Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EVALUASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DALAM MENDUKUNG BRANDING “KOTA CANTIK” YANG BERKELANJUTAN DI PALANGKA RAYA Mahmuddin Sirait; Nurlia Eka Damayanti
AS-SIYASAH : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 11, No 1 (2026): (MEI) AS SIYASAH - JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/as.v11i1.23549

Abstract

Pengelolaan sampah menjadi isu penting dalam pembangunan kota berkelanjutan, terutama di wilayah yang mengusung citra tertentu sebagai bagian dari identitas perkotaan. Kota Palangka Raya, melalui slogan “Kota Cantik,” membangun citra sebagai kota yang tertata, nyaman, tertib, indah, dan terbuka. Salah satu aspek penting untuk mendukung realisasi visi “Kota Cantik” adalah pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Meskipun memiliki regulasi komprehensif dan program seperti Pusat Daur Ulang (PDU) dan bank sampah, implementasi kebijakan pengelolaan sampah di kota ini menghadapi berbagai tantangan. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kebijakan pengelolaan sampah sekaligus menguji relevansinya dengan branding “Kota Cantik”. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen, lalu dianalisis menggunakan kerangka evaluasi kebijakan publik oleh Dunn (2003). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya belum optimal karena lima faktor utama, yaitu minimnya alokasi anggaran, lemahnya koordinasi antar OPD, distribusi fasilitas yang tidak merata, rendahnya partisipasi masyarakat, dan program edukasi yang tidak berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara branding “Kota Cantik” dan realitas pengelolaan sampah di lapangan sehingga memerlukan intervensi kebijakan yang lebih terpadu dan berkelanjutan.
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK, MOTIVASI EKSTRINSIK DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMA NEGERI 5 DI PALANGKA RAYA Nur Intan; Usup Riassy Christa; Nurlia Eka Damayanti; Vivy Kristinae
Branding: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 5 No 1 (2026): BRANDING: Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jb.v5i1.57466

Abstract

Mutu pengajaran berakar pada efikasi tenaga pendidik, namun disparitas stimulasi personal dan kepatuhan regulatif masih menjadi hambatan sistemis. Riset ini bermaksud membedah impresi dorongan internal, insentif eksternal, dan regulasi perilaku terhadap performa mengajar di SMA Negeri 5 Palangka Raya. Mengonseptualisasikan metodologi kuantitatif berdesain deskriptif, seluruh populasi yang mencakup 65 aparatur edukatif dilibatkan sebagai subjek melalui pendekatan sensus. Data yang dihimpun via instrumen kuesioner berskala interval lima tingkat dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural berbasis komponen terkecil parsial berbantuan SmartPLS 4.0. Hasil empiris mengonfirmasi bahwa dorongan internal serta regulasi perilaku memicu imbas positif dan fundamental bagi efikasi pendidik, sementara insentif eksternal tidak memperlihatkan signifikansi. Secara simultan, konstelasi ketiga variabel menerangkan 45.6% variabilitas performa mengajar, sedangkan 54.4% sisanya merupakan determinasi determinan lain di luar jangkauan model. Dengan demikian, penguatan dorongan internal dan regulasi perilaku menjadi urgensi krusial demi memproyeksikan lompatan mutu edukasi.
Menjelajahi SCM di Dunia Game: Studi Kasus Growtopia Muhamad Paturahman; Achmad Syamsudin; Gema Borneo Poetra; Nurlia Eka Damayanti
JURISMA : Jurnal Riset Bisnis & Manajemen Vol. 15 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jurisma.v15i2.16407

Abstract

This study explores the distribution mechanisms within the virtual world of the online multiplayer game Growtopia and investigates their relevance to real-world supply chain management (SCM) practices. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews and virtual observation of player activities. The research identifies how virtual economies, player-driven logistics, and peer-to-peer transactions in Growtopia replicate fundamental SCM processes, including sourcing, inventory management, distribution, and end-user satisfaction. Furthermore, the study reveals that certain digital strategies used in the game, such as automated vending systems and community-based trust networks can inspire innovative SCM practices in digital commerce. The findings highlight the potential of game-based simulations as tools for SCM learning, experimentation, and adaptation in dynamic, digital environments. Keywords : Virtual Supply Chain; Growtopia; Game-based Simulation; Distribution Strategy; Supply Chain Management; Digital Economy
DINAMIKA RANTAI PASOK INDUSTRI PERIKANAN DI KAWASAN TAMAN NASIONAL SEBANGAU DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN PANGAN REGIONAL Suherman Suherman; Nurlia Eka Damayanti; Muhammad Farras Nasrida; Ulan Ulan; Dede Ardiansyah; Utari Yolla Sundari
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 11, No 1 (2026): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpe.v11i1.5842

Abstract

This study presents an in-depth and comprehensive analysis of the structure, performance, and development strategy of the inland fishery supply chain in the buffer zone of Sebangau National Park (SNP), Central Kalimantan. As one of the world's largest and most crucial tropical peat swamp ecosystems, SNP plays a dual role as a biodiversity reservoir and a pillar of the local economy through the fishery sector. However, this vast potential faces a paradox of supply chain inefficiency, market information asymmetry, and vulnerability to extreme peat hydrological dynamics. This research adopts a sequential exploratory mixed-methods design, integrating the depth of qualitative data from in-depth interviews and participatory observation with the rigor of quantitative analysis through SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) and QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) instruments. The results reveal a supply chain anatomy dominated by patron-client relationships, with fishermen positioned as price takers. Key findings indicate that the greatest internal strengths lie in the fishermen's social capital and Traditional Ecological Knowledge (TEK), as well as adaptive innovations in live fish storage. Conversely, the absence of cold chain infrastructure and downstreaming facilities represents a critical weakness causing economic value-added leakage. Through QSPM strategy simulation, this study establishes the downstreaming of fish-based food products as the main priority strategy with the highest Total Attractiveness Score (TAS) of 1.00, outperforming aquaculture and ecotourism strategies. This article provides a theoretical contribution to the literature on supply chain management in wetlands and offers practical policy recommendations for transformation toward adaptive and sustainable regional food security.
TRANSFORMASI EKONOMI PESISIR BERKELANJUTAN MELALUI INOVASI HIJAU DAN GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT: KAJIAN SISTEMATIS PADA PROGRAM KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH Sri Widanarni; Roby Sambung; Jonathan Giovanni; Nurlia Eka Damayanti; Kembara Sopather; Normand Armando Lampe; Aprilita Aprilita
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 11, No 1 (2026): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpe.v11i1.5570

Abstract

This study systematically examines the interrelationship between green human resource management (GHRM), green innovation, and the blue economy in promoting sustainable coastal development in Indonesia. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this research analyzes 65 peer-reviewed academic articles published between 2021 and 2025. The review identifies four major thematic clusters: (1) the implementation of GHRM practices, (2) the linkage between GHRM and green innovation, (3) the role of green innovation in socio-coastal contexts, and (4) the integration of GHRM and green innovation within the blue economy framework. The findings indicate that GHRM plays a critical role in shaping environmental competencies, pro-environmental behavior, and organizational learning, which collectively stimulate green innovation. Furthermore, the integration of GHRM and green innovation strengthens the socio-economic resilience of coastal communities while supporting sustainable marine resource management. However, the literature also reveals limited empirical application of GHRM in community-based coastal development, particularly within developing regions. This study contributes by offering a human-centered and knowledge-based conceptual framework for sustainable coastal development, providing strategic insights for policymakers, local governments, and development practitioners to enhance the implementation of the blue economy through strengthened human resource capacity and environmental innovation.
EVALUASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DALAM MENDUKUNG BRANDING “KOTA CANTIK” YANG BERKELANJUTAN DI PALANGKA RAYA Mahmuddin Sirait; Nurlia Eka Damayanti
AS-SIYASAH : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Vol 11 No 1 (2026): (MEI) AS SIYASAH - JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Publisher : UPT Publikasi Dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/as.v11i1.23549

Abstract

Pengelolaan sampah menjadi isu penting dalam pembangunan kota berkelanjutan, terutama di wilayah yang mengusung citra tertentu sebagai bagian dari identitas perkotaan. Kota Palangka Raya, melalui slogan “Kota Cantik,” membangun citra sebagai kota yang tertata, nyaman, tertib, indah, dan terbuka. Salah satu aspek penting untuk mendukung realisasi visi “Kota Cantik” adalah pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan. Meskipun memiliki regulasi komprehensif dan program seperti Pusat Daur Ulang (PDU) dan bank sampah, implementasi kebijakan pengelolaan sampah di kota ini menghadapi berbagai tantangan. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kebijakan pengelolaan sampah sekaligus menguji relevansinya dengan branding “Kota Cantik”. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen, lalu dianalisis menggunakan kerangka evaluasi kebijakan publik oleh Dunn (2003). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya belum optimal karena lima faktor utama, yaitu minimnya alokasi anggaran, lemahnya koordinasi antar OPD, distribusi fasilitas yang tidak merata, rendahnya partisipasi masyarakat, dan program edukasi yang tidak berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara branding “Kota Cantik” dan realitas pengelolaan sampah di lapangan sehingga memerlukan intervensi kebijakan yang lebih terpadu dan berkelanjutan.