Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Strategi Pemasaran Sapi Potong Pada CV Jagal Anom Di Desa Telagasari Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang. Rahmawati, Wina Siti; Purnomo, Sulistyo Sidik; Wulandari, Yeni Sari
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 14 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13751280

Abstract

CV Jagal Anom merupakan sebuah peternakan sapi, selama ini menggunakan pendekatan pemasaran yang kurang optimal untuk produk sapi potong mereka. Strategi saat ini melibatkan penjualan ternak kepada pelanggan dan distributor di daerah Karawang, terutama mengandalkan upaya pemasaran dari status whatsapp. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi CV Jagal Anom dan memprioritaskan strategi pemasaran yang paling efektif untuk sapi potong mereka. Penelitian ini menggunakan kombinasi teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan matriks seperti matriks IFE (Evaluasi Faktor Internal), matriks EFE (Evaluasi Faktor Eksternal), matriks SWOT (Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman), matriks IE (Internal-Eksternal), dan matriks QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Integrasi matriks ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang lingkungan bisnis dan strategi potensial. Berdasarkan hasil ada segi analisis matriks I-E, perusahaan memiliki posisi internal (2,92) mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki keunggulan kompetitif dalam industri ternak sapi potong, Posisi eksternal perusahaan (3,20) mengindikasikan bahwa lingkungan eksternal di sekitar perusahaan memiliki peluang dan tantangan yang cukup seimbang. hasil perhitungan skor QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) menunjukkan bahwa alternatif strategi ini mendapatkan peringkat pertama dengan skor TAS sebesar 6,87. Terlihat bahwa prioritas utama CV Jagal Anom dapat dilakukan pada strategi memanfaatkan kualitas tempat penjagalan yang bersih sebagai penetrasi pasar untuk mengembangakan pemasaran lebih luas di sekitar Karawang. Strategi-strategi ini selaras dengan kondisi bisnis saat ini, mengoptimalkan peluang untuk pertumbuhan dan ekspansi.
ANALISIS FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP IKAN TUNA DI PPP PONDOKDADAP KABUPATEN MALANG Yeni Sari Wulandari
Jurnal Salome : Multidisipliner Keilmuan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

South Malang is one of the areas that has a major influence on capture fisheries in Indonesia. Based on data from the Malang Regency Fisheries Service in 2018, PPP Pondokdadap catches tuna by Sendang Biru fishermen around 100 tons per day, besides that PPP Pondokdadap is also a supplier of tuna for export factories located in Bali, Jakarta, Probolinggo and markets throughout Indonesian territory. Tuna fish turns out to be a fishery commodity that contributes to an increase in exports with a value above the average of 18.57%. This is an opportunity for Indonesia to improve the country's economy by utilizing existing fishery resources. There is this great potential, but fishermen have not yet calculated the overall financial analysis of the tuna fishing business. The aim of this research is to know the feasibility of tuna fishing business. This research was conducted in August-November 2019 with fishermen at PPP Pondokdadap, Malang Regency. The data analysis method used in analyzing the feasibility of this business is financial analysis based on NPV, Net B/C, IRR and PP.
PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA PASIRUKEM MELALUI INTEGRASI BUDIDAYA IKAN LELE SISTEM BIOFLOK DAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN Wulandari, Yeni Sari; Sam’un, Mohamad; Suherman, Enjang
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.68715

Abstract

Community empowerment through the development of the fisheries sector is one of the strategies to improve the welfare of rural communities. This community service activity was conducted from August to November 2025 in Pasirukem Village, Cilamaya Kulon District, Karawang Regency, involving approximately 22 participants consisting of fish farming groups and food processing groups. The activity aimed to enhance community capacity through the application of biofloc-based catfish farming technology and the diversification of processed catfish products. The method used was a participatory approach, which included preparation, focus group discussions (FGD), socialization, training, mentoring, as well as monitoring and evaluation. The activities carried out included the construction of biofloc ponds; training on catfish cultivation; training on processing products into nuggets, roulade, shredded catfish, and crispy catfish; as well as training on business management and digital marketing. The results of the activity showed an increase in the partners’ knowledge, as indicated by the improvement in post-test results compared to the pre-test, with the average initial score of 17.67% increasing to 100% after the training activities. In addition, the partners were able to practice processing catfish into several value-added products as an effort to diversify fisheries-based products. This activity is expected to serve as an initial step in developing sustainable catfish farming and processing enterprises in Pasirukem Village.Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan sektor perikanan merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus–November 2025 di Desa Pasirukem, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang dengan melibatkan sekitar 22 peserta yang terdiri dari kelompok pembudidaya ikan dan kelompok pengolah produk pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui penerapan teknologi budidaya ikan lele sistem bioflok serta diversifikasi produk olahan ikan lele. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, focus group discussion (FGD), sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembangunan kolam bioflok, pelatihan budidaya ikan lele, pelatihan pengolahan produk menjadi nugget, rolade, abon, dan lele krispi, serta pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil post-test dibandingkan dengan pre-test, dengan rata-rata nilai awal sebesar 17,67% meningkat menjadi 100% setelah kegiatan pelatihan. Selain itu, mitra juga mampu mempraktikkan pengolahan ikan lele menjadi beberapa produk olahan sebagai upaya diversifikasi produk berbasis perikanan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan usaha budidaya dan pengolahan ikan lele yang berkelanjutan di Desa Pasirukem.
Analysis Of Factors Affecting Vannamei Shrimp Production at PT Bengkulu Sukses Lestari Aquaculture (PT. BSLA) Ali Fahmi Syahputra; Rhochmad Wahyu Illahi; Yeni Sari Wulandari; Amalia Febryane Adhani Mazaya; Elfa Fitriana
Grouper Vol. 17 No. 1 (2026): Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v17i1.420

Abstract

Vannamei shrimp has several advantages for aquaculture, including a strong feeding response, high appetite, relatively high resistance to poor environmental conditions, rapid growth, and high survival rate. In the current competitive business environment, aquaculture enterprises are required to optimize production processes to improve productivity and maintain competitiveness. This study aimed to identify the production factors affecting vannamei shrimp production at PT Bengkulu Sukses Lestari Aquaculture (PT BSLA), both partially and simultaneously. The study was conducted at a single pond site owned by PT BSLA using a quantitative descriptive method. Four independent variables were analyzed, namely land area (X1), fry (X2), feed (X3), and labor (X4), while production was used as the dependent variable. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results showed that land area and labor had a significant partial effect on vannamei shrimp production, while fry and feed did not show a significant partial effect. Simultaneously, land area, fry, feed, and labor significantly affected vannamei shrimp production. These findings imply that optimizing land utilization and labor management is essential to improve the productivity and sustainability of vannamei shrimp farming at the company level.