. Semakin lama disimpan, kandungan gula, air dan pH madu hutan asal kefa mengalami penurunan, namun penurunannya tidak terlalu besar. Madu hutan asal kefa, baik yang baru maupun yang telah disimpan selama 6 bulan dan 1 tahun tetap memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri A.hydropilla dan V. alginolitycus