Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Jajanan Berupa Olahan Bahan Dasar Kelor bagi Masyarakat untuk Meningkatkan Status Gizi Anak Prasekolah di Desa Botumoito Radia Hafid; Ridha Hafid; Fatmawaty Damiti; Ratna Ahmad
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i1.7099

Abstract

Nutritional problems in preschool children in Indonesia, including in Botumoito Village, Botumoito Sub-district, Boalemo District, are a major concern in an effort to improve the quality of public health. One of the solutions offered is the utilisation of Moringa (Moringa oleifera), which is rich in nutrients such as vitamins, minerals and protein. This training activity aims to improve the knowledge and skills of the community, especially mothers, in processing moringa into healthy snacks for preschool children. The training method includes an understanding of the nutritional content of moringa, moringa-based food processing techniques, as well as how to present it attractively to children. The results of this training are expected to improve the nutritional status of preschool children through better quality food intake and open economic opportunities for the community through the production and sale of moringa-based snacks. The programme is also expected to have a sustainable positive impact on improving family welfare and children's health in the area.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Penerapan Patient Safety di Ruang Rawat Inap Interna Rumah Sakit Umum Daerah Toto Kabila Ridha Hafid; Indriani Nuraini Dupamana; Rachmawaty D. Hunawa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3795

Abstract

Keselamatan pasien (patient safety) merupakan indikator penting mutu pelayanan rumah sakit, namun masih sering menghadapi berbagai kendala. Di Indonesia, pelaporan insiden keselamatan pasien masih rendah, sementara di lapangan kerap ditemukan permasalahan seperti keterlambatan pemasangan gelang identitas, komunikasi antar tenaga kesehatan yang kurang efektif, hingga kesalahan pemberian obat. Hal ini menunjukkan pentingnya peran pengetahuan dan sikap perawat dalam menerapkan prinsip patient safety secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan penerapan patient safety di Ruang Rawat Inap Interna Rumah Sakit Umum Daerah Toto Kabila. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang bertugas di ruang rawat inap interna dengan jumlah 46 orang, yang sekaligus menjadi sampel penelitian melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan dari 46 responden, sebanyak 44 responden (95,7%) memiliki pengetahuan baik, 2 responden (4,3%) memiliki pengetahuan kurang dan yang memiliki sikap positif sebanyak 41 responden (89,1%), 5 responden (10,9%), memiliki pengetahuan cukup, serta penerapan patient safety yang tergolong baik sebanyak 44 responden (95,7%) dan 2 responden (4,3%). Analisis bivariat dengan uji chi-square memperoleh nilai p = 0,001 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan perawat dengan penerapan patient safety. Selain itu, sikap perawat terbukti tidak memiliki berhubungan dengan penerapan patient safety (p = 0,168). Kesimpulannya penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan perawat dengan penerapan patient safety, sedangkan sikap perawat tidak berhubungan secara bermakna. Hal ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan perawat berperan penting dalam optimalisasi keselamatan pasien di rumah sakit.
The Relationship Between Peer Group Support and Snack Choosing Behavior Among School-Aged Children at Limboto 1 Public Elementary School H. Djafar, Stevilia Marcella; Hafid, Ridha; Mohamad, Rini Wahyuni
Medical and Health Journal Vol 5 No 2 (2026): February
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mhj.2026.5.2.19372

Abstract

School-age children, aged 6 to 12, are at a crucial developmental stage, where school experiences are a key aspect of their lives. Children's snack selection behavior is influenced by two factors: personal factors such as knowledge and habits, and environmental factors such as the role of family, peers (peer group), and school conditions. Peer group support is a form of social support provided by individuals within friendships to help and strengthen each other. This study aims to determine the relationship between peer group support and snack choice behavior among school-aged children at Limboto 1 Public Elementary School. This study used probability sampling, a technique that provides an equal opportunity for each member of the population to be selected as a sample. The method used in this study was proportionate stratified random sampling, a sampling technique used when the population has non-homogeneous members and is divided into strata with varying numbers. The results above indicate a relationship between peer group support and snack choice behavior among school-aged children. This was confirmed by statistical testing using Chi Square, which yielded a p-value of 0.009 <α = 0.05.
Model EduSex-HIV Berbasis PLISSIT Untuk Pencegahan Kekerasan Seksual dan Penularan HIV Pada Remaja Rahim, Nirwanto K.; Purwanto, Erwin; Hafid, Ridha
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2575

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap kekerasan seksual dan penularan HIV akibat rendahnya literasi kesehatan reproduksi serta terbatasnya edukasi seksual komprehensif di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Edusex-HIV berbasis PLISSIT dengan perspektif kesetaraan gender dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan kekerasan seksual dan penularan HIV. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan kelompok eksperimen dan kontrol. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kota Gorontalo pada Maret–April 2025 dengan sampel 100 siswa menggunakan simple random sampling. Variabel utama penelitian adalah tingkat pengetahuan dan sikap siswa terkait pencegahan kekerasan seksual dan HIV. Intervensi edukasi dilakukan selama dua minggu melalui empat sesi berbasis model PLISSIT. Analisis data menggunakan uji independent t-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan pengetahuan dari mean 1,32 menjadi 1,80 dan sikap dari 1,18 menjadi 1,90, sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami perubahan kecil pada pengetahuan (1,30 menjadi 1,34) dan sikap (1,20 menjadi 1,25). Uji Independent t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok baik pada pengetahuan maupun sikap (p = 0,001). Model Edusex-HIV berbasis PLISSIT efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan kekerasan seksual dan penularan HIV sehingga berpotensi diterapkan sebagai strategi edukasi kesehatan reproduksi di sekolah.
Hubungan Body Image dengan Rasa Percaya Diri pada Remaja Putri yang Mengalami Perubahan Fisik Pubertas Priyono, Aliefia Salfa; Hafid, Ridha; Salawali, Siti Hajar
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 2 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/2bv6rx44

Abstract

This study aims to determine the relationship between body image and self-confidence in adolescent girls experiencing physical changes during puberty at SMP Negeri 1, Gorontalo City. The method used in this study was a cross-sectional study. The results showed a significant relationship between body image and self-confidence in adolescent girls experiencing physical changes during puberty (p-value = 0.000). In conclusion, body image and self-confidence are two interrelated psychological aspects of adolescent development, particularly in girls. Girls at this age are in the process of forming body image, which is related to self-confidence. Keywords: Body Image, Physical Changes, Puberty, Self-Confidence, Adolescent Girls
Hubungan Preeklamsia Dengan Kejadian Intra Uterine Fetal Death (IUFD) di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo : Relationship Between Preeklamsia and Intra Uterine Fetal Death (IUFD) Occurrences At Prof. Dr. H. Aloei Saboe Hospital Kota Gorontalo Fills Felicia Ismail; Ridha Hafid; Andi Mursyidah; Rini Wahyuni Mohamad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7583

Abstract

Kehamilan dapat mengalami komplikasi serius seperti Intra Uterine Fetal Death (IUFD), yang turut meningkatkan angka kematian ibu dan bayi. Salah satu faktor risiko IUFD adalah preeklamsia, yakni hipertensi setelah usia kehamilan 20 minggu. Informasi dari perawat ruang VK RSUD Prof Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo, sebanyak 120 kasus preeklamsia dan 33 kasus IUFD selama tahun 2022 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan kuantitatif retrospektif dengan pendekatan cross-sectional. Varibel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen preeklamsia dan variabel dependen kejadian intra uterine fetal death (IUFD). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan populasi sebanyak 120 sampel. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan uji Chi-Square untuk analisa data dengan hasil p-value 0,319 yang artinya tidak ada hubungan antara preeklamsia dengan kejadian intra uterine fetal death (IUFD) di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Kesimpulannya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara preeklamsia dengan kejadian intra uterine fetal death (IUFD) di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lanjutan dengan mengeksplorasi variabel lain yang berperan dalam kejadian IUFD.