Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Optimalisasi Produksi Pada Pabrik Tahu Tira Boga Sejahtera (TBSA) Kota Bekasi Aisyah, Aisyah; Wulandari, Yeni Sari; Wicaksana, Indrajit
Agricore Vol 10, No 1 (2025): Volume 10 No 1, Juni 2025
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i1.62860

Abstract

AbstrakPabrik Tahu Tira Boga Sejahtera (TBSA) menghadapi ketidakseimbangan antara kapasitas produksi dan permintaan pasar, yang menyebabkan kekurangan produksi di beberapa periode. Penelitian ini bertujuan menentukan kombinasi produksi optimal untuk memaksimalkan keuntungan menggunakan metode Linear Programming, dilengkapi analisis primal, dual, sensitivitas, serta perhitungan Revenue Cost Ratio (R/C Ratio). Data yang digunakan mencakup kapasitas produksi, biaya bahan baku, harga jual, dan permintaan Januari–Desember 2024. Hasil analisis menunjukkan kombinasi optimal per hari adalah 1.080 unit tahu putih, 880 unit tahu kuning, 920 unit tahu segitiga, dan 620 unit tahu pong, dengan keuntungan maksimal harian sebesar Rp1.995.000,00. Analisis dual mengungkapkan bahwa kacang kedelai dan kayu bakar digunakan sepenuhnya, sedangkan tenaga kerja masih tersisa 9,34 jam. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa penambahan bahan baku masih memungkinkan, tetapi pengurangan di bawah batas tertentu mengubah solusi optimal. Skenario menunjukkan bahwa peningkatan bahan baku dengan jam kerja tetap (Kondisi Optimal 1) menghasilkan keuntungan lebih besar, yaitu Rp2.448.500,00, dibandingkan dengan penyesuaian jam kerja tanpa menambah bahan baku (Kondisi Optimal 2), yang hanya menghasilkan keuntungan Rp1.995.000,00. R/C Ratio masing-masing adalah 4,74 dan 4,65. Disarankan agar perusahaan menambah bahan baku tanpa menambah tenaga kerja untuk meningkatkan efisiensi dan keuntungan.Kata kunci: Linear programming, optimalisasi produksi, tahu.AbstractTira Boga Sejahtera (TBSA) Tofu Factory faces an imbalance between production capacity and market demand, which causes production shortages for several periods. This study aims to determine the optimal production combination to maximize profits using the Linear Programming method, equipped with primal, dual, sensitivity analysis, and Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) calculations. The data used include production capacity, raw material costs, selling prices, January–December 2024 demand. The results of the analysis show that the optimal combination per day is 1,080 units of white tofu, 880 units of yellow tofu, 920 units of triangular tofu, and 620 units of pong tofu, with a maximum profit of IDR 1,995,000.00. The dual analysis revealed that soybeans and firewood were fully utilized, while labor was still 9.34 hours remaining. Sensitivity analysis indicates that increasing raw materials is still feasible, but reducing them below a minimum threshold alters the optimal solution. The scenario shows that increasing raw materials without extending working hours (Optimal Condition 1) results in a higher profit of IDR 2,448,500 compared to adjusting working hours without increasing raw materials (Optimal Condition 2), which only yields IDR 1,995,000. The R/C Ratio is 4.74 and 4.65, respectively. It is recommended that the company add raw materials without adding workers to increase efficiency and profit.Keywords: Linear programming, production optimization, tofu.
Analisis Risiko Distribusi Pisang Cavendish pada CV Agro Berkah Seraya di Kabupaten Bekasi Nurfadilah, Rizka; Wulandari, Yeni Sari; Budiandrian, Bayu
Agricore Vol 10, No 1 (2025): Volume 10 No 1, Juni 2025
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i1.62859

Abstract

AbstrakProvinsi Jawa Barat berpotensi dalam memproduksi pisang yaitu sebanyak 1.267.922 ton dan menempati urutan ketiga sebagai penghasil pisang terbesar di Indonesia. Selain itu, minat konsumsi masyarakat terhadap pisang di Jawa Barat pun cukup tinggi dengan rata - rata konsumsi mencapai 14,846 kg. Hal ini menunjukkan bahwa pisang menjadi komoditas unggulan yang strategis. CV Agro Berkah Seraya sebagai perusahaan distributor pisang cavendish yang telah bekerja sama dengan petani pisang di beberapa wilayah Indonesia berupaya untuk memenuhi permintaan konsumen terkait kebutuhan pisang cavendish yang siap konsumsi. Namun, dalam proses operasional di perusahaan tersebut mengalami beberapa kendala pada kegiatan distribusi seperti kerusakan produk yang menyebabkan kerugian perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi penyebab risiko prioritas dan strategi mitigasi prioritas dari risiko distribusi pisang cavendish di CV Agro Berkah Seraya. Penelitian ini menggunakan metode House of Risk dengan 2 fase diantaranya yaitu House of Risk fase 1 dan diagram pareto untuk mengidentifikasi penyebab risiko prioritas dan House of Risk fase 2 untuk mengidentifikasi strategi mitigasi prioritas. Berdasarkan hasil identifikasi risiko, diperoleh 15 kejadian risiko (risk event) dan 15 penyebab risiko (risk agent) dari kegiatan distribusi pisang cavendish. Kemudian dilakukan perhitungan dengan diagram pareto dan dihasilkan 9 penyebab risiko (risk agent) prioritas. Pada hasil 9 risk agent prioritas tersebut, dirumuskan 13 strategi mitigasi menggunakan metode House of Risk fase 2. Metode tersebut menghasilkan urutan prioritas strategi mitigasi dengan urutan pertama yaitu melakukan perjanjian kontrak pemesanan dengan konsumen. Urutan prioritas strategi mitigasi tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya kejadian risiko yang dapat merugikan CV Agro Berkah Seraya.Kata kunci: Diagram pareto, house of risk, mitigasi, pisang cavendish, risiko.AbstractWest Java Province has the potential to produce 1.267.922 tons of bananas and ranks as the third largest banana producer in Indonesia. In addition, public consumption interest in bananas in West Java is also quite high with an average consumption of 14,846 kg. This shows that bananas are a strategic, superior commodity. CV Agro Berkah Seraya as a cavendish banana distributor company that has collaborated with banana farmers in several regions of Indonesia strives to meet consumer demand for cavendish bananas that are ready for consumption. However, in the operational process, the company experiences several obstacles in distribution activities such as product damage that causes company losses. This study aims to identify the causes of priority risks and priority mitigation strategies of cavendish banana distribution risks at CV Agro Berkah Seraya. This research uses the House of Risk method with 2 phases including House of Risk phase 1 and pareto diagram to identify priority risk agents and House of Risk phase 2 to identify priority mitigation strategies. Based on the results of risk identification, 15 risk events and 15 risk agents were obtained from cavendish banana distribution activities. Pareto diagrams were used and 9 prioritized risk agents were identified. As a result of the 9 prioritized risk agents, 13 mitigation strategies were formulated using the House of Risk phase 2 method. The method produces a prioritized sequence of mitigation strategies with the first order being to make an order contract agreement with consumers. The priority order of the mitigation strategy is expected to prevent the occurrence of risk events that can harm CV Agro Berkah Seraya.Keywords: Cavendish banana, house of risk, mitigation, pareto diagram, risk.
Empowerment of Mangrove-Based Community Groups in Improving Karawang's Household Economy Yeni Sari Wulandari; Ali Fahmi Syahputra; Enjang Suherman; Ayuni Adzahra; Lalas Ade Lia; Winda Suci Oktavia; Wiyanda Wahyu Ristiyani
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v8i1.5600

Abstract

Mangrove pasir putih cilamaya kulon karawang is a 20-hectare beach and mangrove forest tourism area. As a conservation area, eco-tourism mangrove pasir putih cilamaya kulon itself is projected to be able to save the pasir putih fishing village area, which was previously threatened by erosion. Mangroves can also have economic value, but many people do not know that mangroves have many benefits and can increase income. The purpose of this community service activity is to empower the community through diversification of mangrove product processing in the form of mangrove batik, mangrove soap and dodol in improving community skills related to processing and marketing of good mangrove processed products. To increase the sales and household income of the community around the white sand mangrove tourism. The partner in the implementation of this service is prpm pasir putih, which oversees the management activities of tourism and mangrove forests in sukajaya village.
Strategi Pengembangan Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) Semi Bioflok (Studi Kasus di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya Karawang, Jawa Barat) Satrio, Muhammad Sabdo; Abubakar, Abubakar; Wulandari, Yeni Sari
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.14182

Abstract

The semi-biofloc vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) technology is still manual, often having problems such as aeration stones which often fall into ponds and pests in vannamei shrimp disease. This research aims to identify internal (strengths and weaknesses) and external (opportunities and threats) factors that influence vannamei shrimp cultivation strategies. The method used is a case study, analysis using IFAS, EFAS, SWOT, and the Grand Strategy Matrix. There were 10 respondents, including shrimp farmers, traders, people in charge, Fisheries PPLs, experts/experts, Fisheries Services, apprentices, and vannamei shrimp entrepreneurs. Primary data was collected directly through observation and questionnaires, while secondary data was obtained from journal literature and previous research. Purposive sampling is a sampling technique carried out by taking samples from a population based on certain criteria. The research results maximize strengths and opportunities, but simultaneously minimize weaknesses and threats. Recommendations given include maintaining product quality and improving technology such as UV light to prevent dead cells in viruses/bacteria from infecting or spreading widely. Semi-biofloc vannamei shrimp have great potential to produce quality production so that they get higher opinions. The conclusion of this research shows that Vannamei Semi Biofloc Shrimp can improve production quality and increase income.
Peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM perikanan melalui sosialisasi manajemen dan pemasaran Wulandari, Yeni Sari; Abadi, Slamet; Zahra, Fatimah Az; Syahputra, Ali Fahmi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i2.19385

Abstract

Desa Muarabaru merupakan kawasan pesisir karawang yang mengembangkan hasil produk perikanan dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga nelayan. Keterlibatan anggota keluarga dalam rumah tangga masyarakat pesisir dalam aktivitas mencari nafkah sudah menjadi pola strategi adaptasi penghidupan yang terkonstruksi baik secara tradisi maupun akibat dari dinamika kondisi lingkungan sosial ekonomi. Permasalahan yang dihadapi adalah: 1) Tingginya tingkat kemiskinan masyarakat kawasan pesisir, 2) Keterbatasan sumber daya manusia dan kemampuan dalam memaksimalkan sumberdaya perikanan yang ada, 3) Keterbatasan modal dalam usaha pengolahan hasil perikanan. Oleh karena itu, Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat pesisir khususnya dalam mengolah hasil perikanan melalui pendampingan dan pelatihan dalam perbaikan produk hasil perikanan serta diperlukan strategi pemasaran pada UMKM perikanan sehingga meningkatkan pendapatan rumah tangga nelayan dan menjadi solusi dari pengentasan kemiskinan masyarakat pesisir di Indonesia.
Analisis Strategi Pemasaran Sapi Potong Pada CV Jagal Anom Di Desa Telagasari Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang. Rahmawati, Wina Siti; Purnomo, Sulistyo Sidik; Wulandari, Yeni Sari
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 14 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13751280

Abstract

CV Jagal Anom merupakan sebuah peternakan sapi, selama ini menggunakan pendekatan pemasaran yang kurang optimal untuk produk sapi potong mereka. Strategi saat ini melibatkan penjualan ternak kepada pelanggan dan distributor di daerah Karawang, terutama mengandalkan upaya pemasaran dari status whatsapp. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi CV Jagal Anom dan memprioritaskan strategi pemasaran yang paling efektif untuk sapi potong mereka. Penelitian ini menggunakan kombinasi teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan matriks seperti matriks IFE (Evaluasi Faktor Internal), matriks EFE (Evaluasi Faktor Eksternal), matriks SWOT (Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman), matriks IE (Internal-Eksternal), dan matriks QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Integrasi matriks ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang lingkungan bisnis dan strategi potensial. Berdasarkan hasil ada segi analisis matriks I-E, perusahaan memiliki posisi internal (2,92) mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki keunggulan kompetitif dalam industri ternak sapi potong, Posisi eksternal perusahaan (3,20) mengindikasikan bahwa lingkungan eksternal di sekitar perusahaan memiliki peluang dan tantangan yang cukup seimbang. hasil perhitungan skor QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) menunjukkan bahwa alternatif strategi ini mendapatkan peringkat pertama dengan skor TAS sebesar 6,87. Terlihat bahwa prioritas utama CV Jagal Anom dapat dilakukan pada strategi memanfaatkan kualitas tempat penjagalan yang bersih sebagai penetrasi pasar untuk mengembangakan pemasaran lebih luas di sekitar Karawang. Strategi-strategi ini selaras dengan kondisi bisnis saat ini, mengoptimalkan peluang untuk pertumbuhan dan ekspansi.
ANALISIS FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP IKAN TUNA DI PPP PONDOKDADAP KABUPATEN MALANG Yeni Sari Wulandari
Jurnal Salome : Multidisipliner Keilmuan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

South Malang is one of the areas that has a major influence on capture fisheries in Indonesia. Based on data from the Malang Regency Fisheries Service in 2018, PPP Pondokdadap catches tuna by Sendang Biru fishermen around 100 tons per day, besides that PPP Pondokdadap is also a supplier of tuna for export factories located in Bali, Jakarta, Probolinggo and markets throughout Indonesian territory. Tuna fish turns out to be a fishery commodity that contributes to an increase in exports with a value above the average of 18.57%. This is an opportunity for Indonesia to improve the country's economy by utilizing existing fishery resources. There is this great potential, but fishermen have not yet calculated the overall financial analysis of the tuna fishing business. The aim of this research is to know the feasibility of tuna fishing business. This research was conducted in August-November 2019 with fishermen at PPP Pondokdadap, Malang Regency. The data analysis method used in analyzing the feasibility of this business is financial analysis based on NPV, Net B/C, IRR and PP.
PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA PASIRUKEM MELALUI INTEGRASI BUDIDAYA IKAN LELE SISTEM BIOFLOK DAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN Wulandari, Yeni Sari; Sam’un, Mohamad; Suherman, Enjang
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.68715

Abstract

Community empowerment through the development of the fisheries sector is one of the strategies to improve the welfare of rural communities. This community service activity was conducted from August to November 2025 in Pasirukem Village, Cilamaya Kulon District, Karawang Regency, involving approximately 22 participants consisting of fish farming groups and food processing groups. The activity aimed to enhance community capacity through the application of biofloc-based catfish farming technology and the diversification of processed catfish products. The method used was a participatory approach, which included preparation, focus group discussions (FGD), socialization, training, mentoring, as well as monitoring and evaluation. The activities carried out included the construction of biofloc ponds; training on catfish cultivation; training on processing products into nuggets, roulade, shredded catfish, and crispy catfish; as well as training on business management and digital marketing. The results of the activity showed an increase in the partners’ knowledge, as indicated by the improvement in post-test results compared to the pre-test, with the average initial score of 17.67% increasing to 100% after the training activities. In addition, the partners were able to practice processing catfish into several value-added products as an effort to diversify fisheries-based products. This activity is expected to serve as an initial step in developing sustainable catfish farming and processing enterprises in Pasirukem Village.Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan sektor perikanan merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus–November 2025 di Desa Pasirukem, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang dengan melibatkan sekitar 22 peserta yang terdiri dari kelompok pembudidaya ikan dan kelompok pengolah produk pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui penerapan teknologi budidaya ikan lele sistem bioflok serta diversifikasi produk olahan ikan lele. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, focus group discussion (FGD), sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembangunan kolam bioflok, pelatihan budidaya ikan lele, pelatihan pengolahan produk menjadi nugget, rolade, abon, dan lele krispi, serta pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil post-test dibandingkan dengan pre-test, dengan rata-rata nilai awal sebesar 17,67% meningkat menjadi 100% setelah kegiatan pelatihan. Selain itu, mitra juga mampu mempraktikkan pengolahan ikan lele menjadi beberapa produk olahan sebagai upaya diversifikasi produk berbasis perikanan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan usaha budidaya dan pengolahan ikan lele yang berkelanjutan di Desa Pasirukem.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI STRATEGI ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM DAN DAMPAKNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS - PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN CABANGBUNGIN KABUPATEN BEKASI Adhinda Widyati, Salsabila Sri; Wulandari, Yeni Sari; Syahputra, Ali Fahmi
Agricore Vol 11, No 1 (2026): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v11i1.69900

Abstract

AbstrakPerubahan iklim yang ditandai dengan ketidakpastian pola cuaca, pergeseran musim tanam, serta meningkatnya intensitas curah hujan dan kemarau panjang memberikan dampak terhadap keberlanjutan usahatani padi. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan produktivitas dan pendapatan petani apabila tidak diimbangi dengan strategi adaptasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerapan strategi adaptasi petani serta dampaknya terhadap produktivitas dan pendapatan petani padi di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan metode survei terhadap 79 petani padi yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik biner untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adaptasi petani serta independent samples t-test untuk menganalisis perbedaan produktivitas dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan (Exp(B)=9,358), pengalaman bertani (Exp(B)=8,701), akses informasi perubahan iklim (Exp(B)=3,123), dan keanggotaan kelompok tani (Exp(B)=5,173) berpengaruh signifikan terhadap keputusan adaptasi petani. Selain itu, penerapan strategi adaptasi terbukti mampu meningkatkan produktivitas padi dari 6,13 ton/ha menjadi 6,31 ton/ha serta meningkatkan pendapatan petani sebesar Rp1.135.443 per musim tanam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan akses informasi iklim dan penguatan kelembagaan kelompok tani penting untuk mendukung adaptasi petani terhadap perubahan iklim.Kata kunci: Adaptasi, Padi, Pendapatan, Perubahan Iklim, Regresi Logistik, Strategi.AbstractClimate change, characterized by uncertainty in weather patterns, shifts in planting seasons, and increasing intensity of rainfall and prolonged droughts, poses challenges to the sustainability of rice farming. These conditions have the potential to reduce farmers’ productivity and income if not accompanied by appropriate adaptation strategies. This study aims to analyze the factors influencing farmers’ adoption of adaptation strategies and their impacts on the productivity and income of rice farmers in Cabangbungin District, Bekasi Regency. This research employs a mixed methods approach using a survey method involving 79 rice farmers selected through cluster sampling technique. Data analysis was conducted using binary logistic regression to examine the factors influencing farmers’ adaptation decisions and independent samples t-test to analyze differences in productivity and income. The results show that education level (Exp(B)=9.358), farming experience (Exp(B)=8.701), access to climate change information (Exp(B)=3.123), and membership in farmer groups (Exp(B)=5.173) significantly influence farmers’ adaptation decisions. Furthermore, the implementation of adaptation strategies has been proven to increase rice productivity from 6.13 tons/ha to 6.31 tons/ha and increase farmers’ income by IDR 1,135,443 per planting season. These findings indicate that improving access to climate information and strengthening farmer group institutions are important to support farmers’ adaptation to climate change.Keywords: Adaptation, Climate Change, Logistic Regression, Strategy.
Analisis Optimalisasi Produksi Pada Umkm Daffa Bakery Di Kota Bekasi Rizqa Intan Ayu Pramudya; Yeni Sari Wulandari; Ali Fahmi Syahputra
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.745

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, termasuk pada sektor pengolahan pangan. Peningkatan konsumsi roti di Kota Bekasi serta keterlibatan UMKM Daffa Bakery sebagai mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyebabkan meningkatnya permintaan produk roti yang harus diimbangi dengan perencanaan produksi yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kombinasi produksi yang optimal dan mengetahui pengaruh perubahan faktor produksi terhadap tingkat keuntungan UMKM Daffa Bakery. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode Linear Programming. Analisis dilakukan melalui model primal, dual, dan sensitivitas menggunakan Microsoft Excel Solver. Variabel keputusan terdiri atas jumlah produksi roti coklat, roti sosis, dan roti keju. Fungsi tujuan dirumuskan untuk memaksimalkan keuntungan, sedangkan fungsi kendala meliputi ketersediaan bahan baku, kapasitas mesin, jam kerja tenaga kerja, modal, dan permintaan pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Linear Programming mampu menentukan kombinasi produksi yang lebih optimal dibandingkan kondisi aktual sehingga penggunaan sumber daya menjadi lebih efisien dan keuntungan usaha dapat meningkat. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa perubahan pada faktor produksi tertentu memberikan pengaruh yang berbeda terhadap nilai keuntungan optimal yang diperoleh. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengambilan keputusan produksi bagi UMKM Daffa Bakery dalam memenuhi permintaan pasar maupun Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan.