Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analysis of the Welfare Level of Fisherman Households Based on the Fisherman Exchange Rate (NTN) Shadra, Muhammad_Hawlaa_Abdussalam_Shadra; Yeni Sari Wulandari; Ali Fahmi Syahputra
Grouper Vol. 15 No. 2 (2024): Grouper : Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v15i2.263

Abstract

Ciparagejaya Village is one of the villages in Karawang Regency that is directly adjacent to the Java Sea waters and is dominated by fisheries activities such as capture fisheries, sea product auctions, and processing of fish caught in the sea. The existence of weather factors and moon phases can affect fishing catches which have an impact on fishermen's income, purchasing power of fishermen's households, and the level of welfare of fishermen's households. The purpose of this study is to analyze the amount of fishermen's household income from the fisheries sector which includes capture fisheries and non-fisheries and analyze the expenditure of fishermen's households which includes food and non-food expenditures, and analyze the level of welfare of fishermen's households based on the Exchange Rate of fishermen (NTN) in May 2024 in Ciparagejaya Village, Tempuran District, Karawang Regency. The method used in this research is the survey method and this research was conducted with a quantitative descriptive approach. Sampling was done purposively by involving 96 boat-owning fishermen residing in Ciparagejaya Village, Tempuran Subdistrict, Karawang Regency. This study used primary data and secondary data. Primary data was obtained through interviews using a questionnaire and secondary data was obtained through relevant agencies. The results showed that the average income from capture fisheries and non-fisheries in May 2024 amounted to Rp 2,832,158 and Rp 1,620,000. The average food and non-food expenditure of fisher households in May 2024 amounted to Rp 973,281 and Rp 713,135. The average welfare level based on the Fisherman Exchange Rate (NTN) indicator in May 2024 was 1.89. This shows that fisher households can fulfill their primary and non-primary needs.
Analisis Strategi Pemasaran Sapi Potong Pada CV Jagal Anom Di Desa Telagasari Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang. Rahmawati, Wina Siti; Purnomo, Sulistyo Sidik; Wulandari, Yeni Sari
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 14 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13751280

Abstract

CV Jagal Anom merupakan sebuah peternakan sapi, selama ini menggunakan pendekatan pemasaran yang kurang optimal untuk produk sapi potong mereka. Strategi saat ini melibatkan penjualan ternak kepada pelanggan dan distributor di daerah Karawang, terutama mengandalkan upaya pemasaran dari status whatsapp. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi CV Jagal Anom dan memprioritaskan strategi pemasaran yang paling efektif untuk sapi potong mereka. Penelitian ini menggunakan kombinasi teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan matriks seperti matriks IFE (Evaluasi Faktor Internal), matriks EFE (Evaluasi Faktor Eksternal), matriks SWOT (Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman), matriks IE (Internal-Eksternal), dan matriks QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Integrasi matriks ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang lingkungan bisnis dan strategi potensial. Berdasarkan hasil ada segi analisis matriks I-E, perusahaan memiliki posisi internal (2,92) mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki keunggulan kompetitif dalam industri ternak sapi potong, Posisi eksternal perusahaan (3,20) mengindikasikan bahwa lingkungan eksternal di sekitar perusahaan memiliki peluang dan tantangan yang cukup seimbang. hasil perhitungan skor QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) menunjukkan bahwa alternatif strategi ini mendapatkan peringkat pertama dengan skor TAS sebesar 6,87. Terlihat bahwa prioritas utama CV Jagal Anom dapat dilakukan pada strategi memanfaatkan kualitas tempat penjagalan yang bersih sebagai penetrasi pasar untuk mengembangakan pemasaran lebih luas di sekitar Karawang. Strategi-strategi ini selaras dengan kondisi bisnis saat ini, mengoptimalkan peluang untuk pertumbuhan dan ekspansi.