Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Share : Journal of Service Learning

Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Charitta Perempuan Ardimulyo Melalui Peningkatan Kapasitas Pengolahan Produk Pangan (Kue dan Bakery) Berbahan Lokal Herdono, Ignatius Ismojo; Wibowo, Otje Herman; Oktavio, Adrie; Setiawardhani, Nanny; Sutopo, Viony Alexandra
Share: Journal of Service Learning Vol. 12 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.12.1.%p

Abstract

Pemberdayaan perempuan desa merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan mendorong pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terhadap kelompok Charitta Perempuan di Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, yang bergerak dalam produksi olahan pangan lokal. Program ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif, dengan menempatkan anggota kelompok sebagai mitra aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, pelatihan teknis dan manajerial, pendampingan usaha, hingga monitoring dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 250–300 donat per bulan menjadi hampir dua kali lipat, diiringi konsistensi kualitas produk yang lebih baik melalui pemanfaatan peralatan semi-modern. Kelompok juga berhasil melakukan diversifikasi produk berbasis bahan lokal, seperti donat pisang, roti singkong, dan brownies ubi ungu, serta meningkatkan identitas produk melalui kemasan berlabel. Aspek manajemen usaha dan pemasaran digital juga mengalami kemajuan signifikan dengan penerapan pencatatan keuangan sederhana, strategi harga, pembagian peran, dan promosi melalui media sosial serta platform e-commerce. Dampak sosial dan psikologis terlihat dari meningkatnya motivasi, kepercayaan diri, dan solidaritas anggota kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan desa melalui intervensi terstruktur dan partisipatif tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan pangan lokal, serta membuka peluang bagi ekspansi usaha yang berkelanjutan.