Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Penggunaan Four-Tier Diagnostic Test dalam Pembelajaran Matematika: Study Literature Review Nada Riwulang; Ananda Nadhifah Yustikarinda; Mutiara Safitri; Musrikah Musrikah; Sutopo Sutopo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Four-Tier Diagnostic Test (FTDT) dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review terhadap 20 artikel jurnal yang diperoleh dari Google Scholar, Sinta, dan ResearchGate. Hasil kajian menunjukkan bahwa FTDT terbukti lebih efektif daripada tes konvensional dalam mengidentifikasi miskonsepsi siswa, karena tidak hanya mengukur kebenaran jawaban, tetapi juga tingkat keyakinan siswa terhadap jawaban dan alasannya. FTDT berhasil memetakan tiga jenis miskonsepsi utama, yaitu klasifikasional, teoritikal, dan korelasional, dengan prevalensi mencapai 28%–40%. Faktor penyebab miskonsepsi meliputi pemahaman konsep yang lemah, metode pembelajaran yang tidak mendalam, dan keyakinan siswa yang keliru. Implikasi praktis dari FTDT adalah sebagai dasar untuk merancang pembelajaran berdiferensiasi yang responsif dalam kerangka Kurikulum Merdeka, serta pengembangan instrumen yang valid dan kontekstual dengan mempertimbangkan kesenjangan digital. FTDT merupakan alat diagnostik yang strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dari sekadar penyampaian materi menuju pemahaman konseptual yang mendalam dan berkelanjutan.
TINJAUAN KOMPARATIF KURIKULUM MERDEKA DENGAN KURIKULUM CAMBRIDGE PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Gayatri, Avira Indriana; Khoiriyah, Siti; Sholihah, Ummu; Musrikah
Al-'Adad: Jurnal Tadris Matematika Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/add.v4i2.4666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kurikulum Merdeka dengan kurikulum Cambridge khususnya pada mata pelajaran Matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review.  Artikel yang direview dalam penelitian ini adalah artikel yang terbit tahun 2019-2025 yang relevan dengan topik yang diteliti. Dari hasil tinjauan komparatif terhadap dua kurikulum tersebut didapatkan bahwa kurikulum Cambridge lebih mempersiapkan siswa untuk bersaing secara internasional terlihat dari bahasa, pendekatan pembelajaran, fokus pembelajarannya. Berbeda dengan kurikulum Merdeka yang hanya memasukkan bahasa Inggris ke dalam muatan lokal, bukan bahasa wajib. Pada mata pelajaran matematika, dua kurikulum ini memiliki perbedaan yaitu fase primary pada Cambridge jauh lebih lama daripada fase primary pada kurikulum Merdeka yang nantinya terbagi menjadi 3 fase yaitu fase A hingga fase C, serta materi Matematika pada fase Advance kurikulum Cambridge sudah memfokuskan materi Matematika dengan jurusan yang nantinya akan diambil oleh siswa.
Analisis Tipe HOTS dan LOTS dalam Asesmen Madrasah Matematika Tingkat Lanjut di MAN 1 Trenggalek Sudarmanto, Sudarmanto; Mubarok, Moch Yazid; Munir, Ulfa Saikhul; Sutopo, Sutopo; Musrikah, Musrikah
Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jp.v5i1.3341

Abstract

The demands of 21st century learning emphasize the importance of developing higher-order thinking skills through assessments aligned with the revised Bloom’s Taxonomy. However, mathematics assessment practices at the secondary education level are still predominantly focused on measuring lower-order thinking skills. This study aims to describe the characteristics and proportion of Higher Order Thinking Skills (HOTS) and Lower Order Thinking Skills (LOTS) items in the Advanced Mathematics Madrasah Assessment at Senior High School 1 Trenggalek. The study employed a descriptive approach using a combination of qualitative and quantitative methods through document analysis of 40 assessment items consisting of multiple-choice, complex multiple-choice, and short-answer questions. Each item was analyzed based on the cognitive levels of the revised Bloom’s Taxonomy (C1–C6) and classified into HOTS and LOTS categories. The results indicate that the assessment is still dominated by LOTS items, particularly at the C3 (applying) level, which emphasizes procedural skills. HOTS items were identified at the C4 and C5 levels, while the C6 (creating) level has not yet been accommodated. In terms of item format, multiple-choice questions tend to measure LOTS, whereas complex multiple-choice and short-answer questions are more likely to assess HOTS. These findings suggest that the assessment remains in a transitional phase toward strengthening higher order reasoning.
Asesmen Formatif Berbasis Teknologi dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Deep Learning Rahmawati, Putri Melinda; Khoiriyah, Siti; Rahmawati, Atik; Sutopo, Sutopo; Musrikah, Musrikah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8834

Abstract

Perkembangan teknologi menjadikan asesmen formatif lebih adaptif dan interaktif, namun penerapannya masih berfokus pada teknis dan belum sepenuhnya mendukung pembelajaran mendalam (deep learning), berorientasi pada proses belajar. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisis asesmen formatif berbasis teknologi dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan deep learning. Penelitian ini menawarkan kerangka konseptual integrasi asesmen formatif berbasis teknologi dengan prinsip meaningful, mindful, dan joyful yang belum banyak dibahas pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui penelaahan naskah akademik Kemendikdasmen RI, buku pembelajaran mendalam, serta artikel jurnal ilmiah relevan tahun 2023 - 2025 dengan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen formatif berbasis teknologi pada prinsip meaningful terwujud melalui penyajian soal kontekstual, visualisasi konsep, dan permasalahan autentik. Prinsip mindful didukung oleh umpan balik instan dan pemanfaatan learning analytics yang mendorong refleksi metakognitif. Sedangkan prinsip joyful diwujudkan melalui integrasi gamifikasi dan kuis interaktif yang menciptakan suasana asesmen yang menyenangkan serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Sehingga, asesmen formatif berbasis teknologi berbasis deep learning berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran matematika secara bermakna, reflektif, dan menyenangkan
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi Fungsi Berdasarkan Hasil Asesmen Diagnostik Rosidah, Nanda Nur Indah Kamilatur; Hilmasari, Lutfi Fatma; Munawaroh, Vina Shofwatul; Sutopo, Sutopo; Musrikah, Musrikah
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui asesmen diagnostik materi relasi dan fungsi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Islam Plus Hidayatut Thullab Pethuk dengan subjek penelitian kelas VIII. Metode yang digunakan adalah diskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan observasi, tes serta wawancara. Instrumen penelitian ini adalah soal asesmen diagnostik, soal tes, dan pedoman wawancara. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis yang berbeda pada tiga subjek penelitian. siswa tingkat kognitif tinggi telah menguasai semua indikator pemecahan masalah matematis. Siswa dengan tingkat kognitif sedang memenuhi tiga indikator pemecahan masalah matematis, kemudian siswa dengan tingkat kognitif rendah tidak memenuhi semua indikator pemecahan masalah matematis.
IMPLEMENTING DISASTER SAFE EDUCATION THROUGH BEST DISASTER MITIGATION Farhana, Elda; Musrikah, Musrikah
Muallimun : Jurnal Kajian Pendidikan dan Keguruan Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 (2026): MUALLIMUN
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/muallimun.v6i1.11330

Abstract

Indonesia is highly vulnerable to natural disasters due to its location along the Pacific Ring of Fire. This condition necessitates integrating disaster risk reduction into educational systems, particularly in early childhood education. However, empirical studies on the implementation of disaster-safe education at this level remain limited. This study aims to analyze the implementation of disaster-safe education and identify its strengths and challenges at Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Penjor Early Childhood Education Center in Tulungagung, East Java, Indonesia. This study employed a qualitative exploratory approach, collecting data through observations, interviews, and documentation with teachers and members of the Disaster-Safe Education Unit. The researchers analyzed the data using an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by triangulation to ensure validity. The findings indicate that educators implement disaster-safe education through experiential learning activities, including self-rescue simulations, hazard identification, first-aid training, and traditional early warning systems rooted in local wisdom. These practices significantly enhance children's awareness, preparedness, and responsiveness to disaster risks. Nevertheless, challenges such as limited infrastructure and resources persist. This study contributes to the growing body of knowledge on disaster education by providing empirical evidence of effective disaster mitigation practices in early childhood settings. The findings highlight the importance of integrating disaster-safe education into early childhood curricula to foster resilient and disaster-prepared generations.
Strategi Penilaian Autentik (Authentic Assessment) dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah Sangadah, Reni; Musrikah, Musrikah; Chotimah, Chusnul
Madrasah : Jurnal Pendidikan Madrasah Vol. 3, No. 1 : Madrasah (January –June 2026)
Publisher : PT. Global Pustaka Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/mad.v3i1.226

Abstract

Learning Indonesian in elementary schools or madrasah ibtidaiyah requires an effective approach to comprehensively assess students’ abilities. One method that can be applied is authentic assessment, which emphasizes evaluation based on real-world contexts and students’ practical skills. Authentic assessment is becoming increasingly relevant in the context of Indonesian language learning. The Merdeka Curriculum encourages a more flexible and contextual approach, so authentic assessment can play a significant role in enhancing students’ understanding. The objective of this study is to identify authentic assessment strategies to improve Indonesian language learning in elementary schools/madrasah ibtidaiyah. The methodology used in this study is a qualitative approach employing library research. The results of the study indicate that authentic assessment has great potential to improve the quality of Indonesian language learning in elementary schools. Realistic and contextual implementation encourages students to think critically and creatively. Support from various parties is needed so that authentic assessment can be implemented effectively and bring about positive changes in education in Indonesia.
Analisis Butir Soal Sumatif Akhir Semester (SAS) Mata Pelajaran Matematika MTs Maftahul Ulum Karangsono Erviana, Risa; Fadilla, Anisa'ul; Sutopo, Sutopo; Musrikah, Musrikah
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): VOL 5 NO 2
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i2.3529

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis soal sumatif akhir semester siswa kelas VII MTs Maftahul Ulum Karangsono terkait uji validitas, uji reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan pemberian sumatif akhir semester kepada sampel. Soal yang diberikan terdiri atas 20 butir soal pilihan ganda, 15 butir soal pilihan ganda kompleks, dan 5 butir soal benar-salah. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa sejumlah 15 butir soal (37,5%) kategori valid. Adapun instrumen butir SAS jenis pilihan ganda merupakan data reliabel. Dari analisis tingkat kesukaran diperoleh 17 butir soal bernilai sukar, 22 butir soal bernilai sedang, dan 1 soal bernilai mudah. Analisis daya pembeda SAS diperoleh 3soal memiliki daya beda sangat baik, 12 soal baik, 16 soal cukup, 7 soal  rendah, dan 2 soal memiliki daya pembeda negatif / tertolak. Sedangkan efektivitas pengecoh butir soal pilihan ganda memiliki 10 butir soal pengecoh sangat baik, 4 butir soal pengecoh baik, 2 butir soal pengecoh cukup, 1 butir soal pengecoh buruk, dan 3 butir soal pengecoh sangat buruk.
Contextual Teaching and Learning (CTL) Model to Improve Reading and Writing Literacy Skills of Elementary School Students Nicolas David Azizi; Ahmad Wahyulil Albab; Musrikah; Chusnul Chotimah
Social Journal of Studies in Education Vol. 2 No. 01 (2026): Article in Press
Publisher : Yayasan Pendidikan Haiba Nasywa in cooperation with Pesantren Wahdatul Ulum Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low literacy skills of elementary school students remain a fundamental problem in learning. One effort that can be made to overcome this problem is to apply the Contextual Teaching and Learning (CTL) model. This study aims to: (1) describe the application of the CTL learning model in improving the reading and writing literacy skills of elementary school students, and (2) identify the supporting and inhibiting factors in the application of the CTL learning model. This study uses a qualitative approach with a literature study method. Data were obtained through the collection and analysis of various relevant literature sources, such as books, journal articles, previous research results, and other supporting documents related to CTL learning and reading and writing literacy in elementary schools. The results of this study indicate that CTL learning can improve students' reading and writing literacy skills through the relevance of learning materials to real-life contexts, meaningful learning activities, and active student involvement in the learning process. The supporting factors for the implementation of CTL are teacher readiness, availability of learning resources, and a conducive learning environment, while the inhibiting factors are time constraints, low teacher understanding of the CTL learning concept, and a lack of supporting facilities. Thus, the CTL learning model has the potential to be an effective alternative in improving the reading and writing literacy skills of elementary school students.