Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH PERMAINAN MAKE A MATCH BERBASIS METODE CHEMO-EDUTAINMENT TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 5 PALEMBANG Reny Marliza; S Sanjaya; Rodi Edi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v2i2.2897

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan make a match berbasis metode chemo-edutainment terhadap hasil belajar kimia siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 5 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasy experimental) dengan desain Nonequivalent Pre-Test and Post-Test Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 5 Palembang tahun ajaran 2013/2014 dengan sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol. Materi yang diajarkan adalah kelarutan dan hasil kali kelarutan. Hasil belajar kimia siswa diukur dengan pemberian pretest dan posttest. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai posttest siswa pada kelas eksperimen mencapai 86,20, sedangkan rata-rata nilai posttest siswa pada kelas kontrol yaitu  sebesar 79,80. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji t pada taraf signifikan 5% didapatkan signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05) yang berarti bahwa  terdapat  pengaruh permainan make a match berbasis metode chemo-edutainment terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI IPA SMA Negeri 5 Palembang.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN KIMIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CO-OP CO-OP KELAS XI MIA2 SMA NEGERI 1 INDRALAYA Y Yulia; M Hadeli L; Rodi Edi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i2.8435

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui besarnya peningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran kimia melalui model pembelajaran Co-op Co-op di kelas XI MIA2 SMA Negeri 1 Indralaya. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Indralaya, subyek dalam penelitian ini adalah kelas XI MIA2 yang berjumlah 26 peserta didik. penelitian dilakukan sebanyak 3 siklus dengan masing-masing siklusnya 2 kali pertemuan. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata hasil belajar kognitif kimia peserta didik sebelum tindakan (T0) rata-rata hasil belajar kimia peserta didik 1.51 dengan persentase 15,38% dan peserta didik yang tuntas sebanyak 4. Pada siklus I (T1) sebesar 1.74 dan peserta didik yang tuntas sebanyak 10 dengan persentase 38,46%. Pada siklus II (T2) nilai rata-rata hasil belajar kimia peserta didik sebesar 2.52 dan peserta didik yang tuntas sebanyak 15 dengan persentase 53,85%. Pada siklus III (T3) nilai rata-rata hasil belajar kimia peserta didik sebesar 2.70 dan peserta didik yang tuntas sebanyak 23 dengan 88,46%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran kimia materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI MIA2 SMA Negeri 1 Indralaya dengan menggunakan model pembelajaran Co-op Co-op dimana T3>T2>T1>T0.
Pengembangan Lembar Kerja Anak Menggunakan QR Code Pada Materi Sains Anak Usia Dini Febriyanti Utami; Mahyumi Rantina; Rodi Edi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1882

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran dari rumah yang diterapkan pada masa pandemi covid-19 saat ini didominasi dengan penggunaan lembar kerja, namun lembar kerja yang digunakan belum memuat penjelasan singkat terkait materi sains yang akan diajarkan. Untuk itu, peneliti tertarik untuk mengembangkan lembar kerja anak dengan menggunakan teknologi QR code pada materi sains untuk anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa lembar kerja anak dengan menggunakan teknologi QR code yang valid dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian pengembangan Research Development (RD) dari Borg and Gall. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data hasil penelitian menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan produk lembar kerja anak menggunakan QR Code dinyatakan valid berdasarkan uji produk awal, produk dinyatakan praktis berdasarkan uji lapangan terbatas dan produk dinyatakan efektif digunakan pada anak kelompok B di PAUD IT Fathiyyah berdasarkan uji lapangan operasional.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Interaktif Berbasis Komputer pada Pembelajaran Kimia Larutan Asam Basa di Kelas XI SMA Kalima Kalima; Fakhili Gulo; Rodi Edi
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.529 KB)

Abstract

LKPD interaktif berbasis komputer ini telah dikembangkan dan digunakan untuk pembelajaran kimia larutan asam-basa di kelas XI IPA SMA Negeri 2 Palembang. Pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan model ADDIE dan dimodifikasi menggunakan evaluasi formatif Tessemer dengan tahapan analysis, design, development, self evaluation, expert review, one to one, small group, field test. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, uji ahli, lembar angket, tes hasil belajar. Kevalidan LKPD interaktif ini divalidasi oleh ahli materi dengan skor yang diperoleh 0,76 kategori sangat valid, ahli pedagogik dengan skor 0,87 kategori sangat valid, ahli desain dengan skor 0,71 kategori sangat valid. Kepraktisan LKPD interaktif ini dilihat dari skor penilaian angket pada tahap one to one dengan rata-rata skor 0,91 kategori sangat praktis dan small group dengan ratarata skor 0,78 kategori sangat praktis. Keefektifan LKPD ini dilihat dari tes hasil belajar pada tahap field test yang diperoleh n-gain score sebesar 0,68 dengan kategori keefektifan sedang. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah LKPD interaktif untuk digunakan dalam pembelajaran larutan asam-basa yang telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
MODUL BELAJAR DAN PEMBELAJARAN UNTUK TOPIK MASALAH-MASALAH DALAM PEMBELAJARAN KIMIA Gabri E Monica; Diah K Sari; Rodi Edi
Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia Vol 5 No 1 (2021): Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Chemistry Education Department of Education and Teaching Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ojpk.v5i1.7974

Abstract

Student can’t able to give examples related to the problems of learning chemistry in high school. The purpose of this study is to develop a module of problems in chemistry learning contextual-based in Belajar dan pembelajaran. Development research uses the Rowntree model combined with Tessmer's formative evaluation. The research subjects were 4th semester students participating in Belajar dan Pembelajaran. Data collection techniques carried out through interviews and questionnaires. Data analysis consisted of validation data analysis and student assessment data analysis. Validation data analysis was given to the design expert, pedagogic expert, material expert on a Likert scale and analyzed with Aiken. Analysis of student assessment data is carried out at the one to one and small group stages with the Guttman scale. The results showed the modules developed met the design validation test of 0.87, pedagogical validation of 80, material validation of 0.86 all with a high category. The results of student assessment of modules developed practically where at one to one stage by 90% and small groups by 96.66% with a very high category. It can be concluded that the module of problems in chemistry learning contextual-based in Belajar dan pembelajaran lecture have met the valid and practical criteria.
Need analysis for the development of chemical literation integrated problem-solving module Rodi Edi; Maefa Eka Haryani; Eka Ad’hiya
Jurnal Pendidikan Kimia (JPKim) Vol 13, No 1 (2021): April
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.497 KB) | DOI: 10.24114/jpkim.v13i1.24143

Abstract

This research is a descriptive survey research to analyze student needs for chemical literation integrated problem solving modules. The questionnaire was given to 89 active students of chemistry education at Sriwijaya University who were selected using a non-probability sampling technique. The results of the questionnaire were then analyzed using descriptive statistical tests. The results of this study indicate that students understand the qualifications needed as an undergraduate and are in the process of achieving this, and they agree to develop problem-solving integrated chemical literacy based basic chemistry modules as teaching materials that can help them to achieve the competences.Keywords: Chemical literation, Problem-Solving, Module, Chemistry
PELATIHAN PRAKTIKUM SEDERHANA BERBASIS KIMIA HIJAU UNTUK GURU-GURU KABUPATEN OGAN ILIR SUMATERA SELATAN Sofia Sofia; Muhammad Hadeli L; Rodi Edi; Diah Kartika Sari; Maefa Eka Haryani; Eka Ad'hiya
ABDIKARYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): ABDIKARYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.263 KB) | DOI: 10.47080/abdikarya.v4i1.1858

Abstract

Green chemistry is an alternative solution that can be used by chemistry teachers for safe and environmentally friendly chemistry experiments in schools. This community service aims to provide training to high school/vocational high school chemistry teachers in Ogan Ilir Regency, South Sumatra to carry out simple practical activities based on green chemistry. This service activity consists of 3 main stages, namely the preparation stage, the implementation stage and the evaluation stage. The target audience for this community service activity are 24 high school chemistry teachers from Ogan Ilir, South Sumatra. And furthermore, it is hoped that chemistry teachers who attend training can guide their chemistry teacher colleagues in their place. There are 7 simple green chemistry-based practical procedures collected from this service activity. The simple green chemistry-based practicum procedures are: 1) Redox reactions; 2) Making Binahong Covid-19 Herbal Soap; 3) Factors Affecting Reaction Rate; 4) Colloid-Tofu Making; 5) Colloids - Clumping (Coagulation) of Colloidal Particles; 6) Combustion of carbon compounds (complete and incomplete combustion); 7) Freezing Rubber Sap Using Pineapple Peel Extract. Overall, the target audience has been trained to make simple practical procedures based on green chemistry. This can be seen from the materials and practicum procedures that are in accordance with the basic principles of green chemistry, namely environmentally friendly, reducing environmental pollution, not classified as hazardous materials.
Implementasi Pendekatan Stse-Ir Pada Perkuliahan Kimia Pangan Topik Karbohidrat Untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Evaluatif Sofia Sofia; Maefa Eka Haryani; Rodi Edi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i1.17923

Abstract

The purpose of this study is to describe the implementation of the Science Technology Society Environment approach and reflective inquiry strategy (STSE-IR) in Food Chemistry on carbohydrate topics to practice Evaluative Thinking skills. This research was conducted at the Chemistry Education Study Program in one of the state universities in South Sumatra. The research subjects were students who took the Food Chemistry course in the odd semester of 2018/2019. Research data collection was carried out in August-November 2019. The type of research used was descriptive research. Researchers Obtain information from the implementation of chemistry lectures through observations and Student Work Sheets. The instruments used are observation sheets and Work Sheets Students. Data collection techniques through observation and analysis of Work Sheets documents. The results of the study are as follows. The steps for lectures on Carbohydrates by Lecturers who were observed by observers have been carried out according to the STSE-IR approach stage. The results of the student Work Sheets assessment showed that the average implementation of the STSE-IR approach was 86.15%. Carbohydrates Lecture using the STSE-IR Approach has trained students' evaluative thinking skills. The STSE-IR approach can be used on other topics in food chemistry and other interdisciplinary courses and other thinking skills.Keywords. STSE-IR Approach, Carbohydrates in Food Chemistry, Evaluative Thinking Skills
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Mata Kuliah Pengelolaan Laboratorium Kimia Rodi Edi; Maefa Eka Haryani; Eka Ad&#039;hiyah
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan mahasiswa akan bahan ajar pada mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia. Penelitian ini merupakan penelitian survey, dimana partisipannya merupakan 41 mahasiswa program studi pendidikan kimia yang aktif mengikuti pembelajaran mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, dan hasilnya dianalisis dengan menghitung persentase jawaban dari masing-masing butir pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merasa tertarik pada mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia akan tetapi sulit memahami, sehingga mahasiswa merasa bosan dan tidak termotivasi. Mahasiswa mencari materi dari berbagai sumber di internet, dan merasa membutuhkan untuk dikembangkan bahan ajar untuk mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia dalam bentuk e-modul yang dilengkapi dengan video pembelajaran untuk semua topik mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia.kata kunci : Analisis kebutuhan, bahan ajar
Pendampingan Pembuatan E-modul untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Digital bagi Guru MGMP IPA Kota Pagaralam Ismet Ismet; Rodi Edi; Maefa Eka Haryani; Saparini Saparini
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6754

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat telah dilaksanakan oleh tim dosen pendidikan fisika dan pendidikan kimia FKIP Universitas Sriwijaya pada 23 Juli 2022 sampai 25 September 2022. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah untuk memberikan pendampingan pembuatan e-modul IPA sampai dengan validasinya bagi guru IPA yang tergabung pada MGMP IPA Kota Pagaralam. Bentuk kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa pendampingan dengan metode pemberian materi dan diskusi, workshop, dan validasi e-modul. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah tim guru IPA pada masing-masing SMP di Kota Pagaralam yang tergabung di MGMP IPA Kota Pagaralam berjumlah 39 orang. Temuan selama kegiatan berlangsung yaitu guru sudah memiliki pemahaman yang baik pentingnya pembuatan e-modul sendiri namun belum ada yang mencoba membuat sendiri, dan guru belum mengetahui fitur google sites sebagai salah satu alternatif pembuatan e-modul. Hasil kegiatan diperoleh bahwa guru-guru IPA yang tergabung di MGMP IPA kota Pagaralam dan mengikuti kegiatan pengabdian pada masyarakat telah mampu membuat e-modul IPA menggunakan google sites yang valid dan sangat valid untuk masing-masing aspek materi, bahasa, dan desain. Untuk meningkatkan keterampilan guru-guru IPA tersebut diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala oleh MGMP IPA kota Pagaralam.Community service activities have been carried out by a team of lecturers for physics education and chemistry education at Sriwijaya University from July 23, 2022, to September 25, 2022. The purpose of the community service activities is to assist in creating science e-modules until their validation for science teachers who are members of the MGMP Science Pagaralam City. The form of community service activities is in the form of assistance with methods of providing materials and discussions, workshops, and e-module validation. The target audience for this activity is a team of science teachers in each junior high school in Pagaralam City who are members of the Pagaralam City Science MGMP. The findings during the training are that teachers already have a good understanding of the importance of making their e-modules. Still, no one has tried to make their own, and teachers do not yet know the features of google sites as an alternative to making e-modules. The results of the activity showed that science teachers who were members of the Pagaralam IPA MGMP and participated in community service activities had been able to create science e-modules using google sites that were correct in terms of material, easy to understand in terms of language, and had an attractive appearance in terms of design. To improve the skills of the science teachers, it is hoped that similar activities can be carried out periodically by the IPA MGMP of Pagaralam city. This activity was carried out to increase teachers' understanding of learning modules' importance and basic concepts. It was an active activity encouraging teachers to make their learning modules, especially e-modules.