Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Akses Perempuan Pada Kebun Kelapa: Kajian Berspektif Feminisme Sosialis Laxmi; Fina Amalia Masri; Sitti Hermina; La Ode Aris; Zainal; I Subandrio
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1182

Abstract

Penelitian ini mengkaji akses perempuan dalam seluruh rangkaian proses produksi kopra di kepulauan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan, dengan menggunakan pendekatan feminisme sosialis sebagai kerangka analisis. Studi ini menemukan bahwa perempuan tidak hanya berperan dalam aktivitas domestik, tetapi juga mengambil bagian secara aktif dalam setiap tahap produksi kopra, mulai dari pengupasan, pembelahan, pemotongan daging kelapa, hingga pemisahan tempurung dan pengemasan produk akhir. Adanya akses dan kontrol perempuan dalam proses ini telah terbukti tetap menjaga kualitas hasil produksi dan keberlanjutan ekonomi lokal. Meski demikian, temuan juga menunjukkan adanya ketidaksetaraan struktural, dimana kerja perempuan sering kali dipandang sebagai tugas tambahan dan kurang mendapatkan pengakuan ekonomi yang layak. Melalui perspektif feminisme sosialis, penelitian ini menyoroti bagaimana kapitalisme dan patriarki secara bersamaan menciptakan sistem yang mengatur akses perempuan. Studi ini merekomendasikan pentingnya penguatan posisi tawar perempuan melalui kelembagaan koperasi produksi berbasis komunitas serta peningkatan akses mereka maupun kontrol ekonomi. Dengan demikian, pemberdayaan perempuan dalam sektor produksi kopra diharapkan dapat memperbaiki kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi lokal hingga penguatan kelembagaan.
Mitologi dan Sistem Penamaan Padi Ladang pada Masyarakat Tolaki: Pendekatan Etno-Ekologi terhadap Kearifan Lokal di Desa Pamandati, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara Zainal; Sarlan Adi Jaya; Laxmi; Erens Elvianus Koodoh; Abdul Jalil; Danial
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1738

Abstract

Penelitian ini mengkaji mitologi dan sistem penamaan padi ladang di kalangan masyarakat Tolaki yang tinggal di Desa Pamandati, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dengan pendekatan etno-ekologi. Dengan menggunakan metode etnografi, penelitian ini mengupas bagaimana mitologi berfungsi sebagai dasar kosmologis untuk praktik pertanian dan sistem pengetahuan tradisional dalam mengklasifikasikan varietas padi lokal. Hasil penelitian mengungkapkan dua temuan utama: Pertama, ada dua narasi mitologis yang saling melengkapi, yaitu mitologi tujuh anak Adam yang menghasilkan tiga jenis padi (putih, ketan, dan hitam) melalui konsep transformasi dan pengorbanan, serta mitologi padi dari pucuk bambu muda yang menekankan pentingnya kerjasama antarspesies antara manusia dan tikus. Kedua mitologi ini berfungsi sebagai charter myth yang memberikan legitimasi pada praktik pertanian dan identitas budaya Tolaki. Kedua, sistem klasifikasi etnobiologi mencakup 71 varietas padi ladang dengan sistem penamaan yang terstruktur berdasarkan enam kategori: asal geografis, karakteristik morfologi, analogi dengan organisme lain, sifat agronomi, nilai budaya, dan nama personal. Sistem penamaan ini berperan sebagai media penyimpanan pengetahuan ekologi tradisional yang menyimpan informasi tentang karakteristik, asal-usul, dan nilai budaya dari setiap varietas. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman akan pentingnya integrasi pengetahuan tradisional dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati dan pelestarian warisan budaya lokal.
Pelatihan Bagi Pengrajin Pandai Besi di Pulau Binongko Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai Strategi Meningkatkan Bentuk dan Kualitas Produk Samdin Samdin; Alida Palilati; Sudirman Zaid; Laxmi Laxmi; Akifah Akifah; Wa Mirna; Rizky Nur Amalia; Muh. Reynaldi Ismail
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5411

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan para pengrajin pandai besi di Pulau Binongko, Kabupaten Wakatobi, yang secara historis dikenal sebagai pusat keahlian pengrajin pandai besi di Sulawesi Tenggara. Tujuan utama kegiatan ini adalah: (1) mengidentifikasi dan melembagakan para pengrajin pandai besi di Pulau Binongko sehingga mereka memiliki struktur organisasi yang lebih kuat; (2) mengkolaborasikan peran para stakeholder, termasuk pemerintah daerah, akademisi, dan dunia usaha dalam upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan pengrajin; serta (3) memfasilitasi penyediaan sarana dan prasarana kerja bagi para pengrajin melalui model kolaborasi berkelanjutan. Bahan dan metode: Metode pada pelaksanaan pengabdian ini yaitu metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktik langsung, peserta pelatihan mendapatkan pendampingan intensif mengenai teknik produksi, pengelolaan usaha, serta strategi meningkatkan kualitas produk. Pendekatan kolaboratif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong semangat pemberdayaan masyarakat setempat agar tradisi dan keahlian asli di Pulau Binongko tetap lestari serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Hasil: Program ini menghasilkan pemetaan lengkap terhadap keberadaan dan kebutuhan pengrajin pandai besi di Pulau Binongko, terbentuknya kelembagaan awal kelompok pengrajin, meningkatnya pengetahuan teknis mengenai peningkatan kualitas produk, serta tersedianya bantuan sarana penunjang berupa peralatan dasar pendukung produksi. Selain itu, kolaborasi antar stakeholder menunjukkan efektivitas dalam mempercepat penyediaan kebutuhan pengrajin dan membuka peluang pemasaran produk ke wilayah yang lebih luas. Kesimpulan: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berkontribusi signifikan dalam memperkuat kapasitas pengrajin pandai besi melalui penguatan kelembagaan, peningkatan keterampilan, serta penyediaan sarana produksi. Model kolaborasi berkelanjutan antar stakeholder terbukti menjadi pendekatan yang efektif untuk mendukung keberlanjutan usaha pengrajin serta melestarikan warisan budaya tempa khas Pulau Binongko.
Analisis Gender Pembuatan Minuman Tradisional Arak di Kelurahan Labuan Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara Nursati; La Ta Ena; Laxmi; Syahrun; Rahmat Sewa Soraya; Wa Ode Sifatu; La Aso
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6899

Abstract

Analisis Gender Pembuatan Minuman Tradisional Arak di Kelurahan Labuan Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara